Tampilkan posting dengan label Dapodik. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Dapodik. Tampilkan semua posting

Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2017.d

Berdasarkan informasi resmi dari yang dimuat dalam website dapodikdasme, Tim Dapodik Pusat sebentar lagi akan melakukan Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2017.d.

Pembaruan aplikasi dapodik ini dilakukan guna untuk menyambut Tahun Pelajaran baru 2017/2018 pada bulan Juli nanti.

Maka dari itu, sembari menanti rilis resmi (nanti akan saya update jika sudah rilis) tim dapodik sekolah haruslah mempersiapkan berbagai data sekolah yang nantinya akan diinputkan ke dalam aplikasi dapodik versi terbaru.

Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2017.d


Satu hal utama yang perlu anda lakukan ialah sinkronisasi Aplikasi dapodik 2017.c, sebab data yang diambil terakhir (cut off dapodik) ialah maksimal tanggal 30 Juni 2017.

Untuk menyambut Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2017.d, ada beberapa hal yang harus anda persiapkan sesegera mungkin, yaitu:

1. Melakukan Sinkronisasi Aplikasi Dapodik Versi 2017c Maksimal Tanggal 30 Juni 2017

Untuk para Operator Dapodik sekolah diharapkan agar segera menyelesaikan proses input data nilai Rapor peserta didik. Kemudian silahkan segera melakukan proses sinkronisasi data sebelum memasuki tanggal 30 Juni 2017 pukul 23.59 WIB. Hal tersebut sesuai dengan apa yang tercantum di dalam Surat Edaran dari Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengan (Dirjen Dikdasmen) yang bernomor: 3623/D.D1/TU/2017 mengenai Perpanjangan Batas Waktu Pengisian Nilai Rapor di dalam Aplikasi Dapodikdasmen. Di situ dijelaskan bahwa tenggat waktu untuk pengisian nilai rapor peserta didik dilanjutkan sampai dengan tanggal 30 Juni 2017.

2. Server Aplikasi Dapodikdasmen akan OFF (Berhenti Sementara) Mulai Tanggal 30 Juni 2017

Lantaran adanya proses maintenance rutin pada Server aplikasi Dapodikdasmen, maka server akan down/off mulai pada tanggal 30 Juni 2017 tepatnya pukul 00.00 WIB. Sehingga semua Sekolah TIDAK DIIZINKAN untuk melakukan proses sinkronisasi data.

3. Proses Kelulusan dan Input Data Peserta Didik Baru dilakukan dengan Menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2017.d

Perlu anda ketahui bahwa sekarang ini sedang dilakukan proses pengujian terhadap Aplikasi Dapodikdasmen versi 2017.d yang akan dipersiapkan guna pemutakhiran data sekolah untuk Tahun Pelajaran 2017/2018. Maka dari itu proses periodical yang berupa proses meluluskan peserta didik pada  tahun pelajaran 2016/2017, proses kenaikan kelas peserta didik, dan proses memasukkan data peserta didik baru tahun pelaran 2017/2018 akan dilakukan sesudah versi baru Aplikasi Dapodik resmi dirilis.

4. Silahkan Tunggu Pengumuman Resmi Rilis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2017.d

Aplikasi Dapodikdasmen versi terbaru yaitu 2017.d akan secara resmi dirilis pada awal tahun pelajaran baru 2017/2018 dan akan secara resmi diumumkan melalui website: http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id . Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2017.d sekaligus akan menandai mulai beroperasinya kembali server aplikasi Dapodikdasmen secara normal sehingga proses sinkronisasi data dengan menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2017.d bisa dilakukan secara normal kembali.

5. Pakailah Formulir Peserta Didik untuk Mendukung PPDB

Di dalam Aplikasi Dapodikdasmen sudah menyediakan fasilitas Formulir Peserta Didik guna menjaring data awal dari para Peserta Didik di sekolah. Formulir Peserta didik adalah sebuah instrumen pendataan guna mengefektifkan proses penjaringan data awal dan juga proses input data peserta didik baru pada Aplikasi Dapodik.

Cara Download Aplikasi Dapodik Veri 2017.d


Setelah resmi dirilis, silahkan nanti anda sesegera mungkin untuk mengunduh Aplikasi Dapodik Versi 2017.d sebab semua pendataan harus menggunakan aplikasi dapodik versi terbaru ini

Adapun Cara download aplikasi dapodik veris 2017.d yang benar adalah sebagai berikut:
  • Pastikan Komputer/Laptop terhubung dengan internet
  • Buka website Dapodikdasmen yang beralamat di dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id
  • Masuk ke Menu Unduhan
  • Pilih pada menu Updater, kemudian silahkan anda klik pada tombol unduh updater aplikasi dapodik versi 2017.d seperti yang bisa anda lihat pada gambar di atas
  • Secara otomatis, Aplikasi Dapodik Versi 2017.d akan tersimpan di dalam Laptop/komputer anda.

Demikianlah informasi mengenai Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2017.d yang dapat kami sampaikan kepada anda sekalian.

Cara Cek Hasil Kirim Nilai Rapor dan US/USBN di Dapodik

Cara Cek Hasil Kirim Nilai Rapor dan US/USBN di Dapodik - Sejak dirilisnya Aplikasi Dapodik Versi 2017b, terdapat sebuah fitur baru yang bernama Nilai Rapor, US/USBN.

Dengan adanya fitur tersebut, sekolah diwajibkan mengentri nilai rapor, US/USBN peserta didik  ke dalam Aplikasi Dapodik.

Sebuah pekerjaan baru memang, namun di sini operator hanya perlu menyusun mapel saja, sedangkan untuk yang bertugas mengentri nilai adalah masing-masing guru Mapel.

Cara Cek Hasil Kirim Nilai Rapor dan US/USBN di Dapodik


Jadi jika anda sebagai operator diminta untuk mengisikan nilai, beritahukan pada setiap guru bahwa itu merupakan tugas setiap guru.

Tak terasa memang waktu pengisian nilai rapor, US/USBN telah selesai. Dalam website dapodikdasmen telah diumumkan bahwa batas Akhir untuk melakukan Sinkronisasi Aplikasi dapodik Semester Genap pada Tahun Pelajaran 2016/2017 Khususnya untuk dalam hal nilai Rapor, US/USBN berakhir paling lambat pada tanggal 31 Mei 2017 yang lalu.


Itu artinya semua data nilai rapor, US/USBN diharuskan sudah menyelesai dan disinkronisasikan maksimal yaitu pada tanggal 31 Mei 2017.

Saya rasa anda semua sudah mengetahui informasi ini ya. Namun nampaknya, pada tanggal 31 Mei 2017 banyak operator mengeluh karena tak bisa melakukan sinkrnisasi.

Menurut saya mungkin disebabkan lantaran server sedang sangat dibuk, sebab pada hari itu adalah waktu terakhir pengiriman nilai. Sehingga yang melakukan sinkronisasi sangat banyak.

Maka dari itu saya anjurkan jika mengerjakan tugas dapodik jangan mepet-mepet waktu cut off ya. Kalau susah sinkron kan anda sendiri yang repot. Kerjakanlah sedikit demi sedikit nanti pasti tak terasa akan cepat selesai.

Kendati kita semua telah melakukan proses sinkronisasi Aplikasi Dapodik tepat waktu, tak jarang para operator masih merasa was-was, apakah proses sinkronisasi nilai Rapor, US/USBN di Aplikasi Dapodik benar-benar telah berhasil dikir atau tidak?

Nah untuk memastikan bahwa nilai rapor, US/USBN benar-benar sudah berhasil dikirim maka anda harus mengeceknya melalui website dapodikdasmen.

Lalu bagaimana caranya? Di bawah ini akan saya jelaskan satu per satu caranya.

Cara Cek Hasil Kirim Nilai Rapor dan US/USBN di Dapodik

Berikut ini ialah tahap-tahap untuk melakukan pengecekan terhadap hasil sinkronisasi nilai rapor, US/USN di Aplikasi Dapodik:

  • Bukalah Browser di PC anda
  • Buka website dikdasmen yang beralamat di http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/
  • Klik Tombol Login yang berada di pojok kiri atas lalu pilihlah peran sebagai Operator Sekolah
  • Masukkanlah data User name dan Password yang anda gunakan untuk login dapodik. Atau bisa juga dengan menggunakan Kode Registrasi Dapodik
  • Sesudah anda berhasil melakukan login, anda akan dialihkan menuju ke jendela megenai profil sekolah. Di situ akan beriisinya beberapa menu meliputi, Sekolah, Sarplas, PTK Aktif, Siswa Aktif, Rombel, dan Sinkronisasi. 
  • Untuk melakukan pengecekan terhadp hasil nilai rapor, US/USBN di dapodik, silahkan anda klik pada menu Siswa Aktif 
  • Setelah data siswa muncul, silahkan pilih salah satu siswa yang nilainya telah dientrikan ke dalam Aplikasi Dapodik

Jika sudah, satu hal terakhir yang harus dilakukan ialah melaukan klik pada menu Nilai dan juga jangan lupa untuk mengecek apakah nilai yang tertera di dalam benar-benar sudah masuk apa belum. Atau juga apakah nilai yang masuk telah sesuai dengan entrian yang berada di Aplikasi dapodiknya. Apabila ada yang belum sesua, maka silahkan anda lakukan proses sinkronisasi kembali. (tentunya jika waktu cut off masih ya.

Cukup mudah sekali kan kawan. Sekian saja ya informasi mengenai Cara Cek Hasil Kirim Nilai Rapor dan US/USBN di Dapodik yang bisa kami sampaikan kepada anda semuanya.

Update Aplikasi MPD SMK Versi 2017.1, Ini Daftar Pemabaruannya


Update Aplikasi MPD SMK Versi 2017.1 - Semenjak resmi dirilis pada tanggal 23 Mei 2017 yang lalu Aplikasi MPD SMK Versi 2017, sudah memperoleh respon yang sangat luar biasa sekali dari Satuan Pendidikan khususnya untuk jenjan pendidikan SMK.

Indikasinya ditandai dengan semakin banyaknya satuan pendidikan SMK yang mengunduh serta menginstall Aplikasi MPD SMK ini.

Seiring dengan perkembangan itu , melalui forum komunikasi yang sengaja sudah dipersiapkan oleh pihak tim pengembang Aplikasi MPD SMK, telah masuk berbagai macam pertanyaan yang membahas seputar teknis implementasi Aplikasi MPD SMK.



Tak hanya itu, dalam forum komuniasi ini juga terdapat banyak masukan dari berbagai pihak terkait masih adanya beberapa bug/kesalahan aplikasi serta berbagai masukan guna untuk penyempurnaan aplikasi MPD SMK dan berbagai usulan penambahan fitur-fitur baru.

Artikel Terkait: Mengenal Apa itu Aplikasi MPD SMK

Maka dari itu, pihak Direktorat Pembinaan SMK yang bertugas sebagai fasilitator dan juga tim pengembang Aplikasi MPD SMK memberikan apresiasi atas peran aktif dari semua pihak baik para Guru dan Operator Pendataan di satuan SMK yang sudah memberikan berbagai macam masukan perbaikan, masukan-masukan tersebut tentunya sangat penting serta dibutuhkan sekali oleh pihak tim pengembang dalam upaya melakukan berbagai pembenahan terhadap Aplikasi MPD SMK.

Maka dari itu, kali ini Tim Pengembang telah resmi merilis Aplikasi MPD SMK Versi 2017.1. bagi anda yang masih menggunakan aplikasi lama segeralah perbarui.

Cara Update Aplikasi MPD SMK Versi 2017.1 yang Benar


Agar Aplikasi MPD SMK bisa diperbarui ke versi 2017.1 anda harus melakukan beberapa langkah sebagai berikut:

  • Pastikanlah terlebih dahulu anda telah meng-install Aplikasi MPD SMK versi 2017 pada PC anda
  • Silahkan Unduh File UPDATER Aplikasi MPD SMK Versi 2017.1 melalui URL berikut ini: https://goo.gl/vjmDkc
  • Silahkan lakukan proses installasi seperti pada umumnya sampai dengan selesai.
  • Terakhir silahkan lakukan refresh atau tekan Ctrl + F5 pada keyboard anda.

Bagaimana, cukup mudah sekali bukan

Daftar Pembaruan Aplikasi MPD SMK Versi 2017.1


Seperti pada aplikasi dapodik, setiap pembaruan di Aplikasi MPD juga ada beberapa pembaruan dan Perbaikan, yang akan saya jelaskan di bawah ini.

