Tampilkan posting dengan label GTK. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label GTK. Tampilkan semua posting

Panduan Membuat Komunitas Di SIM PKB Bagi Operator Dinas


Pada Tahun 2017 para guru harus masuk menjadi anggota komunitas dalam SIM PKB sebagai tindak lanjut dari program GP Moda Daring.

Fungsi SIM PKB saat ini sangat penting sekali, terutama bagi mereka yang sudah akan mengikuti sertifikasi guru. Sebab sekarang ini para guru sertifikasi diharuskan masuk dalam komunitas SIM PKB.

Lalu bagaimana cara membuat komunitas di SIM PKB?

Panduan Membuat Komunitas Di SIM PKB Bagi Operator Dinas


Pertanyaan tersebut pastilah banyak teman-teman guru tanyakan. Siapakah yang harus memmbuat komunitas itu?

Perlu anda ketahui, yang membuat komunitas di SIM PKB ada beberapa pihak yaitu dari operator dinas dan juga kelompok kerja (Pokja).

Artikel terkait: Panduan Registrasi Guru di SIM PKB

Nah pada postingan kali ini saya akan memberikan informasi mengenai Panduan Membuat Komunitas Di SIM PKB Bagi Operator Dinas.

Bagaimana sih caranya?

Oke langsung saja silahkan perhatikan langkah-langkah berikut ini dengan seksama ya. Oh ya, agar tidak tegang silahkan buat kopi dahulu ya kawan hehe

  • Bukalah laman website SIM PKB di alamat sim.gurupembelajar.id
  • Klik kiri satu kali pada Menu “Komunitas GTK” yang letaknya berada di sebelah kanan paling bawah
  • Kemudian akan muncul tampilan menu “Pilih Tipe & Wilayah Komunitas”
  • Pilihlah komunitas yang ada pada pada pilihan Tipe Komunitas. Ada beberapa pilihan yang tersedia yaitu, Gugus TK, KKG SD, MGMP SMP, MGBK, KKS TK, KKS SD, MKKS SMP, KKPS dan MKPS. Silahkan pilih salah satu ya
  • Setelah itu kemudian klik kiri satu kali pada Tombol Pilih yang berada di kanan bawah
  • Klik kiri satu kali pada Tombol Plus (+) Berwarna Merah di kanan bawah
  • Lalu akan muncul sebuah tampilan Menu untuk melengkapi Informasi Komunitas Baru Anda
  • Pilih Mata Pelajaran dengan klik Menu Mata Pelajaran di samping Menu Tipe Komunitas
  • Kemudian isikanlah No SK, Tanggal SK, dan Upload SK anda
  • Silahkan Tentukan Sekolah dan Ketua Komunitas lewat Menu “Pilih Sekolah” dan Menu “Pilih Ketua” yang berada di bawahnya
  • Kemudian pilihlah Sekolah yang akan digunakan oleh Komunitas dan klik kiri satu kali pada Tombol Simpan
  • Selanjutnya silahkan pilih Ketua Komunitas, setelah selesai klik kiri satu kali Tombol Simpan
  • Sesudah lengkapilah semua isian yang harus diisi lalu klik kiri satu kali pada Tombol Simpan
  • Apabila berhasil maka Komunitas baru akan sudah tampil di dalam SIM PKB seperti gambar di atas
  • Kemudian lanjutkan dengan melakukan cetak pada akun Ketua Komunitas dengan cara menekan Tombol Cetak yang berada di sebelah kanan
  • Silahkan Cetak ke PDF atau di print out.
  • Selesai, Komunitas di SIM PKB berhasil dibuat

Coba segera saja anda praktikkan ya kawan. Jika ada masalah silahkan di share melalui blog ini. Demikianlah informasi mengenai Panduan Membuat Komunitas Di SIM PKB Bagi Operator Dinas yang bisa kami sampaikan untuk anda semuanya.

Panduan Registrasi Guru di SIM PKB

Pada artikel sebelumnya saya telah membahas mengenai Tanya Jawab Seputar SIM PKB, yang isinya mengenai permasalahan dan solusi mengenai berbagai hal dalam SIM PKB.

Kali ini saya akan membahas tentang Panduan Registrasi Guru di SIM PKB. Semua guru haruslah memahami dan mengerti tahap ini.

Panduan Registrasi Guru di SIM PKB


Sebab, registrasi merupakan tahap yang sangat penting sekali. Dari proses registrasi inilah nantinya seorang guru bisa menjadi anggota atau masuk ke dalam Aplikasi SIM PKB.

Tanpa melalui proses registrasi, seorang guru tidak akan bisa bergabung di SIM PKB. Maka dari itu anda harus benar-benar memahami tahap ini.

Untuk melakukan proses registrasi, memang diperlukan beberapa langkah yang terbilang cukup banyak. Anda harus melalui satu per satu langkah tersebut akan proses registrasi berjalan dengan benar dan sukses.

Oleh karenanya silahkan anda baca baik-baik panduan berikut ini ya.

Panduan Registrasi Guru di SIM PKB


  • Bukalah website sim.gurupembelajar.id di browser anda
  • Kemudian klik pada Tombol Registrasi Akun yang berada di pojok kanan bawah
  • Kemudian klik pada Tombol Cari Nomor UKG yang berada di pojok kanan bawah
  • Lalu Isilah data Propinsi, Kab./Kota, dan Nama anda masing-masing
  • Kemudian klik pada Tombol “Cari GTK”
  • Apabila berhasil, maka selanjutnya akan tampil nama yang anda cari
  • Periksalah terlebih dahulu Nama dan Instansi Sekolah
  • Apabila data sudah betul, maka silahkan catat dengan benar No UKG anda
  • Sesudah itu, klik pada Tombol “Kembali Ke Login” yang berada di pojok kiri bawah
  • Masukkan Nomor UKG yang anda catat tadi dan juga Tanggal Lahir
  • Kemudian klik pada Kotak yang berada di sebelah tulisan “Saya Bukan Robot”
  • Pada tampilan tersebut, anda akan diminta agar mengikuti perintah yang terdapat pada layar yang muncul (sebagai kode keamanan)
  • Sesudah Kotak berhasil Tercetang, Kemudian klik pada Tombol “REGISTER”
  • Maka akan tampil notifikasi Persetujuan di layar anda, klik pada Tombol “SETUJU”
  • Kemudian muncul sebuah tampilan untuk mencetak Akun anda ke dalam Format  file .PDF
  • Klik pada tombol “simpan”
  • Silahkan anda kembali menuju ke halaman awal Login
  • Isikanlah No UKG dan Password yang anda peroleh ketuka mencetak akun tadi
  • Kemudian klik pada Tombol “Login”
  • Apabila dinyatakan berhasil, maka anda akan masuk ke dalam Halaman “Verifikasi Data”
  • Silahkan anda periksa dengan benar data Instansi Sekolah, Mapel, dan Jenjang Sekolah
  • Apabila terdapat perubahan Instansi Sekolah, maka silahkan klik pada Tombol “Pensil” yang berada di kotak yang berisikan data Instansi Sekolah
  • Maka Kemudian akan muncul tampilan Menu “Pilih Sekolah”, dan selanjutnya silahkan anda memilih sekolah yang menjadi tempat anda mengajar sekarang
  • Kemudian klik pada Tombol “Simpan”
  • Apabila terdapat perubahan Mapel, maka silahkan klik pada Tombol “Pensil” yang berada di kotak yang berisi data Mapel
  • Maka akan muncul tampilan “VerVal Sekolah Induk & Mapel PTK”, dan silahkan anda memilih Mapel yang anda ajarkan di sekolah saat ini
  • Setela sesuai Kemudian klik pada Tombol “Simpan”
Setelah semua data diverifikasi dan diperbaiki, silahkan anda klik Tombol “Simpan”
Demikianlah informasi mengenai Panduan Registrasi Guru di SIM PKB yang dapat kami sampaikan kepada anda semuanya.

Cara Mudah Aktivasi Akun Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG)

Bagi anda kawan-kawan guru yang menjadi peserta sertifikasi guru tahun 2017 pasti sekarang sedang sibuk-sibuknya menyiapkan segala keperluan.

Memang, mempersiapkan segalanya sejak awal adalah langkah yang benar, supaya nanti dalam pelaksanaan kegiatan sertifikasi anda tidak bingung lagi menyiapkan segalanya.

Salah satu persiapan yang wajib dilaksanakan oleh para calon peserta sertifikasi guru ialah melakukan aktivasi terhadap akun di website Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG).

Aktivasi akun KSG ini dilakukan secara online, karena aplikasi berbasis pada website. Lalu apa alamat websitenya?

Perlu anda ketahui bersama bahwa website KSG Tahun 2017 ini merupakan sebuah aplikasi yang berbasiskan pada website dan memiliki fungsi sebagai media/alat komunikasi untuk penyelenggaraan sertifikasi guru di indonesia

Cara Mudah Aktivasi Akun Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG)


Alamat Website KSG yakni https://ksg.kemdikbud.go.id namun saat ini alamat tersebut sudah dialihkan menuju ke alamat barunya yaitu http://103.23.100.73/pkondisi/login.

Pertanyaan selanjutnya yang muncul ialah bagaimana Cara Melakukan Aktivasi Akun KSG?

Caranya sebenarnya tidaklah terlalu sulit, anda cukup melakukan beberapa langkah saja nanti akun anda akan teraktivasi. Agar lebih jelasnya, silahkan anda simak penjelasan di bawah ini.

Artikel: Mekanisme Pendaftaran Peserta Sergur Jalur Prestasi

Cara Mudah Aktivasi Akun Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG)


Agar bisa masuk ke dalam website Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) anda harus terlebih dahulu melakukan aktivasi terhadap akun anda masing-masing, serta melakukan pendaftaran.

Untuk bahan persiapan aktivasi akun KSG, maka perlu anda ketahui semua bahwa username yang dipakai dalam akun KSG ilah nomor peserta yang terdapat di dalam format A1 sertifikasi guru.

Adapun kode aktivasi dapat anda peroleh melalui admin dinas pendidikan Kabupaten/Kota di aman anda berada.

Mengenai Cara aktivasi akun calon sergur 2017 ialah sebagai berikut:
  • Silahkan buka browser Internet di PC anda (Pakai Google Chrome/Mozila Fire fox saja ya)
  • Kemudian masukkanlah alamat website Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) yaitu http://103.23.100.73/pkondisi/login setelah anda masukkan selanjutnya tekan Tombol Enter di keybord anda
  • Pada laman utama website ksg.kemdikbud.go.id anda masukkan saja nomor peserta dan juga kode aktivasi yang diperoleh dari admin dinas pendidikan setempat. Jangan sampai salah ya, harus benar-benar valid. (Silahkan anda lihat pada gambar nomor 1 di atas)
  • Selanjutnya klik tombol login berwarna biru yang berada di bawahnya
  • Apabila aktivasi akun anda dinyatakan berhasil maka akan anda tampilan menu Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) yang berisi Profil, Perbarui Informasi, Ubah Sandi, Nama, E-mail, Dibuat pada, dan Terakhir diperbarui. (Silahkan anda lihat pada gambar nomor 2 di atas)
  • Selesai. Aktivasi akun KSG berhasil dilakukan
Usahakan ya kawan, semua persyaratan harus anda siapkan sejak sekarang. Jangan menunggu nanti-nanti. Oh ya, selalu pantau terus perkembangan informasi mengenai sertifikasi guru Tahun 2017 agar anda tidak ketinggalan informasi.

Demikianlah informasi mengenai Cara Mudah Aktivasi Akun Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) yang bisa kami sampaikan untuk anda semuanya.

Mekanisme Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru Jalur Prestasi

Mekanisme Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru Jalur Prestasi - Di dalam rangka untuk memberikan penghargaan kepada para guru yang mempunyai prestasi dalam bidang pendidikan baik dari dalam negeri ataupun luar negeri, maka Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan membuka kesempatan bagi para guru berprestasi guna mengikuti Sertifikasi Guru Jalur Prestasi Tahun 2017.

