Panduan Pengisian Mapel Lintas Minat SMA K13

Panduan Pengisian Mapel Lintas Minat SMA K13. Sahabat Operator Dapodik SMA, pada Aplikasi Dapodik 2016c terdapat berbagai pembaruan. Salah satu pembaruan yang harus segera dipahami adalah tentang pembelajaran di SMA yang telah menerapkan Kurikulum 2013.

Apa yang baru di dalam Dapodik SMA yang telah menerapkan K13? Pembaruan tersebut berada pada Mapel Lintas Minat. Karena pembaruan ini tidak sedikit operator yang bingun tentang bagaimana car a mengisi jenis Mapel ini, sebab ketika divalidasi tetap saja masih ada peringatan Invalid sehingga tidak bisa melakukan sinkronisasi data.

Panduan Pengisian Mapel Lintas Minat SMA K13
Panduan Pengisian Mapel Lintas Minat SMA K13.

Kekeliruan saat input Mapel lintas minat, akan membuat validasi invalid dan ada informasi yang berisi, peserta didik dengan nama Si A dalam jenis rombongan belajar K13 kelas 10 dengan nama rombongan belajar XXJPG1 (Bahasa dan Sastra Jepang 3 jam pelajaran ) sesuai SMA Kurikulum 2013 batas maksimum peminatan/lintas minat utk tingkat 10 yaitu 18jam/minggu (saat ini data anda adalah 21 jam per minggu) XX GEO3 ( Mapel Geografi (3 jam pelajaran) sesuai dengan aturan SMA K13  batas maksimum”

Untuk itulah pada kesempatan kali ini saya akan membantu anda dalam pengisian Mapel Lintas Minat pada SMA K13. Penjelasan ini saya dapat langsung dari panduan resmi yang dikeluarkan oleh Ditjen Dikdasmen Kemendikbud.

Panduan Pengisian Mapel Lintas Minat SMA K13

Perlu anda pahami, untuk mengisi Kelompok Mapel Lintas Minat harus menggunakan rombel jenis TEORI. Adapun ketentuannya adalah sebagai berikut:

1. Pastikan dahulu aplikasi Dapodik yang anda gunakan sudah diupdate ke versi 2016.c

2. Jenis Rombel TEORI khusus diperuntukkan hanya untuk  mengisi data pembelajaran kelompok Jam Lintas Minat.

3. Dalam memilih Program Pengajaran pada jenis rombel teori harus didasarkan pada Mapel Lintas Minat yang diajarkan pada Rombel teori, bukan berdasarkan jurusan peserta didik yang menjadi anggota rombelnya.

4. Jumlah siswa anggota Rombel Teori tidak boleh kurang dari 20 siswa (Untuk Rombongan Belajar Paralel/Warning)

5. Jumlah Jam belajar peserta didik harus sesuai ketentuan yang berlaku, tidak boleh melebihi yang ditetapkan (Invalid Data)

Dalam Rombongan Belajar TEORI Mapel yang muncul akan difilter sesuai dengan kurikulum yang akan dipilih. Kemudian akan terdapat kondisi peserta didik dari Program IPS berada pada Rombel TEORI dengan Kurikulum MIPA.

A. Pengisian Rombongan Belajar

a) Pelajaran-pelajaran yang berada di lintas Minat dikelompokkan pada Jenis Rombongan Belajar TEORI

b) Dalam 1 kelas teori digunakan hanya untuk 1 Mata Pelajaran Lintas Minat yang akan diajar oleh 1 Guru

c) Berbeda dengan kelas lain, Jenis Kelas Teori tidan Membutuhkan Wali Kelas

d) Mapel lintas minat merupakan pilihan dari mapel peminatan lintas jurusan. Bagi kelas XI dan XII SMA pilihan Mapel akan dikurangi satu Mapel Lintas Minat dari pilihan waktu kelas X.  Selain itu, Mata pelajaran lintas minat yang digunakan adalah lanjutan dari pilihan pada saat kelas X

Misalnya, ketika berada di kelas X mengambil 2 lintas minat yaitu Ekonomi dan Sosiologi. Maka pada saat berada di kelas XI dan XII hanya akan ada Ekonomi saja atau sosiologi saja.

e) Penambahan Mata Pelajaran pada Kelas TEORI dilakukan dengan cara Menekan Menu Tambah pada Pembelejaran. Kemudian pilih Kelompok Mapel Peminatan

f) Apabila jurusan kelas lintas minat tak ada maka anda harus melakukan penambahan jurusan di Tabulasi Menu Sekolah kemudian Pilij fitur Program Pengajaran yang dilayani.

Misalnya saja, Di sebuah SMA Program pengajaran yang dilayani hanya terdapat 2 pilian yaitu IPS dan MIPA. Namun di sekolah tersebut terdapat siswa yang memilih lintas minat bahasa, maka anda dapat menambahkan Program Bahasa pada Menu Program Pengajaran yang dilayani.

g) Apabila telah terlanjur melakukan entri pembelajaran di mana Mapel lintas minat akan dimasukkan pada kelas utama dengan jenis rombongan belajar KELAS. Maka anda harus melakukan Hapus Mata Pelajaran Mapel lintas minat tersebut yang berada di rombel kelas. Caranya: nPilihlah Mata Pelajaran lintas minat yang sudah terlanjur di entrikan. Kemudian Klik Menu Hapus.


B. Pengisian Anggota Rombel Lintas Minat

Untuk mengisi Anggota Rombel Lintas Minat terdapat dua cara, yaitu:

1. Apabila semua peserta didik mengambil jenis Mapel lintas minat yang sama dalam 1 kelas utama (jenis rombongan belajar kelas maka bisa anda lakukan dengan cara salin anggota rombel dari kelas utama.