Daftar Pembaruan

Total ada 9 Pembaruan yang terdapat dalam Aplikasi MPD SMK Versi 2017.1, yaitu

  1. Pemetaan terhadap mata pelajaran KTSP dalam format import KKM
  2. Penambahan sebuah fitur untuk hapus data anggota rombel pada peserta didik yang salah mapping rombel
  3. Penambahan sebuah Fitur untuk melakukan pemetaan mata pelajaran kurikulum 2013
  4. Penambahan sebuah Fitur untuk melakukan pemetaan mata pelajaran kurikulum 2006 (KTSP)
  5. Penambahan sebuah Fitur untuk melakukan cetak rapor Kurikulum 2013 yang sesuai dengan juknis penilaian 2015 dan juga Juknis penilaian 2017
  6. Pembaharuan terhadap database MPD
  7. Pembaharuan yang ada pada ambil data kepala sekolah terutama data pada sekolah yang tidak mempunyai kepala sekolah namun mempunyai PLT. Kepala Sekolah
  8. Penambahan sebuah Fitur untuk melakukan Import Data Kompetensi Dasar
  9. Penambahan sebuah Filter untuk melakukan Otomatis yang berdasarkan pada data agama peserta didik pada input nilai untuk mata pelajaran Agama


Daftar Perbaikan

Total ada 10 Perbaikan yang terdapat dalam Aplikasi MPD SMK Versi 2017.1, yaitu

  1. Perbaikan pada tampilan halaman login awal dan menghilangkan pilihan sistem paket
  2. Perbaikan pada tampilan kelas di tampilan upload KKM
  3. Membuka fitur edit Nama dan NIP untuk Kepala Sekolah yang ada pada data sekolah
  4. Perbaikan terhadap kesalahan aplikasi/bug pada Bidang Keahlian dan Kompetensi Keahlian yang terdapat pada cetak Rapor KTSP
  5. Perbaikan terhadap kesalahan aplikasi/bug Looping Nilai peserta didik yang terdapat pada cetak rapor KTSP
  6. Perbaikan pada fitur penilaian yang sesuai dengan juknis penilaian SMK 2017
  7. Perbaikan pada pengambilan data sekolah dengan menghilangkan data Kabupaten dan Kota yang terdapat pada tampilan cetak rapor
  8. Perbaikan pada metode pengiriman data nilai menuju ke aplikasi dapodikdasmen
  9. Penyesuaian pada tampilan Layout cetak Rapor
  10. Perbaikan pada Format Cetak Leger Nilai Kurikulum 2006(KTSP)

Itulah daftar pembaruan dan perbaikan yang terdapat pada Updater Aplikasi MPD Versi 2017.1. Jika anda mengalami berbagai kesulitan maka silahkan berkomunikasi melalui sebuah forum komunikasi khusus para pengguna Aplikasi MPD SMK melalui link berikut ini: https://t.me/MPDSMK (Ini link aplikasi telegram).

Demikianlah informasi mengenai Update Aplikasi MPD SMK Versi 2017.1 Berserta Daftar Pembaruannya semoga bermanfaat.

Mengenal Apa itu Aplikasi MPD SMK


Apa itu Aplikasi MPD SMK - Sahabat SMK, melalui website resmi PSMK telah dirilis sebuah aplikasi baru bernama Aplikasi Manajemen Penilaian Digital (MPD) SMK.

Nah bagi anda yang belum memahami apa itu Aplikasi MPD SMK berikut ini kami akan menjelaskan secara detail.

 Mengenal Apa itu Aplikasi MPD SMK


Aplikasi MPD SMK adalah sebuah aplikasi/perangkat lunak yang berbasis pada website yang mempnyai fungsi sebagai manajemen penilaian yang menyeluruh (komperehensif) dan terpadu guna untuk menyusun suatu laporan capaian kompetensi dari para peserta didik atau yang selama ini dikenal sebagai Rapor di sebuah satuan pendidikan khusus pada di tingkat satuan pendidikan SMK.

Silahkan Klik Link Berikut: Download Aplikasi MPD SMK

Aplikasi MPD SMK ini dikembangkan dengan mengacu pada berbagai kaidah mengenai sistem penilaian pada sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dikeluarkan oleh piha Direktorat Pembinaan SMK dan juga bisa diimplementasikan pada suatu satuan pendidikan/sekolah yang melaksanakan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013.

Aplikasi MPD SMK diciptakan dengan maksud utama sebagai pengaya, pendukung dan juga alternatif dari aplikasi serupa yaitu Aplikasi e-Rapor SMK yang sudah dirilis oleh pihak Direktorat Pembinaan SMK sebelumnya.

Secara teknis penggunaannya, Aplikasi MPD SMK sengaja didesain agar terintegrasi dengan Aplikasi Dapodikdasmen yang dikeluarkan oleh pihak Setditjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen).

Aplikasi MPD SMK ini memakai data yang berasal dari Aplikasi Dapodikdasmen sebagai sumber data atau referensi. Selain itu, aplikasi ini juga mengirimkan nilai akhir/Rapor menuju ke dalam Aplikasi Dapodik (Eksport.

Pada tahap awal Aplikasi MPD SMK yang resmi dirilis ialah versi 2017 yang bisa terintegrasi dengan Aplikasi Dapodikdasmen versi 2017.

Sama seperti aplikasi lainnya, Aplikasi MPD SMK akan terus dikembangkan, disempurnakan dan dilakukan berbagai penyesuian sejalan dengan perkembangan yang ada di dalam Aplikasi Dapodikdasmen.

Nah dari penjelasan tersebut secara sederhananya, Aplikasi MPD SMK sama halnya dengan e-Rapor SMK yang berfungsi untuk pembuatan rapor.

Latar Belakang Pembuatan Aplikasi MPD SMK

Aplikasi MPD SMK ini dibuat mengacu pada permendikbud Nomor 23 Tahun 2016 yang membahas tentang Standar Penilaian Pendidikan. Di dalamnya telah mengamanatkan bahwa penilaian oleh Pendidik harus dilakukan melalui beberapa tahap meliputi tahap perencanaan, penilaian, dan juga laporan hasil penilaian.

Maka dari itu tugas seorang pendidik/guru  ialah melakukan berbagai proses pengumpulan dan pengolahan informasi yang akan dipergunakan sebagai dasar dalam upaya mengukur pencapaian hasil belajar dari para peserta didik, dan akan dipergunakan untuk melakukan penilaian pencapaian kompetensi dari para peserta didik, sebagai bahan untuk melakukan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar serta memperbaiki proses pembelajaran yang telah dilakukan

Tugas yang sangat berat memang, maka dari itu dalam rangka untuk melaukan peningkatan kualitas mutu pendidikan dan membantu tugas dari para pendidik dalam melakukan proses penilaian maka sangat dibutuhkan sekali adanya tools/alat guna bantu mereka dalam melaukan penilaian.

Sehingga proses pengolahan dan pelaporan penilaian yang dilakukan pendidik bisa dilakukan secara cepat, transparan, dan akurat juga .

Atas dasar latar belakang tersebut I Nyoman Pasek, S.Pd, M.Pd seorang guru yang berasal dari dari Kabupaten Karangasem Propinsi Bali beserta para timnya mengembangkan sebuah aplikasi manajemen penilaian yang selanjutnya diberikan nama Aplikasi Manajemen Penilaian Digital atau disingkat MPD untuk SMK.

Silahkan Download: Pedoman Penggunaan Aplikasi MPD SMK

Aplikasi MPD SMK dikembangkan berdasarkan dari pengalaman I Nyoman Pasek, S.Pd, M.Pd sebagai seorang pendidik dengan membuat berbagai macam fitur yang informatif, komunikatif, dan juga komprehensif (menyeluruh) yang memberikan gambaran mengenai hasil belajar dari para peserta didik.

Mengusung sebuah moto yang luar biasa yaitu Dari guru, oleh guru, dan untuk guru, Bapak I Nyoman Pasek, S.Pd, M.Pd beserta para timnya mendedikasikan Aplikasi MPD SMK sepenuhnya sebagai bentuk sumbangsih untuk kemajuan pendidikan khususnya jenjang pendidikan SMK di Indonesia yang bisa dipergunakan secara Gratis.

Demikianlah informasi tentang Mengenal Apa itu Aplikasi MPD SMK yang bisa kami sampaikan.

Juknis PPDB Tahun Pelajaran 2017/2018 SD, SMP, SMA/SMK

Tahun Pelajaran 2016/2017 akan segera berakhir. Itu artinya Tahun Pelajaran bar 2017/2018 akan segera datang.

Salah satu kegiatan utama menjelang tahun pelajaran baru adalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Untuk itulah kali ini kami akan memberi informasi Juknis PPDB Tahun Pelajaran 2017/2018 SD, SMP, SMA/SMK.

Supaya proses PPDB 2017 di sekolah anda berjalan dengan baik, maka harus memperhatikan segala hal yang tertera di dalam Juknis PPDB yang di keluarkan oleh Kemendikbud.

Juknis PPDB Tahun Pelajaran 2017/2018 SD, SMP, SMA/SMK
Image Source: Pixabay.com,


Hal ini berlaku bagi sekolah negeri maupun swasta, tujuannya untuk menetapkan strategi terbaik untuk memperoleh siswa baru. Strategi ini sangat penting agar bisa menarik minat calon siswa baru dan target PPDB yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai harapan.

Di dalam Permendikbud nomor 17 tahun 2017 yang membahas tentang Juknis PPDB tahun pelajaran 2017/2018 jenjang pendidikan TK, SD, SMP, SMA/SMK sederajat memiliki tujuan untuk menjamin terlaksananya PPDB agar berjalan secara objektif, akuntabel, terbuka/transparan, tanpa adanya diskriminasi. Sehingga diharapkan dapat mendorong peningkatan akses terhadap layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik untuk tercapainya pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia.

Bagi Sekolah yang digelar oleh pihak pemerintah daerah dalam proses penerimaan peserta didik baru wajib menyesuaikan dengan aturan yang terdapat di dalam juknis PPDB 2017 baik yang dilakukan secara online dalam jejaring (daring) maupun yang diselenggarakan secara off line di luar jejaring (luring). Proses penerimaan peserta didik baru tersebut harus dilaksanakan dengan memperhatikan pada Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2017/2018 yaitu dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan Juli tahun 2017.

Artikel Terkait: Syarat Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi untuk Guru PNS dan Honorer

Pihak Sekolah memiliki kewajiban untuk mengumumkan secara terbuka adanya proses pelaksanaan maupun informasi mengenai PPDB 2017 diantaranya meliputi persyaratan, proses seleksi dan daya tampung yang sesuai dengan ketentuan rombongan belajar, biaya pendidikan, serta hasil dari penerimaan siswa baru menggunakan papan pengumuman sekolah , media masa atau website resmi sekolah Apabila memiliki.

Persyaratan Calon Peserta Didik Baru Tahun 2017


Adapun Syarat PPDB Tahun 2017 untuk masing-masing jenjang pendidikan adalah sebagai berikut:

A. Syarat PPDB TK Tahun 2017


Telah berusia 4 (empat) hingga 5 (lima) tahun khusus untuk kelompok A, dan berusia 5 (lima) hingga 6 (enam) tahun khusus untuk kelompok B

B. Syarat PPDB SD Tahun 2017


Berusia paling rendah adalah enam tahun terhitung pada tanggal 1 Juli 2017, kecuali khusus bagi calon peserta didik yang mempunyai kecerdasan atau bakat istimewa sementara yang berusia 7 (tujuh) tahun wajib untuk diterima dengan harus mempertimbangkan batas daya tampung sekolah tersebut sesuai dengan juknis dan ketentuan mengenai aturan rombongan belajar yang berlaku yakni di dalam satu rombel harus berjumlah paling sedikit adalah 20 (dua puluh) dan paling banyak adalah 28 (dua puluh delapan) peserta didik baru.

Adapun prioritas utama peserta didik baru ialah usia, jarak/zonasi rumah dengan sekolah, bukannya berdasarkan kemampuan membaca siswa, berhitung ataupun juga menulis.

C. Syarat PPDB SMP Tahun 2017


Berusia paling tinggi ialah 15 (lima belas) tahun, mempunyai ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar jenjang pendidikan SD sederajat, adapun ketentuan rombel  minimalnya ialah 20 sampai dengan 32 peserta didik.

