Tampilkan posting dengan label Sertifikasi. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Sertifikasi. Tampilkan semua posting

Cara Mudah Aktivasi Akun Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG)

Bagi anda kawan-kawan guru yang menjadi peserta sertifikasi guru tahun 2017 pasti sekarang sedang sibuk-sibuknya menyiapkan segala keperluan.

Memang, mempersiapkan segalanya sejak awal adalah langkah yang benar, supaya nanti dalam pelaksanaan kegiatan sertifikasi anda tidak bingung lagi menyiapkan segalanya.

Salah satu persiapan yang wajib dilaksanakan oleh para calon peserta sertifikasi guru ialah melakukan aktivasi terhadap akun di website Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG).

Aktivasi akun KSG ini dilakukan secara online, karena aplikasi berbasis pada website. Lalu apa alamat websitenya?

Perlu anda ketahui bersama bahwa website KSG Tahun 2017 ini merupakan sebuah aplikasi yang berbasiskan pada website dan memiliki fungsi sebagai media/alat komunikasi untuk penyelenggaraan sertifikasi guru di indonesia

Cara Mudah Aktivasi Akun Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG)


Alamat Website KSG yakni https://ksg.kemdikbud.go.id namun saat ini alamat tersebut sudah dialihkan menuju ke alamat barunya yaitu http://103.23.100.73/pkondisi/login.

Pertanyaan selanjutnya yang muncul ialah bagaimana Cara Melakukan Aktivasi Akun KSG?

Caranya sebenarnya tidaklah terlalu sulit, anda cukup melakukan beberapa langkah saja nanti akun anda akan teraktivasi. Agar lebih jelasnya, silahkan anda simak penjelasan di bawah ini.

Artikel: Mekanisme Pendaftaran Peserta Sergur Jalur Prestasi

Cara Mudah Aktivasi Akun Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG)


Agar bisa masuk ke dalam website Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) anda harus terlebih dahulu melakukan aktivasi terhadap akun anda masing-masing, serta melakukan pendaftaran.

Untuk bahan persiapan aktivasi akun KSG, maka perlu anda ketahui semua bahwa username yang dipakai dalam akun KSG ilah nomor peserta yang terdapat di dalam format A1 sertifikasi guru.

Adapun kode aktivasi dapat anda peroleh melalui admin dinas pendidikan Kabupaten/Kota di aman anda berada.

Mengenai Cara aktivasi akun calon sergur 2017 ialah sebagai berikut:
  • Silahkan buka browser Internet di PC anda (Pakai Google Chrome/Mozila Fire fox saja ya)
  • Kemudian masukkanlah alamat website Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) yaitu http://103.23.100.73/pkondisi/login setelah anda masukkan selanjutnya tekan Tombol Enter di keybord anda
  • Pada laman utama website ksg.kemdikbud.go.id anda masukkan saja nomor peserta dan juga kode aktivasi yang diperoleh dari admin dinas pendidikan setempat. Jangan sampai salah ya, harus benar-benar valid. (Silahkan anda lihat pada gambar nomor 1 di atas)
  • Selanjutnya klik tombol login berwarna biru yang berada di bawahnya
  • Apabila aktivasi akun anda dinyatakan berhasil maka akan anda tampilan menu Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) yang berisi Profil, Perbarui Informasi, Ubah Sandi, Nama, E-mail, Dibuat pada, dan Terakhir diperbarui. (Silahkan anda lihat pada gambar nomor 2 di atas)
  • Selesai. Aktivasi akun KSG berhasil dilakukan
Usahakan ya kawan, semua persyaratan harus anda siapkan sejak sekarang. Jangan menunggu nanti-nanti. Oh ya, selalu pantau terus perkembangan informasi mengenai sertifikasi guru Tahun 2017 agar anda tidak ketinggalan informasi.

Demikianlah informasi mengenai Cara Mudah Aktivasi Akun Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) yang bisa kami sampaikan untuk anda semuanya.

Mekanisme Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru Jalur Prestasi

Mekanisme Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru Jalur Prestasi - Di dalam rangka untuk memberikan penghargaan kepada para guru yang mempunyai prestasi dalam bidang pendidikan baik dari dalam negeri ataupun luar negeri, maka Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan membuka kesempatan bagi para guru berprestasi guna mengikuti Sertifikasi Guru Jalur Prestasi Tahun 2017.

Adapun sasaran para peserta sertifikasi guru jalur prestasi ialah para guru dari di seluruh jenjang dan jenis pendidikan.

Mekanisme Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru Jalur Prestasi


Kuota sertifikasi guru jalur prestasi tahun 2017 ini disiapkan sejumlah 100 orang guru. Kesempatan ini terbuka untuk semua guru berprestasi.

Maka dari itu, bagi para guru yang telah memenuhi syarat diharapkan segera mengirimkan berkas ke alamat email pkpkkdikmen@gmail.com sebelum pada Hari Jum’at Tanggal 9 Juli 2017.

Kriteria Guru yang Bisa Mendaftaran Sertifikasi Guru Jalur Prestasi


Adapun Kriteria Guru yang Bisa Mendaftaran Sertifikasi Guru Jalur Prestasi adalah sebagai berikut:
  1. Guru yang berprestasi di tingkat nasional yang memperoleh peringkat 1-3
  2. Guru yang memenangkan lomba inovasi dan Pembelajaran yang memperoleh peringkat 1-3
  3. Guru yang memenangkan Olimpiade Guru di Tingkat Nasional yang memperoleh peringkat 1-3
  4. Guru yang pernah menjadi seorang pembicara pada Seminar tingkat Internasional
  5. Guru yang memperoleh penghargaan tingkat Internasional di bidang pendidikan
  6. Guru yang memperoleh penghargaan di bidang penghargaan dari sebuah lembaga Non Pemerintah

Syarat Peserta Sertifikasi Guru Jalur Prestasi


Guru berada di bawah naungan dari Kemendikbud yang belum mempunyai sertifikat pendidik
Mempunyai NUPTK
  1. Mempunyai kualifikasi akademik tingkat Sarjana (S-1)  atau D-IV yang berasal dari perguruan tinggi yang mempunyai Prodi yang sudah terakreditasi/minimal mempunyai izin penyelenggaraan
  2. Mempunyai status sebagai seorang Guru Tetap dengan dibuktikan SK Guru PNS/Guru Tetap. Bagi Guru tetap dari sekolah swasta dibuktikan dengan SK GTY minimal 2 Tahun terakhir berturut-turut di Yayasan yang sama dan Akte Notaris pendirian Yayasan dari Kemenkumham. Adapun Guru Tetap bukan PNS dari Sekolah Negeri harus mempunyai SK Pengangkatan sebagai Guru Honor Tetap yang gajiinya dari APBD dari para pejabat yang berwenang (Bupati/Walikota/Gubernur) minimal ialah 2 tahun terakhir secara berturut-turut
  3. Masih aktif mengajar dengan dibuktikan mempunyai SK Pembagian Tugas Mengajar  dari Kepsek 2 Tahun terakhir (bagi para guru yang linier kualifikasi akdemiknya dengan bidang studi sertifikasi melampirkan sertifikat terakhir)
  4. Belum memasuki usia 60 tahun pada tanggal 1 Januari 2018
  5. Sudah mengikuti UKG Tahun 2015
  6. Sehat secara jasmani dengan dibuktikan surat keterangan sehat yang berasal dari dokter pemerintah