Adapun sasaran para peserta sertifikasi guru jalur prestasi ialah para guru dari di seluruh jenjang dan jenis pendidikan.

Mekanisme Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru Jalur Prestasi


Kuota sertifikasi guru jalur prestasi tahun 2017 ini disiapkan sejumlah 100 orang guru. Kesempatan ini terbuka untuk semua guru berprestasi.

Maka dari itu, bagi para guru yang telah memenuhi syarat diharapkan segera mengirimkan berkas ke alamat email pkpkkdikmen@gmail.com sebelum pada Hari Jum’at Tanggal 9 Juli 2017.

Kriteria Guru yang Bisa Mendaftaran Sertifikasi Guru Jalur Prestasi


Adapun Kriteria Guru yang Bisa Mendaftaran Sertifikasi Guru Jalur Prestasi adalah sebagai berikut:
  1. Guru yang berprestasi di tingkat nasional yang memperoleh peringkat 1-3
  2. Guru yang memenangkan lomba inovasi dan Pembelajaran yang memperoleh peringkat 1-3
  3. Guru yang memenangkan Olimpiade Guru di Tingkat Nasional yang memperoleh peringkat 1-3
  4. Guru yang pernah menjadi seorang pembicara pada Seminar tingkat Internasional
  5. Guru yang memperoleh penghargaan tingkat Internasional di bidang pendidikan
  6. Guru yang memperoleh penghargaan di bidang penghargaan dari sebuah lembaga Non Pemerintah

Syarat Peserta Sertifikasi Guru Jalur Prestasi


Guru berada di bawah naungan dari Kemendikbud yang belum mempunyai sertifikat pendidik
Mempunyai NUPTK
  1. Mempunyai kualifikasi akademik tingkat Sarjana (S-1)  atau D-IV yang berasal dari perguruan tinggi yang mempunyai Prodi yang sudah terakreditasi/minimal mempunyai izin penyelenggaraan
  2. Mempunyai status sebagai seorang Guru Tetap dengan dibuktikan SK Guru PNS/Guru Tetap. Bagi Guru tetap dari sekolah swasta dibuktikan dengan SK GTY minimal 2 Tahun terakhir berturut-turut di Yayasan yang sama dan Akte Notaris pendirian Yayasan dari Kemenkumham. Adapun Guru Tetap bukan PNS dari Sekolah Negeri harus mempunyai SK Pengangkatan sebagai Guru Honor Tetap yang gajiinya dari APBD dari para pejabat yang berwenang (Bupati/Walikota/Gubernur) minimal ialah 2 tahun terakhir secara berturut-turut
  3. Masih aktif mengajar dengan dibuktikan mempunyai SK Pembagian Tugas Mengajar  dari Kepsek 2 Tahun terakhir (bagi para guru yang linier kualifikasi akdemiknya dengan bidang studi sertifikasi melampirkan sertifikat terakhir)
  4. Belum memasuki usia 60 tahun pada tanggal 1 Januari 2018
  5. Sudah mengikuti UKG Tahun 2015
  6. Sehat secara jasmani dengan dibuktikan surat keterangan sehat yang berasal dari dokter pemerintah

Artikel Terkait: Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair

Dokumen yang Dipersiapkan


Adapun Dokumen yang Dipersiapkan untuk mendaftar Sertifikasi Guru Jalur Prestasi adalah sebagai berikut:
  1. Formulir Pendaftaran
  2. Fc Ijazah S-1/D-IV, dan juga ijazah S-2 dan S-3 (bagi yang mempunyai) dan disahkan oleh pihak perguruan tinggi yang mengeluarkan
  3. Fc SK sebagai seorang Guru, mulai dari SK Pengangkatan pertama sampai dengan SK terakhir yang harus dilegalisir pihak atasan langsung/pejabat yang terkait
  4. Fc SK Mengajar minimal adalah 2 tahun terkahir dari Kepsek yang dilegalisir oleh pihak atasan
  5. SK Pengangkatan terakhir (untuk Guru PNS) yang dilegalisir oleh pihak atasan secara langsung/pejabat yang terkait
  6. Fc Sertifikat Prestasi misalnya adalah Guru yang berprestasi di tingkat nasional yang memperoleh peringkat 1-3
  7. Guru yang memenangkan lomba inovasi dan Pembelajaran yang memperoleh peringkat 1-3, Guru yang memenangkan Olimpiade Guru di Tingkat Nasional yang memperoleh peringkat 1-3, Guru yang pernah menjadi seorang pembicara pada Seminar tingkat Internasional, Guru yang memperoleh penghargaan tingkat Internasional di bidang pendidikan

Proses Pendaftaran Sertifikasi Guru Jalur Prestasi


Adapun Proses Pendaftaran Sertifikasi Guru Jalur Prestasi adalah sebagai berikut:
  1. Guru mengirimkan scan berbagai dokumen asli/bukan fotocopy (seperti di atas) melalui email dengan alamat pkpkkdikmen@gmail.com paling lambat ialah pada hari Jum’at, 9 Juli 2017
  2. Tim dari Pusat akan melakukan verifikasi terhadap dokumen dan mengumumkan hasil dari verifikasi tersebut melalui email masing-masing
  3. Bagi guru yang lolos verifikasi harus mengumpulkan dokumen persyaratan kepada LPMP setempat guna dilakukan verifikasi ulang
  4. LPMP akan melakukan Verifikasi sesuai dengan prosedur yang ada pada pedoman penataan peserta sertifikasi guru (sesuai Buku 1) dan akan mengirimkan Format A1 untuk mereka yang lolos verifikasi dokumen kepada Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangannya
  5. Format A1 kemudian ditandatangani oleh pihak Dinas Pendidikan lalu dikirimkan kepada LPMP guna digabungkan dengan dokumen persyaratan lain untuk selanjutnya dikirimkan kepada LPTK

Jadwal Pendaftaran Sertifikasi Guru Jalur Prestasi 


Adapun Jadwal Pendaftaran Sertifikasi Guru Jalur Prestasi  adalah sebagai berikut:
  • Pengiriman scan dokumen lewat email paling lambat ialah tanggal 7 Juli 2017]
  • Verifikasi dokumen dari pihak pusat pada tanggal 4-8 Juli 2017
  • Pengumuman Calon peserta yang lolos verifikasi pada tanggal 10 Juli 2017
  • Pengiriman dokumen kepada pihak LPMP pada tanggal 10-17 Juli 2017
  • Verifikasi dokumen oleh pihak LPMP pada tanggal 12-19 Juli 2017
  • Pengumuman para peserta PLPG Jalur Prestasi pada tanggal 20 Juli 2017
  • Pengiriman Format A1 oleh pihak LPMP kepada Dinas Pendidikan pada tanggal 20-22 Juli 2017
  • Pengiriman dokumen kepada LPTK yang ditunjuk pada tanggal 25-29 Juli 2017 

Adapun Formulir Pendaftaran Sertifikasi Guru Jalur Prestasi adalah sebagai berikut:

Mekanisme Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru Jalur Prestasi


Demikianlah informasi mengenai Mekanisme Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru Jalur Prestasi yang dapat kami sampaikan.

Tunjangan Profesi Guru (Sertfikasi) Non PNS 2017 Cair Senin Besok

Sertifikasi Guru 2017 Kapan Cair?

Pertanyaan tersebut banyak diutarakan olehp para guru sertfikasi, terutama bagi mereka para Guru Non PNS. Sebab hingga saat ini, TPG tersebut belum juga turun.

Padahal data di Info GTK sudah menunjukkan semuanya valid. Harusnya dana sertifikasi bisa segera cair ke rekening guru.

Tunjangan Profesi Guru (Sertfikasi) Non PNS 2017 Cair Senin Besok


Tentu kondisi tersebut membuat banyak guru merasa was-was dan khawatir. Jangan-jangan sertifikasi untuk tahun ini tidak bisa cair.

Namun anda tidak perlu khawatir, sebab menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri ada kabar bahagia mengenai Pencairan sertifikasi guru 2017.

Apa kabar bahagia tersebut?

Dilansir dari Blog Aina Mulyana, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia menyebutkan, Tunjangan Profesi Guru/Sertifikasi untuk guru bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) cair pada pekan ini.

Pemerintah akan mempercepat proses pencairan TPG lantaran mendekati momentum perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Direktur Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud Bapak Sumarna Surapranata menjelaskan bahwa TPG seharusnya cair pada bulan Juli  yang akan datang.

Pihaknya menargetkan, maksimal pencairan dana TPG yaitu pada hari Senin atau Selasa pekan depan.  Jadi Inysa Allah Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi para guru Non-PNS Cair Senin Depan

"TPG Guru non-PNS pada minggu ini sudah cair duitnya," katanya di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, pada Jumat, 16 Juni 2017.

Ia juga berharap, dengan adanya percepatan pencairan ini bisa memantik pemerintah daerah agar melakukan hal serupa terhadap para guru PNS.

Seperti yang diketahui bahwa Pemerintah telah menganggarkan total Rp 2,8 triliun guna untuk tunjangan 216.857 guru bukan PNS. Anggaran tersebut dialokasikan di dalam empat kali pencairan. (sumber dari republika)

Nah, kabar itu tentunya menjadi angina segar tersendiri bagi para guru Non PNS. Sebab tunjangan yang dinanti-nantikan akan segera cair.

Apalagi menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri, berbagai kebutuhan pokok pasti harganya merangkak naik. Sehingga dengan cairnya TPG tersebut, bisa membantu para guru untuk memenuhi kebutuhannya.

Memang perlu disadari, tingkat kesejahteraan ekonomi guru, terutama untuk Non PNS masih sangat rendah sekali. Jadi sangat wajar, jika sertifikasi guru menjadi harapan tersendiri guna memperbaiki tingkat kesejahteraan mereka.

Namun untuk bisa memdapatkan sertifikasi, bukanlah perkara mudah. Ada berbagai macam persyaratan dan mekanisme yang harus dipenuhi agar seorang guru bisa memperoleh sertifikat sebagai pendidik,

Ketika telah mendapatkan sertifikat pendidik itu pun belum selesai. Para guru juga harus memenuhi persyaratan agar dana sertifikasi bisa cair.

Mudah-mudahan untuk ke depannya kesejahteraan para guru di Indonesia bisa semakin baik. Saya ucapkan Selamat untuk para guru non PNS yang dana sertifikasinya cair. Mudah-mudahan dana TPG untuk Tahun 2017 ini bisa cair mulai pada Senin Depan dengan baik.

Demikianlah informasi mengenai Tunjangan Profesi Guru (Sertfikasi) Non Pns Cair Senin Depan yang bisa kami sampaikan untuk anda semuanya.

Tanya Jawab Seputar SIM PKB Guru Pembelajar yang Harus Dipahami

Seperti yang telah kami informasikan sebelumnya, bahwa mulai tahun ini Program GP Moda Daring telah digantikan dengan SIM PKB.

Agar lebih jeasnya silahkan anda baca Cara Mendaftar Komunitas SIM PKB dan juga Cara verval data SIM PKB.

Adanya program baru tersebut, muncul beberapa perubahan aturan dan kebijakan. Untuk itu kali ini saya akan memberikan penjelasan terkait dengan Tanya Jawab Seputar SIM PKB Guru Pembelajar yang Harus Dipahami.



Pertanyaan sekaligus jawab ini bersumber dari BUKU SAKU GURU PKB. Sehingga memang sesuai dengan pedoman yang berlaku.

Daftar Pertanyaan Seputar SIM PKB Guru Pembelajar yang Harus Dipahami


Ada 10 Daftar Pertanyaan utama dalam SIM PKB yang wajib anda ketahui, saya akan membahasnya satu per satu di bawah ini:

1. Apa Itu Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan?


Yang dimaksud dengan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan adalah sebuah program yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru, khususnya demi mengembangkan keterampilan instruksional dan pengetahuan terhadap konten pembelajaran yang diampu oleh guru tersebut.