Prioritas peserta didik baru diberlakukan berdasarkan ketentuan yang meliputi zonasi, usia siswa, nilai ujian ketika SD, prestasi akademik / non akademik yang dimiliki oleh peserta didik.

D. Syarat PPDB SMA/SMK 2017


Berusia maksimal ialah 21 (dua puluh satu) tahun, mempunyai ijasah/STTB jenjan pendidikan SMP sederajat, mempunyai SHUN jenjang pendidikan sebelumnya. Jumlah peserta didik baru untuk SMA paling sedikit ialah 20 (dua puluh) dan paling banyak ialah 36 (tiga puluh enam) siswa di dalam satu rombel.

Adapun prioritas PPDB akan dilihat berdasarkan dari jarak tempat tinggal peserta didik menuju ke sekolah sesuai dengan ketentuan zonasi, usia siswa, SHUN ketika SMP dan prestasi dalam bidang akademik/non-akademik yang dmiliki siswa dan diakui oleh sekolah.

Dalam juknis PPDB 2017 khusus PPDB SMK, prioritas mengenai zonasi tidak berlaku. Panitia PPDB SMK dapat melaksanakan seleksi bakat dan minat peserta didik sesuai dengan bidang keahlian masing-masing; program keahlian, kompetensi keahlian yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh sekolah dan institusi pasangan/asosiasi profesi SMK tersebut.

Proses PPDB Tahun 2017 ini, semua pembiayaan pelaksanaan PPDB dan pendataan ulang peserta didik bagi sekolah yang menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) akan dibebankan ke dalam anggaran BOS.

Segala aturan yang tertera di dalam Juknis PPDB 2017 wajib dilakukan oleh sekolah supaya memenuhi standar PPDB  tahun ajaran 2017/2018 yang telah ditentukan. Sesudah proses PPDB dilaksanakan maka sekolah wajib melakukan kegiatan pengisian, pengiriman, dan pemutakhiran data para peserta didik baru dan rombongan belajar melalui aplikasi dapodikdasmen semester 1 secara berkala paling sedikit ialah 1 kali di dalam satu semester.

Demikian informasi singkat mengenai Juknis PPDB Tahun Pelajaran 2017/2018 SD, SMP, SMA/SMK yang bisa kami sampaikan.

Cara Mengubah Urutan Mapel Rapor di Dapodik


Sebelum proses input nilai Rapor di Aplikasi Dapodikdasmen dilakukan, terlebih dahulu operator dapodik harus menyusun data mata pelajaran.

Penyusunan Mapel harus disesuaikan dengan urutan mapel di dalam rapor yang telah tercetak.

Lalu bagaimana jika salah dalam menyusun urutan mapel? Bisakah urutan mapel yang sudah disusun dan disimpan diubah kembali?

Mengenai hal tersebut saya akan membahasnya dalam artikel Cara Mengubah Urutan Mapel Rapor di Dapodik berikut ini.

Perlu anda pahami fasilitas Nilai Rapor yang ada di Dapodik itu harus sesuai dengan rapor cetak yang ada di masing-masing sekolah.

Baca juga: Cara Entri Nilai Mapel Agama Bila dalam 1 Rombel Ada 2 Mapel Agama

Terutama dalam hal penentuan urutan mapel. Misalnya saja, jika dalam Rapor mapel nomor 1 adalah Pendidikan Agama, maka tidak boleh anda ganti susunannya menjadi Pendidikan Kewarganegaraan.

Memang secara teknis, tidak akan mempengaruhi proses input nilai, namun hal itu akan menyebabkan perbedaan data urutan mapel cetak dengan yang tercantum di dalam Aplikasi Dapodikdasmen.

Secara umum, ada 2 hal yang penyebab urutan Mapel di rapor menjadi salah:

  1. Karena belum mengetahui susunan Mapel di Rapor. Jika hal ini yang terjadi, maka silahkan anda membaca aturan atau bertanya kepada rekan-rekan yang lain mengenai urutan mapel yang benar.
  2. Keliru saat menginput urutan mapel di dapodik. Ini yang banyak terjadi, di rapor cetak urutan mapelnya sudah benar, tetapi karena ada kelalaian saat menginputnya menjadi salah/keliru


Lantas bagaimana Cara Mengubah Urutan Mapel Rapor di Dapodik?

Untuk mengubah urutan mapel rapor di dapodik bukan perkara yang sulit sebenarnya, asalkan anda mengetahui langkah-langkahnya.

Baca juga: Cara Mengatasi Mapel yang Tidak Tampil di Menu Nilai Rapor

Berikut ini tahap-tahap yang harus anda lakukan untuk Mengubah Urutan Mapel Rapor di Dapodik:

  • Silahkan login ke dalam aplikasi dapodikdasmen menggunakan akun operator sekolah
  • Klik Menu Nilai > Rapor > Pilih Semester > Pilih Rombel maka akan muncul data mata pelajaran/mata evaluasi
  • Pada gambar di bawah anda bisa melihat bahwa ada 4 mapel dengan urutan Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Agama, Pendidikan Jasmani dan Bahasa Indonesia
Cara Mengubah Urutan Mapel Rapor di Dapodik



  • Setelah diteliti urutan mapel tersebut ternyata salah, yang benar adalah Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia dan Pendidikan Jasmani. Maka anda perlu mengubah urutan tersebut hingga benar
  • Untuk mengubah urutan mapel caranya Klik pada Mapel yang akan diubah urutannya, Misalnya Pendidikan Agama. 
  • Kemudian Klik Ubah, maka akan nama mapel akan terbuka dan bisa diedit
  • Sedangkan untuk mengubah urutannya silahkan Klik Tombol TAB di keyboard anda yang berada tepat di atas tombol caps lock. Sehingga kode mapel menjadi bisa di edit. Seperti yang terlihat pada gambar di atas (saya beri kotak warna merah)
  • Ubahlah urutan mapel tersebut. Dalam contoh pada gambar di atas saya bermakud untuk mengubah mapel Pendidikan Agama yang awalnya nomor urut 2 menjadi 1. Namun karena nomor urut 1 masih ada mapel kewarganegaraan maka saya harus mengubahnya menjadi nomor yang tidak ada pada urutan mapel tersebut. Misalnya 5
  • Setelah itu, ubahlah Mapel Pendidikan Kewarganegaraan yang awalnya nomor urut 1 menjadi nomor 2 dengan memanfaatkan tombol Ubah dan Tab seperti tadi
  • Sesudah nomor urut 1 kosong, maka ubahlah mapel Pendidikan Agama yang tadi anda ubah menjadi nomor 5 diedit kembali supaya menjadi nomor 1
  • Ulangi langkah-langkah tersebut sampai dengan urutan mapel valid, dan berubah menjadi seperti gambar di bawah ini

Cara Mengubah Urutan Mapel Rapor di Dapodik


Catatan Penting!!! Ketika anda mengubah nomor urut mapel jangan sampai ada nomor yang sama sebab tidak akan bisa disimpan. Secara otomatis nanti akan muncul sebuah notofikasi yang berisikan Error karena terdeteksi nomor urut tersebut lebih dari satu, harap untuk dicek kembali.

Pada intinya untuk mengubah urutan mapel anda hanya perlu mengubah nomor urutnya saja sesuai dengan yang terdapat pada rapor cetak.

Bagaimana jika menggunakan menu Hapus Mapel, Bisa Tidak?

Bisa saja, namun nanti data mapel akan terhapus dan anda harus menginput ulang mapel rapor.
Namun jika anda menggunakan fitur Ubah maka anda hanya perlu mengubah urutan mapel yang keliru saja.

Demikianlah informasi mengenai Cara Mengubah Urutan Mapel Rapor di Dapodik yang dapat kami sampaikan.

Cara Mengatasi Mapel yang Tidak Tampil di Menu Nilai Rapor



Salah satu persolan utama yang dialami oleh kawan-kawan operator dapodikdasmen dalam menginput nilai rapor adalah adanya mataa pelajaran yang tidak muncul.

Lantaran tidak muncul, maka nilai Mapel tersebut tidak bisa diinputkan ke dalam Aplikasi Dapodikdasmen. Padahal Mapel itu termasuk kategori mapel utama yang harus diisi.

Untuk menjawab persoalan tersebut, saya akan mengulasnya dalam artikel yang saya beri judul Cara Mengatasi Mapel yang Tidak Tampil di Menu Nilai Rapor.

 Cara Mengatasi Mapel yang Tidak Tampil di Menu Nilai Rapor


Persoalan mapel yang tidak tampil ini, tidak hanya dialami oleh satu dua orang operator saja, namun juga dialami oleh banyak operator lain.

Kasusnya sama, yaitu mapel tidak muncul. Yang berbeda hanyalah jumlah mapel dan nama mapel yang tidak muncul tersebut.

Lantas bagaimana cara untuk mengatasi mapel yang tidak muncul ini?

Perlu anda pahami terlebih dahulu bahwa mapel/mata evaluasi yang terdapat di dalam Fitur Nilai Rapor, US/USBN itu terintegrasi dengan data pembelajaran.

Maka dari itu, ketika anda melakukan penginputan data pembelajaran pada setiap rombel haruslah valid. Jangan sampai terdapat satu mata pelajaran saja yang lupa diinput.

Mengena mapel apa saja yang harus diinput ke dalam menu pembelajaran, anda bisa berkonsultasi kepada Waka Kurikulum di sekolah masing-masing.

Mintalah data pembelajaran yang berlaku di sekolah anda, untuk kemudian diinputkan ke dalam Aplikasi Dapodikdasmen.

Berkaitan dengan pembahasan artikel ini, ada 2 hal yang menyebabkan mapel tidak muncul di dalam Menu Nilai Rapor.

Apa sajakah itu?

Perhatikanlah Cara Mengatasi Mapel yang Tidak Tampil di Menu Nilai Rapor berikut ini secara seksama:

1. Belum Melakukan Generate Prefill Nilai Rapor

Data Rapor yang meliputi, Nama Mapel, Peserta Didik dan PTK yang bertugas untuk mengentri nilai tidak bisa muncul secara otomatis.

Anda terlebih dahulu harus melakukan proses generate prefill Nilai Rapor terlebih dahulu. Mengenai hal ini saya telah membahasnya dalam artikel yang berjudul Cara Registrasi Data Prefill Nilai di Dapodik (silahkan anda baca jika belum memahaminya).

Saya sudah melakukan Generate Prefill Nilai di Dapodik, tapi kok ada Mapel yang belum muncul?

Banyak kasus terjadi, prefill yang digenerate itu tidak sempurna. Hal ini terjadi karena ketika melakukan generate prefill koneksi internet yang digunakan tidak berjalan lancar atau website sedang sibuk.

Apabila prefill yang anda unduh ukurannya hanya 1 KB maka dipastikan itu tidak sempurna. Akibatnya, data yang anda masukkan ke dalam dapodik tidak sempurna dan juga bisa berakibat mata evaluasi tida muncul.

Baca juga: Cara Mengatasi Registrasi Prefill Rapor Gagal karena Data Tidak Masuk

Maka dari itu, silahkan anda ulangi proses generate prefill nilai rapor sampai berhasil. Kemudian masukkan ke dalam aplikasi dapodikdasmen.

2. Mapel/Mata Evaluasi tersebut Tidak Diinput ke dalam Pembelajaran

Adanya mapel yang tidak muncul dalam Nilai Rapor, rata-rata disebabkan karena Mapel tersebut belum di entri ke dalam data Pembelajaran.

Misalnya saja, di dalam kelas XII TSM pada saat TP 2015/2016 Semester Ganjil mapel Pendidikan Agama Islam lupa/tidak diinput ke dalam Pembelajaran Aplikasi Dapodikdasmen.

Secara otomatis, Mapel PAI untuk Kelas XII TSM TP 2015/2016 Ganjil tidak akan muncul dalam Nilai Rapor. Hal ini karena, data mapel rapor terhubung dengan data pembelajaran.

Mapel yang muncul di dalam rapor ialah mapel yang sudah diinputkan ke dalam data pembelajaran. Jika tidak diinput maka tak akan muncul.

Lalu bagaimana solusinya?

Silahkan tambahkan Mapel yang tidak muncul ke dalam data pembelajaran terlebih dahulu. Misalnya tadi Mapel PAI untuk Rombel TSM TP 2015/2016 Ganjil.

Buka aplikasi dapodikdasmen anda, masukkan ussername dan password. Pada tahun pelajaran, pilih TP 2015/2016 Ganjil. Kemudian login.