Artikel Terkait: Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair

Dokumen yang Dipersiapkan


Adapun Dokumen yang Dipersiapkan untuk mendaftar Sertifikasi Guru Jalur Prestasi adalah sebagai berikut:
  1. Formulir Pendaftaran
  2. Fc Ijazah S-1/D-IV, dan juga ijazah S-2 dan S-3 (bagi yang mempunyai) dan disahkan oleh pihak perguruan tinggi yang mengeluarkan
  3. Fc SK sebagai seorang Guru, mulai dari SK Pengangkatan pertama sampai dengan SK terakhir yang harus dilegalisir pihak atasan langsung/pejabat yang terkait
  4. Fc SK Mengajar minimal adalah 2 tahun terkahir dari Kepsek yang dilegalisir oleh pihak atasan
  5. SK Pengangkatan terakhir (untuk Guru PNS) yang dilegalisir oleh pihak atasan secara langsung/pejabat yang terkait
  6. Fc Sertifikat Prestasi misalnya adalah Guru yang berprestasi di tingkat nasional yang memperoleh peringkat 1-3
  7. Guru yang memenangkan lomba inovasi dan Pembelajaran yang memperoleh peringkat 1-3, Guru yang memenangkan Olimpiade Guru di Tingkat Nasional yang memperoleh peringkat 1-3, Guru yang pernah menjadi seorang pembicara pada Seminar tingkat Internasional, Guru yang memperoleh penghargaan tingkat Internasional di bidang pendidikan

Proses Pendaftaran Sertifikasi Guru Jalur Prestasi


Adapun Proses Pendaftaran Sertifikasi Guru Jalur Prestasi adalah sebagai berikut:
  1. Guru mengirimkan scan berbagai dokumen asli/bukan fotocopy (seperti di atas) melalui email dengan alamat pkpkkdikmen@gmail.com paling lambat ialah pada hari Jum’at, 9 Juli 2017
  2. Tim dari Pusat akan melakukan verifikasi terhadap dokumen dan mengumumkan hasil dari verifikasi tersebut melalui email masing-masing
  3. Bagi guru yang lolos verifikasi harus mengumpulkan dokumen persyaratan kepada LPMP setempat guna dilakukan verifikasi ulang
  4. LPMP akan melakukan Verifikasi sesuai dengan prosedur yang ada pada pedoman penataan peserta sertifikasi guru (sesuai Buku 1) dan akan mengirimkan Format A1 untuk mereka yang lolos verifikasi dokumen kepada Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangannya
  5. Format A1 kemudian ditandatangani oleh pihak Dinas Pendidikan lalu dikirimkan kepada LPMP guna digabungkan dengan dokumen persyaratan lain untuk selanjutnya dikirimkan kepada LPTK

Jadwal Pendaftaran Sertifikasi Guru Jalur Prestasi 


Adapun Jadwal Pendaftaran Sertifikasi Guru Jalur Prestasi  adalah sebagai berikut:
  • Pengiriman scan dokumen lewat email paling lambat ialah tanggal 7 Juli 2017]
  • Verifikasi dokumen dari pihak pusat pada tanggal 4-8 Juli 2017
  • Pengumuman Calon peserta yang lolos verifikasi pada tanggal 10 Juli 2017
  • Pengiriman dokumen kepada pihak LPMP pada tanggal 10-17 Juli 2017
  • Verifikasi dokumen oleh pihak LPMP pada tanggal 12-19 Juli 2017
  • Pengumuman para peserta PLPG Jalur Prestasi pada tanggal 20 Juli 2017
  • Pengiriman Format A1 oleh pihak LPMP kepada Dinas Pendidikan pada tanggal 20-22 Juli 2017
  • Pengiriman dokumen kepada LPTK yang ditunjuk pada tanggal 25-29 Juli 2017 

Adapun Formulir Pendaftaran Sertifikasi Guru Jalur Prestasi adalah sebagai berikut:

Mekanisme Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru Jalur Prestasi


Demikianlah informasi mengenai Mekanisme Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru Jalur Prestasi yang dapat kami sampaikan.

Tunjangan Profesi Guru (Sertfikasi) Non PNS 2017 Cair Senin Besok

Sertifikasi Guru 2017 Kapan Cair?

Pertanyaan tersebut banyak diutarakan olehp para guru sertfikasi, terutama bagi mereka para Guru Non PNS. Sebab hingga saat ini, TPG tersebut belum juga turun.

Padahal data di Info GTK sudah menunjukkan semuanya valid. Harusnya dana sertifikasi bisa segera cair ke rekening guru.

Tunjangan Profesi Guru (Sertfikasi) Non PNS 2017 Cair Senin Besok


Tentu kondisi tersebut membuat banyak guru merasa was-was dan khawatir. Jangan-jangan sertifikasi untuk tahun ini tidak bisa cair.

Namun anda tidak perlu khawatir, sebab menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri ada kabar bahagia mengenai Pencairan sertifikasi guru 2017.

Apa kabar bahagia tersebut?

Dilansir dari Blog Aina Mulyana, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia menyebutkan, Tunjangan Profesi Guru/Sertifikasi untuk guru bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) cair pada pekan ini.

Pemerintah akan mempercepat proses pencairan TPG lantaran mendekati momentum perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Direktur Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud Bapak Sumarna Surapranata menjelaskan bahwa TPG seharusnya cair pada bulan Juli  yang akan datang.

Pihaknya menargetkan, maksimal pencairan dana TPG yaitu pada hari Senin atau Selasa pekan depan.  Jadi Inysa Allah Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi para guru Non-PNS Cair Senin Depan

"TPG Guru non-PNS pada minggu ini sudah cair duitnya," katanya di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, pada Jumat, 16 Juni 2017.

Ia juga berharap, dengan adanya percepatan pencairan ini bisa memantik pemerintah daerah agar melakukan hal serupa terhadap para guru PNS.

Seperti yang diketahui bahwa Pemerintah telah menganggarkan total Rp 2,8 triliun guna untuk tunjangan 216.857 guru bukan PNS. Anggaran tersebut dialokasikan di dalam empat kali pencairan. (sumber dari republika)

Nah, kabar itu tentunya menjadi angina segar tersendiri bagi para guru Non PNS. Sebab tunjangan yang dinanti-nantikan akan segera cair.

Apalagi menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri, berbagai kebutuhan pokok pasti harganya merangkak naik. Sehingga dengan cairnya TPG tersebut, bisa membantu para guru untuk memenuhi kebutuhannya.

Memang perlu disadari, tingkat kesejahteraan ekonomi guru, terutama untuk Non PNS masih sangat rendah sekali. Jadi sangat wajar, jika sertifikasi guru menjadi harapan tersendiri guna memperbaiki tingkat kesejahteraan mereka.

Namun untuk bisa memdapatkan sertifikasi, bukanlah perkara mudah. Ada berbagai macam persyaratan dan mekanisme yang harus dipenuhi agar seorang guru bisa memperoleh sertifikat sebagai pendidik,

Ketika telah mendapatkan sertifikat pendidik itu pun belum selesai. Para guru juga harus memenuhi persyaratan agar dana sertifikasi bisa cair.

Mudah-mudahan untuk ke depannya kesejahteraan para guru di Indonesia bisa semakin baik. Saya ucapkan Selamat untuk para guru non PNS yang dana sertifikasinya cair. Mudah-mudahan dana TPG untuk Tahun 2017 ini bisa cair mulai pada Senin Depan dengan baik.

Demikianlah informasi mengenai Tunjangan Profesi Guru (Sertfikasi) Non Pns Cair Senin Depan yang bisa kami sampaikan untuk anda semuanya.

Poin Penting Revisi Juknis Penyaluran TPG Guru Madrasah (Kemenag) Tahun 2017


Sahabat Guru Madrasah, perlua anda semua ketahui bahwa Kementerian Agama telah menerbitkan sebuah Surat yang bernomor: 1838.A/DJ. I/ PP.00/05/2017.