2. Apabila peserta didik bebas menentukan pilihan lintas minat dalam 1 kelas, maka peserta didik harus dikelompokkan atau diambil dengan cara manual seperti pengambilan siswa untuk membuat kelas utama atau jenis rombongan belajar KELAS.

Demikianlah penjelasan mengenai Panduan Pengisian Mapel Lintas Minat SMA K13. Segera perbaiki data pembelajaran anda agar dalam validasi bisa valid. Sehingga dapodik anda bisa segera anda sinkronisasikan.

Mekanisme Penggunaan e-Rapor SMK

Mekanisme Penggunaan e-Rapor SMK. Sobat operator SMK sekalian, tentu anda semua sudah mengetahui tentang rilisnya Aplikasi e-Rapor SMK. Sebuah aplikasi pengelolaan nilai yang khusus ditujukan bagi Sekolah Menengah Kejuruan yang telah menerapkan Kurikulum 2013 di seluruh Indonesia.

Lalu bagaimana dengan SMK yang masih menggunakan KTSP? SMK yang menerapkan KTSP tidak perlu menginstal e-Rapor. Jadi tenang saja sebab tidak perlu berpusing ria menggunakan e-Rapor. Sebab  Aplikasi ini khusus untuk sekolah yang telah menerapkan K13 saja.

Mekanisme Penggunaan e-Rapor SMK
Mekanisme Penggunaan e-Rapor SMK.

Sejak dirilisnya e-Rapor SMK, banyak operator yang menanyakan berbagai hal terkait dengan aplikasi ini. Mulai dari cara instalasi, penggunaan sampai dengan berbagai Bug yang terdapat di dalamnya. Ini sangat wajar, mengingat pihak Ditjen PSMK hingga kini belum mengeluarkan Panduan Aplikasi e-Rapor SMK.

Sembari menunggu rilisnya Panduan Aplikasi e-Rapor SMK resmi dikeluarkan, pada kesempatan ini saya akan berbagai informasi terkait dengan Mekanisme Penggunaan e-Rapor SMK. Apa sih maksudnya itu? Mekanisme di sini adalah gambaran mengenai penggunaan Aplikasi e-Rapor SMK baik dalam Instalasi maupun saat digunakan. Langsung saja simaklah penjelasan berikut ini:

1. Instalasi e-Rapor SMK

Aplikasi e-Rapor SMK dapat anda instal di server sekolah atau di onlinekan. Saya menganjurkan menggunakan Lapotop atau PC yang berbeda dengan tempat Aplikasi Dapodik di instal. Mengapa demikian? Sebab jenis pekerjaan Dapodik dan e-Rapor SMK berbeda. Jika keduanya dijadikan satu, apabila dalam waktu yang sama ada pekerjaan penting maka anda akan susah sendiri.

Tentu, PC yang digunakan haruslah memiliki spesifikasi yang memadai, khususnya di bagian RAM. Kenapa? Agar aplikasi yang diinstal bisa digunakan dengan lancar.

2. Tunjuk Admin e-Rapor SMK

Kepala SMK harus menunjuk Admin yang bertugas mengoperasikan Aplikasi e-Rapor SMK. Ini masalah tekhnis yang bisa disepakati bersama seluruh komponen yang ada di sekolah, atau menunjuk langsung  operator dapodik, karyawan sekolah atau guru. yang terpenting Admin e-Rapor SMK harus memahami IT serta Standar Operasional Prosedur yang telah ditentukan.

Nantinya, Admin mempunyai tugas dan tanggungjawab penuh terhadap Aplikasi e-Rapor SMK. Mulai dari Instalasi sampai dengan proses pengoperasiannya oleh para pengguna di sekolah anda.

3. Membuat Hak Akses User

Setelah Aplikasi e-Rapor SMK berhasil diinstal, langkah selanjutnya yang harus dilakukan admin adalah membuat hak akses user. Mengapa harus demikian? sebab masing-masing pihak di dalam sekolah akan mempunyai tugas sendiri-sendiri dalam pengoperasian Aplikasi e-Rapor SMK.

Ini berbeda dengan Aplikasi Dapodik, yang sepenuhnya menjadi tugas dari operator. Di Aplikasi e-Rapor SMK, Guru yang terutama menjabat sebagai wakil kepala dan para wali kelas harus mendapat akses untuk menggunakan e-Rapor SMK.

4. Siapa yang Harus Mengerjakan e-Rapor SMK?

Siapa sebenarnya yang harus mengerjakan e-Rapor SMK? Jawaban saya adalah semua pihak di dalam sekolah. Semuanya harus saling bekerjasama karena ini merupakan tanggungjawab semua pihak. Secara teknis masing-masing sekolah bisa menentukan sendiri bagaiamana cara pengerjaannya.

Tetapi menurut saya alangkah baiknya jika  konfigurasi Aplikasi e-Rapor SMK dikerjakan oleh admin/tim IT sekolah. Sedangkan untuk pengisian nilai dikerjakan oleh guru  bersangkutan, sebab mereka nantinya akan meperoleh akses user.

Itulah Mekanisme Penggunaan e-Rapor SMK yang bisa diterapkan di sekolah anda. Supaya pengerjaan aplikasi ini berjalan dengan baik, ancar, dan benar.

Terkait dengan Mekanisme pertama yaitu tentang instalasi Aplikasi e-Rapor SMK banyak yang bertanya-tanya, bisakah aplikasi e-Raport SMK diinstall berdampingan dengan aplikasi Dapodik dan PMP? Jawaban saya adalah Sangat Bisa Sekali. Bagaimana caranya yang benar? Perhatikan penjelasan di bawah ini:

Cara Instal e-Rapor SMK Berdampingan dengan Dapodik dan PMP

1. Usai anda melakukan instalasi webserver XAMPP, memang Aplikasi Dapodik dan PMP anda tidak akan bisa terbuka. Hal terjadi lantaran XAMPP akan otomatis mematikan service Dapodik dan PMP di PC anda. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Lihat penjelasn selanjutnya.