Setelah berhasil login, maka silahkan masukkan mapel PAI ke dalam data Pembelajara. (Saya rasa mengenai cara input mapel di dapodik, anda semua sudah sangat memahaminya). Jangan lupa SIMPAN.

Setelah Mapel yang awalnya tida ada tadi berhasil ditambahkan. Selanjutnya kembali lagi menu NILAI.

Klik Tombol Tambah untuk menambahkan Mata Pelajaran, maka secara otomatis Mapel yang awalnya tidak ada kini muncul.

Selesai anda bisa menginput nilai semua Mapel yang ada.

Demikianlah informasi mengenai Cara Mengatasi Mapel yang Tidak Tampil di Menu Nilai Rapor yang bisa kami sampaikan kepada anda semuanya.

Cara Entri Nilai Mapel Agama Bila dalam 1 Rombel Ada 2 Mapel Agama


Ada sebuah pertanyaan dari para operator dapodik yang sampai saat ini masih belum banyak orang mengetahui jawabannya.

Pertanyaan tersebut ialah Bagaimana Cara Mengisi Nilai Rapor, US/USBN Mapel Agama Bila dalam 1 Rombel terdapat 2 Mapel Agama?

Cara Entri Nilai Mapel Agama Bila dalam 1 Rombel Ada 2 Mapel Agama


Misalnya di dalam sebuah rombongan belajar, terdapat peserta didik yang berbeda agama, contohnya saja Islam dan Kristen atau Budha dan Konghuchu dan lain sebagainya.

Seperti yang kita ketahui, di Indonesia mengakui beberapa agama. Kesemua agama tersebut juga masuk di dalam sistem pendidikan nasional kita.

Semua siswa mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, tanpa membeda-bedakan agama atau keyakinan mereka.

Untuk keperluan administratif, keyakinan atau agama para peserta didik juga di dalam Aplikasi Dapodikdasmen. Tentu anda para operator sudah faham dengan hal ini. Sebab di dalam kolom data siswa juga terdapat keterangan Agama.

Di Aplikasi Dapodikdasmen terdapat 6 Pendidikan Agama, yaitu Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Agama Kristen, Pendidikan Agama Katholik, Pendidikan Agama Hindu, Pendidikan Agama Buddha Pendidikan Agama Konghuchu dan Pendidikan Kepercayaan terhadap Tuhan YME.

Kesemua jenis pendidikan tersebut diperuntukkan guna mengakomodir agama para peserta didik yang beragam.

Hal ini biasanya banyak terdapat di sekolah-sekolah negeri. Di mana keyakinan para peserta didiknya sangat heterogen.

Tentu, data agama ini harus disesuaikan dengan agama para peserta didik. Apabila dia Islam maka diisi Pendidikan Agama Islam. Apabila dia beragama Katholik maka harus diisi dengan Pendidikan Agama Katholik dan seterusnya.

Bagaimana jika dalam 1 rombel terdapat 2 agama peserta didik yang berbeda?

Ya tetap harus diisi sesuai dengan agama peserta didik masing-masing. Pada intinya semua data harus riil apa adanya.

Baca juga: Panduan Entri Nilai Rapor untuk Kurikulum KTSP 

Lalu bagaimana cara entri nilai jika terdapat kondisi demikian? apakah hanya perlu diinputkan salah satu mapel agama saja? Ataukah kedua-duanya harus diinputkan?

Jika kedua-duanya harus diinputkan, lantas bagaimana urutannya? Namun jika hanya satu mapel saja, siapa guru yang harus menginputnya?

Nah untuk menjawab berbagai pertanyaan tersebut, silahkan anda baca penjelasan berikut ini:

Cara Entri Nilai Mapel Agama Bila dalam 1 Rombel Ada 2 Mapel Agama

Memang perlu diakui, semenjak adanya penambahan fitur Nilai di Aplikasi Dapodikdasmen banyak berbagai pertanyaan yang muncul. Salah satunya seperti yang sedang kita bahas saat ini.

Sampai sekarang, memang belum ada penjelasan secara resmi mengenai hal ini. Namun dari hasil uji coba dan diskusi dari temang-teman operator dapat ditarik kesimpulan berikut ini:


  • Ketika ada 2 Mapel agama di dalam 1 Rombel, maka di dalam entrian nilai nama mapelnya diubah menjadi Pendidikan Agama saja, tanpa ada tambahan Islam. Kristen, Katholik, Hindhu, Budha, Konghuchu dan Kepercayaan
  • Pengubahan nama mapel menjadi Pendidikan Agama saja itu disesuaikan dengan blangko ijazah yang hanya terdapat Mapel Pendidikan Agama semata. Lihat pada gambar di bawah ini. 
Cara Entri Nilai Mapel Agama Bila dalam 1 Rombel Ada 2 Mapel Agama


  • Untuk mengubah nama mapel menjadi Pendidikan Agama saja, caranya adalah Klik mapel agama tersebut, klik ubah, setelah diubah kemudian Simpan
  • Kendati nanti guru mapel yang tercantum di aplikasi adalah guru mapel agama islam saja mislanya, ia juga dapat mengentri nilai peserta didik yang beragama lain. Sebab secara otomatis semua peserta didik akan masuk ke dalam Mapel Pendidikan Agama
  • Untuk nilai peserta didik yang beragama lain, silahkan berkonsultasi dengan guru mapel agama tersebut. Sehingga diperoleh nilai yang benar-benar valid.
  • Selesai. 

Pada intinya solusi yang bisa kami berikan adalah mengubah nama Mapel Pendidikan Agama yang spesifik menjadi Pendidikan Agama saja.

Hal ini disesuaikan dengan nama mapel agama yang tertera di dalam blangko ijazah peserta didik.
Memang alangkah lebih baiknya, menurut saya agar Pendidikan Agama ini secara spesifik dicantumkan ke dalam entrian nilai. Baik itu untuk rapor, US/USBN.

Semoga saja hal ini segera mendapat respon dan keterangan yang jelas dari para pemangku kebijakan.

Demikianlah informasi mengenai Cara Entri Nilai Mapel Agama Bila dalam 1 Rombel Ada 2 Mapel Agama yang dapat kami sampaikan kepada anda semuanya.

Panduan Entri Nilai Rapor untuk Kurikulum KTSP



Pengisian nilai rapor khusus pada kurikulum KTSP meliputi dua penilaian yaitu Nilai Pengetahuan dan Sikap.

Tapi sebelum menginput nilai, terlebih dahulu anda harus dengan menentukan nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) masing-masing mapel.

Guna sekolah yang menerapkan kurikulum KTSP pengisian nilai rapor mempunyai banyak kesamaan guna jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Panduan Entri Nilai Rapor untuk Kurikulum KTSP


Adapun Panduan Entri Nilai Rapor untuk Kurikulum KTSP pada aplikasi dapodikdasmen versi 2017c ialah sebagai berikut:

Silahkan anda lakukan pengecekan terhadap isian kurikulum KTSP yang dipilihlah pada data rombongan belajar supaya formulir penginputan rapor yang akan ditampilkan oleh aplikasi sesuai dengan kurikulum KTSP

a. Pengisian Mata Evaluasi Oleh Operator Dapodik Sekolah


  • Pastikan pada masing-masing rombel sudah melakukan mapping terhadap para peserta didik ke dalam rombel menjadi anggota rombel.
  • Sesudah memastikan kurikulum dan melakukan mapping peserta didik kemudian pilihlah menu nilai pada sidebar aplikasi dapodik sekolah.
  • Sesudah memastikan kurikulum dan melakukan mapping peserta didik kemudian pilihlah menu nilai pada sidebar aplikasi dapodik sekolah.
  • Pilihlah terlebih dahulu semester yang akan diinputkan
  • Pilihlah rombongan belajar guna menampilkan guru dengan mapel evaluasi guna diisikan nomor urut 
  • Kemudian memilih tambah guna menambah mata evaluasi dan mengurutkan mata evaluasi supaya guru setiap mata pelajaran dan wali kelas bisa menginput nilaimata evaluasi.
  • Akan tampil kotak yang berisi menu baru guna memilih guru dengan mata pelajaran yang akan diurutkan dan mengisi nilai,
  • Mata pelajaran serta guru yang tampil ialah mata pelajaran sesuai dengan hasil dari maping atau isiian pada tabel pembelajaran pada data rombongan belajar
  • Isikanlah nomor urut mata evaluasi sesuai dengana isian pada rapor yang ada di sekolah
  • Silahkan Lakukan pemilihan nomor urut guna setiap mata evaluasi sesuai dengan urutan yang terdata pada rapor sekolah

b. Input Nilai oleh Guru Mata Pelajaran

Silahkan Login memakai email dan password yang sudah diinputkan ke dalam aplikasi dapodik oleh operator sekolah:

  • Pada Halaman login aplikasi dapodikdasmen, silahkan inputkan username (email guru) dan password kemudian pilihlah periode tahun ajaran yang akan anda inputkan data nilai rapor,
  • Nanti akan keluar tampilan aplikasi dapodikdasmen sesudah login dengan memakai login guru
  • Pilihlah menu nilai pada sidebar sebelah kiri kemudian akan tampil menu rapor,
  • Pilihlah tahun ajaran semester yang akan anda inputkan.
  • Pilihlah rombongan belajar peserta didik yang akan anda masukkan nilai rapornya
  • Sesudah itu akan tampil nama mata evaluasi beserta nomor urutnya yang sesuai dengan mata evaluasi yang telah operator sekolah tambahkan
  • Klik 2 kali guna melakukan pengisian nilai
  • Silahkan tunggu sampai dengan proses pengambilan data nama serta isian kolom nilai guna peserta didik selesai,
  • Pilihlah salah satu rombel yang ada kemudian akan tampil daftar nama para peserta didik pada rombongan belajar tersebut
  • Isikanlah nilai sesuai dengan yang tertera pada rapor fisik peserta didik,
  • Untuk pengisian pada kolom KKM dan Nilai diisi dengan mengiput angka mulai dari 1-100,
  • Untuk pengisian Predikat, silahkan anda pilih tanpa perlu mengetik hanya tinggal memilih isian apa A, B, C, dan D
  • Sesudah seluruh aspek penilaian pengetahuan dan sikap diisi pada setiap mata pelajaran, silahkan klik tombol simpan guna menyimpan data yang telah diisikan supaya benar-benar masuk ke dalam rekord database aplikasi dapodikdasmen. Pastikanlah tanda segitiga merah sudah hilang setelah mengklik tombol simpan tersebut
  • Apabila sudah tersimpan flag merah pada pojok kolom pada setiap isian secara otomatis akan hilang
  • Fitur salin nilai KKM guna mempercepat proses penginputan KKM, proses ini hanya berguna untuk menyalin nilai KKM di rombel tersebut ke kolom nilai kkm seluruh peserta didik.
  • Pilihlah data peserta didik yang telah diisikan nilai kkm, kemudian klik tombol Salin KKM maka data akan secara otomatis tersalin
  • Klik tombol simpan guna untuk menyimpan hasil salin KKM.

c. Pengisian Nilai oleh Wali Kelas

Perbedaan penginputan nilai rapor dengan memakai fitur wali kelas ialah ditampilkannya semua mata pelajaran evaluasi di rombongan belajar tersebut.
Adapun cara input nilai oleh wali kelas adalah sebagai berikut:

  • Silahkan Login memakai email dan password yang sudah diinputkan pada aplikasi dapodikdasmen oleh operator sekolah
  • Pada Halaman login aplikasi dapodikdasmen, silahkan inputkan username (email guru) dan password kemudian pilihlah periode tahun ajaran yang akan anda inputkan data nilai rapornya
  • Sesudah login maka akan tampil kotak dialog guna yang berisi memilih peran, kemudian pilihlah Ya
  • Kemudian pilihlah semester yang akan anda isikan nilainya,
  • Sesudah melakukan pemilihan semester maka pada pilihan rombongan belajar hanya akan tampil data rombongan belajar di mana guru tersebut menjadi wali kelasnya
  • Selanjutnya aAkan tampil mata evaluasi pada setiap rombongan belajar yang telah ditambah dan diurutkan nomor mata evaluasi oleh operator dapodik sekolah.
  • Mata evaluasi yang akan tampil untuk proses penginputan oleh wali kelas tampil seluruh mata evaluasi di rombel tersebut

Untuk proses cara input nilai proses sama seperti penginputan ketika memakai peran sebagai Guru.