Isi Surat tersebut membahas tentang Revisi Petunjuk Teknis (Juknis) Penyaluran TPG Guru Madrasah (KEMENAG) Tahun 2017.

Di dalam Surat Edaran itu dijelaskan kan bahwa sehubungan dengan sudah ditetapkannya sebuah Keputusan dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) yang bernomor 2611 Tahun 2017 mengenai Perubahan Atas Keputusan Dirjen Pendis yang bernomor 7394 Tahun 2016 Mengenai Petunjuk Teknils (Juknis) Penyaluran Tunjangan Profesl Guru (TPG) bagi Guru Madrasah Tahun 2017.

Poin Penting Revisi Juknis Penyaluran TPG Guru Madrasah (Kemenag) Tahun 2017


Maka bersamaan dengan hal tersebut disampaikan beberapa perbuhan, yaitu:

1. Dalam BAB III huruf A angka 3. Pada awalnya di situ dijelaskan:  telah memenuhi Kualifikasi Akademik S1 atau D IV. Khusus bagi para Guru PNS yang masih berada pada golongan II namun telah lulus S-1/D-IV sebelum tanggal 31 Desember 2015 dan sudah memenuhi persyaratan yang telah diatur melatui Surat Sekjen Kementerian Agama (Kemenag) dengan Nomor 7362/SJ/Kp.01.1/10/2016.

BAB tersebut Kemudian direvisi sebagai berikut:

Telah memenuhi kualifikasi akademik S1/D-IV, belum memenuhi kuatifikasi akademik S1/D-IV, dan/atau bagi Guru PNS yang sekarang masih berada dalam gotongan ruang II.

2. Dalam BAB III huruf A angka 6 awalnya dijelaskan: "Bertugas pada suatu satuan pendidikan (Sekolah) yang telah mempunyai  izin operasional penyelengganan pendidikan dan telah memenuhi rasio peserta didik terhadap guru yang sesuai dengan ketentuan pada Pasal 17 Peraturan Pemerintah (PP) yang bernomor 74 Tahun 2009 yang membahas tentang Guru. Adapun Rasio peserta didik terhadap guru ialah 15 : 1 untuk jenjang pendidikan RA/MI/MTs/MA dan 12 : 1 untuk jenjang pendidikan MAK. Rasio tersebut dihitung berdasarkan dari Jumlah rata-rata para peserta dldik dari semua kelas/rombongan belajar (Rombel) yang diampu oleh masing-masing guru, Pemenuhan rasio yang dimakud tersebut bisa diberikan dispensasi apabila guru betugas di sebuah madrasah pada kondisi (Dispensasi 1):

a. Berada di daerah/ wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal)

b. Berada di daerah/wilayah yang secara geografis dan/atau demografis jumlah para penduduknya sangat minim sekali, yang ditunjukan dan dibuktikan melalui sebuah surat keterangan yang diterbitkan oleh pihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota setempat.

c. Madrasah yang menyelenggarakan pendidlkan bagi para peserta didik dengan kebutuhan khusus seperti MILB, MTsLB, MALB atau yang sejenis lainnya

BAB tersebut Kemudian direvisi sebagai berikut:

"Bertugas pada sebuah satuan pendidikan/sekolah yang mempunyai izin operasiona penyelenggaraan pendidikan dan telah memenuhi rasio peserta didik terhadap jumlah guru yang sesuai dengan ketentuan pada pasal 17 peraturan pemerintah (PP) yang bernomor 74 Tahun 2008 yang membahas tentang guru.  Adapun Rasio peserta didik terhadap guru ialah 15 : 1 untuk jenjang pendidikan RA/MI/MTs/MA dan 12 : 1 untuk jenjang pendidikan MAK. Rasio tersebut dihitung berdasarkan dari Jumlah rata-rata para peserta dldik dari semua kelas/rombongan belajar (Rombel) yang diampu oleh masing-masing guru, Pemenuhan rasio yang dimakud tersebut bisa diberikan dispensasi apabila guru betugas di sebuah madrasah pada kondisi (Dispensasi 1):

a. Berada di daerah/ wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal)

b. Berada di daerah/wilayah yang secara geografis dan/atau demografis jumlah para penduduknya sangat minim sekali, yang ditunjukan dan dibuktikan melalui sebuah surat keterangan yang diterbitkan oleh pihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota setempat.

c. Madrasah yang menyelenggarakan pendidlkan bagi para peserta didik dengan kebutuhan khusus seperti MILB, MTsLB, MALB atau yang sejenis lainnya

3. DalamBab IV huruf A angka 8 poin pada awalnya dijelaskan "fotokopi Surat Keputusan (SK) tentang pengangkatan sebagai Guru Tetap yang diketahui oleh pihak Kepala Kemenag Kabupaten/Kota setempat (khusus bagi Guru Bukan PNS)."

BAB tersebut Kemudian direvisi sebagai berikut: : "fotokopi Surat Keputusan (SK) tentang pengangkatan sebagai Guru yang diketahui oleh pihak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota setempat (khusus bagi Guru Bukan PNS),"

4. Dalam BAB III huruf A angka 10 poin d pada awalnya dijelaskan: "Mendapatkan tugas tambahan sebagai seorang wakil kepala (Waka) satuan pendidikan/sekolah pada jenjang MTs dan MA/MAK atau koordinator pada bidang pendidikan madrasah pada jenjang MI, mengajar paling sedikit ialah 12 (dua belas) jam tatap muka untuk perminggu di sekolah satminkal atau membimbing sebanyak 80 (delapan puluh) orang peserta didik dan paling sedikit adalah 40 (empat puluh) orang peserta didik di satminkalnya khusus bagi wakil kepala/Waka satuan pendidikan yang mempunyai sertifikat pendidik sebagai seorang guru bimbingan dan konseling/konselor (BK) atau TIK.

BAB tersebut Kemudian direvisi sebagai berikut:

"Mendapatkan tugas tambahan sebagai seorang wakil kepala/Waka satuan pendidikan/Sekolah pada jenjang MTs dan MA/MAK atau koordinator pada bidang pendidikan madrasah pada jenjang MI, mengajar paling sedikit ialah12 (dua belas) jam tatap muka untuk per minggu atau membimbing 80 (delapan puluh) orang peserta didik bagi wakil kepala/Waka di satuan pendidikan yang memiliki sertifikat pendidik sebagai seorang guru bimbingan dan konseling/konselor (BK) atau paling sedikit ialah 40 (empat puluh) orang peserta didik bagi wakil kepala/Waka di satuan pendidikan yang memiliki sertifikat pendidik sebagai guru TIK (Komputer).

Demikianlah informasi mengenai Poin Penting Revisi Juknis Penyaluran TPG Guru Madrasah (Kemenag) Tahun 2017 yang dapat kami sampaikan.

Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair


Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pada tanggal 5 Mei 2017 telah menetap Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 17 Tahun 2017.

Permendikbud tersebut membahas tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain yang Sederajat.

Jika anda belum memperoleh Permendikbud itu, segeralah untuk mengunduhnya di website dapodikdasmen.

Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair


Apa sih isi dari Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017?

Isi dari Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 adalah mengenai berbagai hal yang terkait dengan Penerimaan peserta didik baru.

Salah satu poin utama yang dibahas adalah mengenai Aturan Jumlah Peserta Didik. Poin ini sangat penting untuk dipahami sebab berhubungan dengan cair atau tidaknya sertifikasi guru.

Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair

Adapun aturan mengenai Jumlah peserta didik di dalam satu Rombongan Belajar tertuang dalam BAB V Permendikbud ini.

