Tampilkan posting dengan label PMP. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label PMP. Tampilkan semua posting

Cara Mengatasi Aplikasi PMP Tidak Terhubung dengan Dapodik

Cara Mengatasi Aplikasi PMP Tidak Terhubung dengan Dapodik - Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP) dibuat terintegrasi dengan Aplikasi Dapodikdasmen. Maka, saat menginstal aplikasi PMP anda harus menjadikan satu dengan laptop yang terinstal Dapodik.

Gunanya, supaya antara Aplikasi PMP dan Dapodik bisa saling terhubung. Sehingga pengambilan data PMP yang berasal dari Dapodik bisa dilakukan dengan lancar.

Namun, seringkali ditemui, kendati sudah terinstal ke dalam satu laptop yang sama muncul sebuah masalah yaitu Aplikasi PMP 2017 Tidak Terhubung dengan Aplikasi Dapodik.

Cara Mengatasi Aplikasi PMP Tidak Terhubung dengan Dapodik



Problem tidak terhubungnya PMP dengan Dapodik, memang bukan kali ini saja terjadi. Sudah sejak munculnya aplikasi PMP pertama kali persoalan ini sudah ada.

Padahal secara teknis, aplikasi PMP sudah terinstall dengan baik ke dalam PC/Laptop yang dipergunakan untuk menjadi server. Persolan ini cukup membuat pusing kepala, terutama para operator yang bertugas mempersiapkan Aplikasi PMP agar bisa digunakan secara baik oleh para responden.

Lalu Bagaimana Cara Mengatasi Aplikasi PMP 2017 Tidak Terhubung dengan Dapodik?

Untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa cara yang harus anda lakukan. Saya akan menjelaskan masing-masing cara itu berikut ini:

1. Install Aplikasi PMP dan Dapodik ke dalam Satu PC/Laptop


Seperti yang telah saya jelaskan di atas, bahwa Aplikasi PMP memang dibuat terintegrasi dengan dapodik. Sehingga ketika anda menginstall PMP, harus dijadikan satu dengan PC/Laptop yang anda gunakan untuk Aplikasi Dapodik juga. Jika keduanya terpisahkan, maka akibatnya Aplikasi PMP Tidak Terhubung dengan Dapodik.

2. Gunakan Versi Aplikasi PMP dan Dapodik Terbaru


Karena dibuat terintegrasi, maka versi PMP dan Dapodik yang harus anda install haruslah kompatibel. Pakai Aplikasi PMP versi dan Dapodik versi terbaru.  Jika versi yang digunakan berbeda maka akibatnya Aplikasi PMP Tidak Terhubung dengan Dapodik.

Saat ini ini Aplikasi terbaru PMP adalah versi  2.0. 2017.  Maka dari itu segera cek apakah aplikasi yang anda gunakan sudah sesuai atau belum.


Sesudah Aplikasi PMP Versi terbaru berhasil anda Install silahkan melakukan sinkronisasi Aplikasi Dapodik anda. Setelah itu baru kemudian,  anda buka kembali Aplikasi PMP nya. Maka secara otomatis aplikasi PMP anda akan langsung terhubung dengan Dapodik.

3. Install Ulang Aplikasi PMP


Apabila cara nomor 1 dan 2 sudah anda lakukan, namun tetap saja masalah Aplikasi PMP Tidak Terhubung dengan Dapodik tetap muncul, maka cara terakhir adalah melakukan install ulang.

Mungkin saja ada yang salah ketika proses installasi aplikasi PMP sebelumnya, sehingga mengakibatkan persoalan tidak terhubungnya PMP dengan Dapodik muncul.

Lakukan proses installasi secara benar ya, jangan sampai keliru satu langkah saja. Sebab itu akan membuat aplikas tidak bisa berjalan dengan lancar.

Oh ya, perlu anda ingat bahwa Aplikasi PMP Versi 2.0 Tahun 2017 ini berupa INSTALLER. Sehingga ketika melakukan installasi, aplikasi PMP sebelumnya yang sudah terinstall di dalam PC/Laptop harus anda hapus dulu.

Jangan sampai ada 2 Aplikasi PMP yang terinstall di dalam laptop. Sebab jika ini terjadi maka bisa mengakibatkan aplikasi bermasalah dan tidak dapat berjalan dengan normal.

Itulah 3 hal yang bisa anda lakukan ketika menemui masalah Aplikasi PMP Tidak Terhubung dengan Dapodik. Coba satu per satu cara tersebut berurutan ya...

Demikianlah informasi mengenai Cara Mengatasi Aplikasi PMP  Tidak Terhubung dengan Dapodik, Semoga bisa membantu anda semua.

Cara Installasi Aplikasi PMP Tahun 2017 yang Benar


Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP) Tahun 2017 telah resmi dirilis pada tanggal 5 Juni 2017 yang lalu dengan diberi nama Versi 2.0.

Seperti biasanya, jika ada versi maka nanti pasti aka nada pembaruan versi. Guna untuk memperbaiki dan menyempurnakan sistem yang ada.

Berkaitan dengan rilisnya aplikasi PMP Versi 2.0 maka kali ini saya akan membantu anda mengenai Cara Installasi Aplikasi PMP Tahun 2017 yang Benar.

Cara Installasi Aplikasi PMP Tahun 2017 yang Benar


Sebab jika dalam melakukan installasi Aplikasi PMP ada satu saja yang salah, maka itu bisa mengakibatkan kegagalan proses installasi. Maka dari itu perhatikan baik-baik ya.

Artikel Terkait: Aturan Terbaru Jumlah Responden Aplikasi PMP Versi 2017

Daftar Pembaruan di Aplikasi PMP Versi 2.0


Sebelum memasuki tahap installasi, berikut ini kami jelaskan Daftar Pembaruan di Aplikasi PMP Versi 2.0 yang wajib kamu ketahui. Supaya mengerti apa saja yang baru di Aplikasi PMP Tahun 2017.

Seperti biasanya, dalam ada 2 hal dalam setiap pembaruan aplikasi, yaitu pembaruan dan perbaikan. Saya akan menjelaskannya satu per satu, silahkan disimak.

Daftar Pembaruan


Ada 6 Pembaruan yang terdapat dalam Aplikasi PMP Versi 2.0, yaitu:

  1. Pembaruan pada dokumen unduhan instrumen Aplikasi PMP tahun 2017
  2. Pembaruan pada Fitur penggunaan tombol keyboard pada saat melakukan pengisian instrumen kuesioner
  3. Pembaruan pada tampilan warna pilihan jawaban yang ada pada instrumen kuesioner
  4. Pembaruan Fitur drilldown tree yang ada pada verifikasi pengisian jawaban kuesioner
  5. Pembaruan pada dokumen unduhan instrumen kuesioner PMP tahun 2017
  6. Pembaruan pada Fitur detail pengisian yang ada pada verifikasi pengisian responden


Daftar Perbaikan


Ada 7 Perbaikan yang terdapat dalam Aplikasi PMP Versi 2.0, yaitu:

  1. Perbaikan pada beban load ketika verifikasi kuesioner
  2. Perbaikan terhadap kesalahan/bug aplikasi ketika konfirmasi selesai kuesioner
  3. Perbaikan pada isian persen hanya dapat diisi dengan menggunakan angka
  4. Perbaikan terhadap kesalahan/bug aplikasi pertanyaan nomor B7
  5. Perbaikan terhadap kesalahan/bug aplikasi pertanyaan nomor D12
  6. Perbaikan terhadap kesalahan/bug aplikasi rekapitulasi total beranda
  7. Perbaikan pada Penambanhan pilihan "Tidak Mengampu" yang ada pada pertanyaan nomor B7,B8,B12 dan D12

Hal yang Harus Anda Lakukan Sebelum Installasi


Sebelum melakukan installasi Aplikasi PMP Versi 2.0, Ada beberapa  hal yang harus anda lakukan terlebih dahulu, yaitu:


  1. Memastikan Perangkat PC/Laptop yang digunakan untuk instalasi PMP sama dengan yang digunakan untuk dapodik
  2. Spesifikasi PC/Laptop memenuhi standar yang ditetapkan, yaitu Win XP/Vista/7/8/10
  3. Hapus Aplikasi PMP lama yang terinstall di PC/Lapotop. Sebab ini adalah installer


Cara Installasi Aplikasi PMP Tahun 2017 yang Benar


Setelah semua hal sudah anda siapkan, sekarang saatnya melakukan installasi Aplikasi PMP. Adapun Cara Installasi Aplikasi PMP Tahun 2017 yang Benar adalah sebagai berikut:


  1. Pertama, silahkan Unduh file Installer Aplikasi PMP Tahun 2017 di website PMP. Gunakanlah Link1 dan Link2
  2. Kemudian setelah file installer berhasil diunduh, silahkan buka dan Instal aplikasinya dengan cara klik kanan satu > kemudian pilih run as administator
  3. Lakukanlah proses installasi seperti biasanya sampai dengan selesai. Biasanya hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja.
  4. Selesai. Aplikasi PMP Versi 2.0 Tahun 2017 siap digunakan. Silahkan lakukan login memakai username dan Password seperti yang anda pakai dalam Aplikasi dapodik.

Bagi anda yang sudah pernah menggunakan Aplikasi PMP pasti sudah sangat faham mengenai cara menggunakannya ya.

Oh iya, sedikit informasi seperti Pendataan PMP akan menjadi semacam program tahunan. Jadi tetap semangat saja ya kawan.

Demikianlah informasi mengenai Cara Installasi Aplikasi PMP Tahun 2017 yang Benar dari saya, semoga bisa membantu.

Aturan Terbaru Jumlah Responden Aplikasi PMP Versi 2017

Aturan Terbaru Jumlah Responden Aplikasi PMP Versi 2017 -  Seperti yang telah diumumkan secara resmi dalam websiten Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan yang beralamat di pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id bahwa untuk input dan pengiriman data kuesioner Aplikasi PMP 2016 sudah ditutup sejak tanggal 02 mei 2017 lalu.

Adapun proses input dan pengiriman data PMP akan kembali dibuka setelah keluarnya Rilis Aplikasi PMP 2017 (silahkan anda buka link tersebut untuk mengetahui detail informasinya.

Maka dari itu, silahkan anda persiapkan segala sesuatunya sebaik mungkin agar dalam proses input data bisa berlangsung dengan baik dan lancar.

Aturan Terbaru Jumlah Responden Aplikasi PMP Versi 2017


Mudah-mudahan dengan adanya rilisnya aplikasi PMP versi terbaru 2017, tidak akan ada lagi hambatan teknis yang ditemui, baik dalam hal pengisian data kuesioner, infrastruktur penunjang hingga proses pengiriman data. 

Seperti yang diketahui, dalam Aplikasi PMP sebelumnya, proses pengiriman data menjadi hambatan yang tidak kunjung bisa diselesaikan. Masalahnya data tidak bisa dikirim padahal koneksi internet sangat bagus sekali. Semoga saja semua persoalan itu bisa terselesaikan. amiin

Pembaruan Aplikasi PMP Versi 2017


Setiap ada rilis aplikasi terbaru, hal utama yang perlu diketahui adalah daftar pembaruan yang terdapat di dalamnya. Kira-kira apakah ada perbedaan yang signifikan di Aplikasi PMP Versi 2017 dengan aplikasi versi sebelumnya? 