2. Siapa Sajakah yang Bisa Mengikuti Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan?


Guru yang bisa mengikuti Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan ialah para guru yang:
  • Profil dari hasil UKG-nya menunjukkan ada 3-10 sepuluh kelompok kompetensi yang nilainya di bawah KCM, yaitu 65. apabila guru tersebut belum melaksanakan UKG atau sudah melaksanakan UKG tetapi dengan mata pelajaran/paket keahlian/jenjang yang tidak sesuai, maka guru itu diwajibkan untuk melaksanakan tes awal dengan memakai sistem UKG.
  • Telah terdaftar di dalam Komunitas GTK di dalam Sistem Informasi Manajemen (SIM) Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.
  • Berada di daerah yang mempunyai akses/jaringan internet (khusus bagi para peserta yang mengikuti Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan moda daring dan daring kombinasi).
  • Menyatakan bersedia melakukan kegiatan pembelajaran dengan kemauan dan komitmen yang tinggi. Sebab dalam Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan mengharuskan para peserta untuk menyelesaikan setidaknya ialah 2 kelompok kompetensi yang memiliki nilai paling rendah di dalam satu tahun program berjalan atau 2 modul prioritas yang telah ditentukan dengan menggunakan moda yang sudah ditentukan oleh pihak penyelenggara Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dalam kurun waktu 1 (satu) tahun.

3. Apa yang dimaksud dengan SIM PKB?


SIM PKB adalah sebuah Sistem Informasi Manajemen yang akan dipergunakan pada Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. SIM PKB ialah suatu alat yang menghasilkan informasi guna melakukan pengelolaan data dan juga sebagai pusat pengaturan terhadap layanan untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.

4. Apa Alamat Resmi Website SIM PKB?


Alamat resmi Website SIM PKB adalah : sim.gurupembelajar.id

5. Bagaimana Cara Supaya Guru Bisa Mendapatkan Akun SIM PKB?


A. Bagi Guru yang telah melaksanakan UKG TAHUN 2015 


Penerbitan akun untuk guru yang telah melaksanakan UKG Tahun 2015 bisa dilakukan dengan cara Registrasi Akun di website SIM PKB. Adapun tahap-tahapnya adalah sebagai berikut:
  • Silahkan Pilihlah menu Registrasi Akun
  • Masukkan data Nomor Peserta UKG Tahun 2015 dan juga Tanggal Lahir Anda
  • Klik pada kotak kecil yang berisi keterangan Saya bukan robot
  • Klik Tombol Register


B. Bagi Guru yang Belum Melaksanakan UKG 


Penerbitan akun bagi guru yang belum melaksanakan UKG bisa dilakukan dengan carra sebagai berikut:
  • Silahkan Pilihlah menu Registrasi Akun
  • Lalu Pilih menu Cari No. UKG
  • Pilihlah nama Provinsi, Kota/Kabupaten di mana anda berada, dan juga masukkan Nama lengkap Anda
  • Klik Tombol Cari GTK
  • Carilah Nama dan Instansi/Sekolah Anda, lalu Catat Nomor Peserta UKG Anda
Kemudian lakukanlah Registrasi Akun seperti di atas.

6. Bagaimana Jika Guru Lupa Password Akun SIM PKB?


Apabila Anda lupa password akun di SIM PKB, maka bisa menghubungi 3 pihak berikut ini guna dilakukan RESET PASSWORD yang lama. Ketiga pihak tersebut adalah:
  • Ketua Komunitas Anda
  • Operator dari Dinas Kabupaten/Kota/Provinsi Setempat
  • Admin dari UPT (P4TK/LP3TK)

7. Mengapa Guru Wajib Melakukan Verifikasi Dan Validasi (VerVal) Sekolah Induk Dan Mapel di SIM PKB?


Seluruh guru diharuskan untuk melakukan VerVal Sakolah Induk dan Mata Pelajaran di SIM PKB. Ini dilakukan guna untuk memastikkan agar tidak terjadi ketidaksesuaian/salah jenjang/mapel ketika melaksanakan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.

Adapun langkah-langkah melaukan VerVal Sakolah Induk dan Mata Pelajaran di SIM PKB adalah sebagai berikut:
  • Guru melakukan login ke dalam SIM PKB
  • Ketika login, Anda akan langsung diminta untuk melaksanakan verval Sekolah Induk dan mata pelajaran dahulu
  • Apabila Sekolah Induk dan Mapel SUDAH SESUAI, maka Anda bisa langsung meng-klik Tombol SIMPAN
  • Apabila Sekolah Induk dan Mata pelajaran TIDAK SESUAI, maka Anda bisa melakukan pemutakhiran terhadap data seperti yang akan dijelaskan pada poin 8 di bawah ini.

8. Bagaimanakah Caranya Melakukan Pemutakhiran/Perubahan Data Sekolah Induk dan Mapel di SIM PKB?


Apabila Anda menemukan bahwa jenjang/mapel yang tercantum di dalam SIM PKB tidak sesuai dengan mapel yang harus Anda ajarkan di dalam sekolah, maka Anda bisa melakukan pemutakhiran terhadap data di SIM PKB dengan cara sebagai berikut:

A. Pemutakhiran Data Profil Satminkal Guru


Adapaun Cara Pemutakhiran Data Profil Satminkal Guru adalah sebagai berikut:
  • Silahkan Klik pada ikon pensil yang berada di kolom Sekolah induk/satminkal
  • Kemudian Pilih nama sekolah induk/satminkal saat ini. Agar muda dalam mencari satminkal, silahkan ketikkan nama sekolah pada menu pencarian
  • Klik Tombol SIMPAN.

B. Pemutakhiran Data Profil Mata Pelajaran Guru


Adapun Pemutakhiran Data Profil Mata Pelajaran Guru adalah sebagai berikut:
  • Klik pada ikon pensil yang berada kolom Mata Pelajaran
  • Kemudian Pilihlah Mapel yang menjadi bidang ajar anda saat ini
  • Klik Tombol Pilih
  • Klik Tombol SIMPAN
  • Apabila melakukan perubahan terhadap data jenjang/mapel di dalam SIM PKB, maka nanti saat Anda menekan tombol SIMPAN akan tapil sebuah kotak informasi yang isinya, “Klik Tombol CETAK guna untuk mencetak SURAT PENGAJUAN PERUBAHAN DATA PTK”.

Apabila Anda melakukan perubahan terhadap jenjang/mapel, maka harus:
  • WAJIB MELAPORKAN ke pada pihak Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi setempat dengan cara menghubungi pihak Operator Dinas SIM dan juga membawa serta SURAT PENGAJUAN PERUBAHAN DATA yang telah anda cetak melalui SIM PKB.
  • Perubahan data yang anda laksanakan baru dinyatakan SELESAI apabila pihak Dinas Pendidikan sudah menyetujui perubahan data yang Anda laksanakan itu melalui SIM PKB, dan telah memberikan sebuah TANDA BUKTI PERSETUJUAN PERUBAHAN DATA.

Ketika melakukan pemutakhiran data sekolah induk/satminkal atau Mata Pelajaran, Anda harus memmperhatikan beberapa hal berikut:
  • Apabila Guru pindah sekolah ke luar wilayah yang sebelumnya guru berada (misalah berbeda kota/kab/provinsi sebelumnya), atau juga pindah dari sekolah menuju ke jenjang yang berbeda, dan telah terdaftar di dalam sebuah Pokja di wilayah/jenjang lamanya, maka Guru terkait wajib untuk meminta kepada Ketua Pokja lama agar mengeluarkannya dari pokja lamanya tersebut.
  • Sistem secara otomatis akan mendeteksi jika ada perubahan terhadap jenjang, dan sistem akan meminta kepada guru terkait untuk melakukan pemutakhiran terhadap Mata Pelajaran.

9. Siapa Sajakah Yang Wajib Melaksanakan Tes Awal?


Tes Awal adalah sebuah ujian kompetensi yang dilaksanakan guna medapatkan Profil Kompetensi Guru.
Tes Awal ini WAJIB diikuti oleh para guru yang :
  • Belum mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) Tahun 2015
  • Melakukan pemutakhiran terhadap Jenjang & Mata Pelajaran

Catatan Penting:

Apabila ada seorang guru yang telah mempunyai status Mentor/IN di dalam SIM PKB dan dia melakukan perubahan terhadap jenjang/mapel dan melaksanakan Tes Awal, secara otomatis statusnya sebagai Mentor/IN guru terkait di dalam SIM PKB akan direset.

10. Bagaimana Bila Proses Pengajuan Perubahan Data yang Dilakukan TIDAK Disetujui Oleh Pihak Dinas Pendidikan?


Apabila pihak Dinas Pendidikan TIDAK menyetujui pengajuan perubahan data yang Anda lakukan, maka anda akan diminta untuk melakukan pembatalan terhadap ajuan dengan cara klik tombol Batal Ajuan di dalam box yang tampil di halaman beranda.

Demikianlah informasi mengenai Tanya Jawab Seputar SIM PKB Guru Pembelajar yang Harus Dipahami yang bisa kami sampaikan kepada anda semuanya.

Cara Verval Data di SIM PKB

Beberapa waktu yang lalu saya telah memposting sebuah artikel tentang Cara Mendaftar Komunitas SIM PKB. Bagi anda yang belum tahu, silahkan membacanya terlebih dahulu ya.

Terutama bagi anda yang mengikuti Program Guru Pembelajar (GP) Moda Daring. Sebab SIM PKB merupakan pengganti dan tindak lanjut dari program GP Moda Daring.

Salah satu hal penting yang harus dilakukan ketika mendaftar SIM PKB adala Verifikasi dan Validasi (VerVal) Data di SIM PKB. Hal ini wajib dilakukan supaya dapat melakukan registrasi ke dalam komunitas.

Cara Verval Data di SIM PKB


Bagi Bapak/Ibu Guru yang bertugas menjadi Instruktur GP Moda Daring maupun Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), diharapkan supaya memberikan informasi kepada rekan-rekan guru yang lain agar segera melakukan verval data masing-masing di SIM PKB yang dulu dikenal dengan SIM GP Moda Daring.

Perlu anda ketahui bersama, supaya bisa mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PKB (yang dahulu bernama GP/Guru Pembelajar), masing-masing wajib masuk terlebih dahulu ke dalam komunitas.

Mereka harus mendaftarkan diri ke dalam komunitas melalui wesbsite www.sim.gurupembelajar.id atau juga bisa menggunakan www.simpkb.id (saya anjurkan menggunakan website simpkb saja) melalui dinas pendidikan Kabupaten/Kota setempat.

Adapun Komunitas yang dimaksud ialah KKG untuk guru jenjang SD, MGMP untuk para guru Mata Pelajaran (Mapel), dan Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) untuk para guru BK.

Sesudah anda resmi terdaftar ke dalam komunitas, maka selanjutnya setiap Ketua Komunitas akan menambahkan para anggota di dalam komunitasnya. Kemudian mencetak hasil dari "Surat Pemberitahuan Akses Layanan" yang kemudian akan diserahkan kepada setiap anggota komunitas untuk digunakan login ke dalam akunnya masing-masing.

Nah maka dari itu segera saja ya, anda melakukan verval Data SIM PKB. Silahkan berkoordinasi dengan ketua komunitas guru sesuai jenjang pendidikan yang anda ampu.  Sebab program SIM PKB 2017 memang berbasis kepada Komunitas Guru/Pokja (KKG/MGMP.

Lantas, Bagaimana Cara Verval Data di SIM PKB untuk guru pembelajar?