Demikianlah informasi mengena Panduan Entri Nilai Rapor untuk Kurikulum KTSP yang bisa kami sampaikan.

Cara Export dan Import Nilai Rapor di Aplikasi Dapodik



Setelah rilisnya Aplikasi Dapodik Versi 2017c terdapat berbagai pembaruan sistem yang harus dipahami oleh para operator sekolah.

Baca juga: Daftar Pembaruan Aplikasi Dapodik Versi 2017c

Berbagai pembaruan tersebut dimaksudkan untuk mempermudah dan melengkapi fitur yang belum sempurna di aplikasi sebelumnya.

Salah satu pembaruan tersebut ialah Penambahan Fitur Export dan Import Nilai Rapor di Aplikasi Dapodik.

Cara Export dan Import Nilai Rapor di Aplikasi Dapodik


Apa itu Fitur Export dan Import Nilai Rapor?

Fitur Export dan Import Nilai Rapor adalah sebuah menu yang dibuat untuk mempermudah dan mempercepat pengguna dalam melakukan input nilai.

Dengan menggunakan Fitur Export dan Import, kita tidak perlu mengisi nilai satu per satu secara manual. Namun cukup dengan memasukkan data nila yang berupa format excel ke dalam dapodik.

Dengan cara ini, proses penginputan nilai mapel bisa selesai hanya dalam hitungan detik saja. Tentu ini sangat berbeda jika kita menginputnya secara manual. Pasti membutuhkan waktu yang relatif lama, sebab harus mengisi data KKM, Nilai Pengetahuan dan Nilai ketrampilan satu per satu.

Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana Cara Export dan Import Nilai Rapor di Aplikasi Dapodik?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, di dalam artikel ini saya akan menjelaskan tahap demi tahap melakukan Export dan Import nilai rapor.

Silahkan anda menyimak dengan seksama, sebab langkah-langkah yang harus dilakukan cukup banyak.

Cara Export dan Import Nilai Rapor di Aplikasi Dapodik

Untuk melakukan Import dan Export nilai rapor, bisa dilakukan oleh siapa saja. Baik itu wali kelas, guru mapel atau bahkan operator sekolah itu sendiri.

Dalam artikel ini saya akan mencotohkan proses Export dan Import sebagai operator sekolah.

Hal utama yang harus anda persiapkan adalah data nilai rapor peserta didik dalam format excel.

Jika ada legger nilai maka itu lebih baik, sebab di dalamya terdapat nila peserta didik lengkap beserta KKM masing-masing mapel.

Setelah data nilai sudah anda persiapkan, sekarang kita masuk dalam tahap teknis caranya:

  • Klik Tombol Nilai
  • Pilih Rapor
  • Pilih semester dan rombel yang akan anda isikan data nilainya
  • Kemudian akan muncul data mata pelajaran sesuai dengan rombel dan semester yang anda pilih tadi
  • Klik 2 kali pada mapel yang akan anda eksport nilainya, misalnya Mapel Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
  • Kemudian akan muncul data peserta didik
  • Klik Tombol Export Import berwarna ungu yang berada di bagian atas kanan
  • Pilih Unduh Format Excel untuk Import (Lihat pada gambar di atas). Maka format isian nilai rapor dalam format excel akan secara otomatis terunduh dalam PC anda
  • Bukalah format excel untuk import nilai tadi
  • Isikan data KKM Pengetahuan, Ketrampilan dan Nilai dengan cara menyalinnya dari data yang sudah tersedia pada legger. Sehingga format excel tadi semuanya sudah terisi data yang diperlukan. Seperti yang bisa anda lihat pada gambar di bawah ini

Cara Export dan Import Nilai Rapor di Aplikasi Dapodik


  • Setelah itu, silahkan anda kembali ke Aplikasi Dapodik
  • Klik Tombol Export Import 
  • Pilih Import dari Excel
  • Maka akan muncul memilih file berformat excel yang akan diimport. Misalnya: C:\Users\Guest\Documents\file-excel.xlsx
  • Pilih file format excel nilai yang sudah anda isi tadi dengan cara Klik tombol Pilih Excel
  • Setelah file excel dipilih, Klik Tombol Import
  • Tunggu sampai proses import nilai selesai dilakukan
  • Selesai, semua data nilai berhasil di Import ke dalam Aplikasi Dapodik

Catatan Penting!!!
Dalam melakukan Export dan Import nilai rapor ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, yaitu:

  1. Silahkan anda unduh format excel pada setiap mapel. Sebab masing-masing mapel mempunyai format yang berbeda-beda
  2. Dilarang mengubah Format Excel yang sudah disediakan
  3. Dilarang mengubah setiap token yang sudah ada
  4. Dilarang mengubah Nomor, Nama Peserta Didik, NIS dan NISN yang sudah disediakan
  5. KKM Pengetahuan dan KKM Ketrampilan untuk nilai rapor wajib diisi
  6. Nilai sikap/spiritual dan sosial harap untuk diisikan hanya pada mata evaluasi Bahasa Indonesia

Nah, bagaimana cukup mudah bukan untuk mengimport nilai dari excel ke dapodik. Jika masih ada kesulitan silahkan anda tanyakan pada kolom komentar di bawah.

Demikianlah informasi mengenai Cara Export dan Import Nilai Rapor di Aplikasi Dapodik yang bisa kai sampaikan untuk anda semuanya.

Panduan Pengisian Nilai US/USBN di Dapodik



Hai sahabat operator, sudahkah anda melakukan Update Aplikasi Dapodik Versi 2017c? Jika belum segeralah untuk mengupdatenya, sebab banyak sekali pembaruan yang terdapat di dalam aplikasi dapodik versi terbaru.

Sobat sekalian kali ini saya akan berbagi informasi mengenai Panduan Pengisian Nilai US/USBN di Dapodik

Pada dasarnya pengisian teknis nilai US/USBN di dalam Aplikasi Dapodik versi 2017.c untuk masing-masing jenjang pendidikan itu hampir sama, yang berbeda hanya terletak mata pelajaran yang harus diisikan. Mata pelajaran yang diselenggarakan oleh masing-masing Jenjang pendidikan disesuaikan dengan Mata Pelajaran yang Diujikan dalam UN dan USBN Tahun 2017.

Panduan Pengisian Nilai US/USBN di Dapodik


Perlu anda pahami bahwa Mapel yang harus ditambahkan bukan saja mata evaluasi USBN semata, tapi juga mencakup data nilai pada mata evaluasi Ujian Sekolah (US) juga harus diinputkan dalam menu Nilai ini.

Pengisian nilai US/USBN sangat berkaitan erat dengan isian data pembelajaran di aplikasi dapodik yang ada pada semester genap tahun ajaran 2016/2017. Maka dari itulah pastikan terlebih dahulu bahwa data pembelajaran pada setiap rombel sudah sesuai dengan kurikulum atau kondisi di setiap satuan pendidikan/sekolah.

A. Panduan Entri Data Mata Evaluasi US/USBN oleh Operator Sekolah


  • Di dalam sidebar Menu Aplikasi Dapodik yang terletak di bagian sebelah kiri silahkan anda pilih menu Nilai, lalu pilih Submenu US/USBN.
  • Maka akan muncul halaman awal yang berisikan fitur pengisian rapor 
  • Klik Filter rombel yang akan anda isikan data nilai US/USBN, kemudian pilihlah salah satu anggota rombel yang sudah terdaftar pada rombel tersebut. Maka sistem akan memunculkan formulir tentang pengisian nilai beberapa mata pelajaran yang sesuai dengan ketentuan.
  • Tambahkanlah mata pelajaran evalusi dengan cara menekan tombol “Tambah” yang berada di atas pada kolom mata evaluasi US/USBN.
  • Selanjutnya akan tampil menu baru yang berfungsi untuk memilih guru dengan mata pelajaran yang harus diurutkan dan mengisi data nilainya
  • Mata pelajaran beserta guru yang tampil ialah mata pelajaran yang sesuai dengan hasil mapping atau isian data pembelajaran pada tabel rombongan belajar di Aplikasi Dapodik.
  • Pilihlah mata pelajaran kemudian isikan nomor urutnya, selanjutnya klik tombol simpan dan tutup.
  • Lalu isilah kolom Nomor Urut dengan menggunakan nomor yang sesuai dengan ketentuan dari masing-masing sekolah. Fitur ini mempunyai fungsi untuk mengurutkan nama mata pelajaran yang sesuai dengan nomor urut yang diisi.

B. Panduan Entri Data Nilai oleh Guru dan Wali Kelas

Perbedaan utama antara entri data US/USBN pada kurikulum 2006 (KTSP) dengan Kurikulum 2013 ialah adanya kolom Keterampilan. Di dalam Kurikulum 2013 ada kolom keterampilan, sementara pada Kurikulum KTSP tidak terdapat kolom keterampilan.
Adapun panduan Entri Data Nilai oleh Guru dan Wali Kelas adalah sebagai berikut:

  • Bukalah halaman login aplikasi dapodikdasmen menggunakan browser anda, inputkan ata username (email guru) dan password kemudian pilihlah periode tahun ajaran yang akan anda inputkan data nilai rapor,
  • Sesudah anda berhasil login, menu dashboard yang muncul adalah sebagai guru 
  • Pilihlah Menu Nilai > US/USBN, kemudian pilih rombongan belajar yang akan anda isikan data nilai US/USBN
  • Sesudah tampil mata evaluasi yang diampu oleh setiap guru, silahkan klik dua kali pada nama mata evaluasi gunanya untuk menampilkan data para peserta didik di rombel tersebut.
  • Pengisian nilai pada kategori pengetahuan diinput dengan rentang angka mulai dari 1-100
  • Pengisian nilai pada kategori keterampilan/praktik diinput dengan rentang angka mulai dari1-100
  • Sesudah aspek penilaian pengetahuan dan keterampilan/praktek selesai anda isi, lalu klik tombol simpan gunanya untuk menyimpan data yang telah diisi supaya benar-benar masuk ke dalam record database aplikasi dapodikdasmen. Pastikanlah bahwa tanda segitiga merah sudah hilang sesudah anda mengklik tombol simpan tersebut
  • Apabila seluruh nilai peserta didik sudah terisi dan tersimpan, guru yang bersangkutan bisa mengunduh hasil rekapitulasi nilai pada setiap rombongan belajar dengan cara klik tombol unduh rekapitulasi yang terletak di bagian kanan atas form penilaian US/USBN.
  • Untuk jenis Mapel Teori Kejuruan Nilai Pengetahuan ialah berisi nilai Ujian Sekolah Teori yang diselenggarakan oleh pihak Sekolah, sementara Nilai keterampilan ialah berisi nilai UKK ( Ujian Kompetensi Keahlian) yang pedomannya sudah dikeluarkan oleh pihak direktorat teknis.
  • Sesudah berhasil mengunduh data rekapitulasi nilai dalam bentuk format file Excel maka data nilai yang anda input bisa dilihat dengan format excel.
  • Bagi para guru yang mempunyai tugas sebagai seorang wali kelas, maka ketika memilih menu US/USBN akan tampil  notifikasi Pindah Peran
  • Jika anda memilih Ya maka wali kelas bisa menginput nilai seluruh mata evaluasi yang sudah terdaftar pada rombel tersebut.
  • Adapun cara pengisian nilai sebagai wali kelas, sama persis dengan cara entri nilai untuk setiap guru mata pelajaran.

Mengenai contoh pengisian data nilai US/USBN dapat anda lihat pada gambar di atas.

Demikianlah informasi mengenai Panduan Pengisian Nilai US/USBN di Dapodik yang bisa kami sampaiakan.

Daftar Pembaruan di Aplikasi Dapodik Versi 2017c


Daftar Pembaruan di Aplikasi Dapodik Versi 2017c - Rabu (9/5/2017) Tim Dapodikdasmen Pusat telah resmi merilis Updater Aplikasi Dapodik Versi 2017c.

Updater ini adalah pembaruan terhadap Aplikasi dapodik versi sebelumnya yaitu versi 2017b.

Mengapa perlu diperbarui?

Sebab di dalam versi sebelum, terdapat beberapa fitur dan kebutuhan yang belum bisa diakomodir dengan baik. Sehingga menghambat proses pendataan secara teknis.

Daftar Pembaruan di Aplikasi Dapodik Versi 2017c


Maka dari itu, apabila Dapodik anda masih versi lama, segeralah diupdate menjadi versi terbaru.