Jelas ada perbedaan. Namun perbedaan yang paling menonol berada pada jumlah responden yang harus mengisi kuesioner PMP.

Jika dalam Aplikasi PMP versi sebelumnya, jumlah peserta didik yang menjadi responden wajib adalah 10 orang untuk setiap kelas, maka dalam Aplikasi PMP Versi 2017 jumlah responden peserta didik yang wajib mengisi kuesioner hanya 5 anak dalam setiap kelas. 

Lalu bagaimana dengan responden lain?

Sesuai dengan Draf Perangkat Instrumen Pemetaan PMP Versi 2017, jumlah responden  yang wajib mengisi instrument kuesioner PMP adalah sebagai berikut:
  • Kepala sekolah 
  • Guru/Perwakilan dari Guru,  dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Minimal 1 orang guru per tingkat kelas untuk jenjang pendidikan SD 
  2. Minimal 1 orang guru mapel Pendidikan Agama dan Guru Mapel pendidikan jasmani dan kesehatan  jenjang pendidikan pada SD 
  3. Minimum 1 orang guru per mata pelajaran (Mapel) untuk jenjang pendidikan SMP/SMA/SMK 
  4. Total seluruh perwakilan guru minimal adalah 8 - 10 guru

  • Peserta didik, dengan ketentuan sebagai berikut: 
  1. Minimal 5 peserta didik per tingkat kelas (khusus peserta didik jenjang pendidikan SD hanya untuk kelas 4 – 6). 
  2. Total perwakilan responden peserta didik minimal minimal adalah 15 siswa untuk tiap sekolah. 

  • Responden dari Perwakilan komite sekolah, dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Minimal 1 orang dari perwakilan pimpinan komite sekolah
  2. Minimal 2 orang dari perwakilan orang tua peserta didik

  • Responden Pengawas yang bertugas menjadi pengawas pembina/manajerial sekolah terkait 

Itu adalah data pembaruan pada aplikasi PMP Versi 2017 yang berhubungan dengan jumlah responden yang harus mengisi kuesioner.

Adakah pembaruan lain?

Ada. Pembaruan lainnya berada pada Instrumen kuesioner. Di mana instrumen yang dipakai untuk menilai mutu sebuah sekolah mengalami perubahan dan penyempurnaan.

Salah satunya, terdapat penambahan pertanyaan yang berhubungan dengan Standar Sarana dan Prasarasana Sekolah. Semua itu masuk dalam Indikator Penyusunan Instrumen PMP 2017.

Adapun bagan Indikator Penyusunan Instrumen PMP Versi 2017 bisa anda lihat pada gambar di bawah ini:

Aturan Terbaru Jumlah Responden Aplikasi PMP Versi 2017


Sahabat dikbud sekalian, dalam postingan kali ini saya belum bisa membagikan pedoman penggunaan maupun Aplikasi PMP Versi 2017 kepada anda semua. Sebab, sampai dengan saat ini Aplikasi PMP Versi terbaru itu masih dalam tahap diujicobakan pada  aplikasi pmp_2.0.rc2.002. 

Aplikasi PMP ini masih bersifat beta, maka dari itu belum bisa disebarluaskan kepada semua. Setelah aplikasi siap dirilis, pasti nanti akan diumumkan secara resmi melalui website PMP di alamat http://pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/. 

Oh iya, sekedar mengingatkan saja bahwa untuk pengumpulan data dan informasi melalui Aplikasi PMP Versi 2017 diharapkan semua selesai selama kurang lebih 4 bulan dimulai dari Bulan Juni sampai dengan September 2017.

Secara teknis tidak ada yang berbeda jauh mengenai penggunaan Aplikasi PMP Versi 2017. Namun setelah aplikasi ini resmi dirilis, lebih baik anda membaca pedomannya terlebih dahulu.

Sekian informasi mengenai Aturan Terbaru Jumlah Responden Aplikasi PMP Versi 2017 yang dapat saya sampaikan.


Rilis Aplikasi PMP Versi 2017


Rilis Aplikasi PMP Versi 2017 - Sahabat operator sekolah yang ada di seluruh Indonesia, pastinya anda sekalian masih ingat sebuah Aplikasi bernama Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP).

Ini menjadi tugas tambahan operator selain mengerjakan Aplikasi Dapodik. Bedanya, jika dalam Aplikasi PMP, operator hanya bertugas menjadi fasilitator saja. Sedangkan yang berkewajiban mengisi kuesioner adalah Pengawas, Komite, Yayasan, Kepala Sekolah, GTK dan Peseta didik.

Banyak sekali kuesioner yang harus diisi, maka dari itu kita harus menjadi operator yang cerdas. Kerjakanlah Aplikasi PMP secara bersama-sama dengan menggunakan banyak laptop supaya data cepat terisi.

Ada kabar teraru terkait dengan Aplikasi PMP. Bagi anda para operator harus memahami kabar baru tersebut supaya tidak ketinggalan informasi.

Rilis Aplikasi PMP Versi 2017


Apa kabar baru yang saya maksud? 

Berdasarkan informasi yang tertera pada website resmi Aplikasi PMP yang beralamat di http://pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/, di situ diinformasikan bahwa pengiriman data PMP untuk Tahun 2016 terhitung sejak mulai tanggal 2 Mei Tahun 2017 telah resmi ditutup.

Sehingga pengiriman data yang melebihi tanggal penutupan tersebut, tidak akan bisa masuk dalam server PMP pusat.

Kapan Input Kuesioner PMP Lagi?

Penginputan dan Pengiriman data kuesioner PMP pada Tahun 2017 akan kembali dibuka sesudah Aplikasi PMP versi 2017  resmi dirilis.

Kepada semua operator PMP sekolah, Dapodik dan LPMP serta semuan responden yang telah aktif membantu dalam menyukseskan terlaksananya program Penjaminan Mutu Pendidikan dari Ditjen Dikdasmen pada tahun 2016 dari pihak Ditjen mengucapkan banyak terimakasih

Atas dasar pengumuman tersebut, maka bisa ditarik kesimpulan bahwa sebentar lagi Aplikasi PMP akan diperbaru menjadi versi 2017.

Dengan keluarnya informasi resmi tersebut di website PMP, maka Rilis Aplikasi PMP Versi 2017 sebentar lagi akan diluncurkan.

Maka dari itu, bagi para rekan-rekan operator sekolah agar mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mengerjakan Aplikasi PMP Versi 2017 sesudah nanti resmi dikeluarkan.

Cara Mengunduh Aplikasi PMP Versi 2017

Ketika Aplikasi PMP Versi terbaru sudah resmi dirilis, maka anda perlu mengunduh softwarenya di website PMP.

Adapun Cara untuk Mengunduh Aplikasi PMP Versi 2017 adalah sebagai berikut ini:

  1. Buka Browser anda (gunakanlah Mozila firefox/Google Chrome)
  2. Masukkan alamat link untuk mengunduh Aplikasi PMP Versi 2017 di alamat http://pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/perangkat/aplikasi 
  3. Pada laman tersebut, nanti apabila Aplikasi PMP Versi 2017 sudah resmi dirilis maka anda tinggal melakukan Klik pada Tombol Unduh Installer/Updater
  4. Secara otomatis, Aplikasi PMP Versi terbaru akan terunduh ke dalam PC anda

Maka dari itu, ketika anda akan mengunduh Aplikasi PMP Versi terbaru 2017 pastikan bahwa koneksi internet berjalan dengan lancar. Jangan sampai terputus-putus, sebab hal itu bisa menyebabkan proses pengunduhan menjadi gagal.

Apalagi jika software yang diunduh adalah installer. Pasti datanya akan semakin besar, sehingga memerlukan koneksi internet yang kuat.

Penutup

Aplikasi PMP dibuat dengan tujuan untuk mengetahui kualitas mutu pendidikan di setiap sekolah. Aplikasi ini diperuntukkan bagi semua sekolah yang berada di bawah naungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), mulai dari jenjang pendidikan SD sampai dengan SMA/SMA sederajat.

Di dalam Aplikasi PMP, para responden bertugas untuk mengisi sejumlah kuesioner yang disiapkan. Kuesioner tersebut berisikan sejumlah pertanyaan yang terkait dengan kualitas pendidikan di sebuah sekolah.

Makanya, responden diambil dari berbagai macam stakeholder sekolah supaya data yang diperoleh benar-benar obyektif.

Untuk sementara sekian dulu informasi mengenai Rilis Aplikasi PMP Versi 2017 yang bisa kami sampaikan kepada anda semuanya.

Selanjutnya, ketika nanti aplikasi PMP Versi terbaru resmi dirilis maka kami akan mengupdate informasinya melalu blog ini.

Cara Update Aplikasi PMP Versi 1.5 yang Benar

Cara Update Aplikasi PMP Versi 1.5 yang Benar. Sobat Operator Dapodik di seluruh Indonesia, tentu kalian semua tidak asing dengan yang namanya Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan atau PMP. Aplikasi ini memang menjadi Buah Bibir para operator, menginngat pada akhir November 2016 nanti menjadi batas akhir (Cutt Off) pengiriman Data Kuesioner PMP.

Perlu saya jelaskan kembali Penjaminan mutu pendidikan dasar dan menengah adalah suatu mekanisme yang sistematis, terintegrasi, dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa seluruh proses penyelenggaraan pendidikan telah sesuai dengan standar mutu dan aturan yang ditetapkan. Untuk dapat melakukan penjaminan mutu pendidikan dengan baik diperlukan adanya sistem penjaminan mutu pendidikan. Sistem penjaminan mutu pendidikan dasar dan menengah terdiri atas dua komponen yaitu Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME).

Cara Update Aplikasi PMP Versi 1.5 yang Benar
Cara Update Aplikasi PMP Versi 1.5 yang Benar.

Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan ini harus diisi oleh 5 komponen sekolah yaitu Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Guru, Peserta Didik dan Komite. Namun pada praktiknya proses pengisian data kuesioner tersebut tidaklah mudah, sebab terdapat banyak Bug (kesalahan) aplikasi yang membuat kinerja operator semakin sulit. Kekurangan tersebut terus diperbaiki dengan cara mengupdate Aplikasi PMP dan versi terakhir yang muncul adalah versi 1.4.

Rilis Aplikasi PMP Versi 1.5

Kendati sudah diupdate menjadi versi 1.4, nyatanya Aplikasi PMP tetap masih ada yang bermasalah. Seperti tidak muncul beberapa kuesioner dan lamanya waktu pengiriman Data PMP ke server pusat. Untuk mengatasi hal tersebut, saat ini pengelola PMP pusat telah resmi meluncurkan Aplikasi PMP Versi 1.5.

Aplikasi PMP Versi 1.5 resmi dilrilis pada 17 November 2016. Perlu diingat jika Aplikasi PMP Versi 1.5 khusus untuk yang sudah menginstall Aplikasi PMP versi 1.4. sedangkan yang masih menginstall Aplikasi PMP Versi 1.3 atau sebelumnya silahkan melakukan update Aplikasi PMP ke versi 1.3 terlebih dahulu.