2. Ketika anda menginstal XAMPP, silahkan hidupkan Servis Aplikasi Dapodik dan PMP di PC anda

3. Caranya adalah  klik Menu Start kemudian pilih Run. Nanti akan muncul semacam dokumen hitam yang bisa anda isi. Silahkan ketik SERVICES.MSC pada dokumen tersebut kemudian tekan enter.

4. Setelah itu akan muncul berbagai macam data. Carilah service Dapodik (DapodikDB dan DapodikWebSrv). Setelah anda berhasil menemukannya klik kanan dan pilih Run

5. Lakukan hal sama dengan Aplikasi PMP. Carilah service PMP (PMPDB dan PMPWebSrv), Setelah anda berhasil menemukannya klik kanan dan pilih Run

6. Selesai. Aplikasi Dapodik dan PMP yang awalnya tidak bisa dibuka karena diinstal aplikasi e-Raport SMK kini sudah bisa digunakan kembali.

Kendati bisa digunakan secara bersamaan, alangkah baiknya aplikasi e-Raport SMK dan Dapodik diinstal di PC yang berbeda. Hal ini untuk efektifitas dan kelancaran dalam mengerjakan tugas keduanya. Itulah informasi mengenai Mekanisme Penggunaan e-Rapor SMK yang bisa saya jelaskan.

Panduan Aktivasi Akun Aplikasi PIP SMA


Panduan Aktivasi Akun Aplikasi PIP SMA. Sobat Operator Dapodik SMA, ada kabar terbaru terkait dengan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA). Apa berita terbaru tersebut? Yang saya maksud kabar baru di sini adalah rilisnya Sistem Aplikasi PIP berbasis website khusus untuk SMA.

Aplikasi PIP berbasis website untuk SMA adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk melaporkan segala informasi terkait dengan penyaluran dana PIP bagi peserta didik di SMA. Seperti yang telah anda ketahui, selama ini laporan PIP masih menggunakan cara manual, yaitu sekolah diberi file kemudian harus sesuai data yang diminta lalu dikirim lagi ke dinas pendidikan Kabupaten/Kota setempat.

Panduan Aktivasi Akun Aplikasi PIP SMA
Panduan Aktivasi Akun Aplikasi PIP SMA.

Cara ini dirasa kurang efektif dan efisien, mengingat penyaluran Dana PIP tidak dilakukan dalam satu tahap melainkan beberapa tahap. Itupun tidak semua SMA memperoleh dana PIP pada setiap tahap penyaluran. Sehingga laporan manual sudah tidak lagi relevan dengan kebutuhan laporan PIP yang harus selalu update dan akurat sesuai data yang ada.

Apa tujuan adanya Aplikasi PIP berbasis website untuk SMA? Tujuan utama pembuatan aplikasi ini adalah untuk mengetahui secara cepat dan akurat apakah dana PIP untuk peserta didik sudah disalurkan dengan benar atau belum. Jika terjadi persoalan saat penyaluran dana, diharapkan sekolah bisa segera melapor kepada Direktorat Pembinaan SMA agar bisa segera dicarikan solusi atas permasalahan yang dialami.

Kawan-kawan operator dapodik SMA, kendati ini disebut dengan aplikasi namun perlu diingat kalau ini merupakan aplikasi berbasis website. Apa maksudnya? Artinya Aplikasi PIP berbasis website untuk SMA ini tidak perlu software untuk menginstallnya. Lalu, bagaimana cara menggunakannya? Caranya cukup mudah, anda hanya perlu mengunjungi alamat website http://psma.kemdikbud.go.id/home/pip

website akan membawa anda langsung ke halaman Login laporan PIP SMA. Namun anda harus tahu, untuk bisa login anda tidak hanya harus memasukkan username dan password sebagaimana biasa anda lakukan. Melainkan anda harus memiliki kode token yang akan digunakan dalam proses login Artinya Aplikasi PIP berbasis website untuk SMA.

Di manakah bisa memperoleh kode token tersebut? Kode token untuk aktivasi aplikasi ini yang mengetahui adalah Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat. Maka segeralah anda menghubungi operator dapodik dinas untuk meminta kode token sekolah anda. Ingat! Setiap sekolah memiliki kode token yang berbeda-beda. Satu kode hanya untuk satu sekolah saja.

Setelah memiliki kode token tersebut, selanjutnya anda harus melakukan Aktivasi akun. Bagaimana caranya? Perhatikan dengan baik penjelasan  yang saya tulis berikut ini.

Panduan Aktivasi Akun Aplikasi PIP SMA

1. Buka Browser anda

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah membukan browser yang akan anda gunakan untuk menggunakan Aplikasi PIP SMA. Saya menganjurkan anda untuk menggunakan browser Google Chrome atau Mozila Firefox. Sangat tidak dianjurkan menggunakan explore, karena berkaitan dengan kelancaran aplikasi.

2. Masuk ke Halama Laporan PIP SMA

Masukkan alamat url http://psma.kemdikbud.go.id/home/pip/index.php kemudian tekan enter. Alamat ini adalah untuk masuk ke dalam laporan PIP SMA maka harus anda ingat baik-baik.

3. Tunggu Sampai Halaman Menu Aktivasi Muncul

Setelah url tersebut anda enter, browser akan loading. Tunggu sampai Halaman Menu aktivasi akun muncul. Halaman Aktivasi berisi ucapan Selamat Datang di PIP Manager. Sampai di sini artinya anda berhasil masuk ke halaman Laporan PIP SMA

4. Isi Semua Data

Saat Masuk ke Halaman Aktivasi akun anda akan diminta memasukkan berbagai macama data, yaitu:

a. ID Token harus anda isi dengan memasukkan token yang sudah dikirim melalui Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat

b. Nama Pengguna isi dengan Nama Operator Dapodik atau Operator yang bertugas melaporkan dana PIP

c. NPSN diisi dengan NPSN masing-masing sekolah (setiap sekolah memiliki NPSN yang berbeda)

d. Email diisi dengan memasukkan email aktif yang nantinya digunakan untuk Login

e. Password diisi dengan memasukkan password yang nantinya digunakan untuk login (usahakan password yang unik namun mudah diingat)

Setelah semua data tersebut sudah anda isi semua, terakhir silahkan Klik Tombol Aktifkan berwarna hijau yang ada di bawah data-data tersebut.