VerVal data SIM PKB ini dilakukan dalam rangka untuk persiapan pelaksanaan PKB Guru pada Tahun 2017. Sehingga sifatnya harus dilakukan

Adapun tahap-tahap melakukan verifikasi dan validasi data SIM PKB adalah sebagai berikut:

  • Pertama bukawebsite Guru Pembelajar di alamat https://sim.gurupembelajar.id/
  • Di halaman Login Guru Pembelajar silahkan Klik Tombol Registrasi Akun yang berada di bawah Tombol Login
  • Lalu Klik Tombol “Cari No UKG” atau anda juga bisa langsung menuju link berikut ini: https://app.simpkb.id/akun/ptk
  • Pilihlah Propinsi dan Kota di mana anda mengajar, kemudian ketik nama guru
  • Bagi para Guru yang belum melakukan UKG mempunyai Nomor UKG yang diawali dengan angka 2016
  • Apabila Nomor UKG telah berhasil ditemukan, lalu klik Tombol “Kembali ke Login”
  • Klik Tombol “Registrasi Akun”
  • Masukanlah Nomor UKG dan tempat lahir, kemudian silahkan cetak akun anda
  • Selesai. Proses Verval Data SIM PKB berhasil dilakukan.

Sesudah anda memiliki akun, silahkan melakukan login dan seger perbarui data profil guru yang sesuai dengan kondisi sekarang ini.

Untuk pelaksanaan Tes Awal kemungkinan besar akan dilkasanakan pada bulan juni, namun sampai saat ini belum pasti apakah pelaksanaannya di awal atau akhir bulan.

Jadi sesudah tanggal 31 Mei anda masih tetap bisa memasukkan anggota ke dalam komunitas. Ini dilakukan untuk jaga-jaga saja lantaran jadwalnya belum pelaksanaannya belum pasti. Sehingga alangkah baiknya jika anda segera saja melakukan verifikasi dan validasi data SIM PKB. Terutama bagi anda yang belum melakukan UKG atau telah ganti Mata Pelajaran. Sebab ini ini merupakan informasi resmi dari p4tk.

Sekian informasi mengenai Cara Verval Data di SIM PKB yang benar. Ingat ya, segera saja lakukan verval data diri anda.

PPG Pra Jabatan Bersubsidi Gelombang 2 Tahun 2017 Resmi Dibuka. Pendaftaran Sampai 12 Juni 2017


Program Pendidikan Guru (PPG) Pra Jabatan Bersubsidi Gelombang 2 Tahun 2017 Resmi dibuka. Bagi anda yang berminat segeralah mendaftar, sebab program sangat bermanfaat sekali.

Bagi anda yang belum tahu, sedikit kami jelaskan bahwah PPG Pra jabatan adalah sebuah program pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan para guru professional di Indonesia. Pra Jabatan Bersubsidi ialah program PPG yang secara pembiayaan pendidikannya akan dibantu oleh pemerintah.

PPG Pra Jabatan Bersubsidi Gelombang 2 Tahun 2017


Sehingga para peserta bisa mengikuti proses PPG dengan biaya yang rendah, sebab dibantu oleh pemerintah.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) akan menyelenggarakan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pra Jabatan bersubsidi yang merupakan sebuah bantuan pendidikan yang sengaja dirancang untuk menghasilkan para guru profesional dengan memiliki gelar “Gr”.

Artikel Terkait: Pengumuman Hasil Seleksi Administratif PPG Prajabatan Gelombang 1

Maka terkait dengan hal tersebut, pihak Direktorat Pembelajaran Ditjen Belmawa telah resmi membuka kembali pendaftaran untuk gelombang kedua seleksi calon peserta PPG Pra Jabatan Bersubsidi.

Bagi anda putra-putri terbaik bangsa yang berminat dan berbakat untuk menjadi seorang guru profesional maka ikutlah kesempatan yang baik ini.

Syarat Pendaftaran PPG PRA Jabatan Bersubsidi Gelombang 2 Tahun 2017


Adapuan syarat Pendaftaran PPG PRA Jabatan Bersubsidi Gelombang 2 Tahun 2017 yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut:

  • Peserta adalah lulusan jenjang S1/D4 program studi yang terakreditasi minimal B
  • Berusia setinggi-tingginya ialah 28 tahun dihitung hingga pada tanggal 31 Desember di tahun pendaftaran
  • Program studi S1/D4 pendaftar linier dengan bidang studi yang ada pada program PPG
  • Calon mahasiswa telah terdaftar pada sistem Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI)
  • IPK pendaftar minimal adalah 3,00

Dokumen yang Wajib Diunggah


Adapun Beberapa Dokumen yang Wajib Diunggah jika dinyatakan LOLOS SELEKSI ADMINISTRATIF adalah sebagai berikut:

  • Bebas dari segala jenis Napza, yang dibuktikan dengan sebuah surat keterangan dari pihak BNN atau yang berwenang di bidangnya
  • Dinyatakan Sehat secara jasmani dibuktikan dengan sebuah surat keterangan dari dokter yang bekerja di rumah sakit pemerintah
  • Dinyatakan Sehat secara rohani dibuktikan dengan sebuah surat keterangan dari dokter yang bekerja di rumah sakit pemerintah
  • Mempunyai kelakukan baik yang dibuktikan dengan sebuah surat keterangan dari pihak kepolisian
  • Belum menikah dan menyatakan bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti program PPG, yang harus dibuktikan dengan membuat surat pernyataan bermaterai Rp 6.000,00 dan disyahkan oleh pihak Lurah/Kepala Desa setempat.


Program Studi


Adapaun Program Studi/Jurusan PPG Gelombang 2 Tahun 2017 yang dibuka adalah sebagai berikut:

  • Teknik Elektronika
  • Teknik Mesin
  • Teknik Elektro
  • Teknik Otomotif
  • Teknik Kimia
  • Teknologi Penangkapan Ikan
  • Agribisnis Produksi Ternak
  • Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian & Perikanan
  • Agribisnis Produksi Tanaman
  • Kepariwisataan
  • Pendidikan Anak Usia Dini
  • Matematika
  • Bahasa Inggris
  • Pendidikan Luar Biasa
  • Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan


Waktu Pendaftaran


Waktu Pendaftaran PPG Prajabatan bersubsidi gelombang 2 Tahun 2017 dimulai pada tanggal 31 Mei s.d. 12 Juni 2017.

Setelah anda mendaftar, pihak Direktorat Pembelajaran akan melakukan proses verifikasi data para peserta seleksi dan hasilnya akan diumumkan pada tanggal 13 Juni 2017.

Bagi para pendaftar yang dinyatakan telah memenuhi berbagai persyaratan maka berhak mengikuti proses Seleksi PPG Pra Jabatan Bersubsidi.

Adapun proses seleksi peserta PPG Pra Jabatan Bersubsidi akan dilakukan pada tanggal 16 s/d 17 Juni 2017 secara online di berbagai LPTK yang telah ditetapkan.

Hasil dari seleksi online tersbut nantinya akan diumumkan pada tanggal 20 Juni 2017. Bagi para pendaftar yang dinyatakan lulus dalam seleksi online akan mengikuti proses tahapan seleksi minat, bakat dan kepribadian, yang hasilnya akan diumumkan kemudian.

NB: Bagi para peserta seleksi PPG Prajabatan Bersubsidi di gelombang pertama yang sudah mengikuti proses seleksi secara online, maka tidak diperkenankan untuk mengikuti pendaftaran kembali di gelombang kedua.

Maka dengan itu, pengumuman dari Hasil seleksi online PPG Prajabatan Bersubsi untuk gelombang pertama akan diumumkan secara bersamaan dengan pengumuman untuk gelombang kedua yaitu pada tanggal 20 Juni 2017.  Kemudian bagi pendaftar yang telah dinyatakan lulus dalam seleksi online akan mengikuti proses tahapan seleksi minat, bakat dan kepribadian, yang hasil akan diumumkan kemudian.

Demikianlah informasi mengenai PPG Pra Jabatan Bersubsidi Gelombang 2 Tahun 2017 yang bisa kami sampaikan.

Cara Login Guru Pembelajar 2017 & Pendaftaran Komunitas Ke SIM PKB


Pendaftaran Komunitas Ke SIM PKB - Sahabat guru sekalian, pasti anda sudah tak asing lagi dengan yang namanya program Guru Pembelajar Moda Daring bukan?

Ya program GP Moda Daring, mulai banyak dikenal sejak tahun 2016 silam. Di mana program ini merupakan tindak lanjut dari Uji Kompetensi Guru (UKG) yang dilakukan dalam skala nasional.

Cara Login Guru Pembelajar 2017 & Pendaftaran Komunitas Ke SIM PKB


Tujuannya untuk mengetahui tingkat kompetensi para guru di Indonesia. Mereka yang ikut UKG akan memperoleh nilai berdasarkan dari apa yang dikerjakannya. Namanya saja ujian, pasti ada nilainya lah hehe.

Dari program UKG tersebut, para guru kemudian diminta untk mengitu program Guru Pembelajar Moda Daring.


Melalui program itu, para guru akan belajar secara bersama dengan menggunakan jaringan internet. Sehingga mereka bisa terhubung satu sama lain tanpa ada batasan waktu dan wilayah.

Dengan mengikuti Guru Pembelajar Moda Daring, diharapkan para guru nantinya bisa bertukar pengetahuan dan pengalaman sehingga dapat meningkatkan kualitas mereka khususnya dalam hal pembelajaran.

Guru Pembelajar Tahun 2017


Program Guru Pembelajar di tahun 2017 tidak akan lagi dikenal dengan sebuatan Guru Pembelajar Moda Daring, melainkan  akan lebih dikenal dengan sebutan baru yaitu Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan atau PKB.

Berkaitan dengan adanya perubahan istilah tersebut pihak Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) sudah memberikan sebuah arahan supaya seluruh  guru dan tenaga kependidikan yang telah terdaftar di dalam kelompok kerja melalui sebuah sistem informasi yang bisa  diakses lewat alamat URLhttps://sim.gurupembelajar.id.

Di samping itu, semua guru dan tenaga kependidikan akan menerima akun khusus guna agar bisa ddigunakan untuk melihat rapor dari hasil mereka melakukan uji kompetensi guru, serta dapat digunakan juga untuk mendaftarkan dirinya dalam mengikuti program guru pembelajar atau juga menerima berbagai informasi lain dalam hal mengikuti program tersebut melalui alamat URL https://sim.gurupembelajar.id yang diperuntukkan khusus bagi guru, serta alamat URL http://pembelajar.tendik.kemdikbud.go.id/ yang khusus diperuntukkan bagi tenaga kependidikan.

Di dalam website https://sim.gurupembelajar.id, untuk Bapak/Ibu Kepala sekolah dan  juga Pengawas Sekolah bisa juga mengalihkan materi dari Mapel menuju ke materi Kepala Sekolah atau juga materi Pengawas Sekolah dengan Satminkal di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat.

Tetapi apabila Anda mengalihkannya maka akan memerlukan persetujuan dari pihak dinas pendidikan kab/kota setempat sesudah Anda melakukan pencetakan terhadap Surat Ajuan.

Setelah resmi disetujui oleh Dinas Pendidikan setempat, bagi Anda yang telah mangalihkan materi atau mata pelajaran, maka wajib mengikuti ujian Pretest. Karena ujian Prestest merupakan syarat untuk mengikuti Diklat Mata Pelajaran yang telah Anda pilih.

Pastikan juga bahwa Anda sudah bergabung dengan Komunitas. Lalu silahkan segera hubungi pihak Dinas pendidikan untuk mengikuti Pretest.

Untuk lebih jelasnya silahkan anda simak Alur Pendaftaran Komunitas Ke SIM PKB dan Penjelasan SIM PKB di bawah ini:

Cara Login Guru Pembelajar 2017 & Pendaftaran Komunitas Ke SIM PKB


Demikianlah informasi mengenai Cara Login Guru Pembelajar 2017 & Pendaftaran Komunitas Ke SIM PKB yang bisa kami berikan kepada anda sekalian.

Poin Penting Revisi Juknis Penyaluran TPG Guru Madrasah (Kemenag) Tahun 2017


Sahabat Guru Madrasah, perlua anda semua ketahui bahwa Kementerian Agama telah menerbitkan sebuah Surat yang bernomor: 1838.A/DJ. I/ PP.00/05/2017.

Isi Surat tersebut membahas tentang Revisi Petunjuk Teknis (Juknis) Penyaluran TPG Guru Madrasah (KEMENAG) Tahun 2017.