Untuk itu, anda perlu mengecek terlebih dahulu Aplikasi PMP anda yang saat ini digunakan. Jika sudah versi 1.4 maka bisa langsung diinstal PMP Versi 1.5. Apabila anda melakukan Update dari PMP versi 1.2 ke Versi 1.5 maka akan menyebabkan aplikasi PMP anda gagal diupdate. Dan ada kemungkinan data anda bisa hilang. Tentu hal ini sangat tidak ingin anda alami bukan? Apalagi hingga saat ini Menu Backup dan Restore data PMP belum bisa digunakan secara maksimal.

Download Aplikasi PMP Versi 1.5

Aplikasi PMP Versi 1.5 bisa anda download di wesite Dapodikdasmen. Silahkan anda masuk ke Menu Unduhan, Kemudian anda Kik pada Menu Aplikasi PMP. Nanti di situ akan terlihat daftar Aplikasi PMP mulai awal sampai akhir. Berikut ini alamat url Download Aplikasi PMP Versi 1.5 http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan. Atau juga anda download di website PMP yang beralamat di http://pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/perangkat/aplikasi

Saat anda mengunjungi alamat website tersebut, maka akan terlihat beberapa Aplikasi PMP. Silahkah anda pilih Patch Aplikasi PMP Versi 1.5 dengan Tanggal Rilis 17 Nopember 2016. Klik Tombol Hijau yang ada di sebelah kanan keterangan (Lihat Kotak Merah pada Gambar di Atas).

Setelah mengeklik Menu Unduh Patch, anda akan di bawa ke link di mana updater PMP versi 1.5 berada. Di sebelah kanan atas akan terdapat tombol unduh. Silahkan anda klik tombol tersebut, dan tunggu sampai Patch Aplikasi PMP Versi 1.5 selesai di unduh. (Silahkan Lihat Lingkaran merah pada gambar di bawah)

Perlu anda ketahui bersama, Aplikasi PMP Versi 1.5 berupa  Patch atau Updater. Untuk itu sebelum mengupdate aplikasi anda, sebaiknya dipastikan terlbih dahulu bahwa Aplikasi PMP yang anda gunakan sudah versi 1.4.

Cara Update Aplikasi PMP Versi 1.5 yang Benar


1. Backup Data PMP Dahulu

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah Backup data PM. Hal ini sangat penting untuk dilakukan jika sewaktu-waktu ada kesalahan. Sehingga data yang sudah di backup sebelumnya bisa di restore kembali melalui menu Backup dan Restore yang ada di Aplikasi PMP. Untuk Caranya, silahkan anda baca artikel sebelumnya yang berjudul Cara Backup dan Restore Data PMP

2. Pastikan Spesifikasi PC anda Sesuai yang Ditentukan

Aplikasi PMP versi 1.5 tidak bisa digunakan untuk sembarang PC. Komputer atau laptop yang digunakan harus menggunakan windows xp/vista/7/8/9. Untuk ram sebaiknya menggunakan yang minimal 1 GB supaya aplikasi berjalan lancar.

Cara Update Aplikasi PMP Versi 1.5 yang Benar
Unduhan Aplikasi PMP versi 1.5.

3. Download Updater Aplikasi PMP Versi 1.5

Langkah selanjutnya ialah silahkan Download Updater Aplikasi PMP versi 1.5. Ingat yang di download adalah updater atau di website bertuliskan UNDUH PATCH bukan installer (untuk downloadnya silahkan kunjungi website dapodikdasmen di menu unduhan. Alamat URL sudah saya tulis di atas).

Pengalaman terdahulu. sumber kekeliruan dalam proses Updater Aplikasi PMP Versi 1.4 ke Versi 1.5 berada di sini. Banyak operator yang justru keliru download installer, yan kemudian jika diinstal akan mengakibatkan aplikasi data yang menyebabkan terjadinya beberapa permasalahan. Namun untuk versi 1.5 sendiri server pusat hanya merilis Patch atau Updater saja, sehigga kesalahan dalam proses download dapat di atasi.

4. Lakukan proses update data. 

Setelah Patch Aplikasi PMP Versi 1.5 berhasil di simpan, langkah selanjutnya adalah mengupdate Aplikasi Versi 1.4 menjadi Caranya adalah, klik software Patch Aplikasi PMP versi 1.5 tersebut dua kali dan ikuti perintah yang muncul. Anda hanya menekan perintah OK atau Yes hingga proses updater selesai dilakukan. Biasanya proses pembaruan ini hanya berlangsung beberapa menit saja. (jangan lupa baca bismillah dulu sebelum melakukan updater) hehe.

5. Selesai. Aplikasi PMP Versi 1.4 berhasil diupdate menjadi Aplikasi PMP Versi 1.5

6. Lakukan refresh terlebih dahulu pada Aplikasi PMP anda, kemudian lihat versi yang digunakan telah diperbarui menjadi versi 1.5

7. Jika setelah direfresh tampilan berubah, hapus terlebih dahulu riwayat penelusuran di browser anda. Setelah semua dihapus, baru masuk ke local host pmp lagi. nanti akan otomatis berubah menjadi versi 1.5

Daftar Pembaruan Aplikasi PMP Versi 1.5

Dengan rilisnya Aplikasi PMP Versi 1.5 ini, diharapkan tidak ada lagi Bug Aplikasi. Sehingga proses pengisian kuesioner PMP berjalan dengan lancer tanpa ada suatu halangan apapun. Daftar Pembaruan  Aplikas PMP Versi 1.5 di bagi menjadi 2 yaitu Perbaikan dan Pembaruan. Untuk lebih jelasnya perhatian penjelasan berikut ini:

Perbaikan

1. (Perbaikan) Jumlah pertanyaan pada daftar validasi komite dan pengawas Sekolah

2. (Perbaikan) Optimasi proses pada verifikasi kuesioner PTK dan Peserta Didik

3. (Perbaikan) Bug pada saat Backup data

4. (Perbaikan) Bug pada fitur Restore data

5. (Perbaikan) perbaikan proses kirim data ke server

6. (Perbaikan) Perbaikan proses backup file

Pembaruan

1. (Pembaruan) Tabel verifikasi kuesioner pengawas sekolah

2. (Pembaruan) Tabel verifikasi kuesioner komite sekolah

3. (Pembaruan) Menu Daftar Pembaruan

4. (Pembaruan) Keterangan username dan password hasil salin PTK dan Peserta Didik

5. (Pembaruan) Indikator koneksi ke aplikas dapodik pada saat Login

6. (Pembaruan) Isian untuk pertanyaan dan pilihan lainnya

7. (Pembaruan) Modul Submit untuk setiap responden kuesioner

8. (Pembaruan) Modul pengecekan jumlah pertanyaan terjawab dan sisanya di modul submit

9. (Pembaruan) Verifikasi kirim data mengacu pada submit setiap responden yang telah mengerjakan

10. (Pembaruan) Progres bar di setiap bagian kuesioner

Demikian informasi mengenai Cara Update Aplikasi PMP Versi 1.5 yang Benar. Semoga kuesioner Aplikasi PMP anda segera diisi dengan baik dan dapat dikirim ke server pusat dengan lancer. Terimakasih.

Cara Cek Status Pengiriman PMP

Cara Cek Status Pengiriman PMP. Salam Satu Data. Sahabat Operator Dapodik, sebelumnya saya mengucapkan banyak terimakasih atas kunjungannya ke Blog Panduan Dapodikmen ini. Silahkan berikan komentar yang relevan dengan topik pembahasan. Anda juga bisa meninggalkan pertanyaan seputar tugas dan tanggungjawab Operator Dapodik di kolom komentar yang berada di bawah artikel. Jika saya mengerti jawabannya pasti akan segera saya jawab atau saya ulas secara detail dalam sebuah artikel.

Sobat Operator Dapodik, pada kesempatan kali ini saya akan kembali membahas mengenai Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP). Berbicara tentang Aplikasi PMP, tentu anda semua sudah memahami fungsi dan kegunaan aplikasi yang terbilang baru ini. Selain itu, persoalan Bug aplikasi juga menjadi bahan pembahasan yang tak kunjung tuntas. Sebagai operator tentu kita semua berharap aplikasi PMP segera disempurnakan. Amiin

Topik pembahasan artikel kali ini adalah menganai Status Pengiriman Data PMP. Sobat sekalian pastu sudah tahu, jika puncak dari pekerjaan Aplikasi PMP ialah pengiriman ke server pusat. Hanya saja dalam praktiknya terdapat beragam persolan yang menyebabkan data tak kunjung masuk ke dalam progres pengiriman data. Masalah yang terjadi biasanya yaitu:

1. Proses Pengiriman Berlangsung Lama

Masalah ini dialami hampir semua operator. Proses pengiriman Data PMP berlangsung sangat lama. Bahkan setelah data dikirim hingga 5 jam, proses pengiriman masih terus berlangsung dan tak kunjung berhasil. Padahal koneksi internet lancar, semua responden sudah mengisi kuesioner, pengirimannya pun sudah sesuai jadwal yang ditentukan. Namun tetap saja tak kunjung selesai.

Kendati demikian, saat melihat progres pengiriman data, di kolom status berisi data telah Diterima Server. Namun setelah dibuka ternyata masih belum ada satupun data yang masuk dalam server pusat.

2. Proses Pengiriman Berhasil Namun Tak Masuk ke Server

Kasus kedua ini adalah kebalikan dari yang pertama. Di mana dalam kasus kedua ini proses pengiriman Data PMP dinyatakan Berhasil. Pada halaman Beranda pun juga sudah ada keterangan berhasil mengirimkan Data PMP sekaligus disertai waktu dan tanggal pengiriman.

Namun setelah beberapa hari berlangsung, kemudian dicek di Progres Pengiriman Data PMP, datanya belum juga masuk server. Bahkan, dalam kolom status bertuliskan keterangan Belum Kirim. Tentu kedua hal ini membuat banyak operator pusing tujuh keliling memikirkannya. Apalagi batas waktu Cutt Off PMP semakin dekat.

Cara Cek Status Pengiriman PMP
Cara Cek Status Pengiriman PMP.

Perlu anda ketahui, masalah Status Pengiriman Data PMP sebenarnya berada di bawah kewenangan server PMP pusat. Tugas operator hanya sebatas sampai pada tahap verifiasi dan pengiriman data saja. Kendati demikian, anda juga tidak boleh menganggap tugas telah selesai. Operator juga perlu mengawal dan memastikan bahwa Data PMP di sekolahnya sudah masuk dalam server pusat dan berstatus Selesai Diproses.

Seorang operator perlu mengecek data PMP sekolahnya secara berkala di Website PMP yang beralamat di http://pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/ Di website ini anda akan bisa melihat Progres Pengiriman Data PMP dalam Skala Nasional yang terbagi dalam beberapa kelompok sesuai dengan Provinsi masing-masing. Dengan begitu, sekolah anda pun juga bisa dilihat sejauh mana progres pengiriman Data PMP. Apakah sudah mengirim atau belum? Jika sudah mengirim, apakah sudah sesuai dengan batas responden yang telah ditentukan. Semuanya bisa dilihat secara langsung melalui website ini.

Selain itu, anda juga bisa menyimak berbagai kabar terbaru seputar Aplikasi PMP. Petunjuk Teknis hingga mengajukan berbagai pertanyaan mengenai Aplikasi PMP ini yang nantinya akan ditanggapi oleh server pusat secara langsung. Sehingga masalah yang anda alami dapat segera terselesaikan.