5. Tunggu Sampai Muncul Pemberitahuan Sukses

Pemberitahuan Sukses ditandai dengan munculnya kalimat “Halo, Akun Anda Sudah Aktif. Silahkan Login!” jika kalimat ini sudah keluar tandanya akun anda telah aktif. Dan segera klik tombol Close pada pemberitahuan tersebut.

6. Lakukan Login

Silahkan langsung anda coba untuk melakukan Login Laporan PIP. Gunakan email dan password yang anda masukkan dalam proses registrasi tadi untuk login.

Sampai pada tahap nomor 6 proses aktivasi akun anda berhasil. Anda bisa melakukan login dan segera mengirim data laporan PIP ke Dit PSMA. Selama data-data yang dimasukkan saat aktivasi akun valid maka dijamin proses registrasi tersebut akan berjalan dengan lancar dan benar.

Demikian informasi tentang Panduan Aktivasi Akun Aplikasi PIP SMA yang bisa saya berikan. Jika ada pertanyaan silahkan anda tulis pada kolom komentar di bawah ini.




Mengapa Pengajuan NUPTK Tak Segera Diapprove Ditjen GTK?

Mengapa Pengajuan NUPTK Tak Segera Diapprove Ditjen GTK? Sobat Guru Indonesia, berita tentang terbitnya calon Penerima NUPTK beberapa waktu lalu memang cukup melegakan. Sebab, pasca sudah tidak lagi berfungsinya Padamu Negeri, para guru yang belum memiliki NUPTK bingung bagaiamana cara memperoleh NUPTK nantinya.

Kegelisahan itu kini akhirnya terjawab. NUPTK tidak lagi diajukan seperti dulu, melainkan akan ada informasi resmi dari Ditjen GTK bahwa guru tersebut sudah masuk dalam kategori Calon Penerima NUPTK. Setelah itu, baru kemudian anda melengkapi semua berkas yang diminta sebagai syarat administratif.

Mengapa Pengajuan NUPTK Tak Segera Diapprove Ditjen GTK?
Mengapa Pengajuan NUPTK Tak Segera Diapprove Ditjen GTK?

Apa saja syarat itu? Setidaknya ada tujuh hal yang perlu anda siapkan untuk bisa mendapatkan NUPTK, yaitu:

1. Kartu Tanda Penduduk

2. Surat Keputusan Guru Tetap Yayasan (SK GTY) bagi Swasta/Surat Keputusan (SK) dari Bupati/Walikota/Gubernur bagi guru yang mengajar di sekolah Negeri

3. Surat Keputusan Penugasan dari Sekolah atau yayasan yang isinya bahwa PTK tersebut benar-benar ditugaskan mengajar di sekolah (SKPBM)

4. Ijazah SD atau sederajat

5. Ijazah SMP atau sederajat

6. Ijazah SMA atau sederajat

7. Ijazah S1/D4 atau sederajat

Semua kelengkapan administrasi tersebut wajib dipenuhi oleh Calon Penerima NUPTK. Jika ada satu syarat saja yang tak dimiliki maka dapat dipastikan anda tidak akan disetujui dalam penerimaan NUPTK. Mengapa demikian? Karena pemberian NUPTK sekarang memang sangat ketat dan harus memenuhi kualifikasi yang ditentukan.

Setelah memastikan semua data di atas terpenuhi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan scan terhadap dokumen tersebut. Hasil scan disimpan dalam format pdf, jangan yang lain sebab tidak akan bisa di upload. Kemudian, silahkan hubungi operator dapodik sekolah agar segera mengupload data  anda ke vervalptk (website calon penerima NUPTK berada).

Sampai di sini, anda baru menyelesaikan tahap pertama. Progres Status Penerima NUPTK akan maju satu langkah. Selanjutnya, anda perlu mengirim ketujuh data di atas kepada operator Dapodik Dinas. Dukumen yang anda kirim bukan lagi hasil scan, melainkan fotokopi yang dilegalisir oleh pihak berwenang.

Mengapa harus demikian? Sebab penerbitan NUPTK harus melalui beberapa tahap. Salah satunya diapprove oleh Dinas Kabupaten/Kota setempat. Agar segera diapprove maka anda perlu mengirim data fisik kepada operator Dinas. Semakin cepat anda mengirim maka semakin cepat pula data anda diapprove.

Usai diapprove Dinas, Status Penerima NUPTK akan kembali maju satu langkah lagi (lihat di vervalPTK). Sampai di sini, data anda sudah sampai ke Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Namun setelah proses pengajuan sampai ke Ditjen GTK, muncul sebuah pertanyaan besar. Mengapa Pengajuan NUPTK Tak Segera Diapprove Ditjen GTK?

Pertanyaan ini banyak dilontarkan oleh para guru dan operator dapodik sekolah di berbagai forum. Apa yang ditanyakan mereka memang sangat wajar, mengingat data tersebut sudah “parkir” di bagian Ditjen berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Di sini akan berusaha menjelaskan tentang pertanyaan tersebut.

1. Penerbitan NUPTK sepenuhnya Kewenangan Ditjen GTK, Perhatikan Validitas Data

Perlu anda ketahui, kebijakan Penerbitan NUPTK sepenuhnya berada di bawah Ditjen GTK. Diterima atau tidak adalah kewenangan dari mereka sepenuhnya.