Mengenai hal tersebut, sebelumnya saya telah menjelaskannya dalam sebuah artikel yang berjudul Cara Update Aplikasi Dapodik Versi 2017c yang Benar.

Seperti biasanya, ketika ada pembaruan aplikasi pasti terdapat pembaruan dan perbaikan aplikasi. Hal ini memang sangat wajar, mengingat pembaruan aplikasi memang memiliki tujuan menyempurnakan aplikasi tersebut.

Jika ada fitur yang kurang maksimal maka akan diperbaiki. Apabila butuh tambahan menu maka akan ditambahkan fitur baru.

Begitu pula dengan aplikasi dapodik versi 2017c. Di dalamnya terdapat berbagai pembaruan dan perbaikan Aplikasi.

Sehingga kita sebagai operator sekolah harus memahami dengan benar setiap pembaruan dan perbaikan aplikasi dapodik versi terbaru.

Hal ini bertujuan supaya kita dapat mengoperasikan Aplikasi Dapodik Versi 2017c dengan baik dan benar.

Daftar Pembaruan di Aplikasi Dapodik Versi 2017c

Di dalam Aplikasi Dapodik Versi 2017c terdapat Pembaruan dan Perbaikan Sistem. Keduaanya akan saya sampaikan di bawah ini:

Pembaruan Aplikasi Dapodik Versi 2017c

Terdapat 8 poin pembaruan yang ada di dalam Aplikasi Dapodik Versi 2017c. Kedelapannya adalah sebagai berikut:

  1. Penambahan peran guru yang menjadi wali kelas untuk melakukan penginputan nilai. Para wali kelas akan dibetikan akses untuk bisa menginput nilai peserta didiknya.
  2. Pembukaan rombongan belajar (Rombel) selain kelas utama untuk melakukan penginputan nilai. Data Rombel selain kelas utama akan dibuka, sehingga nilainya dapat diinputkan.
  3. Pembukaan menu input Nilai untuk jenjang pendidikan SD dan SLB. Awalnya pada Aplikasi Dapodik Versi 2017b Menu Nilai belum bisa digunakan oleh jenjang pendidikan SD dan SLB. Namun setelah adanya pembaruan Aplikasi ini menu nilai bisa diakses oleh semua jenjang pendidikan.
  4. Penambahan tingkat yang berupa Kelompok A dan Kelompok B khusus untuk jenjang pendidikan SLB untuk mengakomodir TKLB. Dalam jenjang pendidikan TKLB, jenjang pendidikan biasanya dikelompokkan menjadi 2 yaitu Kelompok A dan B.
  5. Pembukaan login dapodik untuk 5 semester sebelumnya. Ada banyak keluhan dari para operator bahwa data pada semester sebelumnya ada yang belum valid sehingga perlu diperbaiki. Maka dari itu pembaruan ini dibuat.
  6. Penambahan fitur baru bernama export dan import nilai rapor dan nilai US/USBN di Aplikasi Dapodik. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pengisian nilai rapor, US/USBN.
  7. Penambahan fitur untuk melakukan pindah template dari nilai rapor ke nilai US/USBN dan sebaliknya
  8. Penambahan sebuah menu bernama Tentang untuk menjelaskan mengena apa itu aplikasi dapodik

Perbaikan Aplikasi Dapodik Versi 2017c

Perbaikan ini bertujuan untuk memperbaiki berbagai menu yang sudah ada namun belum bisa digunakan secara maksimal.
Ada 4 perbaikan yang terdapat di dalam Aplikasi Dapodik Versi 2017c, yaitu:

  1. Perbaikan terhadap format Kurikulum 2006 (KTSP) untuk nilai US/USBN untuk jenjang pendidikan SD, SMP dan SLB
  2. Perbaikan terhadap format Kurikulum 2006 (KTSP) untuk nilai Rapor untuk jenjang pendidikan SD, SMP dan SLB
  3. Perbaikan proses sinkronisasi nilai untuk jenjang pendidikan SD, SMP dan SLB
  4. Perbaikan bugs (kesalahan aplikasi) ketika menyalin mata evaluasi pelajaran

Kesemua data pembaruan dan perbaikan tersebut harus difahami dan dimengerti dengan benar oleh para operator sekolah, supaya bisa menggunakan aplikasi dapodik versi terbaru ini dengan benar.

Biasakan membaca buku panduan terlebih dahulu sebelum mengoperasikan dapodik, supaya setiap tahap yang anda lalui itu sesuai dengan juknis yang dibuat.

Demikianlah informasi mengenai Daftar Pembaruan di Aplikasi Dapodik Versi 2017c yang bisa kami sampaikan kepada anda.

Cara Login Dapodik Mulai Tahun Pelajaran 2014/2015


Cara Login Dapodik Mulai Tahun Pelajaran 2014/2015 - Sahabat operator dapodikdasmen, semenjak rilisnya Aplikasi Dapodik Versi 2017b terdapat beberapa persolan baru yang kerap dijumpai. Problem tersebut berkaitan dengan entri data nilai rapor peserta didik.

Seperti yang telah kita semuanya ketahui, di dalam Aplikasi Dapodik versi terbaru yaitu penambahan fitur Nilai Rapor, US/USBN.

Para guru mata pelajaran harus mengentri nilai rapor setiap peserta didik melalui dapodik dengan cara login menggunakan akun PTK mereka masing-masing.

Baca juga: Cara Mengatasi Registrasi Prefill Rapor Gagal karena Data Tidak Masuk

Nilai rapor yang harus diinput ke dalam dapodik berbeda-beda. Disesuaikan dengan jenjang pendidikan dan kurikulum yang berlaku di sekolah tersebut.

Pada intinya, untuk jenjang sekolah SMP dan SMA sederajat yang menerapkan KTSP entri nilai dimulai pada semester 3-6. Artinya nilai peserta didik yang dientrikan yaitu pada saat kelas 8 dan 11.

Sedangkan bagi yang melaksanakan Kurikulum 2013, entri nilai dilakukan mulai semester 1-6. Jadi semua nilai rapor pada saat peserta didik tersebut sekolah harus diinput ke dapodik.

Karena hal tersebutlah, di atas saya mengatakan terdapat persoalan baru yang dihadapi oleh operator sekolah.

Masalah tersebut muncul ketika ingin mengentrikan nilai rapor peserta didik untuk tahun pelajaran yang sudah berlalu.

Misalnya saat ini peserta didik kelas XII SMK berada pada Tahun Pelajaran 2016-2017 Genap. Sedangkan kita ingin mengentrikan nilai rapor mereka ketika peserta didik tersebut berada pada semester 1.

Tentu dalam pilihan rombel peserta didik, harus dipilih Tahun Pelajaran 2014/2015 Ganjil. Namun, masalah kemudian muncul.

Cara Login Dapodik Mulai Tahun Pelajaran 2014/2015


Ketika memilih Tahun Pelajaran 2014/2015 Ganjil data tidak bisa muncul secara lengkap. Seperti ada sejumlah siswa yang tidak muncul, mata pelajaran tidak ada, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kondisi ini menjadikan data nilai peserta didik pada semester yang lalu tidak bisa diisi dengan sempurna, sehingga tidak dapat dikirim ke server pusat.


Cara Login Dapodik Mulai Tahun Pelajaran 2014/2015 

Nah, atas adanya persoalan tersebut saya akan berbagi cara untuk mengatasinya. Sehingga anda yang mengalami persolan seperti yang sudah saya jelaskan di atas bisa segera terselesaikan.

Namun sebelumnya perlu anda pahami, jika data Nilai Rapor peserta didik itu terintegrasi dengan data pembelajaran yang diinput dalam Dapodik.

Maka apabila terdapat nama peserta didik dan mata pelajaran yang tidak muncul, itu berarti ada yang salah ketika dulu anda mengentri data pembelajaran.

Untuk mengatasinya, tidak ada cara lain kecuali memperbaiki data yang lama tersebut melalui Aplikasi Dapodik.

Apakah bisa Login ke Aplikasi Dapodik pada Tahun Pelajaran yang sudah lalu untuk memperbaiki data yang belum valid?

Jawabannya adalah BISA.

Benarkah?

Benar sekali. Hal ini sengaja dibuar oleh Tim Dapodikdasmen Pusat guna untuk menyelesaikan berbagai persoalan data yang belum valid pada tahun pelajaran yang sudah berlalu.

Tapi anda tidak bisa lantas masuk ke dapodik pada tahun pelajaran yang lalu. Anda harus memahami cara yang benar. Berikut ini langkah-langkahnya:

  1. Silahkan login ke dalam Aplikasi Dapodikdasmen sebagai operator
  2. Lakukan validasi data dapodik, jika terdapat data yang masih Invalid segera saja diperbaiki
  3. Kemudian lakukan sinkronisasi
  4. Tunggu sampai proses sinkronisasi selesai dilakukan
  5. Setelah selesai silahkan logout
  6. Refresh browser anda
  7. Masukkan kembali localhost Aplikasi Dapodik, tunggu sampai halaman Login muncul
  8. Masukkan Username dan Password anda
  9. Jangan lupa pilih Tahun Pelajaran yang akan anda tuju. Disitu anda bisa memilih untuk login ke dapodik mulai tahun pelajaran 2014/2015 (Lihatlah gambar di atas)
  10. Silahkan anda pilih tahun pelajaran yang anda inginkan
  11. Klik Login


Penutup

Pada intinya, fitur Tahun Pelajaran yang sudah lalu akan secara otomatis keluar ketika anda sudah melakukan sinkronosasi dapodik.

Selama anda belum melakukan sinkronisasi maka di menu Login Dapodik anda fitur Tahun Pelajaran yang sudah lalu tidak akan bisa keluar.

Fitur ini tentu menjadi jawaban atas kegelisahan atas persoalan yang dihadapi oleh operator dapodik, yaitu terkait dengan validasi data pada semester yang lalu.

Hal ini menjadi pelajaran yang berharga sekali buat kita bersama agar dalam mengentri data harus benar-benar valid.

Demikianlah informasi mengenai Cara Login Dapodik Mulai Tahun Pelajaran 2014/2015 yang bisa saya sampaikan kepada anda semuanya.

Cara Update Aplikasi Dapodik Versi 2017c yang Benar


Saahabat operator sekolah, menanggapi berbagai keluhan yang terdapat pada Aplikasi Dapodikdasmen versi 2017b, saat ini Tim Dapodikdasmen Pusat telah resmi melakukan Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2017c.

Pembaruan aplikasi ini dimaksudkan untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang terdapat pada aplikasi dapodik versi sebelumnya. Sehingga proses pendataan bisa dilakukan secara lancar.

Aplikasi yang dirilis kali ini berupa Updater/Patch, jadi anda tidak perlu melakukan install ulang terhadap aplikasi dapodik di PC anda.

Cara Update Aplikasi Dapodik Versi 2017c yang Benar


Cukup unduh file updater di website dapodikdasmen, lalu lakukan proses updater.

Bagaimana caranya?

Untuk membantu anda dalam melakukan update terhadap aplikasi dapodik versi 2017c, berikut ini kami berikan petunjuk mengenai langkah-langkah lengkapnya supaya proses pembaruan bisa berlangsung dengan benar.

Cara Update Aplikasi Dapodik Versi 2017c yang Benar

Pembaharuan aplikasi versi 2017.c ada dua jenis yaitu melalui updater/patch dan pembaruan online. Untuk patch/updater dapat diunduh pada menu unduhan pada laman dapodik dikdasmen (dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan/).