Adapun isinya adalah sebagai berikut:

  1. Jenjang Pendidikan SD di dalam satu kelas berjumlah paling sedikit adalah 20 (dua puluh) peserta didik dan paling banyak 28 (dua puluh delapan) peserta didik
  2. Jenjang Pendidikan SMP di dalam satu kelas berjumlah paling sedikit adalah 20 (dua puluh) peserta didik dan paling banyak adalah 32 (tiga puluh dua) peserta didik
  3. Jenjang Pendidikan SMA di dalam satu kelas berjumlah paling sedikit adalah 20 (dua puluh) peserta didik dan paling banyak adalah 36 (tiga puluh enam) peserta didik
  4. Jenjang Pendidikan SMK di dalam satu kelas berjumlah paling sedikit adalah 15 (lima belas) peserta didik dan paling banyak adalah 36 (tiga puluh enam) peserta didik
  5. Jenjang Pendidikan Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di dalam satu kelas berjumlah paling banyak adalah 5 (lima) peserta didik
  6. Jenjang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) dan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) di dalam satu kelas berjumlah paling banyak adalah 8 (delapan) peserta didik.

Ketentuan mengenai jumlah peserta didik di dalam 1 (satu) Rombongan Belajar sebagaimana yang dimaksud di atas bisa dikecualikan paling banyak adalah 1 (satu) Rombongan Belajar di dalam 1 (satu) tingkat kelas.

Jumlah Rombel pada Sekolah

Adapaun aturan Jumlah Rombongan Belajar pada Sekolah ialah sebagai berikut:

  1. Jenjang Pendidikan SD atau bentuk lain yang sederajat jumlah rombel paling sedikit ialah 6 (enam) dan paling banyak ialah 24 (dua puluh empat) Rombongan Belajar, untuk masing-masing tingkat paling banyak ialah 4 (empat) Rombongan Belajar
  2. Jenjang Pendidikan SMP atau bentuk lain yang sederajat jumlah rombel paling sedikit ialah 3 (tiga) dan paling banyak ialah 33 (tiga puluh tiga) Rombongan Belajar, untuk masing-masing tingkat paling banyak ialah 11 (sebelas) Rombongan Belajar
  3. Jenjang Pendidikan SMA atau bentuk lain yang sederajat jumlah rombel paling sedikit ialah 3 (tiga) dan paling banyak ialah 36 (tiga puluh enam) Rombongan Belajar, untuk masing-masing tingkat paling banyak ialah 12 (dua belas) Rombongan Belajar
  4. Jenjang Pendidikan SMK atau bentuk lain yang sederajat jumlah rombel paling sedikit ialah 3 (tiga) dan paling banyak ialah 72 (tujuh puluh dua) Rombongan Belajar, untuk masing-masing tingkat paling banyak ialah 24 (dua puluh empat) Rombongan Belajar.

Setelah membaca dan memahami penjelasan di atas, maka kita sebagai pengelola sekolah harus menaati apa yang sudah ditetapkan.

Perhatikanlah pada poin jumlah peserta didik dalam satu rombel. Jangan sampai, peserta didik di sekolah anda kurang atau bahkan melebihi batas ketentuan yang telah diatur.

Seperti yang tertuang dalam aturan tersebut, setiap jenjang pendidikan mempunyai batas minimal dan maksimal yang berbeda-beda.

Anda harus memahami masing-masing aturan batas jumlah peserta didik tersebut dengan baik dan benar.

Hal ini sangat penting, sebab jika jumlah peserta didik dalam satu rombel kurang atau melebihi ketentuan dapat menyebabkan data GTK menjadi TIDAK VALID. Sehingga sertifikasi tidak bisa cair.

Demikianlah informasi mengenai Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair yang bisa kami sampaikan kepada anda semuanya.

Adapun diksi lengkapnya bisa anda baca di dalam Permendikbud tersebut.

Tugas Tambahan Guru yang Diakui Sesuai Permendikbud No 12 Tahun 2017


Bapak/Ibu guru di seluruh Indonesia, perlu diketahui bahwa Kemendikbud telah mencabut Permendikbud Nomor 4 tahun 2015 yang berisi tentang terdampak perubahan K13 ke KTSP dan Permendikbud Nomor 17 Tahun 2016 yang membahas tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Penyaluran Tunjangan Profesi dan Tambahan Penghasilan Bagi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah (GPNSD).

Mulai pada bulan Maret Tahun 2017 Kemendikbud telah memberlakukan peraturan baru yang tercantum dalam Permendikbud Nomor 12 Tahun 2017. Peraturan ini membahas tentang Petunjuk Teknis (Juknis) TPG Guru dan Tunjangan Khusus dan Tambahan Penghasilan bagi PNS pada Tahun 2017.

Tugas Tambahan Guru yang Diakui Sesuai Permendikbud No 12 Tahun 2017


Di dalam Pasal 22 Permendikbud Nomor 12 Tahun 2017 tersebut telah dinyatakan bahwa, Ketika  Peraturan  Menteri  ini  sudah mulai  berlaku,  maka Peraturan Menteri  sebelumnya yaitu Nomor  17  Tahun  2016  yang berisi tentang  Petunjuk  Teknis Penyaluran  Tunjangan  Profesi  dan  Tambahan  Penghasilan Bagi  Guru  Pegawai  Negeri  Sipil  Daerah telah  dicabut  dan dinyatakan tidak berlaku lagi.

Sedangkan di dalam pasal 23 Permendikbud Nomor 12 Tahun 2017 juga dinyatakan bahwa Peraturan  Menteri  ini  akan mulai  berlaku  pada  tanggal diundangkan  dan  akan mempunyai  daya  berlaku  surut  sejak mulai tanggal 1 Maret Tahun 2017.

Mengacu Permendikbud Nomor 12 Tahun 2017 tersebut, Tugas Tambahan Guru yang bisa diakui sebagaimana yang terlampir pada Lampiran I adalah sebagai berikut:

1. Tugas Tambahan Guru Sebagai wakil  kepala  satuan pendidikan, dengan kewajiban mengajarnya adalah 12 Jam atau membimbing sebanyak 80 (delapan puluh) peserta didik bagi wakil kepala satuan  pendidikan  yang  berasal  dari  Guru  bimbingan  dan konseling (BK)/konselor  atau  TIK/KKPI2. Tugas Tambahan Guru Sebagai kepala laboratorium, Kepala Perpustakaan, Kepala bengkel Ketua program keahlian/program dan Kepala unit produksi dengan kewajiban mengajarnya adalah 12 Jam atau membimbing sebanyak 80 (delapan puluh) peserta didik bagi wakil kepala satuan  pendidikan  yang  berasal  dari  seorang Guru  bimbingan  dan konseling (BK)/konselor  atau  TIK/KKPI

3. Tugas  tambahan  Guru dengan  persetujuan  dari pihak dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota setempat sesuai dengan kewenangan sebagai narasumber atau instruktur nasional, fasilitator, atau juga mentor dalam Pengembangan Keprofesionalan yang Berkelanjutan dengan kewajiban melakukan beban kerja paling  sedikit  adalah 18 (delapan  belas)  jam tatap muka di dalam waktu 1 (satu) minggu.