Mengacu pada Mekanisme Resmi Penerbitan NUPTK yang dikeluarkan oleh Ditjen GTK, aspek validitas data memang menjadi kunci utama. Ketika sampai di Ditjen GTK data akan diperiksa sedetail mungkin. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebenaran data PTK terkait.

Dan Perlu anda ketahui bahwa data yang diperiksa sangat banyak, karena meliputi dokumen dari Guru tingkat PAUD sampai dengan jenjang SMA sederajat. Tentu ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

2. Pertimbangan Rasio Guru

Rasio atau jumlah perbandingan Guru dalam sebuah sekolah menjadi faktor selanjutnya. Di sini Ditjen GTK akan melihat data Guru sekolah tersebut melalui Dapodik. Dari situ, akan bisa dilihat apakah guru yang menjadi Calon Penerima NUPTK sudah sesuai dengan rasio yang diperlukan atau belum. Kembali lagi, penilaian ini berada di Ditjen GTK

3. NUPTK Bisa Saja Diterbitkan Tahun Selanjutnya

Ini hasil konsultasi saya dengan Operator Dapodik Kabupaten. Bahwa tidak semua Calon Penerima NUPTK memperoleh NUPTK pada tahun ini. Bisa saja mereka memperoleh NUPTK pada tahun selanjutnya (Bisa 1 tahun, 2 tahun, dan seterusnya). Semua itu didasarkan pada kelengkapan syarat administratif dan kebijakan yang telah ditentukan Ditjen GTK.

4. Perhatikan Status Penerima NUPTK

Selama belum ada pemberitahuan penolakan dari Ditjen GTK yang disertai alasannya, maka status anda masih menjadi calon penerima NUPTK. Maka bersabarlah dan terus berdoa agar cepat diterima

Tips Agar Pengajuan NUPTK Cepat Diapprove Ditjen GTK

Agar data Calon Penerima NUPTK bisa segera diapprove Ditjen GTK perhatian hal-hal berikut ini:

A. Gunakan data yang valid, jangan sampai ada data yang salah upload

B. Perhatikan selalu progres status penerima NUPTK (untuk hal ini silahkan berkoordinasi dengan operator dapodik sekolah)

C. Pastikan data yang anda upload tadi sesuai dengan yang berada di Dapodik. Hal ini sangat penting karena semuanya didasarkan pada Dapodik

D. Berdoalah, karena doa itu sangat penting

Penutup

Kebijakan penerbitan NUPTK sepenuhnya berada di bawah kewenangan Ditjen GTK. Kita tidak bisa memaksakan keinginan begitu saja. Tugas anda sebagai Calon Penerima NUPTK dan operator dapodik Sekolah hanyalah melengkapi data administrasi yang diperlukan. Semoga saja apa yang anda harapkan untuk segera memperoleh NUPT bisa secepatnya terwujud.



Mengenal USBN, Pengganti UN


Mengenal USBN, Pengganti UN. Sahabat guru dan siswa di seluruh Indonesia, pasti kalian semua sudah mengetahui adanya wacana Moratorium UN yang diusulkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan beberapa waktu lalu kan? Ya, wacana tersebut sepertinya akan menjadi kenyataan setelah nantinya resmi mendapat restu dari Presiden Joko Widodo.

Bagi anda yang belum memahami mengenai Moratorium Ujian Nasional, silahkan anda baca artikel saya ini yang berjudul Apa itu Moratorium UN?

Mengenal USBN, Pengganti UN
Mengenal USBN, Pengganti UN.

Ketika Moratorium UN resmi dilaksanakan, tentu anda sekalian akan bertanya-tanya bagaimana dengan sistem ujian akhir yang akan menjadi salah penentu siswa? Apakah tidak aja ujian bertaraf nasional lagi, lalu bagaimana konsep ujian pengganti UN, serta siapa yang harus membuat soal-soal tersebut? Sederet pertanyaan itu pasti muncul dari dalam benak anda.

Wacana Moratorium UN dari Mendikbud, tentu sudah diperhitungkan dengan sangat serius. Termasuk mengenai pengganti dari UN tersebut. Pada Kamis 1 Desember Kemarin Mendikbud telah memberi jawaban mengenai pengganti UN, yaitu Ujian Sekolah Berstandar Nasional atau yang disingkat dengan USBN.

Apa itu USBN, Bedanya apa dengan UN? Ini yang selanjutnya perlu dipahami. Antara USBN dan UN tentu memiliki perbedaan. Namun, keduanya tetap berfungsi sama yaitu untuk melihat dan memetakan evaluasi pendidikan di seluruh Indonesia.

Secara detilnya, Mendikbud belum menjelaskan secara pasti sebab Moratorium UN belum disetujui oleh Presiden karena masih menunggu Rapat terbatas. Namun dari beberapa penjelasan Mendikbud ke media, setidaknya ada beberapa perbedaan antaran UN dengan USBN.

Perbedaan USBN dengan UN

1. Jenis Soal yang diberikan

Selama ini ketahui, dalam UN soal yang diberikan hanya berupa pilihan ganda. Siswa harus memilih salah satu jawaban yang sudah disediakan dengan cara melingkari dengan pensil atau menggunakan komputer (Bagi UNBK).

Sementara itu, dalam USBN nanti soal tidak hanya berupa pilihan ganda melainkan juga terdapat essai. Menurut Mendikbud, soal essai dimaksudkan untuk mengasah kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini bagi saya merupakan sesuatu yang benar, dengan menggunakan pertanyaan maka siswa akan diajak untuk berpikir secara kritis mungkin untuk menjawab pertanyaan dengan baik dan benar.