Kembali pada judul artikel ini yaitu Cara Cek Status Pengiriman PMP. Status pengiriman PMP sangatlah penting. Karena server pusat membuat kategorisasi pengiriman Data PMP. Sehingga setiap pengiriman PMP yang berhasil belum tentu berstatus Selesai Diproses yang artinya belum masuk secara penuh ke server pusat.

Langsung saja berikut ini Cara Cek Status Pengiriman PMP:

1. Login ke Website PMP, Langkah pertama adalah silahkan anda buka website PMP di alamat yang sudah saya jelaskan sebelumnya. Silahkan arahkan kursor anda ke sebelah kanan atas website. Di situ nanti akan ada Menu Login sebagai Operator Sekolah. Kemudian Masukkan Ussername dan Password seperti di Aplikasi Dapodik anda (Ingat!! Aplikasi PMP memang terintegrasi dengan Dapodik.

2. Pilih Menu Pengiriman, Kemudian Klik Menu Progres (untuk tahap ini saya kira anda sudah sangat faham dan tidak perlu penjelasan).

3. Di Halam progres anda akan disuguhkan Daftar provisi yang telah mengirmkan Data PMP yang ditandai dengan persentase angka. Nomor urut 1 sampai dengan selesai berarti tingkat paling banyak pengirim Data PMP. Para Pengirim tersebut berasal dari semua jenjang Pendidikan. Mulai dari SD hingga SMA Sederajat.

4. Klik Provinsi di mana Sekolah Anda Berada. Setelah di Klik maka di bagian atas daftar sekolah akan ada keterangan Status Perbaikan Data. Ada tiga Macam Status Perbaikan Data yaitu:

a. Kirim Ulang, warnanya hitam yan berarti Data PMP dikirm dengan versi aplikasi lama, silahkan kirim ulang dengan versi terbaru

b. Dilewati warnanya Oranye, artinya Data PMP dikirim berulang kali, yang diproses hanya data Pengiriman terakhir

c. Gagal Diproses Warnanya Merah, artinya Data PMP gagal Diproses dan akan diproses kembali dengan selang waktu tertentu

Anda bisa melihat Status perbaikan Data ini di Kolom Status yang terdapat pada Daftar Sekolah di Provinsi anda. (Lihatlah gambar pertama di atas)

5. Klik Nama Sekolah Anda, Status Pengiriman Data PMP yang sebenarnya baru bisa dilihat ketika anda telah membuaka Data Sekolah Anda. Di situ akan ditampilkan secara detail. Ada 6 Macam Status pengiriman yaitu: (Lihat gambar di bawah ini)

Cara Cek Status Pengiriman PMP
Cara Cek Status Pengiriman PMP.


a. Belum Kirim Warna Putih, artinya anda belum pernah mengirim Data PMP

b. Diterima Server Warnanya Biru Muda, artinya data anda sudah dikirim dan saat ini sudah diterima server

c. Sedang Diproses Warnanya Biru Tua, artinya Data PMP anda sedang Diproses dalam antrian

d. Kirim Ulang, warnanya hitam yan berarti Data PMP dikirm dengan versi aplikasi lama, silahkan kirim ulang dengan versi terbaru

e. Dilewati warnanya Oranye, artinya Data PMP dikirim berulang kali, yang diproses hanya data Pengiriman terakhir

f. Gagal Diproses Warnanya Merah, artinya Data PMP gagal Diproses dan akan diproses kembali dengan selang waktu tertentu

Untuk Status Pengiriman Data Sekolah anda dapat anda lihat di Menu Log Pengiriman.  Di situ akan dipaparkan secara jelas Tanggal Kirim, Status dan Tanggal Diproses. Status Pengiriman Data PMP yang dinyatakan berhasil akan berisi keterangan Selesai Diproses yang berwarna hijau. Jika belum berstatus demikian berarti anda harus bersabar dan menanti Data PMP yang anda kirim selesai diproses oleh server pusat.

Demikian informasi mengenai Cara Cek Status Pengiriman PMP. Semoga data PMP yang anda kirim segera diproses dan dinyatakan selesai oleh server pusat.

Cara Mengisi Instrumen PMP yang Benar

Cara Mengisi Instrumen PMP yang Benar. Sobat Operator Dapodik Sekalian, pada kesempatan kali saya akan kembali membahas mengenai Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan atau PMP. Kenapa saya membahasnya lagi? Sebab masih banyak kawan-kawan operator yang belum bisa mengisi kuesioner PMP secara benar. Akibatnya, tombol Kirim Data tidak bisa di Klik sehingga ia tak bisa mengirim Data PMP ke server pusat.

Langsung saja ke pembahahasan Instrumen PMP, perlu difahami sebelumnya jika Instrumen PMP diperuntukkan bagi 5 komponen sekolah, yaitu Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Komite (Perwakilan Wali Murid, Guru dan Peserta Didik. Semua Komponen tersebut harus mengisi PMP meski hanya sejumlah batas minimal responden. Pertanyaan bagi setiap komponen berbeda-beda, untuk itu dalam setiap menjawab perlu difahami secara benar terlebih dahulu.

ara Mengisi Instrumen PMP yang Benar
ara Mengisi Instrumen PMP yang Benar.

Pada realitasnya, saat mengisi kuesioner PMP masih banyak ditemui banyak hambatan di antaranya:

Sebagian Kuesiner Tidak Mucul


Di beberapa kuesioner, pertanyaan ada yang tidak muncul. Hal ini baru diketahui saat operator melakukan validasi. Terlihat ada pertanyaan yang masih disilah merah yang artinya belum dijawab. Namun setelah di cek, pertanyaan tersebut ternyata tidak muncul dalam kuesioner.

Keliru Menjawab


Pengisian Data PMP merupakan tanggungjawab individu, bukannya Operator Dapodik. Sehingga anda sendirilah yang harus menjawabnya. Banyak kasus terjadi karena di jawab oleh operator, jawaban yang dikirim berbeda dengan realitasnya. Selain itu, jawaban kuesioner PMP dibagi menjadi dua, yaitu memilih satu dan bisa memilih banyak jawaban. Sebelum menjawab, anda harus memahami jenis jawaban yang tersedia dalam kuesioner.

Itu adalah dua dari banyak persoalan tentang pengisian Instrumen PMP yang berakibat gagalnya proses pengiriman Data. Agar hal itu tak terjadi pada anda maka alangkah baiknya sobat operator mengikuti Cara Mengisi Instrumen PMP yang Benar berikut ini:


1. Aplikasi PMP yang Diinstal Harus Versi 1.4


Aplikasi PMP terbaru saat ini adalah versi 1.4. jika aplikasi anda masih versi 1.2 atau 1.3 maka segeralah lakukan update aplikasi. Perlu anda ketahui, Aplikasi PMP Versi 1.4 sendiri ada dua versi, yaitu 14.006 dan 14.007.  yang harus terinstal dalam PC adalah yang versi 14.007. permasalahan mengenai adanya kuesioner yang tidak muncul disebakan versi Aplikasi PMP yang keliru. Maka anda perlu memastikan terlebih dahulu PMP yang terinstal adalah versi 14.007. (Untuk mengunduh aplikasinya silahkan anda kunjungi website Dapodikdasmen)

2. Pastikan anda Sendiri yang Mengisi Data PMP


Di Dalam Aplikasi PMP, terdapat Menu Tukar Pengguna. Menu ini berfungsi untuk mengalihkan pengguna PMP yang awalnya otomatis Operator Dapodik bisa diubah menjadi PTK, Peserta Didi, Komite dan Pengawas. Saat mengisi kuesioner pastikan anda sudah melakukan prosedur Tukar Pengguna dari Operator ke Anda sendiri. Ini Penting karena jika anda lupa melakukan Tukar Pengguna, maka kuesioner yang diisi bukan milik anda. Namun otomatis untuk Kepala Sekolah.

3. Pahami Setiap Kuesioner


Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, kuesioner PMP diperuntukkan bagi 5 komponen sekolah yaitu Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Guru, Peserta Didik dan Komite. Masing-masing komponen memiliki jenis pertanyaan tersendiri. Saat menjawab kuesioner, anda harus betul-betul faham pertanyaannya. Jika memang diperlukan, anda juga bisa bertanya kepada orang lain. Hal ini sangat penting karena berhubungan dengan validitas dan kebenaran jawaban dari kuesioner PMP tersebut

4. Pastikan Persentase Jawaban Sudah 100%


Pada setiap pertanyaan di kuesioner terdapat persentase jawaban yang sudah anda isi. Letaknya berada di atas kuesioner. Semakin banyak jawaban yang diisi, maka warna biru akan semakin penuh dan persentase akan semakin banyak. Pastikan persentase tersebut mencapai 100% yang artinya semua jawaban sudah diisi, sehingga kolom persentase semuanya berwarna biru. (Lihat Kotak Merah Gambar Di Atas)

Jika masih anda yang berwarna putih, itu artinya terdapat jawaban yang belum diisi. Sehingga perlu melakukan cek data kembali. Kolom persentase ini akan muncul secara otomatis, setelah  jawaban diisi kemudian anda Klik Tombol Simpan. Maka dari itu, setelah melakukan pengisian instrumen PMP dianjurkan untuk langsung Menekan Tombol Simpan.

Menu Konfirmasi Data PMP.
Menu Konfirmasi Data PMP.

5. Lakukan Konfirmasi


Salah satu perubahan yang ada dalam Aplikasi PMP terbaru adalah terdapat Penambahan Menu  Konfirmasi Selesai. Menu ini digunakan untuk menyatakan bahwa instrumen benar-benar telah diisi dan anda secara sah telah menyetujui jawaban yang anda pilih. Dalam Menu ini anda akan diperlihatkan Konfirmasi Selesai Mengerjakan Kuesioner yang berisi Standar, Jumlah Pertanyaan, Telah Dijawab, Sisa, Status.

Standar berisi tentang jenis kuesioner yang diisi. Dan masing-masing Pengguna memiliki Jenis Peranyaan sendiri-sendiri. Jumlah pertanyaan berisi total pertanyaan yang harus dijawab di setiap Standar Pertanyaan. Telah Dijawab berarti pertanyaan yang sudah dijawab. Sisa berisi data pertanyaan yang belum diisi. Sedangkan status berisi keterangan mengenai keterselesaian jawaban.

Pastikan semua jawaban telah anda isi. Sisa pertanyaan harus 0 (nol) dan Status bertuliskan Selesai. Jika masih ada 1 saja pertanyaan yang anda isi maka dalam kolom status akan terdapat keterangan belum selesai.

Setelah anda memastikan semua jawaban terisi, langkah selanjutnya ialah melakukan konfirmasi. Caranya dengan menekan Tombol Konfirmasi, kemudian akan muncu pertanyaan apakah anda akan mengkonfirmasi? Kemudian tekan OK. Maka jawaban anda akan terkonfirmasi.

Catatan Pentin!!! Selama anda tidak melakukan Konfirmasi maka data pengguna dinyatakan belum selesai dan di dalam Menu Verifikasi dan Kirim Data akan tetap berisi tanda silang merah. Konfirmasi ini hanya bisa dilakukan satu per satu pengguna PMP.