Di dalam Permendikbud Nomor 12 Tahun 2017 tersebut, kepala sekolah sudah tidak disebutkan kembali sebagai sebuah tugas tambahan, namun dinyatakan dalam Masa  kerja  kepala  sekolah  akan dihitung  sesuai  dengan  ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Jumlah Wakil Kepala Sekolah

Adapun ketentuan mengenai Jumlah Wakil Kepala Sekolah di sebuah satuan pendidikan, ialah sebagai berikut:

1)  Mempunyai wakil kepala satuan pendidikan paling banyak adalah 3 (tiga)  orang  pada  jenjang  pendidikan SMP  sesuai  dengan  jumlah rombongan  belajar  (rombel)  yang  dipunyai  oleh  1  (satu) satuan pendidikan, yaitu:

a)  3 (tiga) hingga 9 (sembilan) rombongan belajar bisa mempunyai 1 (satu) wakil kepala di satuan pendidikan;

b)  10  (sepuluh)  hingga 18  (delapan  belas) rombongan  belajar  bisa mempunyai  paling  banyak adalah 2 (dua)  wakil kepala di satuan pendidikan;

c)  Lebih dari 18 (delapan belas) rombongan belajar bisa mempunyai  paling banyak adalah  3  (tiga)  wakil  kepala  setiap satuan pendidikan;

2)  Mempunyai wakil kepala satuan pendidikan paling banyak adalah 4 (empat) orang pada jenjang pendidikan SMA sesuai dengan jumlah rombel yang dipunyai oleh 1 (satu) satuan pendidikan, yaitu:

a)  3 (tiga) hingga 9 (sembilan) rombongan belajar bisa mempunyai  1 (satu) wakil kepala satuan pendidikan;

b)  10 (sepuluh) hingga 18 (delapan belas) rombel bisa mempunyai  paling banyak adalah 2 (dua)  wakil kepala satuan pendidikan;

c)  19  (sembilan  belas)  hingga 27  (dua  puluh tujuh)  rombel  bisa mempunyai  paling  banyak adalah  3  (tiga) wakil kepala satuan pendidikan;

d)  Lebih dari 27 (dua puluh tujuh) rombel bisa mempunyai  paling  banyak adalah 4  (empat)  wakil  kepala  satuan pendidikan;

3)  Mempunyai wakil kepala satuan pendidikan paling banyak adalah 4 (empat) orang pada jenjang pendidikan  SMK berdasarkan jumlah rombel yang dipunyai oleh 1 (satu) satuan pendidikan, yaitu:

a)  3  (tiga)  hingga 9  (sembilan)  rombel  bisa mempunyai  1 (satu) wakil kepala satuan pendidikan;

b)  10 (sepuluh) hingga 18 (delapan belas) rombel bisa mempunyai paling banyak adalah 2 (dua)  wakil kepala satuan pendidikan;

c)  19  (sembilan  belas)  hingga 27  (dua  puluh tujuh)  rombel  bisa mempunyai paling  banyak adalah  3  (tiga) wakil kepala satuan pendidikan;

d)  Lebih dari 27 (dua puluh tujuh) rombel bisa mempunyai  paling  banyak adalah  4  (empat)  wakil  kepala  satuan pendidikan;

Ketentuan Kepala Laboratorium, Kepala bengkel dan Kepala unit produksi, Kepala Perpustakaan

Adapun Ketentuan mengenai Kepala Laboratorium, Kepala bengkel dan Kepala unit produksi, Kepala Perpustakaan adalah sebagai berikut:

1)  Bagi kepala perpustakaan pada jenjang pendidikan SD/SMP/SMA/SMK.

Kepala  satuan  pendidikan  atas  persetujuan  dari pihak kepala  dinas pendidikan  kabupaten/kota/provinsi  setempat sesuai  dengan kewenangannya bisa mengangkat satu orang guru yang mempunyai  kompetensi  yang  memadai  sebagai  seorang kepala perpustakaan pada jenjang pendidikan SD/SMP/SMA/SMK.

2)  Bagi kepala laboratorium pada jenjang pendidikan SMP/SMA/SMK.

Kepala  satuan  pendidikan  atas  persetujuan dari pihak kepala  dinas pendidikan  kabupaten/kota/provinsi  setempat sesuai  dengan kewenangannya bisa mengangkat 1 (satu) orang guru yang mempunyai  kompetensi  yang  memadai  sebagai  seorang kepala laboratorium pada jenjang pendidikan SMP/SMA/SMK.

3)  Bagi Ketua program keahlian/program studi pada jenjang pendidikan SMK.

Kepala  satuan  pendidikan  SMK  atas  persetujuan  dari pihak kepala dinas pendidikan provinsi setempat bisa mengangkat 1 (satu) orang guru yang mempunyai kompetensi yang memadai sebagai seorang ketua untuk setiap program keahlian/program studi yang ada.

4)  Bagi Kepala bengkel atau sejenisnya pada jenjang pendidikan SMK.

Kepala  satuan  pendidikan  SMK  atas  persetujuan  dari kepala dinas pendidikan provinsi setempat bisa mengangkat 1 (satu) orang guru  yang  mempunyai  kompetensi  yang  memadai  sebagai seorang Kepala untuk setiap bengkel atau sejenisnya pada jenjang pendidikan SMK.

5)  Bagi Kepala unit produksi atau sejenisnya pada SMK.

Kepala  satuan  pendidikan  SMK  atas  persetujuan  dari pihak kepala dinas pendidikan provinsi setempat bisa mengangkat 1 (satu) orang guru yang mempunyai kompetensi yang memadai sebagai seorang ketua kepala unit produksi atau sejenisnya pada jenjang pendidikan SMK.

Lantas, kapankah Pencairan dana Sertiifikasi Guru?

Di dalam Permendikbud Nomor 12 Tahun 2017 telah disebutkan bahwa Pemerintah  Daerah  provinsi/kabupaten/kota  setempat wajib  membayarkan dana Tunjangan  Profesi  sesuai  tempat  terbitnya  SKTP  pada setiap  triwulan, paling lama adalah 7 (tujuh) hari kerja sesudah diterimanya dana Tunjangan Profesi yang ada di rekening kas umum daerah (RKUD) provinsi/ kabupaten/ kota setempat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sedangkan kapankan dana Tunjangan Profesi bisa diterima di rekening kas umum daerah (RKUD) provinsi/ kabupaten/ kota setempat? TIDAK ADA YANG TAHU.

Demikianlah informasi mengenai Tugas Tambahan Guru yang Diakui Sesuai Permendikbud No 12 Tahun 2017 yang bisa saya sampaiakan.


Cara Cetak Kartu Peserta UTN Ulang Tahun 2017


Cara Cetak Kartu Peserta UTN Ulang Tahun 2017 - Sahabat Guru sekalian, bagi anda para  yang belum lulus dalam Ujian Tulis Nasional (UTN) PLPG pada tahun 2016 diwajibkan untuk mengikuti UTN ulang pada Tahun 2017.

Para peserta UTN yang dinyatakan TIDAK LULUS akan diberikan kesempatan ujian ulang sebanyak 4 kali. Tentu jumlah ini sangat banyak, diharapkan para guru bisa lulus dalam mengikuti UTN Ulang yang diselenggarakan tersebut.

Pada Tahun 2017 ini, UTN ulang akan dilakukan sebanyak 2 kali. Namun apabilan dalam 2 UTN ulang tersebut masih ada guru yang tidak lulus, maka ia akan diberi kesempatan untuk melakukan UTN Ulang sebanyak 2 kali pada Tahun 2018 mendatang.

Cara Cetak Kartu Peserta UTN Ulang Tahun 2017


Mengenai waktu pelaksanaan UTN Ulang Tahap 1 Tahun 2017 akan dialaksanakan pada bulan-bilang ini. Jadwal pelaksanaanya sudah bisa anda cek masing-masing.

Bagi anda sekalian yang belum mengetahui bagaimana cara mengecek jadwal UTN, silahkan baca artikel pada tautan berikut Jadwal UTN Ulang Tahun 2017.

Setelah mengetahu Jadwal Pelaksanaan UTN ulang anda masing-masing, langkah selanjutnya adalah mencetak kartu Tanda Peserta UTN Ulang Tahun 2017.