2. Pembuatan Soal Dilakukan oleh Daerah

Soal UN yang selama ini dikerjakan siswa dari mulai tingkat SD sampai dengan SMA sederajat itu dibuat oleh pusat. Sehingga soal yang diberikan kepada sekolah di Indonesia sama persis. Tidak ada perbedaan apapun baik untuk sekolah yang berstatus negeri atau swasta, sekolah yang ada di kota maupun di desa.

Hal itu akan berbeda dengan USBN. Pembuatan soal akan diserahkan ke daerah. Untuk jenjang SMA/SMK sederajat soal dibuat oleh Profinsi. Sedangkan untuk SMP sederajat diserahkan ke Kabupaten Kota masing-masing.

Diserahkannya pembuatan soal USBN ke daerah masing-masing, tentu akan membuat soal USBN menjadi beragam. Bagi saya itu malah baik sebab akan sesuai dengan kondisi wilayah setempat.

3. Ada Soal Titipan Berskala Nasional

Jika soal dibuat per daerah, bagaimana dengan status USBN yang berarti Ujian Sekolah Berstandar Nasional? Tentu jika pertanyan tersebut sepintas akan muncul. Hal ini memang sangat wajar sebab soal USBN pasti beragam dan tidak akan sama secara nasional.

Namun, anda tidak perlu khawatir sebab kendati pembuatan soal diserahkan ke daerah namun Mendikbud juga akan menitipkan soal-soal berstandar nasional. Baik di bagian jenis pilihan ganda maupun essai.

Sesuai dengan namanya berstandar nasional, maka soal-soal dari pusat itu diperuntukan bagi seluruh sekolah di Indonesia. Soal titipan itu akan sama di sekolah, sehingga tetap akan ada standar nasional yang harus dikerjakan peserta didik.

Ketiga hal itulah yang menjadi perbedaan awal antara USBN dengan UN. Tentu sebelum resmi disahkan kita tidak akan mengetahui konsep pelaksanaan UN. Kita tunggu saja kabar selanjutnya, apakah Moratorium UN akan disetujui presiden dan menggantinya dengan USBN.

Semoga apa yang nanti diputuskan pemerintah menjadi jalan terbaik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Tugas kita sekarang adalah belajar dan mempersiapkan peserta didik untuk belajar lebih rajin supaya mereka mampu menjadi generasi cerdas penerus bangsa.

Cara Instal e-Rapor SMK yang Benar


Cara Instal e-Rapor SMK yang Benar. Sobat operator Dapodik SMK, pada awal desember ini Ditjen PSMK telah merilis Aplikasi Rapor elektronik (e-Rapor) khusus untuk Sekolah Menengah Kejuruan. Seperti yang kita ketahui sebelumnya aplikasi ini juga sudah dirilis khusus untuk Sekolah Menengah Atas (SMA).

Rilisnya Aplikasi e-Rapor SMK ini menambah daftar beberapa aplikasi mengenai pendidikan. Sebelumnya ada Aplikasi Dapodik, PMP, Verval, hingga Bios UN. Nampaknya, ke depannya berbagai hal mengenai pendidikan akan semuanya berbasis dengan aplikasi.

Cara Instal e-Rapor SMK yang Benar
Cara Instal e-Rapor SMK yang Benar.

Sebelum membahas lebih jauh lagi, sudahkah anda tahu apa itu e-Rapor SMK? e-Rapor SMK adalah sebuah aplikasi pengolahan data nilai siswa yang berbasis elektronik yang khusus diperuntukkan bagi jenjang SMK. Maka dari itu, untuk tingkat sekolah selain SMK tidak bisa menggunakan aplikasi ini.

Apa saja penilaian yang ada di dalam e-Rapor SMK? Sebenarnya penilaian di e-Rapor SMK tak jauh berbeda dengan rapor kertas pada umumnya. Ini hanya bentuk elektronik dan pengembangan dari rapor kertas yang selama ini digunakan sekolah di Indonesia.

Setidaknya ada tiga komponen utama yang menjadi penilaian dalam e-Rapor SMK, yaitu sikap, pengetahuan dan ketrampilan peserta didik selama mengikuti pembelajaran di kelas. Dengan ketiga komponen penilaian tersebut diharapkan akan diperoleh penilaian yang menyeluruh mengenai hasil pembelajaran siswa.

Apakah aplikasi e-Rapor SMK mempermudah guru? Kalau menurut saya pribadi iya, karena dengan menggunakan e-Rapor SMK ini anda bisa melakukan penilaian yang lebih objektif mengenai hasil belajar yang dilakukan siswa selama di kelas.

Siapa yang Harus Mengoperasikan e-Rapor SMK?

Perlu diketahui bahwa aplikasi e-Rapor SMK diperuntukkan untuk keperluan sekolah terkait dengan proses pembelajaran siswa. Maka dari itu, haruslah di bentuk tim pendataan sekolah agar proses pengerjaannya berlangsung dengan baik.

Pesan saya, jangan sampai semuanya dibebankan kepada operator dapodik saja. Sebab pekerjaan seorang operator sudah sangat banyak. Saya sendiri menganjurkan ada kolaborasi antara guru dan operator untuk menjalankan aplikasi e-Rapor SMK.

Download e-Rapor SMK

Untuk bisa melakukan instalasi e-Rapor SMK, terlebih dahulu anda perlu memiliki aplikasinya. Di manakah bisa memperoleh aplikasi e-Rapor SMK? Aplikasi ini bisa anda peroleh dengan mudah di website PSMK. Atau lebih mudahnya silahkan anda kopi url berikut ini https://drive.google.com/file/d/0B23N-u1FY7iZX0xvUnBrMzNLUnc/view

Letakkan url tersebut ke Tab Chrome atau Mozila anda, kemudian tekan enter. Maka anda akan di bawa menuju drive penyimpanan aplikasi e-Rapor SMK. Tekan tombol unduh yang bentuknya seperti tandah panah ke bawah.