6. Lakukan Verifikasi Data


Langkah terakhir adalah melakukan Verifikasi Data. Menu ini terdapat di sebelah kiri Aplikasi berdekatan dengan Menu yang lainnya. Verifikasi ini berfungsi untuk mengetahui jawaban yang telah diisi. Sehingga anda bisa mengkoreksinya terlebih dahulu jika ada jawaban yang dirasa kurang tepat atau keliru.

Menu verifikasi ini akan menampilkan semua pertanyaan dan Jawaban Kuesioner PMP dari masing-masing pengguna. Untuk lebih mempermudahnya, anda juga bisa mendownloadnya dengan cara Klik Menu Download yang ada di sebelah kanan atas.

Verifikasi ini lebih baik dilakukan masing-masing pengguna. Tujuannya supaya dapat memastikan sendiri bahwa jawaban yang dipilih benar-benar sesuai dengan realita yang ada.

7. Tunggu Sampai Batas Minimal Responden


Untuk bisa mengirim Data PMP ke server pusat haruslah menunggu sampai batas minimal responden terpenuhi. Maka dari itu, pengisian instrumen PMP harus memenuhi Aturan Jumlah Responden yang telah ditentukan. Untuk masalah ini, saya telah menulisnya dengan judul Aturan Jumlah Responden PMP.

Jika semua sudah terpenuhi, maka tombol Kirim Data otomatis akan diaktifkan. Itu artinya anda bisa segera mengirimnya ke server pusat. Sampai di sini tandanya pengisian data PMP anda berlangsung dengan baik.

Penutup


Pengisian kuesioner PMP harus disesuaikan dengan kondisi nyata di sekolah. Untuk itu jawablah setiap pertanyaan dengan apa adanya supaya data valid. Demikian informasi mengenai Cara Mengisi Instrumen PMP yang Benar. Semoga bermanfaat.

Panduan Lengkap Sukses Kirim Data PMP

Panduan Lengkap Sukses Kirim Data PMP. Sobat Operator Dapodik, Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan atau PMP nampaknya masih membuat banyak operator pusing. Hal ini disebabkan karena hingga menjelang batas Cutt Off, persoalan mengenai lamanya proses Kirim Data masih juga belum terselesaikan. Padahal mulai awal November 2016, server pusat sudah memberikan jadwal per Provinsi. Namun pada kenyataannya, proses pengiriman data masih saja sulit.

Atas dasar tersebut, pada kesempatan kali ini saya akan membuat Panduan Lengkap Sukses Kirim Data PMP. Tujuannya, membantu sobat semua agar berhasil melakukan pengiriman data PMP. Artikel ini saya buat berdasarkan pengalaman sekaligus melihat panduan resmi penggunaan Aplikasi PMP.

 Panduan Lengkap Sukses Kirim Data PMP
 Panduan Lengkap Sukses Kirim Data PMP .

Apa itu Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan?

Sebelum masuk ke pembahasan judul, perlu saya jelaskan Penjaminan mutu pendidikan dasar dan menengah adalah suatu mekanisme yang sistematis, terintegrasi, dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa seluruh proses penyelenggaraan pendidikan telah sesuai dengan standar mutu dan aturan yang ditetapkan. Untuk dapat melakukan penjaminan mutu pendidikan dengan baik diperlukan adanya sistem penjaminan mutu pendidikan. Sistem penjaminan mutu pendidikan dasar dan menengah terdiri atas dua komponen yaitu Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME).

Sementara itu, tujuan pengisian PMP adalah untuk memberikan gambaran kepada berbagai pemangku kepentingan tentang capaian pemenuhan standar nasional pada satuan pendidikan dari mulai tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional.

Perlu diketahui bersama, semua sekolah mulai dari jenjang SD sampai SMA sederajat wajib mengisi Data PMP. Baik di Sekolah Negeri maupun Swasta asalkan terdaftar di Dapodik harus mengisi PMP. Sementara untuk sekolah di bawah naungan Depag hingga kini belum diwajibkan.

Bagaimana jika ada sekolah yang tidak mengisi Data PMP? Jika Data PMP tidak diisi maka sekolah bersangkutan akan mendapat konsekuensi berupa  sekolah tidak bisa mengetahui profil mutu sekolah dalam rangka perbaikan mutu untuk mencapai atau melampaui SNP.

Nah, melihat penjelasan di atas saya harap anda memahami apa itu Sistem Penjaminan Mutu. Dengan memahaminya maka diharapkan anda sekalian mau mengerjakan data PMP dengan sebaik-baiknya.

Setelah memahami apa itu PMP, sekarang saatnya masuk ke pembahasan judul Panduan Lengkap Sukses Kirim Data PMP. Berikut ini hal-hal yang perlu dilakukan agar pengiriman data PMP sukses:

1. Pastikan Aplikasi PMP Anda Sudah di Upgrade ke Versi Terbaru

Aplikasi PMP terbaru adala versi 1.4. Ingat sebelum melakukan instalasi PMP V 1.4 anda harus memastikan Aplikasi Dapodik di PC anda adalah versi 2016 b terbaru yang dapat diunduh pada link berikut http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan. Perbaharui dengan updatter 2016 b terbaru yang dapat diunduh pada link berikut http://dapodikdasmen.data.kemdikbud.go.id/Patch_Dapodik_2016.b_14092016.exe

Selanjutnya Instal Aplikasi PMP, jika belum pernah mengintal Aplikasi PMP Gunakan installer PMP 1.4 yang dapat diunduh pada link berikut http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan

Jika sudah pernah menginstal namun masih versi 1.2. Jika sudah instal 1.2 dan sudah melakukan entri data maka update ke versi 1.3 kemudian update lagi ke 1.4 (2x running). Karena jika diuninstal data yang sudah dientri akan hilang. (Saya anggap sampai di sini anda sudah faham)

 Panduan Lengkap Sukses Kirim Data PMP
 Panduan Lengkap Sukses Kirim Data PMP .

2. Pengisian Instrumen Harus Benar

Perlu diketahui ada 5 unsur yang harus mengisi kuesioner PMP mereka adalah kepala sekolah, pengawas sekolah, guru, peserta didik, dan komite (perwakilan orang tua siswa). Semua komponen itu harus mengisi PMP. Jangan sampai ada satu pihak yang ketinggalan atau terlewat.

Pengisian data kuesioner PMP haruslah benar. Sesuai dengan kondisi riil yang ada di sekolah anda. Jangan sampai anda menambahi dan menguranginya. Maka dari itu perhatikanlah baik-baik setiap pertanyaan yang ada. Ingat! setelah selesai mengisi kuesioner lakukan konfirmasi data. Sehingga dalam keterangan akan dinyatakan selesai mengisi.

3. Perhatikan Jumlah Responden

Untuk masalah jumlah responden ini, ada sedikit perubahan. Pada awal rilisnya Aplikasi PMP terdapat jumlah minimal responden yang harus mengisi kuesioner. Namun setelah di update menjadi versi 1.4 ada perubahan dengan rincian jumlah responden sebagai berikut:

a. Kepala Sekolah : 1 orang

b. Pengawas Sekolah : 1 orang

c. Guru SD : 6 orang mewakili masing-masing tingkat kelas (kelas 1 – 6)

d. Guru SMP/SMA/SMK : 1 orang / mata pelajaran mewakili keseluruhan tingkat kelas

e. Peserta didik SD : 10 orang / tingkat kelas (kelas 4,5,6)

f. Peserta didik SMP/SMA/SMK : 10 orang / tingkat kelas

g. Komite : 1 orang /tingkat kelas

Anda harus menghitung jumlah tersebut dengan data tingkat kelas yang anda miliki. Sebab masing-masing sekolah memiliki tingkat kelas yang berbeda. Banyak kasus terjadi, pengiriman Data PMP yang gagal dikarenakan jumlah responden tidak memadai. Maka dari itu tahap ini perlu anda perhatikan baik-baik.

4. Tunggu Sampai Tombol Kirim Data Bisa di Klik

Tombol Kirim Data baru bisa di Klik apabila jumlah responden yang mengisi data kuesioner PMP sudah memenuhi batas minimal jumlah responden. Untuk itu, semua komponen responden harus mengisi instrumen terlebih dahulu. Setelah mengisi jangan lupa anda konfirmasi.

5. Sesuaikan dengan Jadwal Pengiriman

Mulai 1 November 2016, pengiriman Data PMP di jadwal Per Provinsi. Setiap Provinsi mendapat jatah dua hari untuk pengiriman PMP. Hal ini bertujuan agar server tidak kelebihan pengiriman sehingga proses kirim data berlangsung lancar. (Baca: Jadwal Pengiriman Data PMP per Provinsi).

6. Pastikan Koneksi Internet Lancar 

Konesi internet menjadi salah satu kunci sukses keberhasilan pengiriman data PMP. Untuk itu, anda harus menyiapkan koneksi internet yang paling lancar di daerah anda. Jangan sampai koneksi internet terputus saat proses pengiriman data berlangsung. Hal ini akan berpengaruh terhadap lamanya waktu pengiriman data. (Saya sendiri menggunakan koneksi internet Mifi Smartfren, sebab di daerah saya paling lancar sinyal itu. Dan terbukti sukses)

7. Jika Berlangsung Lama Biarkan Saja

Semenjak pengiriman Data PMP di jadwal per provinsi, proses Kirim Data terbilang lancar. Cukup beberapa menit, data berhasil di kirim ke server pusat. Kendati demikian, masih ada saja yang tak kunjung berhasi mengirim. Jika ini yang terjadi, pastikan semua syarat di atas sudah anda penuhi. Kalau semua sudah memenuhi, biarkan saja proses pengiriman terus berlangsung. Biasanya, meskipun tak ada keterangan Berhasil namun data otomatis sudah masuk ke server pusat.

8. Jangan Mengirim Data Saat Server dalam Perbaikan

Terkadang server PMP pusat tidak bisa di buka karena dalam perbaikan. Nah, saat ini terjadi maka jangan anda mengirimkan Data PMP. Sebab dijamin tidak akan pernah berhasil. Tunggu sampai server pusat normal kembali, baru kemudian anda bisa mengirimnya.

9. Rajin-rajinlah Mengecek Progres Pengiriman Data PMP

Keberhasilan pengiriman Data PMP ditandai dengan masuknya data di Progres Pengiriman PMP. Untuk cara melihatnya, saya kira anda sudah mengetahuinya. Selang satu hari mengirim data PMP alangkah baiknya jika anda melihat Progres Pengiriman. Di situ nanti anda bisa melihat apakah data yang ada kirim sudah masuk atau belum. Jika sudah, statusnya diterima server atau selesai di proses. Anda juga bisa melihat siapa saja yang telah mengisi data PMP dari semua sekolah yang ada di Indonesia.


Penutup

Aplikasi PMP masih terbilang sangat baru. Maka tak mengherankan jika masih banyak kekurangan. Aplikasi ini masih butuh perbaikan terus-menerus sehingga bisa menjadi sempurna dan mudah digunakan. Artikel yang berjudul Panduan Lengkap Sukses Kirim Data PMP ini diharapkan mampu membuat proses Pengiriman Data PMP anda berlangsung lancar. Terimakasih

Bisakah Jawaban PMP yang Sudah Dikrim Diubah Kembali?