Kartu ini berisikan identitas diri guru peserta UTN yang wajib dimiliki. Apabila tidak mencetak kartu ini, maka anda tidak akan bisa mengikuti UTN ulang.

Kartu Peserta UTN menjadi salah satu syarat formal yang dibawa oleh guru ketika mengikuti UTN Ulang. Maka dari itu, silahkan segera cetak kartu peserta anda sesegera mungkin.

Cara Cetak Kartu Peserta UTN Ulang Tahun 2017


Bagi anda para peserta UTN Ulang, berikut ini kami sampaikan bagaimana Cara Cetak Kartu Peserta UTN Ulang Tahun 2017. Berikut ini langkah-langkah yang harus anda lakukan:

  1. Buka Browser di PC anda, bisa menggunakan Google Chrome/Mozila Firefox
  2. Masukkan alamat situs resmi Sertifikasi Guru Tahun 2017 yang terbaru http://kemdiknas.swin.net.id
  3. Klik link yang bertuliskan Cek Peserta Ujian Ulang UTN 1 2017
  4. Masukan data NUPTK anda, masukkan semua nomor dengan benar jangan sampai ada satupun yang salah
  5. Jika Sudah, Klik Tombol cari atau enter maka secara otomatis akan tampil data peserta ujian ulang UTN 1 tahun 2017 anda masing-masing
  6. Silahkan lihatlah pada bagian sebelah kanan yang bawah. Di situ akan ada keterangan yang bertuliskan cetak Kartu Peserta, Kemudian klik saja maka akan otomatis kartu peserta UTN akan di Unduh dengan format file pdf.


Tambahan: Untuk mencetaknya silahkan anda cetak menggunakan printer biasa.

Contoh Kartu peserta UTN bisa anda lihat pada gambar yang saya tampilkan di atas. Seperti yang saya jelaskan, bahwa kartu tersebut berisikan identitas diri anda.

Adapun data yang tertera dalam Kartu Peserta UTN Ulang meliputi:

  1. NUPTK berisikan data NUPTK Guru bersangkutan
  2. Nomor Peserta berisikan Nomor peserta ujian guru bersangkutan
  3. Nama berisikan Nama lengkap Guru
  4. Tempat Tugas berisikan Nama Sekolah tempat guru tersebut mengajar
  5. Kecamatan berisikan lokasi sekolah tempat mengajar berada
  6. Mata Pelajaran berisikan mata pelajaran yang diampu oleh guru
  7. Lokasi Ujian berisikan tempat pelaksanaan UTN Ulang
  8. Tanggal Ujian berisikan hari pelaksanaan UTN Ulang

Supaya   guru dapat dinyatakan lulus dalam UTN, nilai yang diperoleh jarus di atas dari 80. Maka dari itu silahkan anda pelajari Kisi-Kisi Materi PLPG 2017 Semua Jenjang (TK, SD, SMP, SMA/SMK) sebagai bahan persiapan menghadapi UTN. Semakin baik   persiapan yang anda lakukan maka kemungkinan nilai yang anda peroleh akan semakin baik.

Penutup


Sertifikasi memang masih menjadi salah satu harapan bagi para guru (terutama guru swasta) untuk memperbaiki kesejahteraannya.

Namun untuk mendapatkan tunjangan tersebut bukalah perkara mudah, sebab ada berbagai persyaratan dan tahapan yang harus dipenuhi.

Salah satunya adalah dengan lulus dalam Ujian Tulis Nasional (UTN) sewaktu melaksanakan PLPG. Tapi bagi sebagian guru anda yang belum lulus dalam Ujian tersebut dikarenakan nilainya berada di bawah standar yang telah ditentukan.

Maka dari itu pemerinta mengadakan UTN Ulang. Dengan adanya ujian ulang tersebut diharapkan semua guru akan bisa lulus dalam UTN dengan nilai yang memuaskan.

Bagi anda peserta UTN Ulang, persiapkan diri anda sebaik mungkin supaya hasil yang diperoleh nantinya maksimal.

Demikianlah informasi mengenai Cara Cetak Kartu Peserta UTN Ulang Tahun 2017 yang bisa saya sampaiakan kepada anda semuanya.

Cara Memperbaiki JJM Belum Linier di Info GTK



Jumlah Jam Mengajar (JJM) yang belum linier di dalam Info GTK memang menjadi masalah yang sangat serius dan perlu untuk segera diperbaiki.

Sebab selama JJM masih dinyatakan belum linier, maka SKTP Guru sertifikasi tidak akan bisa terbit. Itu artinya, dana sertifkasi tidak akan pernah bisa cair.

Maka dari itu para para operator dapodikdasmen dan Guru terkait, alangkah baiknya segera mengecek JJM yang ada di di Info GTK.

Teliti, apakah JJM yang masuk sudah linier atau belum. Silahkan anda cek terutama pada bagian rincia Rombongan Belajar (Rombel).

Cara Memperbaiki JJM Belum Linier di Info GTK


Di dalam rincian data rombel tersebut, akan ada keterangan mengenai di mana letak sebenarnya data yang dinyatakan invalid. Anda bisa mengecek satu per satu data yang ada, sampai bisa memastikan semua data telah valid.

Cara Memperbaiki JJM Belum Linier di Info GTK


Terkait dengan penyebab JJM belum linier, berikut ini saya akan membahas beberapa hal yang menjadi penyebabnya. Berikut dengan solusi untuk mengatasinya.

Apabila anda menemui masalah JJM yang belum linier di dalam Info GTK, maka segera perbaiki dengan mengikuti panduan berikut ini:

1. Jumlah JJM Wajib dan Wajib Tambahan di dalam 1 rombel dinyatakan melebihi batas maksimal


Solusinya adalah pastikan bahwa pengisian data JJM pada masing-masing rombel di dalam Aplikasi Dapodik tidak melebihi batas maksimal yang telah ditentukan.

Hal ini terjadi, karena ketika anda menginput data JJM di dalam Rombel melebihi batas aturan

Baca juga: Konversi Kode Bidang Studi Sertifikasi Guru Bagi Lulusan Tahun 2007 dan 2008

2. Peserta didik di Dalam Rombel tidak terdeteksi


Pada beberapa kasus, ada yang JJM-nya telah 24 jam Namun linieritasnya 0. Ketika dicek di dalam Info GTK muncul sebuah keterangan INVALID yang menyatakan bahwa jumlah peserta didik tidak mencukupi.

Padahal di dalam Rombel tersebut bukanlah rombel paralel, seluruh peserta didik juga telah dimasukkan ke dalam rombel tersebut.

Solusinya untuk mengtasi hal ini adalah semua peserta didik yang terdapat di dalam rombel tersebut dikeluarkan terlebih dahulu. Sesuah peserta didik dalam rombel kosong, selanjutnya tarik kembali semua peserta didik tersebut  ke dalam rombel semula.

Pastikanlah agar sebelum melaukan peenarikan peserta didik ke dalam rombel, Anda telah memilih statusnya dengan keterangan "Lanjutan Semester". Kecuali jika terdapat 1 atau 2 peserta didik pindahan yang berasal dari sekolah lain.

3. Kode Mata Pelajaran Bidang Sertifikasi tak Sesuai dengan Mata Pelajaran yang Diajar Guru


Kasus yang terjadi ini adalah lantaran kode Mata Pelajaran (Mapel) yang dinyatakan berbeda dengan Mapel yang saat ini diajar oleh guru bersangkutan.

Misalnya saja :

- Untuk Guru SD dengan Kode Mapel 061 pada Bidang Study Lainnya, sedangkan sekarang ini ia mengajar guru kelas SD/MI dengan (027) atau PJOK dengan kode (220).