Di dalam Surat Edaran itu dijelaskan kan bahwa sehubungan dengan sudah ditetapkannya sebuah Keputusan dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) yang bernomor 2611 Tahun 2017 mengenai Perubahan Atas Keputusan Dirjen Pendis yang bernomor 7394 Tahun 2016 Mengenai Petunjuk Teknils (Juknis) Penyaluran Tunjangan Profesl Guru (TPG) bagi Guru Madrasah Tahun 2017.

Poin Penting Revisi Juknis Penyaluran TPG Guru Madrasah (Kemenag) Tahun 2017


Maka bersamaan dengan hal tersebut disampaikan beberapa perbuhan, yaitu:

1. Dalam BAB III huruf A angka 3. Pada awalnya di situ dijelaskan:  telah memenuhi Kualifikasi Akademik S1 atau D IV. Khusus bagi para Guru PNS yang masih berada pada golongan II namun telah lulus S-1/D-IV sebelum tanggal 31 Desember 2015 dan sudah memenuhi persyaratan yang telah diatur melatui Surat Sekjen Kementerian Agama (Kemenag) dengan Nomor 7362/SJ/Kp.01.1/10/2016.

BAB tersebut Kemudian direvisi sebagai berikut:

Telah memenuhi kualifikasi akademik S1/D-IV, belum memenuhi kuatifikasi akademik S1/D-IV, dan/atau bagi Guru PNS yang sekarang masih berada dalam gotongan ruang II.

2. Dalam BAB III huruf A angka 6 awalnya dijelaskan: "Bertugas pada suatu satuan pendidikan (Sekolah) yang telah mempunyai  izin operasional penyelengganan pendidikan dan telah memenuhi rasio peserta didik terhadap guru yang sesuai dengan ketentuan pada Pasal 17 Peraturan Pemerintah (PP) yang bernomor 74 Tahun 2009 yang membahas tentang Guru. Adapun Rasio peserta didik terhadap guru ialah 15 : 1 untuk jenjang pendidikan RA/MI/MTs/MA dan 12 : 1 untuk jenjang pendidikan MAK. Rasio tersebut dihitung berdasarkan dari Jumlah rata-rata para peserta dldik dari semua kelas/rombongan belajar (Rombel) yang diampu oleh masing-masing guru, Pemenuhan rasio yang dimakud tersebut bisa diberikan dispensasi apabila guru betugas di sebuah madrasah pada kondisi (Dispensasi 1):

a. Berada di daerah/ wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal)

b. Berada di daerah/wilayah yang secara geografis dan/atau demografis jumlah para penduduknya sangat minim sekali, yang ditunjukan dan dibuktikan melalui sebuah surat keterangan yang diterbitkan oleh pihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota setempat.

c. Madrasah yang menyelenggarakan pendidlkan bagi para peserta didik dengan kebutuhan khusus seperti MILB, MTsLB, MALB atau yang sejenis lainnya

BAB tersebut Kemudian direvisi sebagai berikut:

"Bertugas pada sebuah satuan pendidikan/sekolah yang mempunyai izin operasiona penyelenggaraan pendidikan dan telah memenuhi rasio peserta didik terhadap jumlah guru yang sesuai dengan ketentuan pada pasal 17 peraturan pemerintah (PP) yang bernomor 74 Tahun 2008 yang membahas tentang guru.  Adapun Rasio peserta didik terhadap guru ialah 15 : 1 untuk jenjang pendidikan RA/MI/MTs/MA dan 12 : 1 untuk jenjang pendidikan MAK. Rasio tersebut dihitung berdasarkan dari Jumlah rata-rata para peserta dldik dari semua kelas/rombongan belajar (Rombel) yang diampu oleh masing-masing guru, Pemenuhan rasio yang dimakud tersebut bisa diberikan dispensasi apabila guru betugas di sebuah madrasah pada kondisi (Dispensasi 1):

a. Berada di daerah/ wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal)

b. Berada di daerah/wilayah yang secara geografis dan/atau demografis jumlah para penduduknya sangat minim sekali, yang ditunjukan dan dibuktikan melalui sebuah surat keterangan yang diterbitkan oleh pihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota setempat.

c. Madrasah yang menyelenggarakan pendidlkan bagi para peserta didik dengan kebutuhan khusus seperti MILB, MTsLB, MALB atau yang sejenis lainnya

3. DalamBab IV huruf A angka 8 poin pada awalnya dijelaskan "fotokopi Surat Keputusan (SK) tentang pengangkatan sebagai Guru Tetap yang diketahui oleh pihak Kepala Kemenag Kabupaten/Kota setempat (khusus bagi Guru Bukan PNS)."

BAB tersebut Kemudian direvisi sebagai berikut: : "fotokopi Surat Keputusan (SK) tentang pengangkatan sebagai Guru yang diketahui oleh pihak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota setempat (khusus bagi Guru Bukan PNS),"

4. Dalam BAB III huruf A angka 10 poin d pada awalnya dijelaskan: "Mendapatkan tugas tambahan sebagai seorang wakil kepala (Waka) satuan pendidikan/sekolah pada jenjang MTs dan MA/MAK atau koordinator pada bidang pendidikan madrasah pada jenjang MI, mengajar paling sedikit ialah 12 (dua belas) jam tatap muka untuk perminggu di sekolah satminkal atau membimbing sebanyak 80 (delapan puluh) orang peserta didik dan paling sedikit adalah 40 (empat puluh) orang peserta didik di satminkalnya khusus bagi wakil kepala/Waka satuan pendidikan yang mempunyai sertifikat pendidik sebagai seorang guru bimbingan dan konseling/konselor (BK) atau TIK.

BAB tersebut Kemudian direvisi sebagai berikut:

"Mendapatkan tugas tambahan sebagai seorang wakil kepala/Waka satuan pendidikan/Sekolah pada jenjang MTs dan MA/MAK atau koordinator pada bidang pendidikan madrasah pada jenjang MI, mengajar paling sedikit ialah12 (dua belas) jam tatap muka untuk per minggu atau membimbing 80 (delapan puluh) orang peserta didik bagi wakil kepala/Waka di satuan pendidikan yang memiliki sertifikat pendidik sebagai seorang guru bimbingan dan konseling/konselor (BK) atau paling sedikit ialah 40 (empat puluh) orang peserta didik bagi wakil kepala/Waka di satuan pendidikan yang memiliki sertifikat pendidik sebagai guru TIK (Komputer).

Demikianlah informasi mengenai Poin Penting Revisi Juknis Penyaluran TPG Guru Madrasah (Kemenag) Tahun 2017 yang dapat kami sampaikan.

Pengumuman Hasil Seleksi Administratif PPG Pra Jabatan Bersubsidi Terbaru Tahun 2017



Sahabat Guru di seluruh Indonesia, terimakasih anda telah mau mengunjungi blog panduandapodik.id ini. Sebuah blog yang saya dedikasikan membahas tentang dunia Dapodik khususnya dan pendidikan pada umumnya.

Pada kesempatan yang lalu, saya telah menyampaikan informasi mengenai Syarat Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi dalam Jabatan untuk Guru PNS, Tetap dan Honorer. Bagi anda yang sudah memenuhi semua persyaratan silahkan saja langsung mendaftar.

Menindaklanjuti informasi sebelumnya itu, kali ini saya akan membagikan informasi kepada anda semua mengenai Pengumuman Hasil Seleksi Administratif PPG Pra Jabatan Bersubsidi Terbaru Tahun 2017.

Pengumuman Hasil Seleksi Administrati PPG Pra Jabatan Bersubsidi Terbaru Tahun 2017


Bagaimana hasil pengumuman seleksi administrasi PPG Pra Jabatan Bersubsidi tersebut?

Inti dalam pengumuman baru PPG adalah seputar Hasil Seleksi Administratif dan Jadwal Ujian bagi Para Peserta PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahun 2017.

Untuk itu, diberitahukan kepada semua peserta PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahun 2017, mengenai pengumuman hasil seleksi administratif dan juga jadwal, tempat, pelaksanaan ujian tes online, serta Cetak Kartu Pendaftaran para peserta PPG Pra Jabatan Bersubsidi akan diumumkan secara  resmi mulai hari Senin pada tanggal 22 Mei 2017 pukul 12.00 WIB.

Maka, supaya anda tidak ketinggalan informasi mengenai hasil seleksi dan berbagai rangkaian pelaksanaan tes PPG, silahkan anda update terus informasinya.

Di manakah kita bisa melihat hasil seleksi tersebut?

Anda bisa melihat hasil seleksi PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahun 2017 di website resmi PPG yang beralamat di ppg.ristekdikti.go.id. anda bisa membuka website tersebut kapanpun baik dengan menggunakan laptop/komputer dan juga smartphone.

Syarat yang Harus Dilengkapi Peserta yang Lolos Seleksi Administrasi

Bagi anda yang sudah mengecek hasil seleksi PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahun 2017 dan dinyatakan lolos, maka saya ucapkan selamat.

Namun perlu diketahui jika semuanya belum selesai. Para peserta yang sudah lolos seleksi harus mempersiapkan diri sebaik mungkin guna untuk mengerjakan tes online.

Selain itu ada beberapa dokumen yang haru anda bawa sebagai persyaratan mengikuti tes online. Tanpa syarat-syarat tersebut anda tidak akan bisa mengikuti tes online yang diselenggarakan oleh pihak panitia PPG.

Apa saja syarat yang di bawa ketika tes online PPG?


Ada 3 syarat utama yang harus dibawa oleh para peserta PPG yang dinyatakan lolos pada tahap seleksi administrasi dan akan mengikuti tes online. Syarat tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL) peserta PPG
  2. Kartu Pendaftaran PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahun 2017 yang harus anda cetak sendiri, dengan menggunakan tinta berwarna
  3. Kartu Identitas pendaftaran bisa menggunakan KTP/SIM atau identitas lain sesuai yang dipakai ketika melaukan proses pendaftaran

Ketiga syarat tersebut harus anda penuhi dan dibawa ketika melaksanakan tes online. Apabila ada satu saja syarat yang tidak dilengkapi maka anda tidak akan bisa mengikuti tes online.

Sayang sekali rasanya, jika hanya karena tidak memiliki syarat yang terbilang mudah di atas anda tidak bisa mengikuti proses seleksi PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahun 2017 selanjutnya. Padahal sudah dinyatakan lolos dalam seleksi administrasi.

Lokasi Tes Online PPG


Selanjutnya, yang harus anda ketahui ialah mengenai tempat pelaksanaan tes online PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahun 2017.

Lokasi tes online bagi para peserta yang dinyatakan lolos dalam tahap seleksi administratif akan menyesuaikan dengan pilihan dari masing-masing peserta.

Nanti akan ada beberapa pilihan, silahkan anda pilih tempat yang sesuai dengan keinginan anda. Usahakan yang terdekat dengan rumah.

Adapun mengenai Ruang tes dan Sesi Ujian Tes nanti akan dicantumkan pada Kartu Pendaftaran anda. Untuk lebih jelasnya silahkan anda menghubungi para Penanggung Jawab Ruang Tes masing-masing, supaya lebih jelas memperoleh informasinya.

Demikianlah informasi mengenai Pengumuman Hasil Seleksi Administratif PPG Pra Jabatan Bersubsidi Terbaru Tahun 2017 yang bisa kami sampaikan untuk anda semuanya.

Syarat Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi untuk Guru PNS dan Honorer


Sahabat Guru Indonesia, Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi dalam Jabatan untuk Guru PNS, Guru Tetap dan Honorer yang mengajar di sekolah negeri maupun swasta telah resmi dibuka.

Waktu pendaftaran akan dimulai pada tanggal 21 Mei 2017 hingga 1 Juni 2017 melalui website resmi PPG yang beralamat di ppg.ristekdikti.go.id.

Itu artinya, ada 12 hari bagi anda yang ingin mengikuti program PPG 2017 bersubsidi dalam jabatan ini. Untuk itu jika anda merasa telah memenuhi berbagai persyaratan yang diminta segera untuk mendaftar, mumpung waktunya masih panjang.