Install updater/patch versi 2017.c dapat langsung dilakukan pada semua versi Aplikasi dapodik versi 2017 yang terinstal di komputer ( versi 2017, versi 2017.a, versi 2017.b). Sedangkan pembaruan online mensyaratkan aplikasi yang terinstal harus versi 2017.b

Berikut ini langkah-langkahnya:

1. Menggunakan UPDATER Aplikasi Dapodik versi 2017c


  • Silahkan Unduh file UPDATER Aplikasi Dapodik versi 2017c pada website dapodikdasmen di alamat http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/berita/rilis-pembaruan-aplikasi-dapodik-2017c
  • Lakukan proses installasi sampai dengan selesai. Jangan pernah memberhentikan proses installasi.
  • Setelah selesai Lakukan refresh terhadap PC dengan cara menekan  tombol keybord Ctrl + F5

2. Pembaruan Aplokasi Dapodik Versi 2017c secara Online

Untuk melakukan pembaruan aplikasi dapodik secara online, caranya adalah sebagai berikut:

  • Pastikanlah komputer/laptop anda terkoneksi internet.
  • Silahkan anda login ke dalam Aplikasi Dapodik Versi 2017.b
  • Masuklah pada menu Pengaturan, kemdian Klik Cek Pembaruan Aplikasi, klik pada tombol yang bertuliskan “Cek Pembaruan”.
  • Maka kemudian akan ditampilkan keterangan yang berisikan bahwa Pembaruan Tersedia. Pembaruan Tersedia (Dapodik 2017c ) Apakah Anda ingin melanjutkan proses pembaruan tersebut? Pastikan anda tidak menutup jendela browser sebelum proses pembaruan aplikasi dapodik versi 2017c selesai dilakukan!
  • Silahkan Klik tombol “Lanjutkan”, maka sistem akan secara otomatis melakukan update pembaruan aplikasi.
  • Sesudah proses pembaruan selesai, silahkan klik tombol “Muat ulang halaman sekarang”..

Perlu anda lketahui bahwa Pembaruan Aplikasi Dapodik 2017c dilakukan guna untuk membenahi berbagai masalah yang berhubungan dengan entri data nilai rapor, US/USBN di dalam aplikasi dapodik.

Untuk melakukan input nilai rapor, US/USBN anda harus memperhatikan beberapa hal berikut ini:


  1. Pastikanlah anda telah sukses melakukan update/pembaruan ke dalam Aplikasi Dapodik versi 2017c.
  2. Lakukan sinkronisasi aplikasi dapodik. Sinkronisasi ini bertujuan supaya seluruh referensi semester yang dibutuhkan bisa turun ke Aplikasi Dapodik, sehingga akan mengaktifkan pilihan semester ganjil dan genap pada Tahun Pelajaran 2014/2015, semester ganjil dan genap Tahun Pelajaran 2015/2016, serta semester ganjil dan genap pada Tahun Pelajaran 2016/2017.
  3. Generate Prefill Nilai Rapor. Proses generate prefill rapor harus anda akukan supaya data pembelajaran dan data anggota rombongan dari semester-semester yang terdahulu dapat masuk ke dalam Aplikasi Dapodik.
  4. Periksalah kelengkapan data anggota rombel di dapodik dan data pembelajaran pada semester dimana anda akan melakukan proses entri data nilai rapor peserta didik.
  5. Pastikanlah bahwa akun guru setiap mata pelajaran dan wali kelas sudah aktif dan bisa digunakan untuk login ke dalam Aplikasi Dapodik.

Supaya lebih memahami berbagai mekanisme terkait dengan Aplikasi Dapodik versi terbaru ini, silahkan anda baca terlebih dahulu panduannya yangh bisa diunduh melalui website dapodikdasmen.
Demikianlah informasi mengenai Cara Update Aplikasi Dapodik Versi 2017c yang benar semoga bisa membantu anda semuanya.

Daftar Pertanyaan Seputar Aplikasi Dapodik Versi 2017b



Daftar Pertanyaan Seputar Aplikasi Dapodik Versi 2017b berisikan sejumlah pertanyaan sekaligus solusi terkait berbagai hal yang terdapat pada aplikasi dapodik versi terbaru.

Berbagai pertanyaan yang disusun diambil dari data pertanyaan yang sering muncul atau ditanyakan oleh pihak admin pusat.

Hal ini menunjukkan bahwa berbagai masalah tersebut, banyak dialami oleh para operator sekolah.

Tentu daftar pertanyaan Daftar Pertanyaan Seputar Aplikasi Dapodik Versi 2017b sangat dibutuhkan oleh operator.

Daftar Pertanyaan Seputar Aplikasi Dapodik Versi 2017b


Sebab di dalam teknis pengerjaan  input nilai rapor, US/USBN terdapat beberapa kendala yang harus segera diberikan solusinya.

Baca juga:  Cara Mengatasi Registrasi Prefill Rapor Gagal karena Data Tidak Masuk

Misalnya saja, mengenai gagal melakukan generate prefill nilai rapor, menu Nilai yang belum bisa tampil di aplikasi dapodik dan masih banyak lagi yang lainnya.

Daftar Pertanyaan Seputar Aplikasi Dapodik Versi 2017b

Daftar pertanyaan ini disusun oleh pihak Admin pusat Dapodikdasmen, yang telah resmi dipublikasikan di dalam website.

Terdapat 8 pertanyaan sekaligus solusi yang dibahas dalam FAQ tersebut. Diharapkan dapat memberikan penjelasan yang komprehensif bagi para operator.

Berikut ini Daftar Pertanyaan Seputar Aplikasi Dapodik Versi 2017b:

1. Tanya: Kapan batas entri nilai rapor, US/USBN di Menu Rapor Aplikasi Dapodik?

Jawab: Batas Akhir entri nilai rapor di Aplikasi Dapodik pada tanggal 31 Mei 2017

2. Tanya : Apa yang harus dilakukan apabila ketika mengambil prefill nilai rapor dapodik mengalami kegagalan atau Link URL nya menjadi error ?

Jawab : Untuk melakukan generete prefill nilai rapor aplikasi dapodik dapat anda lakukan di alamat URL berikut ini:
1. http://sync.dikmen.kemdikbud.go.id/prefill_dikdasmen_rapor/generate_prefill.php
2. http://118.98.166.60/prefill_dikdasmen_rapor/generate_prefill.php

3. Tanya : Apa yang harus dilakukan oleh petugas operator sekolah, apabila setelah melakukan updater terhadap aplikasi dapodik 2017b namun menu rapor  masih juga belum bisa tampil, padal telah melakukan refresh terhadap PC atau menekan CTRL + F5 ?

Jawab : Silahkan anda lakukan pembersihan terhadap cache browser yang digunakan terlebih dahulu, selanjutnya silahkan anda menekan tombol ctrl F5 untuk merefresh PC. Atau anda bisa coba mengakses aplikasi dapodik dengan meggunakan browser lainnya.

4. Tanya : Bagaimana cara memunculkan tahun pelajaran 2014/2015 diaplikasi Dapodikdasmen saat mau entri nilai raport ?

Jawab : Lakukan entri data pada tahun pelajaran yang tersedia terleih dahulu. Untuk tahun pelajaran yang belum tampil tunggu rilis aplikasi 2017c

5. Tanya : Apakah yang harus dilakukan oleh petugas operator sekolah pada nilai rapor di dapodik untuk peserta didikan yang jenis pendaftarannya ialah Mutasi atau pindahan dari sekolah lain?

Jawab : Silahkan anda melakukan koordinasi dengan pihak Kepala Sekolah atau Wakil Kepala Sekolah (bidang Kurikulum), supaya Nilai peserta didik tetap dapat dilakukan entri di aplikasi rapor Dapodik

6. Tanya : Bagaimanakah perlakukan bagi guru yang statusnya telah meninggal dunia, mutasi dan pensiun pada waktu melakukan entri nilai rapor di aplikasi dapodik, sedangkan PTK tersebut sudah masuk ke dalam tab PTK non aktif ?

Jawab : Entrian Nilai bagi PTK yang sudah non aktif dapat dilakukan Oleh PTK yang mempunyai tugas tambahan sebagai Wali Kelas. Sabar saja dan Tunggu pada Rilis aplikasi Dapodikdasmen versi 2017c

7. Tanya : Pada Mapel lintas minat untuk kelas teori tidak ada/tidak tampil, apa yang selanjutnya harus dilakukan ?

Jawab : Hal ini merupakan salah satu Bug Aplikasi. Tunggu saja Update aplikasi Dapodik versi 2017c ( tunggu release). Nanti pada menu mata evaluasi , silahkan anda pilih rombel lintas minat siswa, selanjutnya silahkan  tambahkan mata evaluasi untuk mata pelajaran yang diikuti.

8. Tanya : Ketika melakukan upload prefill nilai rapor ke dapodik, muncul notifikasi  yang berisikan "maaf beberapa data tidak masuk", apa yang harus dilakukan?

Jawab : Ulangi lagi proses download prefill nilai rapor dan lakukan registrasi ulang terhadap prefill nilai rapor

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan terkait dengan Daftar Pertanyaan Seputar Aplikasi Dapodik Versi 2017b.

Memang perlu diakui bahwa aplikasi dapodik versi 2017b belumlah sempurna. Sehingga masih terdapat beberapa Bug Aplikasi.

Kesalahan aplikasi tersebut nanti akan diperbaiki di dalam update aplikasi dapodik versi 2017c. Maka diharapkan kita bersama menunggu rilis resminya.

Cara Mengatasi Registrasi Prefill Rapor Gagal karena Data Tidak Masuk



Sahabat Operator Dapodikdasmen yang berbahagia, di sini saya akan kembali membahas mengenai Entri Nilai Rapor.

Tema yang saya bahas berjudul Cara Mengatasi Registrasi Prefill Rapor Gagal karena Data Tidak Masuk.

Apakah anda juga salah satu orang yang mengalami hal ini? Jika iya maka perhatikan penjelasan berikut ini.

Seperti yang anda ketahui bersama, bahwa di dalam Aplikasi Dapodik Versi 2017 B terdapat beberapa pembaruan, salah satunya ialah Nilai Rapor.

 Cara Mengatasi Registrasi Prefill Rapor Gagal karena Data Tidak Masuk


Fitur tersebut, diperuntukkan bagi para guru mata pelajaran untuk mengentri nilai rapor peserta didik sesuai dengan mapel yang diampunya.

Agar bisa mengentri data nilai rapor, terlebih dahulu operator harus melakukan registrasi Nilai Rapor ke dalam Aplikasi Dapodik.

Prefill ini berisi data pembelajaran masing-masing rombongan belajar yang telah dientrikan ke dalam Dapodik pada semester-semester sebelumnya.

Selama anda belum melakukan regstrasi prefill nilai rapor, maka anda tidak akan bisa melakukan input nilai rapor. Maka dari itu, anda harus memperhatikan tahap ini dengan seksama.

Mengenai cara registrasi prefill nilai rapor, telah saya jelaskan secara lengkap pada artikel yang berjudul Cara Registrasi Data Prefill Nilai Rapor di Dapodik.

Namun, dalam beberapa kasus yang dijumpai oleh kawan-kawan operator terdapat sebuah hambatan, yaitu GAGAL MELAKUKAN REGISTRASI PREFILL NILAI RAPOR.

Kegagalan registrasi ini ditandai dengan munculnya informasi yang berisikan "Maaf beberapa data tidak masuk". Tentu masalah ini sangat memusingkan sekali, apalagi batas waktu pengiriman nila rapor sebentar lagi habis, yaitu pada tanggal 30 Mei 2017.

Masalah gagal registrasi karena data tidak masuk ini bukan hanya dialami oleh sebagian operator saja, melainkan banyak operator yang mengalami kasus serupa.

Akibat Gagal Registrasi Prefill Nilai Rapor Karena Data Tidak Ditemukan

Ketika anda gagal melakukan registasi prefill nilai rapor karena Data Tidak Ditemukan ialah Menu Nilai Rapor di Dapodik tidak bisa digunakan.

Kalaupun bisa muncul dan digunakan, data yang tampil di dalamnya tidak akan penuh. Ada sebagian data (pembelajaran, nama peserta didi/nama GTK) tida keluar. Sehingga menyebabkan nilai rapor tidak bisa diinput semuanya.

Lalu, bagaimana Cara Mengatasi Registrasi Prefill Rapor Gagal karena Data Tidak Masuk? Bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan supaya data prefill sukses diregistrasikan ke dalam Aplikasi Dapodik? Berikut ini tahap-tahapnya:

Cara Mengatasi Registrasi Prefill Rapor Gagal karena Data Tidak Masuk

Untuk mengatasi gagal melakukan registrasi Prefill Nilai Rapor karena Data Tidak Masuk, ada beberapa hal yang harus anda lakukan, yaitu:

  1. Laukan Syncron terhadap data Dapodik anda terlebih dahulu. Hal ini bertujuan supaya data terupdate anda sudah terkirim ke server pusat
  2. Selanjutnya, silahkan anda Install Ulang Aplikasi Dapodik di PC anda. Pastikan anda menginstall ulang Dapodik Versi terbaru yaitu versi 2017 B
  3. Sesudah selesai melakukan install ulang, silahkan anda lakukan sinkronisasi dapodik lagi
  4. Selanjutnya, lakukan generate prefill Nilai Rapor dengan menggunakan Security Kiss
  5. Simpanlah data prefill Rapor yang berhasil anda ke dalam data  C:\prefill_dapodik komputer anda
  6. Lakukan setting Dapodik melalui Menu Pengaturan> Kemudian Klik Prefill Rapor
  7. Maka lihatlah pasti nanti akan muncul keterangan "Registrasi Berhasil"

Sesudah ada keterangan yang berisikan bahwa registrasi berhasil, itu tandanya proses registrasi prefill nilai rapor anda sukses dilakukan.