- Untuk Guru SMP dengan Kode Mapel 104 ialah Kesenian, Budaya dan Keterampilan, sedangan sekarang ini ia mengajar Mapel Seni Budaya dengan (217) atau Mapel Keterampilan dengan kode (227).

-  Untuk Guru SMP dengan Kode Mapel 124 ialah Biologi, sedangkan sekarang ini ia mengajar Mapel IPA Terpadu dengan Kode (097)

Adanya perbedaan Kode Mapel tersebutlah yang menyebabkan JJM Guru menjadi TIDAK LINIER.

Solusinya adalah Berkonsultasi dengan Operator SIM Tunjangan yang bertugas di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di mana anda berada.

4. Tugas Tambahan Sudah Expired


Pada beberapa kasus, tugas tambahan sebagai wakil kepala sekolah, kepala laboratorium dan kepala perpustakaan telah expired (Kadaluwarsa).

Perlu anda pahami bahwa masa berlaku untuk surat tugas sebagai wakil kepala sekolah, kepala laboratorium dan kepala perpustakaan ialah 1 tahun.

Apabila di dalam info GTK terdapat keterangan yang menyatakan bahwa SK untuk tugas tambahan tidak valid, maka itu artinya harus segera diperbarui surat tugas yang bersangkutan. Selanjutnya, pada kolom tugas tambahan silahkan anda perbarui sesuai dengan surat tugas yang terbaru.

5. Kolom Penugasan tentang Isian Keaktifan PTK Belum Dicentang


Hal ini terlihat sepele namun dapat menyebabkan JJM Guru menjadi tida linier. Maka dari itu anda harus selalu memastikan data isian keaktifan PTK sudah dicentang sampai dengan bulan saat ini ia mengajar

Ketika semua data GTK yang awalnya dinyatakan Invalid selesai diperbaiiki, maka selanjutnya segera untuk disinkronisasi.

Setelah itu, anda tinggal menunggu dan melihat perkembangan yang ada dalam website Info GTK. Pastikan semua data yang sebelumnya Invalid telah berubah menjadi VALID.

Demikian informasi mengenai Cara Memperbaiki JJM Belum Linier di Info GTK yang bisa saya sampaikan kepada anda semuanya.

Konversi Kode Bidang Studi Sertifikasi Guru Bagi Lulusan Tahun 2007 dan 2008


Bagi guru yang dinyatakan lulus sertifikasi pada Tahun 2007 dan 2008, terdapat beberapa bidang studi yang mengalami Konversi.

Hal ini harus segera anda sikapi, sebab akan berpengaruh terhadap terbitnya SKTP Guru yang bersangkutan.

Maka dari itulah kali ini saya akan menyampaikan informasi mengenai Konversi Kode Bidang Studi Sertifikasi Guru Bagi Lulusan Tahun 2007 dan 2008.

Saya rasa ada sebagian guru yang lulus Sertifikasi pada tahun 2007 dan 2008 yang masih memakai Kode Sertifikasi Lama. Kode tersebut belum dikonversi dengan kode terbaru saat ini.

Jika itu terjadi, maka guru bersangkutan akan mengalami kendala dalam hal penerbitan SKTP. Pasti dalam benak ada akan menganggap hal ini sangat ribet. Menurut saya anggapan tersebut sangat wajar, sebab hanya lantaran lantaran konversi kode bidang studi saja, para guru yang lulus sertifikasi pada Tahun 2007 dan 2008 harus melakukan pemberkasan ulang.

onversi Kode Bidang Studi Sertifikasi Guru Bagi Lulusan Tahun 2007 dan 2008


Lantas timbul berbagai pertanyaan, untuk apa kok saat ini ada PUPNS, ada Aplikasi Dapodik, ada juga VERVAL dan berbagai macam aplikasi berbasis online lainnya?

Operator yang Disalahkan


Pada tahun-tahun yang lalu, terkait dengan kode konversi bidang studi tidaklah menjadik sebuah  persoalan.

Namun hal itu sangat berubah saat ini. Perubahan konversi bidang studi tersebutmenyebabkan data guru dinyatakan TIDAK LINEAR di dalam laporan yang ada di website Info GTK.

Akibat dari kejadian ini, banyak dari para guru yang menyalahkan operator dapodik sekolah. padahal ia tidak berwenang apapun terhadap adanya konversi bidang studi.

Memang sudah menjadi rahasia umum apabila SKTP guru tidak terbit maka operator yang disalahkan, padahal mereka tak menikmati apapun hasilnya.

Surat BPSDM


Sebagaimana yang telah diketahui bersama, berdasarkan dari Surat BPSDM Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Tahun 2012 yang bernomor 26269/J/LL/2012 dinyatakan bahwa harus terdapat penyesuaian kode bidang studi.

Konversi kode bidang studi sertifikasi guru tersebut hanyalah dikhususkan dan diperuntukkan bagi mereka peserta sertifikasi guru pada tahun 2007 dan 2008 untuk bidang studi tertentu saja.

Dengan adanya kebijakan perubahan kode dan nama bidang studi, maka para pemilik Sertifikat Pendidik pada tahun 2007 dan 2008 akan mengalami perubahan terhadap nomor peserta dan bidang studi sertifikasi guru. Sebagaimana yang tercantum di dalam Sertifikat Pendidik bersangkutan.

Apakah Konversi Kode Bidang Studi bisa dilakukan secara otomatis dengan menggunakan sistem?

Sampai saat ini saya juga belum mengetahuinya. Yang jelas adalah di dalam kode peserta sertifikasi guru terdapat kode mengenai tahun angkatan, kode propinsi setempat, kode bidang studi dan kode nomor urut peserta sertifikasi.

Jika kode bidang studi tersebut bisa diubah oleh yang berwenang secara otomatis, kelihatannya tak  akan bisa tertukar dengan sesama peserta sertifikasi guru yang lainnya.

Mekanisme Konversi Nomor Kode dan Bidang Studi Sertifikasi Guru


Berdasarkan dari Surat BPSDM Kemdikbud pada Tahun 2012 yang bernomor 26269/J/LL/2012, mengenai Mekanisme Konversi Nomor Kode dan Bidang Studi Sertifikasi Guru adalah sebagai berikut:
  • Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat mengusulkan penyesuaian terhadap nomor kode dan nama bidang studi sertifikasi guru terkait kepada pihak Ketua Rayon LPTK dengan melampirkan beberapa dokumen yang diperlukan yaitu:
  1. Sertifikat Pendidik bersangkutan yang dilegalisasi oleh Kepala Sekolahnya
  2. SK tugas mengajar sejak pertama memperoleh Sertifikat Pendidik (pada Tahun 2007-2008) sampai dengan 2012 yang dilegalisasi oleh pihak kepala sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat.
  3. Ijasah S-1/DIV.
  • Rayon LPTK akan melakukan penelaahan terhadap usulan tersebut. Kemudian akan menyetujui atau tidak menyetujui usulan penyesuaian tersebut yang didasarkan atas pertimbangan akademik yang ada.
  • Menerbitkan Surat Keterangan yang berisi penyesuaian terhadap nomor kode dan bidang studi sertifikasi guru bersangkutan bagi yang telah disetujui dan mengirimkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat.
  • Mengirimkan Rekapitulasi dari hasil penyesuaian kepada pihak Ketua Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan up. Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, dan Kepala/Ketua LPMP.

Baca juga: Mekanisme Konversi Kode Mapel Guru Sertifikasi

Tabel Kode Konversi Kode Bidang Studi


Sesuai dengan Surat BPSDM Kemdikbud pada Tahun 2012 yang bernomor 26269/J/LL/2012, ada beberapa konversi kode bidang studi.