Syarat Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi untuk Guru PNS dan Honorer


Seleksi Administrasi

Untuk menjadi peserta PPG Bersubsidi 2017, anda harus lulus seleksi terlebih dahulu. Untuk Seleksi administrasi dilakukan pada tanggal 22 Mei sampai dengan 4 Juni.

Bagi para peserta yang dinyatakan lolos dalam seleksi administrasi ini akan diumumkan secara resmi pada tanggal‎ 5 Juni 2017.

Kemudian Para peserta yang lolos akan mengikuti proses seleksi akademik melalui Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Kompetensi Bidang (TKB), dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) yang digelar secara daring pada tanggal 10-12 Juni 2017.

Hasil dari Tes Akademik ini akan diumumkan secara resmi pada tanggal 15 Juni 2017. Terdapat 2500 kuota yang sudah dipersiapkan untuk program PPG 2017 bersubsidi ini.

Para peserta yang dinyatakan lolos kedua tahapan seleksi tersebut akan mulai mengawali perkuliahan pada tanggal 4 Juli 2017 di berbagai Perguruan Tinggi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah sebagai tempat pelaksanaan PPG.

Baca juga: Dokumen yang WAJIB Diupload Bila LULUS UJIAN TULIS/CBT PPG Bersubsidi

Program PPG dalam Jabatan 2017 sudah dirancang secara sistematis dan akan menerapkan prinsip menjaga mutu, mulai dari proses seleksi, proses pembelajaran, penilaian sampai dengan uji kompetensi.

Dengan proses penjagaan mutu mulai dari tahap awal sampai akhir, diharapkan dari program ini dapat menghasilkan guru-guru masa depan yang sangat professional di bidangnya.

Program Studi yang Dibuka


Banyak sekali program studi yang dibuka dalam PPG Bersubsidi dalam Jabatan 2017. Namun apabilah dilihat secara seksama Program Studi yang akan dibuka seperti yang sudah dirilis melalui wbsite  ppg.ristekdikti.go.id,  Program PPG ini memberi peluang yang sangat besar bagi para Guru SMK, baik Negeri maupun Swasta.

Apa benar demikian?

Iya, sangat benar sekali. Adapun Program Studi yang dibuka dalam PPG dalam Jabatan Bersubsidi Tahun 2017 adalah sebagai berikut:

  • Teknik Elektronika
  • Teknik Mesin
  • Teknik Kimia
  • Teknik Elektro
  • Teknik Otomotif
  • Teknologi Penangkapan Ikan
  • Agribisnis Produksi Ternak 
  • Agribisnis Produksi Tanaman
  • Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian & Perikanan
  • Kepariwisataan

Untuk lebih jelasnya silahkan anda lihat pada gambar di bawah ini:

Syarat Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi untuk Guru PNS dan Honorer

Syarat Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi dalam Jabatan 

Adapun Syarat Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi dalam Jabatan adalah sebagai berikut:

  1. Calon peserta PPG harus terdaftar di dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sekolah masing-masing
  2. Mempunyai masa kerja mengajar minimal adalah 5 (lima) tahun secara berturut-turut yang harus dibuktikan dengan menggunakan Surat Keterangan Mengajar dari Kepala Sekolah. Bagi guru yang sudah mengikuti program Talentscouting atau Sarjana Mengajar harus dibuktikan dengan menyertakan sertifikat program tersebut
  3. Berusia setinggi-tingginya ialah 34 tahun terhitungan pada tanggal 31 Desember 2017
  4. Program studi S1/D4 yang linier dengan bidang studi yang ada pada program PPG (lihat pada daftar di atas)
  5. IPK minimal adalah 2,75

Dokumen yang Harus Dibawa

Adapun berbagai dokumen yang WAJIB dibawa dan ditunjukkan oleh para pendaftar ketika melakukan SELEKSI BAKAT dan MINAT adalah sebagai berikut:

  1. Bebas dari Napza, yang harus dibuktikan dengan menunjukkan surat keterangan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) atau pihak lain yang berwenang
  2. Dalam keadaan sehat yang harus dibuktikan dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter pemerintah (Bekerja di Rumah Sakit Pemerintah)
  3. Selalu berkelakuan baik yang harus dibuktikan dengan surat menujukkan keterangan dari pihak kepolisian setempat.

Nah, bagaimana? Sudahkah anda memahami semua persyaratn untuk mengikuti program ini? Jika sudah segeralah untuk mendaftarkan diri. Persiapkan semua hal sebaik mungkin supaya bisa lolos pada tahapan seleksi, sehingga anda akan menjadi guru yang professional.

Demikianlah informasi mengenai Syarat Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi untuk Guru PNS dan Honorer yang dapat kami sampaikan.


Inilah Dokumen yang WAJIB Diupload Bila LULUS UJIAN TULIS/CBT PPG Bersubsidi


Sahabat  guru di Indonesia dalam artikel kali ini saya akan menyampaikan mengenai Dokumen yang WAJIB Diupload Bila LULUS UJIAN TULIS/CBT PPG Bersubsidi.

Namun sebelum saya menjelaskan satu per satu dokumen tersebut, perlu anda ketahui bersama bahwa di dalam file Sosialisi Program PPG Bersubsidi pada Tahun 2017 dijelaskan, untu masa pendaftaran PPG Bersubsidi tahun ini dimulai pada tanggal 8 Mei 2017 sampai dengan tanggal 18 Mei 2017.

Tapi pada kenyataannya, di dalam informasi terbaru  pendaftaran PPG Bersubsidi Tahun 2017 baru dibuka pada tanggal 9 Mei 2017 dimulai sekitar pukul 17:00 WIB.

Sementara itu, di dalam situs resminya PPG Bersubsidi Tahun 2017 di alamat website http://ppg.ristekdikti.go.id panita pelaksana telah mengumumkan secara resmi bahwa untuk Masa Pendaftaran PPG bersubsidi tahun ini dimulai pada tanggal 8 - 20 Mei 2017.

Dokumen yang WAJIB Diupload Bila LULUS UJIAN TULIS/CBT PPG Bersubsidi


Dengan adanya informasi baru ini, itu artinya masa pendaftaran PPG Bersubsidi telah diperpanjang dari jadwal semulah yang sudah direncanakan.

Tentunya ini menjadi kabar yang cukup membahagiakan buat kita semua, terutama untuk anda yang belum mendaftar program ini.

Apabila anda belum mendaftar maka segeralah untuk mendaftarkan diri dalam PPG Bersubsidi Tahun 2017. Mumpung masih ada kesempatan.

Penambahan Persyaratan

Sayangnya, tak hanya masa pendaftaran saja yang berubah dari jadwal semula namun beberapa persyaratan juga mengalami perubahan lantaran tingginya minat dari para guru untuk mengikuti PPG Pra Jabatan Bersubsidi ini,

Perubahan persyaratan tersebut bisa anda lihat di dalam website PPG Bersubsidi Tahun 2017. Banyak hal yang berubah terkait dengan pelaksanaan program ini, mulai dari masa pendaftaran, syarat hingga data/dokumen yang harus diupload oleh para peserta.

Di antara data perubahan baru ini, terdapat perubahan yang cukup membuat banyak peserta menjadi kecewa.

Perubahan tersebut, berkaitan dengan dokumen/berkas yang harus dipenuhi diupload oleh para peserta melalui website PPG Bersubsidi Tahun 2017.

Lalu apa saja Dokumen yang WAJIB Diupload Bila LULUS UJIAN TULIS/CBT PPG Bersubsidi?

Pada awalnya, berkas yang diminta adalah untuk semua para pendaftar PPG Bersubsidi tanpa terkecuali. Semua harus memenuhinya, sebab telah masuk di dalam proses pendaftaran awal.

Adapun berkas-berkas tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Bebas Napza, yang harus dibuktikan dengan sebuah surat keterangan dari pihak Badan Narkotika nasiona (BNN) atau pihak yang berwenang
  2. Sehat jasmani yang harus dibuktikan dengan sebuah surat keterangan dari dokter yang bertugas di rumah sakit pemerintah
  3. Sehat rohani yang harus dibuktikan dengan sebuah surat keterangan dari dokter yang bertugas di rumah sakit pemerintah
  4. Berkelakuan baik yang harus dibuktikan dengan sebuah surat keterangan dari pihak kepolisian setempat
  5. Belum menikah dan menyatakan bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti program PPG Bersubsidi yang harus dibuktikan dengan sebuah surat pernyataan yang bermaterai Rp 6.000,00 dan harus disyahkan oleh pihak Lurah/Kepala Desa setempat.

Setelah adanya perubahan, semua syarat tersebut WAJIB diupload oleh para peserta PPG Bersubsidi apabila mereka nantinya dinyatakan telah LULUS UJIAN TULIS/CBT.

Tentu saja, kondisi ini jelas membuat banyak pendaftar PPG Bersubsidi merasa kecewa. Sebab jika para peserta tersebut ada yang tidak  LULUS UJIAN TULIS/CBT, maka seluruh dokumen tersebut akan terasasisa-sia.

Padahal untuk memperoleh semua dokumen itu bukanlah sesuatu yang sangat mudah. Melainkan membutuhkan pengorbanan tenaga, waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Semoga hal ini bisa dipahami oleh para pemangku kebijakan. Supaya kedepannya tidak lagi terjadi perubahan-perubahan yang bisa membuat banyak orang menjadi kecewa.

Banyak dari para pendaftar yang berharap agar para panitia PPG Bersubsidi untuk lebih konsisten di dalam membuat suatu perencanaan dan keputusan yang menyangkut hajat banyak orang.

Jangan sampai keputusan yang diambil justru dapat merugikan calon peserta yang telah bersusah payah untuk mendaftar.

Terlepas dari berbagai macam kendala yang ada, tentu kita semua berharap supaya dengan adanya PPG bersubsidi ini bisa menjadi wahana dan saran untuk meningkatkan kompetensi para guru ynag ada di Indonesia.

Apabila kompetensi para pendidik meningkat, maka kualitas pendidikan Indonesia akan meningkat pula.
Demikianlah informasi mengenai Dokumen yang WAJIB Diupload Bila LULUS UJIAN TULIS/CBT PPG Bersubsidi yang dapat kami sampaikan.

Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair


Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pada tanggal 5 Mei 2017 telah menetap Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 17 Tahun 2017.

Permendikbud tersebut membahas tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain yang Sederajat.

Jika anda belum memperoleh Permendikbud itu, segeralah untuk mengunduhnya di website dapodikdasmen.

Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair


Apa sih isi dari Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017?

Isi dari Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 adalah mengenai berbagai hal yang terkait dengan Penerimaan peserta didik baru.

Salah satu poin utama yang dibahas adalah mengenai Aturan Jumlah Peserta Didik. Poin ini sangat penting untuk dipahami sebab berhubungan dengan cair atau tidaknya sertifikasi guru.

Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair

Adapun aturan mengenai Jumlah peserta didik di dalam satu Rombongan Belajar tertuang dalam BAB V Permendikbud ini.

Adapun isinya adalah sebagai berikut:

  1. Jenjang Pendidikan SD di dalam satu kelas berjumlah paling sedikit adalah 20 (dua puluh) peserta didik dan paling banyak 28 (dua puluh delapan) peserta didik
  2. Jenjang Pendidikan SMP di dalam satu kelas berjumlah paling sedikit adalah 20 (dua puluh) peserta didik dan paling banyak adalah 32 (tiga puluh dua) peserta didik
  3. Jenjang Pendidikan SMA di dalam satu kelas berjumlah paling sedikit adalah 20 (dua puluh) peserta didik dan paling banyak adalah 36 (tiga puluh enam) peserta didik
  4. Jenjang Pendidikan SMK di dalam satu kelas berjumlah paling sedikit adalah 15 (lima belas) peserta didik dan paling banyak adalah 36 (tiga puluh enam) peserta didik
  5. Jenjang Pendidikan Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di dalam satu kelas berjumlah paling banyak adalah 5 (lima) peserta didik
  6. Jenjang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) dan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) di dalam satu kelas berjumlah paling banyak adalah 8 (delapan) peserta didik.