Bisakah Jawaban dar Instrumen PMP yang telah Dikrim ke server pusat Diubah Kembali? Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan atau PMP memang tak ada henti-hentinya untuk dibahas. Hal ini sangat wajar mengingat mendekati masa Cutt Off masih banyak sekolah yang belum bisa mengirim data PMP ke server pusat. (Untuk penyebabnya sudah sering saya jelaskan di artikel-artikel sebelumnya)

Perlu diketahui bersama, kuesioner PMP mencakup 5 komponen  sekolah, yaitu Komite Sekolah, Pengawas, Kepala Sekolah, Guru dan Peserta Didik. Semua komponen tersebut harus ada yang mengisi kuesioner PMP meski tidak harus semuanya. Cukup beberapa sempel saja seperti yang telah ditentukan.



Bisakah Jawaban PMP yang Sudah Dikrim Diubah Kembali?
Bisakah Jawaban PMP yang Sudah Dikrim Diubah Kembali?


Pertanyaan dalam setiap kuesioner PMP terbilang sangat fantastis. Mengapa demikian? hal ini dikarenakan setiap kuesioner untuk satu orang bisa mencapai hingga 500 pertanyaan. Anda bisa bayangkan betapa lamanya waktu mengerjakan PMP ini, apalagi bagi sekolah yang memiliki jumlah peserta didik mencapai ribuan.

Berbicara soal kuesioner PMP, sebenarnya berisi tentang berbagai hal dalam pelaksanaan proses pembelajaran di sekolahan. Mulai dari kurikulum, proses pembelajaran, sarana dan prasarana hingga budaya sekolah yang di bangun. Kunci utama saat menjawab kuesioner PMP adalah KEJUJURAN. Anda cukup menjawab semua kuesioner sesuai dengan kondisis rill di lapangan. Jangan pernah anda menambahi atau menguranginya.

Lantas dalam beberapa forum timbul sebuah pertanyaan, apakah jawaban dalam kuesioner PMP bisa diubah kembali? Perlu anda fahami bersama, jika Aplikasi PMP berbeda dengan Dapodik yang sewaktu-waktu bisa anda ubah datanya kemudian di sinkronisasi.

Ingatt!!! Jawaban dari instrumen PMP yang sudah diisi masih bisa diubah asalkan datanya belum dikirim ke server. Jika data sudah dikirim, maka secara otomatis tidak bisa diubah kembali. Maka dari itu anda tidak boleh sembarangan mengisi kuesioner PMP sehingga perlu untuk direvisi kembali karena hal itu tidak dimungkinkan lagi.

Agar dalam pengisian kuesioner PMP sesuai dengan keadaan riil dan benar, perhatikan tips-tips berikut ini:

1. Fahami benar-benar setiap kuesioner, pertanyaan dalam PMP terbilang cukup mengecoh. Untuk itu pemahaman atas setiap pertanyaan sangat diperlukan agar dalam menjawabnya tidak ada yang salah.

2. Perhatikan jawaban di setiap kuesioner. Jawaban di instrumen PMP di desain supaya tidak sama (tidak urut). Misalkan kolom jawaban TIDAK pada soal nomor 1 berada di paling kiri maka pada soal nomor 2 dan seterusnya bisa saja terletak di sebelah kanan, kiri, atau tengah. Maka perhatikan benar-benar jawaban tersebut jangan sampai anda asal klik saja.

3. Jangan paksakan diri saat letih. Perlu diakui, saat menjawab kuesioner PMP membutuhkan tenaga dan pikiran yang sangat besar. Sebab anda harus membca ratusan pertanyaan dan jawabannya. Keletihan bisa menjadikan anda keliru menjawab. Maka ada baiknya istirahatlah terlebih dahulu. (jangan lupa setelah selesai menjawab harus disimpan supaya jawaban tak hilang)

4. Kerjakanlah PMP sendiri. Ini salah satu yang membedakan antara Dapodik dengan PMP. Jika Dapodik tanggungjawab operator maka PMP adalah tanggungjawab individu. Baik Pengawas, Komite, Kepala Sekolah, Guru dan Peserta Didik. Agar jawaban sesuai dengan apa yang anda inginkan maka kerjakanlah sendiri. Jangan menyerahkannya kepada operator. Banyak kasus terjadi, jawaban tidak sesuai dengan kenyataan disebabkan PMP tidak dikerjakan oleh yang bersangkutan langung sehingga terjadi banyak kekeliruan dalam mengisi jawaban.

5. Kerjakanlah PMP secara bersama-sama agar bersemangat. Ada yang menarik dalam PMP yaitu, aplikasi ini bisa dikerjakan bersama-sama asalkan ada satu PC yang menjadi server utama PMP sekolah terkait. Jika mengerjakan bebarengan tentu akan menambah semangat. Selain itu, jika ada yang tidak difahami maka anda bisa saling bertanya dan bertukar pendapat.

Sudah tahukah anda cara mengerjakan PMP secara bersama-sama? Bagi anda yang sudah tahu tentu sangat mudah, namun jika belum mengerti pasti menjadi kesulitan tersendiri. Namun anda tak perlu khawatir, berikut ini saya jelaskan mengenai Cara Membuat LAN untuk Entri Data PMP Bersama.

Sebelum masuk ke caranya, perlu anda ketahui terlebih dahulu, jika LAN PMP bisa dikerjakan bersama-sama dengan komputer, Laptop dan HP Android (HP biasa tidak bisa), dan yang terpenting harus ada jaringan wifi. Boleh menggunakan kabel ataupun portable (Saya sendiri menggunakan mifi dari smartfren, sedangkan untuk tutorial ini saya menggunakan wifi HP). Untuk itu anda perlu menyiapkan alat tersebut semuanya.

Cara Membuat LAN untuk Entri Data PMP Bersama


A. Atur terlebih dahulu jaringan wifi HP android yang akan anda gunakan, caranya:

1. Silahkan anda masuk ke menu Pengaturan/Setting Android anda

2. Kemudian Klik Menu Nirkabel dan Jaringan /Wifi and Network

3. Selanjutnya Klik Menu Tethering and Portable Hotspot

4. Klik Menu Pengaturan Hotspot Wi-fi Portable

5. Klik Menu Konfigurasi Hotspot Wi-fi Portable

6. Setelah anda mengKliknya maka Akan terlihat menu Konfigurasi Hotspot Wi-fi Portable yang berisi

a. SSID maksudnya adalah nama Wifi anda

b. Pengaman adalah Security Wi-fi atau Password untuk pengguna yang ingin terhubung dengan Wifi Hotspot (Jika anda tidak ingin memberikan password pilihlah opsi open untuk membuaka, namun demi keamanan wifi anda alangkah baiknya agar dikasih password pada Wifi Hotspot anda itu agar jaringan wifi anda tidak digunakan oleh orang lain)

7. Usai anda melakukan setting (pengaturan) Wifi Hotspot, kembali ke Tethering and Portable Hotspot anda untuk melanjutkan langkah selanjutnya

8. Beri checklist pada Hotspot Wi-fi Portable untuk mengaktifkan Wifi Hotspot pada android anda.

B. Selanjutnya lakukan Pengaturan di komputer yang terinstall aplikasi PMP. Ingat, komputer (PC) yang terinstal PMP otomatis menjadi server utama. Kemudian lakukan langkah-langkah berikut ini:

1. Pertama, koneksikan terlebih dahulu komputer yang terinstall Aplikasi PMP (server) ke hotspot wifi android yang telah dinyalakan

2. Kemudian, Klik tombol windows yang berada di pojok kiri bawah layar komputer, kemudian silahkan anda mengarahkan kursor menuju Menu Accessories di komputer. selanjutnya pilih Menu command prompt, Atau untuk lebih cepatnya ketikkan "cmd" pada menu search/cari di jendela Start

3. Usai command prompt berhasil dibuka dengan baik, Kemudian silahkan ketikkan "ipconfig" (tanda petik jangan anda tulis) di Menu Command Prompt tersebut kemudian langsung enter

4. Nanti akan terlihat ada beberapa baris tulisan yang muncul. Tugas anda adalah cari baris dengan keterangan IPv4 Address. Di sana akan terlihat alamat ip lokal dari komputer tersebut (contoh: 192.168.0.3). Sampai di sini anda sudah berhasil membuat LAN

C. Terakhir adalah melakukan Pengaturan di komputer atau laptop Guru atau siswa yang ingin mengerjakan PMP dengan komputer lain. Caranya adalah sebagai berikut:

1. Pertama, Koneksikan komputer atau laptop yang akan digunakan mengisi PMP bersama-sama ke hotspot wifi android yang telah dinyalakan

2. Buka web browser firefox/chrome (sangat tidak dianjurkan menggunakan explore), lalu ketikkan alamat ip dari komputer yang terinstall aplikasi pmp dengan ditambahkan port 1745 (contoh: 192.168.0.3:1745), lalu enter

3. Tunggu sampai aplikasi terbuka, lalu login menggunakan akun pengguna masing-masing

Nah, Cukup mudah bukan? Demikian informasi mengenai Bisakah Jawaban PMP yang Sudah Dikrim Diubah Kembali? Semoga dapat bermanfaat.

Cara Mengecek Progres Pengiriman PMP yang Benar

Cara Mengecek Progres Pengiriman PMP yang Benar. Salam Satu Data. Sahabat Operator Dapodik di manapun anda berada. Saat ini Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan atau PMP sedang menjadi pembahasan banyak Operator. Di berbagai forum, setiap hari mereka membahas berbagai hal terkait dengan Aplikasi PMP tersebut.

Sepeti kita ketahui bersama, semenjak resmi dirilis Aplikasi PMP memang sudah menimbulkan berbagai perdebatan. Ini terjadi karena adanya berbagai Bug Aplikasi yang menyebabkan timbulnya beragam kendala dalam proses pengisian kuesioner. Akibatnya, belum banyak sekolah yang bisa mengirimkan data PMP ke server pusat. Kendala yang muncul terutama proses pengiriman data PMP tak kunjung berhasil padahal sudah berlangsung berjam-jam.

Cara Mengecek Progres Pengiriman PMP yang Benar
Cara Mengecek Progres Pengiriman PMP yang Benar.

Melihat realita di lapangan tersebut, pada akhir oktober 2016 lalu akhirnya ada kebijakan baru, yaitu penambahan waktu pengiriman data PMP yang berakhir pada 20 November 2016. Cara pengirimannya pun berbeda. Sekolah tak lagi bisa mengirim data setiap waktu, melainkan harus sesuai jadwal yang telah ditentukan. (Untuk informasi ini saya telah menuliskannya dengan judul Jadwal Pengiriman Data PMP per Provinsi).

Keputusan itu diambil dengan tujuan supaya proses pengiriman data berlangsung lancar. Dan hal itu memang terbukti. Sejak di jadwal per provinsi, pengiriman data PMP cepat berhasil. Cukup beberapa menit saja data bisa dikirim ke pusat. Hanya saja, banyak kasus terjadi meski sudah dinyatakan berhasi mengirim namun belum juga masuk ke server pusat.