File aplikasi e-Rapor SMK sendiri terbilang cukup besar, mencapai sekitar 70 Mb. Maka dari itu saat ingin mengunduhnya, pastikan terlebih dahulu koneksi internet lancar. Jangan sampai pada saat proses pengunduhan berjalan tiba-tiba jaringan internet terhenti. Sebab akan membuat proses pengunduhan gagal.

Ketika proses pengunduhan sedang berlangsung biarkan sampai dengan selesai. Akan butuh waktu beberapa menit atau bahkan lebih, tergantung pada kekuatan jaringan internet yang anda gunakan. Ingat, saat proses unduhan aplikasi berjalan jangan anda tutup jendela internet anda. Tunggu sampai semuanya selesai.

Cara Instal e-Rapor SMK yang Benar

Setelah anda berhasil mengunduh aplikasi e-Rapor SMK. Maka segeralah lakukan instalasi. Memang sampai sekarang, belum ada manual aplikasi penggunaan e-Rapor SMK ini. Sehingga, apa yang saya tuliskan mengenai cara instalasi e-Rapor SMK berdasarkan atas pengalaman saya menginstalnya secara langsung.

1. Silahkan anda Unduh aplikasi e-Rapor dengan nama file eraporsmk.zip

2. Lakukan Instalasi aplikasi prerequisite web server. Ini harus disesuaikan dengan aplikasi pendukung server e-rapor SMK di atas

3. Silahkan taruh file eraporsmk.zip pada root web server (contohmua C:\xampp\htdocs apabila aplikasi XAMPP default directory atau dengan /var/www/html khusus diperuntukkan bagi default instalasi Apache 2 di Linux Ubuntu). Setelah itu lakuka ekstrak file eraporsmk.zip

4. Usai anda ekstrak amaka akan muncul folder eraporsmk

5. Mulailah dengan menjalankan aplikasi Apache/webserver serta MySQL

6. Perlu anda ketahui instalasi aplikasi e-Rapor SMK itu berbasis web. Sehingga proses instalasi bisa diakses melalui web browser dengan beberapa alat url yaitu :

http://[nama host anda, IP address atau localhost]/[nama folder anda]

Apabila aplikasi e-rapor SMK diakses dengan server maka gunakanlah alamat website

http://localhost/eraporsmk

Apabila aplikasi e-rapor SMK diakses dengan menggunakan komputer lain maka gunakanlah host name server ata IP address tersebut, misalhnya saja:: http://192.168.0.2/eraporsmk atau http://serversekolahanda/eraporsmk

7. Isilah Data Form Instalasi. Ada beberapa data yang harus anda isi di antaranya adalah:

Form Hostname diisi dengan nama host yang ada (default localhost )

Form Database user diisi dengan nama user MySQL yang ada (default root)

Form Database password diisi dengan isikan password MySQL anda (default kosong)

Form Database name diisi dengan nama database sesuai kebutuhan dan keinginan anda (default db_erapor)

Form Administrator account diisi dengan diisi email dan password admin e-Rapor SMK. Isi dengan benar

Form Data sekolah diisi dengan sesuai dengan data sekolah anda

8. Kemudian Kilk Satu kali pada tombol Instal. Proses instalasi akan memakan waktu beberapa saat. Lama cepatnya instalasi tergantung pada kecepatan server dan Sistem Operasi yang anda gunakan. Setelah proses instalasi selesai maka akan muncul notifikasi bagian atas form instalasi yang berisi berhasil melakukan instalasi.

9. Ketika sudah selesai. Lakukan  rename atau hapus folder install yang berada di root web server

10. Silahkan anda akses ulang alamat atau URLaplikasi e-rapor SMK melalui web browser  (saya menganjurkan menggunakan Mozila) seperti keterangan langkah nomor 6.

11. Lakukan Login dengan memasukkan data administrator yang anda isikan pada tahap instalasi tadi.

Hal-Hal yang Wajib Diperhatikan saat Instalasi e-Rapor SMK

Agar sukses menginstal aplikasi e-Rapor SMK anda perlu memperhatikan berbagai macam hal berikut ini:

A. Aplikasi e-Rapor SMK tidak kompatibel dengan semua PHP. Saya sendiri menganjurkan anda untuk menggunakan PHP versi 5.6.24 yang telah

B. Gunakan XAMPP yang sesuai saya sendiri menggunakan XAMPP windows. (Bisa anda unduh di website PSMK

C. Jika sampai pada proses rename atau delete folder namun data base masih kosong, lakukan segera Edit File php. Tingkatkan angka max_execution_time=30 menjadi max_execution_time=3000.

Kemudian Edit file dengan nama my.ini, tingkatkan angka pada max_allowed_packet= 1M menjadi max_allowed_packet = 100M

D. Apabila saat instal terjadi error php.index not found 404, maka lihatlah folder root 777 untuk membuat file .htaccess secara otomatis. Atau anda bisa mengynduh file htaccess dengan mengkopi Url berikut ini https://drive.google.com/…/0B23N-u1FY7iZc0VYX3RhSFBpN…/view…

Demikianlah informasi mengenai Cara Instal e-Rapor SMK yang Benar. Saya ulangi lagi bahwa apa yang saya tuliskan ini berdasarkan pengalaman pribadi menginstal aplikasi e-Rapor SMK. Sambil menunggu Manual Aplikasi dirilis ada baiknya anda memperhatikan informasi ini.

Sebab, hingga hari ini masih banyak operator dapodik yang bingung cara instalasinya. Informasi ini akan saya perbarui setelah ada panduan resmi dari pihak berwenang. Semoga dapat membantu anda semua.