Ketentuan mengenai jumlah peserta didik di dalam 1 (satu) Rombongan Belajar sebagaimana yang dimaksud di atas bisa dikecualikan paling banyak adalah 1 (satu) Rombongan Belajar di dalam 1 (satu) tingkat kelas.

Jumlah Rombel pada Sekolah

Adapaun aturan Jumlah Rombongan Belajar pada Sekolah ialah sebagai berikut:

  1. Jenjang Pendidikan SD atau bentuk lain yang sederajat jumlah rombel paling sedikit ialah 6 (enam) dan paling banyak ialah 24 (dua puluh empat) Rombongan Belajar, untuk masing-masing tingkat paling banyak ialah 4 (empat) Rombongan Belajar
  2. Jenjang Pendidikan SMP atau bentuk lain yang sederajat jumlah rombel paling sedikit ialah 3 (tiga) dan paling banyak ialah 33 (tiga puluh tiga) Rombongan Belajar, untuk masing-masing tingkat paling banyak ialah 11 (sebelas) Rombongan Belajar
  3. Jenjang Pendidikan SMA atau bentuk lain yang sederajat jumlah rombel paling sedikit ialah 3 (tiga) dan paling banyak ialah 36 (tiga puluh enam) Rombongan Belajar, untuk masing-masing tingkat paling banyak ialah 12 (dua belas) Rombongan Belajar
  4. Jenjang Pendidikan SMK atau bentuk lain yang sederajat jumlah rombel paling sedikit ialah 3 (tiga) dan paling banyak ialah 72 (tujuh puluh dua) Rombongan Belajar, untuk masing-masing tingkat paling banyak ialah 24 (dua puluh empat) Rombongan Belajar.

Setelah membaca dan memahami penjelasan di atas, maka kita sebagai pengelola sekolah harus menaati apa yang sudah ditetapkan.

Perhatikanlah pada poin jumlah peserta didik dalam satu rombel. Jangan sampai, peserta didik di sekolah anda kurang atau bahkan melebihi batas ketentuan yang telah diatur.

Seperti yang tertuang dalam aturan tersebut, setiap jenjang pendidikan mempunyai batas minimal dan maksimal yang berbeda-beda.

Anda harus memahami masing-masing aturan batas jumlah peserta didik tersebut dengan baik dan benar.

Hal ini sangat penting, sebab jika jumlah peserta didik dalam satu rombel kurang atau melebihi ketentuan dapat menyebabkan data GTK menjadi TIDAK VALID. Sehingga sertifikasi tidak bisa cair.

Demikianlah informasi mengenai Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair yang bisa kami sampaikan kepada anda semuanya.

Adapun diksi lengkapnya bisa anda baca di dalam Permendikbud tersebut.

Tugas Tambahan Guru yang Diakui Sesuai Permendikbud No 12 Tahun 2017


Bapak/Ibu guru di seluruh Indonesia, perlu diketahui bahwa Kemendikbud telah mencabut Permendikbud Nomor 4 tahun 2015 yang berisi tentang terdampak perubahan K13 ke KTSP dan Permendikbud Nomor 17 Tahun 2016 yang membahas tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Penyaluran Tunjangan Profesi dan Tambahan Penghasilan Bagi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah (GPNSD).

Mulai pada bulan Maret Tahun 2017 Kemendikbud telah memberlakukan peraturan baru yang tercantum dalam Permendikbud Nomor 12 Tahun 2017. Peraturan ini membahas tentang Petunjuk Teknis (Juknis) TPG Guru dan Tunjangan Khusus dan Tambahan Penghasilan bagi PNS pada Tahun 2017.

Tugas Tambahan Guru yang Diakui Sesuai Permendikbud No 12 Tahun 2017


Di dalam Pasal 22 Permendikbud Nomor 12 Tahun 2017 tersebut telah dinyatakan bahwa, Ketika  Peraturan  Menteri  ini  sudah mulai  berlaku,  maka Peraturan Menteri  sebelumnya yaitu Nomor  17  Tahun  2016  yang berisi tentang  Petunjuk  Teknis Penyaluran  Tunjangan  Profesi  dan  Tambahan  Penghasilan Bagi  Guru  Pegawai  Negeri  Sipil  Daerah telah  dicabut  dan dinyatakan tidak berlaku lagi.

Sedangkan di dalam pasal 23 Permendikbud Nomor 12 Tahun 2017 juga dinyatakan bahwa Peraturan  Menteri  ini  akan mulai  berlaku  pada  tanggal diundangkan  dan  akan mempunyai  daya  berlaku  surut  sejak mulai tanggal 1 Maret Tahun 2017.

Mengacu Permendikbud Nomor 12 Tahun 2017 tersebut, Tugas Tambahan Guru yang bisa diakui sebagaimana yang terlampir pada Lampiran I adalah sebagai berikut:

1. Tugas Tambahan Guru Sebagai wakil  kepala  satuan pendidikan, dengan kewajiban mengajarnya adalah 12 Jam atau membimbing sebanyak 80 (delapan puluh) peserta didik bagi wakil kepala satuan  pendidikan  yang  berasal  dari  Guru  bimbingan  dan konseling (BK)/konselor  atau  TIK/KKPI2. Tugas Tambahan Guru Sebagai kepala laboratorium, Kepala Perpustakaan, Kepala bengkel Ketua program keahlian/program dan Kepala unit produksi dengan kewajiban mengajarnya adalah 12 Jam atau membimbing sebanyak 80 (delapan puluh) peserta didik bagi wakil kepala satuan  pendidikan  yang  berasal  dari  seorang Guru  bimbingan  dan konseling (BK)/konselor  atau  TIK/KKPI

3. Tugas  tambahan  Guru dengan  persetujuan  dari pihak dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota setempat sesuai dengan kewenangan sebagai narasumber atau instruktur nasional, fasilitator, atau juga mentor dalam Pengembangan Keprofesionalan yang Berkelanjutan dengan kewajiban melakukan beban kerja paling  sedikit  adalah 18 (delapan  belas)  jam tatap muka di dalam waktu 1 (satu) minggu.

Di dalam Permendikbud Nomor 12 Tahun 2017 tersebut, kepala sekolah sudah tidak disebutkan kembali sebagai sebuah tugas tambahan, namun dinyatakan dalam Masa  kerja  kepala  sekolah  akan dihitung  sesuai  dengan  ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Jumlah Wakil Kepala Sekolah

Adapun ketentuan mengenai Jumlah Wakil Kepala Sekolah di sebuah satuan pendidikan, ialah sebagai berikut:

1)  Mempunyai wakil kepala satuan pendidikan paling banyak adalah 3 (tiga)  orang  pada  jenjang  pendidikan SMP  sesuai  dengan  jumlah rombongan  belajar  (rombel)  yang  dipunyai  oleh  1  (satu) satuan pendidikan, yaitu:

a)  3 (tiga) hingga 9 (sembilan) rombongan belajar bisa mempunyai 1 (satu) wakil kepala di satuan pendidikan;

b)  10  (sepuluh)  hingga 18  (delapan  belas) rombongan  belajar  bisa mempunyai  paling  banyak adalah 2 (dua)  wakil kepala di satuan pendidikan;

c)  Lebih dari 18 (delapan belas) rombongan belajar bisa mempunyai  paling banyak adalah  3  (tiga)  wakil  kepala  setiap satuan pendidikan;

2)  Mempunyai wakil kepala satuan pendidikan paling banyak adalah 4 (empat) orang pada jenjang pendidikan SMA sesuai dengan jumlah rombel yang dipunyai oleh 1 (satu) satuan pendidikan, yaitu:

a)  3 (tiga) hingga 9 (sembilan) rombongan belajar bisa mempunyai  1 (satu) wakil kepala satuan pendidikan;

b)  10 (sepuluh) hingga 18 (delapan belas) rombel bisa mempunyai  paling banyak adalah 2 (dua)  wakil kepala satuan pendidikan;

c)  19  (sembilan  belas)  hingga 27  (dua  puluh tujuh)  rombel  bisa mempunyai  paling  banyak adalah  3  (tiga) wakil kepala satuan pendidikan;

d)  Lebih dari 27 (dua puluh tujuh) rombel bisa mempunyai  paling  banyak adalah 4  (empat)  wakil  kepala  satuan pendidikan;

3)  Mempunyai wakil kepala satuan pendidikan paling banyak adalah 4 (empat) orang pada jenjang pendidikan  SMK berdasarkan jumlah rombel yang dipunyai oleh 1 (satu) satuan pendidikan, yaitu:

a)  3  (tiga)  hingga 9  (sembilan)  rombel  bisa mempunyai  1 (satu) wakil kepala satuan pendidikan;

b)  10 (sepuluh) hingga 18 (delapan belas) rombel bisa mempunyai paling banyak adalah 2 (dua)  wakil kepala satuan pendidikan;

c)  19  (sembilan  belas)  hingga 27  (dua  puluh tujuh)  rombel  bisa mempunyai paling  banyak adalah  3  (tiga) wakil kepala satuan pendidikan;

d)  Lebih dari 27 (dua puluh tujuh) rombel bisa mempunyai  paling  banyak adalah  4  (empat)  wakil  kepala  satuan pendidikan;

Ketentuan Kepala Laboratorium, Kepala bengkel dan Kepala unit produksi, Kepala Perpustakaan

Adapun Ketentuan mengenai Kepala Laboratorium, Kepala bengkel dan Kepala unit produksi, Kepala Perpustakaan adalah sebagai berikut:

1)  Bagi kepala perpustakaan pada jenjang pendidikan SD/SMP/SMA/SMK.

Kepala  satuan  pendidikan  atas  persetujuan  dari pihak kepala  dinas pendidikan  kabupaten/kota/provinsi  setempat sesuai  dengan kewenangannya bisa mengangkat satu orang guru yang mempunyai  kompetensi  yang  memadai  sebagai  seorang kepala perpustakaan pada jenjang pendidikan SD/SMP/SMA/SMK.

2)  Bagi kepala laboratorium pada jenjang pendidikan SMP/SMA/SMK.

Kepala  satuan  pendidikan  atas  persetujuan dari pihak kepala  dinas pendidikan  kabupaten/kota/provinsi  setempat sesuai  dengan kewenangannya bisa mengangkat 1 (satu) orang guru yang mempunyai  kompetensi  yang  memadai  sebagai  seorang kepala laboratorium pada jenjang pendidikan SMP/SMA/SMK.

3)  Bagi Ketua program keahlian/program studi pada jenjang pendidikan SMK.

Kepala  satuan  pendidikan  SMK  atas  persetujuan  dari pihak kepala dinas pendidikan provinsi setempat bisa mengangkat 1 (satu) orang guru yang mempunyai kompetensi yang memadai sebagai seorang ketua untuk setiap program keahlian/program studi yang ada.

4)  Bagi Kepala bengkel atau sejenisnya pada jenjang pendidikan SMK.

Kepala  satuan  pendidikan  SMK  atas  persetujuan  dari kepala dinas pendidikan provinsi setempat bisa mengangkat 1 (satu) orang guru  yang  mempunyai  kompetensi  yang  memadai  sebagai seorang Kepala untuk setiap bengkel atau sejenisnya pada jenjang pendidikan SMK.

5)  Bagi Kepala unit produksi atau sejenisnya pada SMK.

Kepala  satuan  pendidikan  SMK  atas  persetujuan  dari pihak kepala dinas pendidikan provinsi setempat bisa mengangkat 1 (satu) orang guru yang mempunyai kompetensi yang memadai sebagai seorang ketua kepala unit produksi atau sejenisnya pada jenjang pendidikan SMK.

Lantas, kapankah Pencairan dana Sertiifikasi Guru?