Nah apabila anda mengalami masalah yang serupa dengan hal tersebut, maka lakukanlah langkah-
langkah di atas.

Demikianlah informasi mengenai Cara Mengatasi Registrasi Prefill Rapor Gagal karena Data Tidak Masuk yang bisa saya sampaikan kepada anda semuanya.

Tips Download Prefill Nilai Rapor 100% Berhasil



Setelah melakukan update Aplikasi Dapodik Versi 2017-B, operator sekolah harus melakukan generate prefill Nilai Rapor.

Prefill ini berguna untuk menampilkan data rapor di setiap sekolah. Selama prefill Nilai Rapor belum dipasang maka anda tidak akan bisa melakukan entri Nilai Rapor, US/USBN.

Mengenai mekanisme dan tahapan registrasi prefill Nilai Rapor sudah saya jelaskan pada artikel Cara Registrasi Data Prefill Nilai Rapor di Dapodik.

Selanjutnya saya disini akan berbagi informasi mengenai Tips Download Prefill Nilai Rapor 100%  Berhasil.

Mengapa saya menulis judul tersebut? Hal ini tak lain karena disebabkan adanya banyak kasus mengenai kegagalan saat ingin mendownload Prefill Nilai Rapor.

Tips Download Prefill Nilai Rapor 100%  Berhasil


Akibatnya, Aplikasi Dapodik belum bisa dimasuki data prefill nilai rapor. Sehingga proses pengentrian data juga belum bisa dilaksanakan.

Tentunya ini menjadi problem tersendiri yang harus segera dicarikan solusinya. Sebab proses pengentrian nilai tentu akan ada batas waktunya.

Terutama untuk pengentrian Nilai US/USBN. Mengingat untuk jenjang pendidikan SMA/SMK sederajat sudah selesai melaksanakan seluruh rangkaian UN dan USBN.

Nilai para peserta didik kelas XII haruslah segera diinputkan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya proses input nilai ini menggunakan Aplikasi Bio UN namun sekarang diganti dengan memakai Aplikasi Dapodik.

Maka dari itu, para operator Dapodik harus mengetahui dan memahami dengan benar mengenai Panduan entri nilai rapor, US/USBN di Dapodik.

Proses pengentrian harus sesuai dengan aturan yang telah diterapkan. Jangan sampai ada satu kesalahan yang nantinya dapat merugikan sekolah sendiri.

Tips Download Prefill Nilai Rapor 100%  Berhasil

Kali ini saya akan menerangkan tentang Tips Download Prefill Nilai Rapor 100%  Berhasil. Bagi anda yang sampai saat ini belum berhasil mengunduh prefill nilai rapor harus memperhatikannya dengan serius.

Ada beberapa tips yang akan saya bagikan kepada anda, dan nanti silahkan anda praktikkan langsung:

Gunakan Mozila Firefox

Entah apa penyebabnya, ketika saya mengakses website dapodikdasmen dengan menggunakan Google Chrome, menu Prefill Nilai Rapor tidak bisa tampil. Namun ketika menggunakan mozila firefox, bisa muncul.

Awalnya saya mengira hal ini terjadi pada laptop saya saja. Namun ternyata juga dialami oleh beberapa teman operator.  Dari sini saya menarik kesimpulan bahwa untuk bisa mengakses prefill nilai rapor sebaiknya gunakan web browser Mozila Firefox.

Data Usename, Password dan Kode Regitrasi Harus Valid

Untuk melakukan generate prefill nilai rapor, anda harus mengakses website dapodikdasmen. Silahkan nanti anda pilih menu Unduhan > Data Prefill > Prefill Nilai Rapor.

Klik Link pada Prefill Nilai Rapor tersebut, sehingga nanti anda akan dibawa menuju halaman generate prefill.

Di situ anda akan diminta untuk mengisi data Jenjang, Username, Password dan juga Kode Registrasi Sekolah. Isilah semua data tersebut dengan valid. Jangan sampai ada yang keliru. Karena akan mengakibatkan kegagalan.

Alternatif link

Ketika ingin mengunduh prefill nilai rapor, di website dapodikdasmen telah menyediakan 2 link. Apabila ketika anda menggunakan salah satu link dan dinyatakan Server sedang Sibuk, maka gunakanlah alternatif link yang kedua. Kemungkinan besar, banyak orang yang sedang mengakses link yang sama dengan anda, sehingga mengakibatkan server down.

Download saat Jam-Jam Sepi

Tips sederhana namun sangat berkhasiat adalah Download saat Jam-jam sepi. Maksudnya anda mengunduh data prefill nilai ketika banyak orang sedang tidak mengakses laman dapodidasmen.
Saya sendiri biasa melakukannya ketika waktu subuh. Dan terbukti, ketika saya melakukannya pada waktu tersebut proses unduh prefill berjalan dengan sangat lancar sekali.

Koneksi Internet yang Anda Gunakan Harus Stabil

Saat anda akan mengunduh data prefill nilai rapor, laptop haruslah terkoneksi dengan internet. Pastikan bahwa koneksi tersebut stabil.

Jangan sampai putus-putus, sebab ketika melakukan generate prefill kok jaringan internet terputus maka akan berakhir dengan kegagalan.

Maka gunakanlah jaringan internet yang paling stabil. Tentu yang faham mengenai hal ini adalah anda sendiri, sebab setiap daerah mempunyai tingkat kestabilan internet yang berbeda-beda.

Itulah beberapa Tips Download Prefill Nilai Rapor 100%  Berhasil. Ketika prefill nilai ini sudah dimasukkan ke dalam dapodik maka anda bisa memulai proses penginputan nilai.

Inga!!! Yang bertugas menginput nilai ialah masing-masing guru mata pelajaran dengan menggunakan Akun PTK.

Operator dapodik hanya bertugas, mempersiapkan data mapel sesuai dengan urutan yang tertera pada rapor peserta didik.

Cara Entri Nilai Rapor di Dapodik Jika PTK Tidak Aktif Lagi


Hai Sobat Operator Dapodikdasmen, bagaimana apakah anda sudah selesai mengerjakan entri data rapor? Jika belum maka segeralah untuk diselesaikan.

Sobat operator sekalian, kali ini saya akan membahas tema mengenai Cara Entri Nilai Rapor di Dapodik Jika PTK Tidak Aktif Lagi.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, pada Aplikasi Dapodik Versi 2017-B terdapat beberapa pembaruan, salah satunya adalah entri nilai rapor.

Setiap sekolah diwajibkan melakukan entri nilai rapor setiap peserta didik, mulai beberapa semester yang lalu. Susunan mapel nilai rapor di dapodik harus disesuaikan dengan yang ada pada rapor peserta didik.

Di dalam panduan singkat Aplikasi Dapodikdasmen dijelaskan, Jika untuk jenjang SMP dan SMA/SMK sederajat entri nilai dimulai semester 1. Sedangkan untuk pelaksana KTSP dimulai semester 3.

Cara Entri Nilai Rapor di Dapodik Jika PTK Tidak Aktif Lagi


Proses entri nilai dilakukan oleh Guru Mapel langsung dengan menggunakan Akun PTK masing-masing.

Lalu bagaimana jika, saat ini Guru Mapel sudah tidak mengajar lagi? Baik karena pensiun, meninggal dunia atau mutasi ke sekolah lain?

Siapakah yang harus mengentri nilai tersebut? 

Perlu anda pahami, meskipun guru tersebut sudah tidak aktif lagi, pengisian nilai rapor tetap harus dilakukan oleh guru tersebut.

Apakah tidak bisa diganti oleh guru mapel penggantinya?

TIDAK BISA. Sebab nilai mapel yang dientri akan sesuai dengan data pembelajaran di Aplikasi Dapodik pada waktu itu.

Hal ini bisa anda lihat ketika Mengatur Mapel Rapor di Dapodik, juga akan disertai nama guru yang bisa mengentri nilai tersebut. Sehingga tidak bisa digantikan oleh guru yang lain

Hal ini bukan berarti guru terkait harus ditangkan lagi ke sekolah. Melainkan operator sekolah mengaktifkan kembali guru yang sudah tidak aktif melalui Aplikasi Dapodik.

Tujuannya, untuk melihat dan mengetahui Akun PTK beserta password guru tersebut. Sehingga bisa dipergunakan untuk Login ke Aplikasi Dapodik memakai akun PTK.

Lalu bagaimana tahapan-tahapannya? Silahkan anda simak penjelasan berikut ini dengan seksama.

Cara Entri Nilai Rapor di Dapodik Jika PTK Tidak Aktif Lagi

  1. Pastikan guru yang tidak aktif sudah masuk ke Menu PTK Non Aktif di Aplikasi Dapodik
  2. Klik Menu PTK Non Aktif
  3. Cari data guru yang akan anda aktifkan kembali, Catat tanggal Mutasinya
  4. Aktifkan kembali data PTK tersebut dengan cara Klik Tombol Batalkan di Menu PTK Non Aktif. Maka secara otomatis data PTK Non Aktif tersebut akan kembali masuk ke Menu GTK. 
  5. Lihatlah pada Menu GTK, pastikan data Guru yang anda Batalkan Status Non Aktifnya sudah kembali Aktif. Jika di Menu GTK belum muncul nama guru tersebut, silahkan refresh PC anda
  6. Setelah data guru aktif kembali, Klik Tombol Ubah pada data GTK tersebut 
  7. Cari data emailnya. Silahkan anda catat karena email ini menjadi username untuk Login ke Aplikasi Dapodik
  8. Jika Sudah, atur ulang Password Akun PTK guru tersebut. (Ini cara yang mudah karena tidak mungkin menghubungi Guru tersebut secara langsung). Caranya, silahkan Klik Tombol Penugasan pada Data Guru tersebut. Kemudian Klik Tombol Buat/Ubah Akun PTK
  9. Masukkan data Password dan Konfirmasi Password yang baru. Kedua data tersebut harus sama, gunakan password yang mudah diingat saja. Setelah selesai Klik Tombol Simpan
  10. Setelah mengetahui email PTK dan mengubah passwordnya, maka silahkan anda Non Aktifkan kembali Guru tersebut.  Caranya Klik Tombol Penugasan, isilah data Keluar Karena dan Tanggal Keluar
  11. Sesuaikan Alasan Keluar dan Tanggal Keluar PTK tersebut sesuai dengan sedia kala
  12. Secara otomatis data Guru tersebut akan masuk kembali ke Menu PTK Non Aktif
  13. Silahkan anda logout dari Aplikasi Dapodik
  14. Lalu Login kembali dengan menggunakan Akun PTK yang sudah anda atur ulang tadi (Menggunakan Email yang anda salin dan password yang diatur ulang)

Nah bagaimana sangat mudah bukan? Pada dasarnya, Jika di sekolah anda terdapat guru yang sudah tidak aktif lagi, kita hanya perlu mengetahui Akun PTK-nya saja yang berupa email dan password.

Hal ini diperlukan untuk melakukan login ke dalam Aplikasi Dapodik menggunakan Akun GTK.

Lalu siapa yang mengisinya?

Secara teknis, hal ini bisa anda komunikasikan dengan guru mapel pengganti yang masih saat ini atau kepada Waka Kurikulum dan Kepala Sekolah.

Yang jelas, entri Nilai Rapor itu adalah tugas dari masing-masing Guru Mapel. Secara pribadi saya menganjurkan Guru Mapel pengganti yang mengentri nilai.

Janganlah semua tugas diserahkan kepada operator saja. Sebab tugas operator sudah sangat banyak sekali.
Dan perlu anda ketahui, tugas pendataan Dapodik bukan hanya berada di tangan operator saja, melainkan semua komponen sekolah termasuk guru tersebut.

Demikianlah informasi mengenai Cara Entri Nilai Rapor di Dapodik Jika PTK Tidak Aktif Lagi yang bisa saya sampaikan kepada anda sekalian.