Info Penting Terkait Data Dapodik SMA


Info Penting Terkait Data Dapodik SMA. Sobat operator Dapodik Sekolah Menengah Atas (SMA), pada kesempatan ini saya akan membagi informasi mengenai data di Dapodik SMA. Pemberitahuan ini diharapkan bisa menjadi perhatian semua pihak agar pendataan di Dapodik benar dan valid. Sehingga semua hal yang berkaitan dengan Pengelolaan Sekolah bisa berjalan lancar.

Sebelum masuk dalam informasi tersebut, perlu saya ingatkan kembali bahwa validitas data dalam Aplikasi Dapodik harus dijaga dengan baik. Berbagai data yang diinput wajib riil sesuai dengan kondisi nyata sekolah anda. Jangan sampai melebihkan atau menguranginya, sebab pihak sekolah sendiri yang akan menanggung akibatnya.

 Info Penting Terkait Data Dapodik SMA
 Info Penting Terkait Data Dapodik SMA.

Mengenai Info Penting Terkait Data Dapodik SMA kali ini terdapat beberapa hal penting, yang meliputi pendataan Sarana Prasarana, Cut Off Bantuan Operasional terbaru, validasi Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan data PTK yang berada di sekolah anda. Semua itu harus anda perhatikan dengan seksama. Apabila ada data yang belum diinput maka segeralah memasukkannya ke dalam Aplikasi Dapodik.

Untuk lebih jelasnya mengenai Info Penting Terkait Data Dapodik SMA, silahkan perhatikan penjelasan berikut ini:

1. Lengkapi Data Sarana dan Prasarana Sekolah

Informasi pertama terkait dengan Data Sarana Prasarana Sekolah. Sarpras yang dimaksud di sini adalah mengenai semua hal alat kelengkapan sekolah, mulai dari Gedung, meja, kursi hingga sampai peralatan laboratorium atau bengkel yang terdapat di sekolah.

Penting dicatatat, pengisian Data Sarana dan Prasarana ini harus riil sesuai dengan kondisi nyata di sekolah masing-masing. Isilah dengan apa adanya. Sebab jika suatu saat sekolah dipangil dalam rangka menerima bantuan program sedangkan hasilnya tidak sesuai dengan entrian data yang ada di Dapodik maka bisa saja sekolah akan dieliminasi atau dicoret sebagai Penerima Program

Tentu, anda semua tidak ingin mengalami hal ini bukan? Maka dari itu isi data Sarpras dapodik anda sesuai realita. Sebab berbagai macam pendataan termasuk pemberian bantuan juga didasarkan pada input data di Dapodik.

2. Batas Waktu Cut Off BOS Tri Wulan 1 Tahun 2017

Informasi kedua ialah mengenai Batas Waktu Cut Off BOS Triwulan 1 Tahun 2017. Perlu anda catat, batas akhir pengambilan data untuk Dana Bantuan Operasional berdasarkan data yang diambil pada tanggal 15 Desember 2016.

Ini perlu anda perhatikan dengan seksama, sebab ada sebagian sekolah yang tidak menerima dana BOS lantaran hingga tanggal terakhir pengambilan data tidak segera melakukan sinkronisasi. Sehingga pada tahap tersebut sekolah bersangkutan tak menerima dana BOS.

Terkait hal tersebut, maka anda harus memastikan berbagai macam data penting harus anda lengkapi, Data lengkap Peserta Didik terutama dibagian NISN, Pembuatan Rombel yang Benar (Kurikulum, tingkat, wali kelas) serta pastikan semua siswa di sekolah anda sudah masuk dalam referensi di vervalPD.

Batas Cut Off BOS akan selalu dilaksanakan dalam 3 bulan sekali. Ini mengacu pada kebijakan bahwa penyaluran dana BOS saat ini dengan sistem Triwulan. Yang berarti dana tersebut disalurkan setiap 3 bulan sekali dimulai pada bulan januari. Untuk itu, anda harus selalu mengikuti informasi mengenai batas cut Off tersebut agar dana BOS sekolah anda bisa tersalurkan.

3. Validasi Data Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP)

Program Indonesia Pintar atau PIP diperuntukan bagi semua pelajar dari tingkat dasar hingga SMA sederajat di Indonesia. Untuk para penerima KIP segera lakukan Validasi data dengan cara menginputnya di Aplikasi Dapodik. Supaya siswa bersangkutan memperoleh dana PIP.

Sebenarnya, hal ini tak hanya berlaku bagi peserta didik yang bersekolah di SMA saja, melainkan untuk semua siswa di seluruh Indonesia penerima Kartu Indonesia Pintar tersebut. Tujuan validasi itu apa? Ya supaya siswa pemegang KIP memperoleh dana bantuan dari pemerintah. Maka dari itu, siswa dan pihak sekolah harus bekerjasama agar data yang diinput valid.

4. Memperbarui Data PTK di Dapodik

Informasi terakhir yaitu tentang Update Data PTK. Pada dasarnya, data apa saja termasuk PTK tentu akan mengalami perubahan. Untuk itu, setiap perubahan haruslah dilaporkan melalui Dapodik. Supaya data yang dientri menjadi baru tidak ajeg seperti itu terus sampai kapanpun.

Apa saja sih data yang harus diperbarui? Data yang perlu diupdate meliputi semua hal yang berada dalam kolom data PTK di dalam Aplikasi Dapodik. Data tersebut meliputi gaji berkala, pangkat, golongan dan lain sebagainya. Tentu anda sebagai operator saya rasa sudah sangat paham.

Tips buat anda para operator, agar data PTK yang diinput valid maka biarkanlah PTK bersangkutan yang mengisi datanya. Anda tinggal memberikan formulirnya dan menginput ke dalam Dapodik sesuai dengan apa yang dituliskan oleh bersangkutan, sehingga tak ada kesalahan input.

Keempat hal tersebut merupakan Info Penting Terkait Data Dapodik SMA pada kesempatan kali ini. Intinya, anda harus selalu menjaga validitas data sekolah.


Sumber: Rakor Satgas Dapodik SMA