Di dalam Permendikbud Nomor 12 Tahun 2017 telah disebutkan bahwa Pemerintah  Daerah  provinsi/kabupaten/kota  setempat wajib  membayarkan dana Tunjangan  Profesi  sesuai  tempat  terbitnya  SKTP  pada setiap  triwulan, paling lama adalah 7 (tujuh) hari kerja sesudah diterimanya dana Tunjangan Profesi yang ada di rekening kas umum daerah (RKUD) provinsi/ kabupaten/ kota setempat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sedangkan kapankan dana Tunjangan Profesi bisa diterima di rekening kas umum daerah (RKUD) provinsi/ kabupaten/ kota setempat? TIDAK ADA YANG TAHU.

Demikianlah informasi mengenai Tugas Tambahan Guru yang Diakui Sesuai Permendikbud No 12 Tahun 2017 yang bisa saya sampaiakan.


Cara Cetak Kartu Peserta UTN Ulang Tahun 2017


Cara Cetak Kartu Peserta UTN Ulang Tahun 2017 - Sahabat Guru sekalian, bagi anda para  yang belum lulus dalam Ujian Tulis Nasional (UTN) PLPG pada tahun 2016 diwajibkan untuk mengikuti UTN ulang pada Tahun 2017.

Para peserta UTN yang dinyatakan TIDAK LULUS akan diberikan kesempatan ujian ulang sebanyak 4 kali. Tentu jumlah ini sangat banyak, diharapkan para guru bisa lulus dalam mengikuti UTN Ulang yang diselenggarakan tersebut.

Pada Tahun 2017 ini, UTN ulang akan dilakukan sebanyak 2 kali. Namun apabilan dalam 2 UTN ulang tersebut masih ada guru yang tidak lulus, maka ia akan diberi kesempatan untuk melakukan UTN Ulang sebanyak 2 kali pada Tahun 2018 mendatang.

Cara Cetak Kartu Peserta UTN Ulang Tahun 2017


Mengenai waktu pelaksanaan UTN Ulang Tahap 1 Tahun 2017 akan dialaksanakan pada bulan-bilang ini. Jadwal pelaksanaanya sudah bisa anda cek masing-masing.

Bagi anda sekalian yang belum mengetahui bagaimana cara mengecek jadwal UTN, silahkan baca artikel pada tautan berikut Jadwal UTN Ulang Tahun 2017.

Setelah mengetahu Jadwal Pelaksanaan UTN ulang anda masing-masing, langkah selanjutnya adalah mencetak kartu Tanda Peserta UTN Ulang Tahun 2017.

Kartu ini berisikan identitas diri guru peserta UTN yang wajib dimiliki. Apabila tidak mencetak kartu ini, maka anda tidak akan bisa mengikuti UTN ulang.

Kartu Peserta UTN menjadi salah satu syarat formal yang dibawa oleh guru ketika mengikuti UTN Ulang. Maka dari itu, silahkan segera cetak kartu peserta anda sesegera mungkin.

Cara Cetak Kartu Peserta UTN Ulang Tahun 2017


Bagi anda para peserta UTN Ulang, berikut ini kami sampaikan bagaimana Cara Cetak Kartu Peserta UTN Ulang Tahun 2017. Berikut ini langkah-langkah yang harus anda lakukan:

  1. Buka Browser di PC anda, bisa menggunakan Google Chrome/Mozila Firefox
  2. Masukkan alamat situs resmi Sertifikasi Guru Tahun 2017 yang terbaru http://kemdiknas.swin.net.id
  3. Klik link yang bertuliskan Cek Peserta Ujian Ulang UTN 1 2017
  4. Masukan data NUPTK anda, masukkan semua nomor dengan benar jangan sampai ada satupun yang salah
  5. Jika Sudah, Klik Tombol cari atau enter maka secara otomatis akan tampil data peserta ujian ulang UTN 1 tahun 2017 anda masing-masing
  6. Silahkan lihatlah pada bagian sebelah kanan yang bawah. Di situ akan ada keterangan yang bertuliskan cetak Kartu Peserta, Kemudian klik saja maka akan otomatis kartu peserta UTN akan di Unduh dengan format file pdf.


Tambahan: Untuk mencetaknya silahkan anda cetak menggunakan printer biasa.

Contoh Kartu peserta UTN bisa anda lihat pada gambar yang saya tampilkan di atas. Seperti yang saya jelaskan, bahwa kartu tersebut berisikan identitas diri anda.

Adapun data yang tertera dalam Kartu Peserta UTN Ulang meliputi:

  1. NUPTK berisikan data NUPTK Guru bersangkutan
  2. Nomor Peserta berisikan Nomor peserta ujian guru bersangkutan
  3. Nama berisikan Nama lengkap Guru
  4. Tempat Tugas berisikan Nama Sekolah tempat guru tersebut mengajar
  5. Kecamatan berisikan lokasi sekolah tempat mengajar berada
  6. Mata Pelajaran berisikan mata pelajaran yang diampu oleh guru
  7. Lokasi Ujian berisikan tempat pelaksanaan UTN Ulang
  8. Tanggal Ujian berisikan hari pelaksanaan UTN Ulang

Supaya   guru dapat dinyatakan lulus dalam UTN, nilai yang diperoleh jarus di atas dari 80. Maka dari itu silahkan anda pelajari Kisi-Kisi Materi PLPG 2017 Semua Jenjang (TK, SD, SMP, SMA/SMK) sebagai bahan persiapan menghadapi UTN. Semakin baik   persiapan yang anda lakukan maka kemungkinan nilai yang anda peroleh akan semakin baik.

Penutup


Sertifikasi memang masih menjadi salah satu harapan bagi para guru (terutama guru swasta) untuk memperbaiki kesejahteraannya.

Namun untuk mendapatkan tunjangan tersebut bukalah perkara mudah, sebab ada berbagai persyaratan dan tahapan yang harus dipenuhi.

Salah satunya adalah dengan lulus dalam Ujian Tulis Nasional (UTN) sewaktu melaksanakan PLPG. Tapi bagi sebagian guru anda yang belum lulus dalam Ujian tersebut dikarenakan nilainya berada di bawah standar yang telah ditentukan.

Maka dari itu pemerinta mengadakan UTN Ulang. Dengan adanya ujian ulang tersebut diharapkan semua guru akan bisa lulus dalam UTN dengan nilai yang memuaskan.

Bagi anda peserta UTN Ulang, persiapkan diri anda sebaik mungkin supaya hasil yang diperoleh nantinya maksimal.

Demikianlah informasi mengenai Cara Cetak Kartu Peserta UTN Ulang Tahun 2017 yang bisa saya sampaiakan kepada anda semuanya.

Cara Memperbaiki Proses Klaim NUPTK di Verval PTK


Cara Memperbaiki Proses Klaim NUPTK di Verval PTK - Pengajuan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) telah dibuka kembali oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Bedanya, saat ini pengajuan NUPTK tidak lagi dilakukan melalui website Padamu Negeri. Melainkan berdasarkan pada data Dapodik masik-masing PTK.

Jika dianggap sudah layak maka ia akan otomatis menjadi calon penerima NUPTK di dalam Sistem Verifikasi dan Validasi (Verval) PTK.

Bagi anda yang sudah termasuk ke dalam calon penerima NUPTK, maka segera upload beberapa dokumen penunjang. Supaya pengajuannya segera di approve oleh beberapa pihak yang berwenang.

Cara Memperbaiki Proses Klaim NUPTK di Verval PTK


Berkaitan dengan hal tersebut, saya telah menjelasnkannya pada artikel yang berjudul, Fitur Calon Penerima NUPTK Sudah Aktif, Segera Upload Dokumen Anda.

Silahkan anda baca artikel tersebut, supaya mengetahui bagaimana caranya mengupload berbagai data yang diperlukan terkait penerbitan NUPTK.

Kali ini saya akan membahas sebuah artikel yang berkaitan dengan proses penerbitan NUPTK melalui Sistem Verval PTK.

Ada sebuah masalah terkait adanya keterangan Proses Klaim NUPTK untuk beberapa guru. Persoalan ini nampaknya tidak hanya dialami oleh satu dua orang guru saja, melainkan banyak dialami oleh para guru di Indonesia secara umum.

Pada gambar di bawah anda bisa melihat, bahwa terdapat seorang guru yang status validasinya adalah Proses Klaim NUPTK.

Hal ini tentunya sangat meresahkan, sebab dengan begitu maka guru tersebut tidak bisa mengajukan berkas-berkas untuk penerbitan NUPTK.

Pertanyaan selanjutnya adalah, adakah solusu untuk mengatasi hal tersebut? Bagaimana Cara Memperbaiki Proses Klaim NUPTK di Verval PTK?

Baca juga: Cara Upload Data Calon Penerima NUPTK Agar Cepat di Approve

Sehubungan dengan masalah tersebut, di sini saya akan mencoba menjelaskan solusi mengatasi masalah tersebut.


Cara Memperbaiki Proses Klaim NUPTK di Verval PTK


Ada 2 kasus mengenai Status Validasi berisi Proses Klaim NUPTK, yaitu:

  • Kasus pertama, guru bersangkutan sudah pernah memiliki NUPTK, namun data NUPTK tersebut tidak dimasukkan ke dalam Aplikasi Dapodik. Sehingga di Sistem Verval PTK, ia diindikasikan sudah mempunyai NUPTK. Solusinya adalah Aktifkan kembali NUPTK anda. Masukkan ke dalam Aplikasi Dapodik supaya data anda yang awalnya berisi keterangan Proses Klaim NUPTK, bisa kemudian menjadi VALID.
  • Pada kasus yang kedua ini cukup membuat banyak pihak pusing. Sebab guru tersebut, benar-benar belum pernah memiliki NUPTK. Awalnya mereka dinyatakan sebagai Calon Penerima NUPTK, namun selang beberapa waktu kemudia dalam Sistem Verval PTK dinyatakan dalam Proses Klaim NUPTK. Permasalahan ini banyak sekali, sehingga mereka tida bisa mengajukan berkas pengajuan NUPTK.

Untuk masalah yang kedua ini, ada beberapa solusi yang bisa anda lakukan:

  1. Hubungi pihak Operator Dapodik di Dinas Kabupaten/Kota masing-masing. Tanyakan kepada mereka apa penyebab adanya keterangan Proses Klaim NUPTK pada data anda. Setelah dipastikan penyebabnya, mintalah untuk meriject status anda sebagai calon penerima NUPTK. Apakah ini tidak akan membatalkan seseorang menjadi calon penerima NUPTK? Iya ini akan membatalkan, namun selama data di dapodik anda sudah memenuhi syarat pengajuan NUPTK maka secara otomatis anda akan masuk kembali ke Calon Penerima NUPTK.
  2. Silahkan Hubungi Helpdesk Dapodikdasmen Pusat di laman http://helpdesk.dikdasmen.kemdikbud.go.id/ atau juga bisa kepada Unit Layanan Terpadu Kemendikbud di laman http://ult.kemdikbud.go.id/ sampaikan semua permasalahan yang anda alami melalui laman tersebut. Nanti anda akan memperoleh penjelasan mengenai data anda tersebut.
  3. Tunggu Status Validasi di Sistem Verval PTK berubah secara otomatis. Ada yang berpendapat bahwa adanya keterangan Status Validasi berisikan Proses Klaim NUPTK disebabkan karena sistem sedang dalam penyempurnaan. Sehingga mengakibatkan beberapa data berubah demikian. maka tunggu saja sampai sistem bekerja normal dan disempurnakan, sehingga nanti data akan kembali menjadi Calon Penerima NUPTK.


Penutup


Pada intinya adanya status Proses Klaim NUPTK disebabkan karena input data di Aplikasi Dapodik anda. Sebab semua data yang ada dalam Sistem Verval PTK diambil dari dapodik.

Maka dari itu, kualitas dan validitas data yang dientri ke dalam Aplikasi Dapodik harus benar-benar valid. Jangan sampai ada data yang tidak benar.

Selama data anda semuanya valid, maka dalam Verval PTK tidak akan menjadi persoalan.

Demikianlah informasi mengenai Cara Memperbaiki Proses Klaim NUPTK di Verval PTK yang bisa saya sampaikan kepada anda semuanya.