Maka dari itu, setelah anda berhasil mengirim data PMP alangkah baiknya segera cek data tersebut sudah masuk atau belum. Pastikan juga stataus pengirimannya. Hal ini sangat penting untuk memastikan data anda sudah sukses diterima atau belum. Banyak yang beranggapan jika saat kirim otomatis data masuk, padahal itu belum pasti. Untuk itulah pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan mengenai Cara Mengecek Progres Pengiriman PMP yang Benar:


1. Silahkan buka website PMP di alamat http://pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/

Website ini berisi mengenai beragam informasi mengenai Aplikasi PMP. Mulai dari progress pengiriman data dari SD hingga SMA sederajat se Indonesia, Berita terbaru seputar PMP hingga instrument dan panduan pengisian PMP yang benar

2. Selanjutnya login menggunakan email dan password Dapodik anda (sebenarnya tanpa login juga bisa, tapi jika anda ingin melihat data detail harus Login)

Aplikasi PMP memang di desain kompatibel dengan Aplikasi Dapodik. Maka dari itu tidaklah mengherankan jika username dan password yang digunakan untuk Login sama dengan Dapodik. Namun yang perlu anda ketahui, jangan terlalu sering mengganti username dan password dapodik sebab dapat membuat Aplikasi PMP bermasalah.

3. Klik Menu Pengiriman

Menu pengiriman berada di bagian atas berdampingan dengan berbagai Menu PMP lainnya. Segera klik menu tersebut

4. Setelah itu Klik Progres

Nanti akan muncul beberapa menu lagi di bagian pengiriman. Pilih Menu Progress. Sebab kita ingin melihat data pengiriman

5. Anda akan diperlihatkan data per Provinsi, klik provinsi di mana sekolah anda berada

Anda juga bisa melihat seluruh progres pengiriman PMP dari semua sekolah di Indonesia. Semuanya disajikan lengkap di sini

6. Klik Kabupaten dan Kecamatan di mana sekolah anda berada

7. Lihat status pengiriman sekolah anda


Catatan Penting!!! Ada 4 keterangan mengenai status pengiriman, yaitu Belum Kirim, Diterima Server, Diproses Server dan Selesai Diproses. Keberhasilan Pengiriman data PMP adalah ketika status pengirimannya berisi keterangan Selesai Diproses.  Demikian Informasi mengenai Cara Mengecek Progres Pengiriman PMP yang Benar. Semoga dapat bermanfaat.

Jadwal Pengiriman Data PMP Per Provinsi

Jadwal Pengiriman Data PMP Per Provinsi. Salam Satu Data, Sahabat Operator Dapodik di manapun anda berada. Sudah tahukah anda jika waktu Cutt Off pengisian instrumen di Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan atau PMP diperpanjangan hingga tanggal 20 November 2016? Jika belum silahkan baca artikel saya yang berjudul Informasi Perpanjangan Waktu Cutt Off PMP.

Perpanjangan Waktu Cutt Off PMP ini menjadi angin segar bagi para operator Dapodik, mengingat banyak kendala di lapangan yang ditemui terkait dengan pengisian instrumen maupun proses pengiriman data PMP yang membutuhkan waktu sangat lama dan tak kunjung berhasil.

Jadwal Pengiriman Data PMP Per Provinsi
Jadwal Pengiriman Data PMP Per Provinsi.

Adanya perpanjangan waktu ini diharapkan agar semua sekolah segera mengirim data PMP ke server pusat. Selain perpanjangan Cutt Off, ada pengumuman lain yang sangat penting terkait PMP. Pengumuman tersebut ialah mengenai Jadwal Pengiriman Data PMP Per Provinsi. Selama ini banyak keluhan terkait proses pengiriman data PMP yang sangat lama dan tak kunjung berhasil. Sehingga adanya penjadwalan ini dimaksudkan agar proses pengiriman data berlangsung dengan lancar dan berhasil.

Sebagai operator dapodik anda harus memperhatikan Jadwal yang telah disusun tersebut. Anda harus melakukan proses pengiriman data sesuai tangga yang telah ditentukan. Berikut ini Jadwal Pengiriman Data PMP Per Provinsi:

1. Prop. Kalimantan Timur, Prop. Jawa Timur, Prop. Kepulauan Riau

2. Prop. Jawa Tengah, Prop. Sulawesi Barat, Prop. Papua Barat, Prop. Bengkulu

3. Prop. Jawa Barat

4. Prop. Sulawesi Utara, Prop. Kalimantan Barat, Prop. Gorontalo, Prop. Sumatera Utara, Prop. Papua

5. Tidak ada pengiriman data PMP

6. Tidak ada pengiriman data PMP

7. Prop. D.K.I. Jakarta, Prop. D.I. Yogyakarta, Prop. Sulawesi Selatan, Prop. Kalimantan Selatan, Prop. Sulawesi Tengah, Prop. Sumatera Barat, Prop. Maluku Utara

8. Prop. Bangka Belitung, Prop. Aceh, Prop. Jambi Prop. Sulawesi Tenggara, Prop. Maluku, Prop. Lampung, Prop. Nusa Tenggara Timur

9. Prop. Bali, Prop. Banten Prop. Riau, Prop. Kalimantan Utara, Prop. Kalimantan Tengah, Prop. Nusa Tenggara Barat, Prop. Sumatera Selatan

10. Prop. Kalimantan Timur, Prop. Jawa Timur, Prop. Kepulauan Riau

11. Prop. Jawa Tengah, Prop. Sulawesi Barat, Prop. Papua Barat, Prop. Bengkulu

12. Tidak ada pengiriman data PMP

13. Tidak ada pengiriman data PMP

14. Tidak ada pengiriman data PMP

15. Prop. Jawa Barat

16. Prop. Sulawesi Utara, Prop. Kalimantan Barat, Prop. Gorontalo, Prop. Sumatera Utara, Prop. Papua

17. Prop. D.K.I. Jakarta, Prop. D.I. Yogyakarta, Prop. Sulawesi Selatan, Prop. Kalimantan Selatan, Prop. Sulawesi Tengah, Prop. Sumatera Barat, Prop. Maluku Utara

18. Prop. Bangka Belitung, Prop. Aceh, Prop. Jambi, Prop. Sulawesi Tenggara, Prop. Maluku, Prop. Lampung, Prop. Nusa Tenggara Timur

19. Prop. Bali, Prop. Banten Prop. Riau, Prop. Kalimantan Utara, Prop. Kalimantan Tengah, Prop. Nusa Tenggara Barat, Prop. Sumatera Selatan

20. Tidak ada pengiriman data PMP

Catatan!!! Setiap provinsi mendapat jatah 2 tanggal khusus untuk pengiriman data PMP. Nomor 1-20 menandakan tanggal 1-20 November 2016. Di tanggal yang ada keterangan Tidak ada pengiriman data PMP maksudnya pada tanggal tidak ada jadwal khusus bagi provinsi tertentu untuk mengirim data PMP. Sehingga sekolah di provinsi manapun sepertinya bisa mengirimkan data PMP-nya.

Demikian Jadwal Pengiriman Data PMP Per Provinsi. Semoga dapat bermanfaat.


Informasi Perpanjangan Waktu Cutt Off PMP


Informasi Perpanjangan Waktu Cutt Off PMP. Salam Satu Data, Sahabat Operator Dapodik sekalian, judul artikel ini tentu membuat anda merasa lega. Ya, Akhirnya waktu cutt off pengisian instrumen Penjaminan Mutu Pendidikan atau Aplikasi PMP diperpanjang yang pada mulanya berakhir pada tanggal 30 Oktober kini ditambah menjadi 20 November 2016.

Berita mengenai perpanjangan waktu Cutt Off PMP secara resmi telah diumumkan di website dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id di laman Berita pada Jum’at (29/10/2016). Yang ditujukan kepada Kepala LPMP,  Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah SD, SMP, SLB, SMA dan SMK dan para, Operator Sekolah di seluruh Indonesia.

Informasi Perpanjangan Waktu Cutt Off PMP
Informasi Perpanjangan Waktu Cutt Off PMP.

Tentu berita tersebut menjadi kabar yang menggembirakan terutama untuk para Operator Dapodik Sekolah. Mengingat banyak kendala yang ditemui ketika mengisi instrumen Aplikasi PMP. Mulai dari adanya beberapa Bug Aplikasi seperti pertanyaan yang tidak muncul hingga proses pengiriman data yang tidak kunjung berhasil padahal semua persyaratan sudah dipenuhi.

Memang sampai saat ini belum banyak sekolah baik dari tingkat SD hingga SMA yang berhasil mengirimkan data PMP ke server pusat. Anda bisa melihatnya sendiri di progres pengiriman data PMP, antara sekolah yang sudah berhasil mengirim dan yang belum akan terlihat banyak sekolah yang belum berhasil mengirim data. Sehingga kabar perpanjangan waktu cutt off ini menjadi angin segar bagi Operator Sekolah.

Dalam pemberitahuan perpanjangan Cutt Off tersebut Satuan Tugas (Satgas) PMP Dikdasmen Kemdikbud mengucapkan terimakasih karena sekolah-sekolah telah berpartisipasi dalam pengisian instrumen PMP. Diakui, berbagai kendala yang ditemui selama pengisian kuesioner dan pengiriman data karena integrasi PMP dan Dapodik prosesnya relatif baru sehingga masih terus butuh perbaikan secara berkelanjutan.

“Di sisi lain, waktu yang disediakan untuk pengisian instrumen Aplikasi PMP sangatlah terbatas. Maka, kami menyampaikan bahwa waktu Cut Off akan ditambah selama 20 hari sehingga Batas Cutt Off yang baru adalah tanggal 20 November 2016.” Itulah informasi resmi yang ditulis Satgas PMP Dikdasmen di website dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id.

Karena ada penambahan waktu Cutt Off PMP, diharapkan kepada sekolah agar segera mengirimkan data instrumen PMP dan apabila masuh menemukan kendala diharapkan untuk selalu berkoordinasi dengan bertanya kepada helpdesk PMP Dikdasmen.

Untuk mengatasi masalah proses yang sangat lama dalam pengiriman data PMP, akhirnya pengiriman data dibuat jadwal pengiriman Instrumen PMP berdasarkan provinsi yang telah ditentukan. Maka dari itu anda harus melihat baik-baik jadwal tersebut agar proses pengiriman data berhasil.

Baca Juga: Jadwal Pengiriman Data PMP Per Provinsi

Demikian Informasi Perpanjangan Waktu Cutt Off PMP. Semoga dapat menjadi solusi bagi operator Dapodik Sekolah dalam pengisian data instrumen PMP.

Hal yang Wajib diperhatikan di Aplikasi PMP Agar Sukses Kirim Data

Hal yang Wajib diperhatikan di Aplikasi PMP Agar Sukses Kirim Data. Sahabat Operator Dapodik, hingga menjelang batas Cutt Off pengiriman data kuesioner PMP masih terdapat persoalan yang belum bisa diselesaikan. Salah satu yang paling utama ialah mengenai proses pengiriman yang sangat lama dan pada akhirnya juga belum masuk dalam progress pengiriman data.

Hal ini tak hanya terjadi satu dua kali saja. Bahkan sebagian besar operator mengalaminya. Padahal semua persyaratan sudah agar bisa mengirim data PMP sudah dipenuhi semua. Tentu hal ini menambah pusing dan semakin memperberat beban pekerjaan Operator Dapodik Sekolah.

Hal yang Wajib diperhatikan di Aplikasi PMP Agar Sukses Kirim Data.

Beberapa waktu lalu, sebuah akun facebook bernama  Adithya Exa Ramadhan membagikan sebuah postingan ke dalam grup Operator Dapodikmen. Di dalam postingannya, akun tersebut memberi penjelasan mengenai hal-hal yang wajib diperhatikan dalam Aplikasi PMP. Sehingga saat melakukan proses pengiriman data dapat sukses dan berhasil.

Berikut ini isi postingan tersebut yang saya beri judul Hal yang Wajib diperhatikan di Aplikasi PMP Agar Sukses Kirim Data

Hal yang Wajib diperhatikan di Aplikasi PMP Agar Sukses Kirim Data

1. Entri kuesioner dengan jumlah minimal responden, kepsek dan pengawas masing-masing 1 responden, guru dan komite sekolah masing-masing 1 responden untuk tingkat kelas (jadi total 3 responden baik untuk guru maupun komite sekolah), sedang siswa masing-masing 10 responden untuk tingkat kelas (jadi total sebanyak 30 responden).

2. Melalui command prompt (cmd) cek konektivitas server pmp dengan ketik: ping pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id atau ping 118.98.234.141 jika muncul Replay from, berarti kondisi sedang bagus untuk Kirim data tapi kalau munculnya Request timed out artinya kondisi trafik server sedang padat/sibuk.

3. Bisa dicoba kirim data setiap 1 jenis responden, misal input kuesioner kepsek sampai selesai lalu konfirmasi dan lakukan kirim data, jika sudah masuk progres pengiriman maka lanjutkan misal untuk PTK dst

Itulah isi dari postingan akun Adithya Exa Ramadhan, yang intinya mengingatkan kepada para Operator Dapodik mengenai ketiga hal tersebut. Bisa jadi waktu lama saat pengiriman karena ada hal yang terlewat dalam pengisian kuesioner. Maka dari itu, ada baiknya tiga hal di atas kita perhatikan seksama.

Demikian informasi mengenai Hal yang Wajib diperhatikan di Aplikasi PMP Agar Sukses Kirim Data. Semoga dapat menjadi jawaban atas persolan kirim data yang sangat lama. Terimakasih

Tips Agar Berhasil Mengirim Data PMP


Tips Agar Berhasil Mengirim Data PMP. Sahabt Operator Dapodik yang saya hormati, tentu saat ini anda sekalian masih sibuk mengerjakan Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan atau yang lebih akrab disebut dengan PMP. Hal ini sangat wajar mengingat batas pengambilan data (Cut Off) PMP dilakukan pada akhir oktober  2016 ini.

Perlu saya jelaskan kembali, Aplikasi PMP merupakan aplikasi untuk menilai kualitas mutu pendidikan di sebuah sekolah. Adapun cakupan mutu yang dinilai ialah semua komponen sekolah meliputi, Komite, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Guru dan Peserta Didik. Mereka akan mengisi kuesioner yang jumlahnya ratusan, yang intinya berisi berbagai macam pertanyaan yang berkaitan dengan pelayanan dan mutu pendidikan di sekolah. Diharapkan melalui aplikasi ini, mutu sekolah bisa terus ditingkatkan menjadi lebih baik.



Tips Agar Berhasil Mengirim Data PMP
Tips Agar Berhasil Mengirim Data PMP.


Namun, sejak dirilis pertama kali, Aplikasi PMP cukup membuat resah para Operator Dapodik. Hal itu terjadi karena terdapat beragam Bug (Kesalahan) aplikasi yang membuat proses pengerjaan PMP menjadi terhambat. Misalnya ada kuesioner yang heng dan tidak muncul sehingga membuat kuesioner tidak bisa diverivikasi dan dikirim ke server pusat.

Tapi seiring adanya perbaikan, alhamdulillah di Aplikasi PMP Versi Terbaru (Versi 1.4)  sudah cukup baik. Kendati demikian, ada persolan penting yang masih saja terjadi, yaitu proses pengiriman data PMP yang berlangsung sangat lama dan tak kunjung berhasil. Persoalan ini menjadi pembahasan serius para Operator Dapodik, sebab hal ini terjadi dalam skala nasional. Banyak yang berpendapat Aplikasi PMP memang belum sepenuhnya sempurna jadi masih banyak kesalahan yang perlu untuk segera diperbaiki.

Meski demikian anda tak perlu galau, saya akan berbagi Tips Agar Berhasil Mengirim Data PMP yang saya alami ketika mengirim data PMP.  Hal-hal yang saya sampaikan di bawah ini merupakan hasil dari pengalaman pribadi ketika sulit melakukan pengiriman data PMP. Simak baik-baik penjelasan berikut ini.

Perlu dicatat, Penyebab Tidak bisa terkirimnya data atau proses kirim data PMP lambat disebabkan 2 hal, yaitu akses Internet lambat sehingga tidak mendukung proses pengiriman data dan Server pusat dalam masa perbaikan atau banyak sedang banyak yang melakukan pengiriman data. Maka dari itu dalam melakukan pengirima data PMP pastikan hal-hal di bawah ini:

1. Pastikan akses internet terhubung dengan baik, jangan sampai putus nyambung agar proses pengiriman data lancar. Apabila koneksi internet putus nyambung maka secara otomatis pengiriman gagal.

2. Coba ulang beberapa saat lagi. Lebih baik melakukan pengiriman data di saat server sepi pengirim. Seperti pada malam hari atau habis subuh (hindari jam-jam kerja). Ini juga saya lakukan dan hasilnya data PMP berhasil saya kirim.

3. Biarkan proses pengiriman data anda berlangsung selama satu jam. Jika belum juga berhasil anda boleh menghentikan. Tunggu selama 3-7 hari, dan lihat di progres pengiriman data. Biasanya data yang sudah dikirim tapi belum anda pemberitahuan berhasil data tetap masuk dalam progres pengiriman

4. Jika masih belum berhasil segera hubungi tim yang berwenang baik ditingkat Kabupaten/Kota maupun pusat

Penutup

Dalam perkembangannya (hingg artikel ini saya tulis) proses pengiriman PMP kini sudah ada keterangan BERHASIL. Cukup beberapa menit asal koneksi internet lancar, data minimal responden terpenuhi dan server pusat aktif maka data akan terkirim.

Namun perlu diingat, data yang terkirim itu tidak akan langsung bisa masuk dalam progres pengiriman data. Melainkan menunggu proses selanjutnya. Biasanya menunggu waktu beberapa minggu hingga dalam progres pengiriman dikatakan Sudah Berhasil.

Intinya, semua data responden pengisi kuesioner PMP harus anda penuhi. Setelah itu baru dikirim. Ketika mengirim sudah terdapat keterangan bahwa proses pengiriman BERHASIL maka tanggungjawab operator sudah selesai. Untuk masuk server atau belum itu akan diproses oleh sistem tersebut.

Solusi Instrumen PMP Komite A5 & B1 Tidak Muncul


Solusi Instrumen PMP Komite A5 & B1 Tidak Muncul. Persoalan tentang bug aplikasi dalam PMP sepertinya belum juga sepenuhnya berhasil terselesaikan. Setelah satu bug teratasi muncul lagi bug aplikasi yang baru.

Maka dari itu, kali ini saya akan membahas mengenai Solusi Instrumen PMP Komite A5 & B1 Tidak Muncul. Ini adalah salah satu bug (kesalahan) aplikasi terbaru yang ditemui oleh para operator. Saat ingin mengisi data kuesioner Komite Sekolah terdapat pertanyaan yang tidak muncul, biasanya di bagian A5 dan B1.


Solusi  Instrumen PMP Komite A5 & B1 Tidak Muncul
Solusi  Instrumen PMP Komite A5 & B1 Tidak Muncul.



Akibatnya, data PMP tidak bisa diverifikasi sehingga tidak bisa dikirim ke server pusat. Tentu anda tidak ingin mengalami hal ini bukan? Lantas apa penyebabnya Instrumen PMP Komite A5 & B1 Tidak Muncul? Sebenarnya hal itu berkaitan dengan Bug Aplikasi saja. Seperti kita ketahui di dalam Aplikasi PMP masih terdapat kesalahan aplikasi, seperti yang terjadi pada kuesioner Komite.

Lalu, bagaimana Solusinya? Tenang saja saat ini Aplikasi PMP sudah mengalami penyempurnaan. Tidak munculnya pertanyaan di Kuesioner Komite terjadi lantaran aplikasi PMP yang anda gunakan ialah versi 1.3 ke bawah yang memang terdapat banyak Bug Aplikasinya.

Untuk itu segeralah update Aplikasi PMP anda ke versi 1.4 yang dapat anda unduh melalui website dapodikdasmen. Ingat yang harus anda isntal ialah  updater 14.007 bukan 14.006. Untuk lebih jelasnya simak cara updater dan installer Aplikasi PMP Versi 1.4 berikut ini:

Sebelum melakukan instalasi PMP pastikan versi dapodik yang dimiliki adalah 2016 b terbaru yang dapat diunduh pada link berikut http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan. Perbaharui dengan updatter 2016 b terbaru yang dapat diunduh pada link berikut http://dapodikdasmen.data.kemdikbud.go.id/Patch_Dapodik_2016.b_14092016.exe

a. Apabila belum pernah menginstal PMP sama sekali:

Gunakanlah installer aplikasi PMP versi 1.4 yang dapat anda unduh melalui link berikut ini http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan

b. Apabila sudah pernah menginstal Aplikasi PMP tetap masih versi 1.2:

• Apabila sudah instal aplikasi PMP versi 1.2 dan telakukan melakukan pengentrian data kuesioner maka silahkan update ke versi 1.3. Kemudian update lagi menjadi versi 1.4 (2x running). Kenapa demikian? Sebab apabila di uninstal maka data kuesioner yang sudah dientri akan hilang

• Apabila sudah install aplikasi PMP versi 1.2 namun belum melakukan entri data kuesioner PMP maka silahkan uninstall aplikasi versi 1.2 tersebut lebih dahulu. Selanjutnya langsung saja lakukan instalasi aplikasi PMP versi ke 1.4 yang installernya dapat diunduh melalui link berikut ini http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan

c. Apabila sudah pernah menginstal aplikasi PMP namun masih versi 1.3

• Apabila sudah pernah instal aplikasi PMP versi 1.3 dan telah melakukan input data kuesioner maka silahkan langsung update ke versi 1.4. Sebab apabila di uninstal data tersimpan dan sudah dientri akan otomatis hilang

• Apabila sudah install aplikasi PMP versi 1.3 namun belum pernah melakukan entri data maka uninstall PMP anda terlebih dahulu. Selanjutnya langsung install aplikasi PMP versi 1.4 melalui link berikut http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan

Inti dari persoalan tidak munculnya kuesioner tersebut adalah karenaa aplikasi PMP yang digunakan masih versi lama. Yang memang masih terdapat banyak bug aplikasi. Salah satunya pada kuesioner A5 dan B1 di bagian Komite Sekolah.

Apabila aplikasi PMP di PC sudah di updater menjadi versi 1.4 maka secara otomatis kuesioner tersebut akan muncul lengkap. Demikian informasi Solusi Instrumen PMP Komite A5 & B1 Tidak Muncul yang bisa saya bagikan kepada anda pada kesempatan kali ini.