Untuk jenjang Pendidikan TK/PAUD, SD dan SMP saya telah menampilkannya pada gambar yang di atas. Silahkan amati dengan sebaik-baiknya.

Sedangkan konversi kode mapel untuk jenjang pendidiikan SMA dan SMK dan SLB  dapat anda unduh pada file di bawah ini




Mudah-mudahan permasalahan mengenai konversi kode bidang studi ini bisa segera diselesaikan dengan baik. Sehingga tidak membuat para guru merasa resah. Semoga admin pusat dapodikdasmen dapat mengambil kebijakan secara bijak.

Demikianlah informasi mengenai Konversi Kode Bidang Studi Sertifikasi Guru Bagi Lulusan Tahun 2007 dan 2008 yang bisa saya sampaikan kepada anda sekalian.



SKTP Guru Tahap 1 Januari–Juni 2017 Sudah Terbit, Segera Cek!



Bagi para guru sertifikasi, ada kabar menggembirakan yaitu SKTP Guru Tahap 1 Bulan Januari-Juni 2017 Sudah Terbit. Maka dari itu silahkan segera anda cek data di dalam Info GTK.

Tentu ini menjadi sebuah kabar yang membahagiakan, sebab dengan terbitnya SKTP maka tunjangan profesi guru akan segera cair.

Perlu anda ketahui bahwa sesuai dengan aturan yang berlaku saat ini di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), SKTP Guru akan di terbitkan sebanyak 2 kali dalam satu tahu.

Penerbitan SKTP untuk tahap 1 diambil berdasarkan dari data guru yang berada di dalam Aplikasi Dapodikdasmen pada semester genap.

Baca juga: Cara Mengatasi Data Tidak Ditemukan Ketika Login Info GTK

Sedangkan untuk penerbitan SKTP tahap 2 diambil berbadasarkan dari data guru yang berada di dalam Aplikasi Dapodikdasmen pada semester ganjil.

Pada hari Kamis tanggal 6 April 2017 yang lalu, data dari para bapak ibu guru jenjang pendidikan SD, SMP, SMA dan SMK sederajat yang datanya telah dinyatakan VALID di dalam website Info GTK, SKTP/SK Tunjangan Profesi Guru (TPG) sudah resmi DITERBITKAN.

Di dalamnya terdapat 8 Komponen Verifikasi Data Tunjangan Profesi, Yaitu:

  • Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) 
  • Usia Umur (Belum Pensiun) 
  • Telah Sertifikasi  
  • Data Kepegawaian yang berada di Dapodik sudah Identik dengan Data yang ada di BKN 
  • Telah dinyatakan aktif oleh pihak BKN 
  • Mempunyai Jam Mengajar Linier yang sesuai dengan ketentuan
  • Kelengkapan Data GTK
  • Tugas Tambahan terkait

Berdasarkan laporan yang tertera dalam website info GTK, Penerbitan SKTP untuk Tahap 1 pada tahun 2017 telah ada yang sudah diterbitkan sejak tanggal 03 April 2017 yang lalu.

Bahkan ada sebagian yang lainnya SKTP diterbitkan lebih awal dari tanggal tersebut. Namun adapula yang sampai sekarang belum juga diterbitkan.

Terkait mengenai penyebab belum diterbitkan sebagian SKTP, biasanya terdapat beberapa masalah yang dialami oleh masing-masing GTK.

Persoalan itu sangat beragam sekali, mulai dari kesalahan ketika menginput riwayat KGB dan Kepangkatan, JJM linier masih kurang, tugas tambahan di sekolah yang tidak diakui dan masih banyak lagi yang lainnya.

Permasalahan tersebut hanya bisa diketahui oleh GTK bersangkutan dengan mengcek validitas datanya melalui website Info GTK.

Adapun contoh SKTP yang telah terbit untuk periode Bulan Januari-Juni 2017 adalah sebagai berikut ini:

SKTP Guru Tahap 1 Januari–Juni 2017 Sudah Terbit, Segera Cek!


Nah, bagi anda yang merasa datanya sudah valid, segera saja cek data diri anda ke dalam website Info GTK.

Cara Cek SKTP Guru di Info GTK


Mungkin sebagian dari anda masih bingung mengenai bagaimana caranya mengecek SKTP di website Info GTK?

Untuk dapat mengakses website Info GTK, silahkan anda kunjungi beberapa link berikut ini:

http://223.27.144.195:20171/ (Link Baru)

http://223.27.144.195:8081/,

http://223.27.144.195:8082/,

http://223.27.144.195:8083/,

http://223.27.144.195:8084/,

http://223.27.144.195:8085/ ,

pilih salah satu dari keenam link tersebut. Masukkan ke dalam jendela browser anda.

Jika sudah muncul, silahkan Login dengan menggunakan usename berupa NUPTK/NIK dan Passwor dengan Tahun, bulan dan tanggal lahir anda. Jangan lupa isikan kode pengamanan yang muncul.

Setelah berhasil Login, segera cek validitas data anda. Jika semua valid maka SKTP akan segera terbit. Namun apabila ada yang belum valid maka segeralah perbaiki dengan menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen.

Penutup


Website Info GTK atau juga dikenal dengan Info validasi data guru mempunya beragam fungsi. Selain untuk mengecek penerbitan SKTP Guru Sertifikasi, laman ini juga  berfungsi untuk membantu para guru untuk menampilkan validasi data dari sekolah. Apabila memang terdapat kesalahan dan kekurangan maka segera diperbaiki melalui aplikasi dapodik. (Silahkan berkomunikasi dengan Operator Sekolah masing-masing).

Di dalam info GTK juga terdapat informasi seputar daftar guru yang belum terbit SKTP pada tahap 1 tahun 2017 yang disebabkan karena terdapat masalah di dalam Aplikasi dapodiknya.

Segera perbaiki semua kesalahan yang ada. Sebab proses perbaikan data GTK akan diakomodir selama SKTP guru terkait belum juga terbit dan belum melewati pada semester berjalan.

Perlu anda ketahui juga bahwa selain menggunakan website info GTK, Anda hanya bisa mendapatkan informasi mengenai Lembar Info PTK atau Lapor Tunjangan Dikdas (LTD) dari para operator sekolah anda dan dinas pendidikan Kabupaten/Kota setempat.

Para pemilik data harus bertanggung jawab sendiri terhadap datanya dan juga memastikan pada setiap item yang dientrikan dalam Dapodik harus benar dan valid. Misalnya saja mengenai tempat tanggal lahir, NUPTK, Nama Lengkap, Nama Ibu Kandung dan lain sebagainya.

Demikianlah informasi mengenai SKTP Guru Tahap 1 Januari–Juni 2017 Sudah Terbit, Segera Cek! Yang bisa saya sampaikan kepada anda sekalian.

Cara Mengatasi Data Tidak Ditemukan Ketika Login Info GTK


Cara Mengatasi Data Tidak Ditemukan Ketika Login Info GTK - Sahabat pembaca setia Blog panduandapodik.id, saat ini para operator dapodikdasme sedang ramai-ramainya membahas tentang Info Guru dan Tenaga Kependidikan (Info GTK).

Hal ini sangat wajar mengingat melalui website info GTK tersebut, tunjangan profesi guru dapat diketahui apakah bisa cair atau belum.

Dari website info GTK, kita bisa tahu semua data yang terkait dengan guru. Mulai dari linieritas ijazah dengan bidang studi yang diajar, jumlah jam mengajar, tugas tambahan guru dan masih banyak lagi yang lainnya.

Cara Mengatasi Data Tidak Ditemukan Ketika Login Info GTK


Hampir setiap hari ada saja teman-teman operator yang menanyakan suatu hal yang terkait dengan info GTK. Hal ini dapat dilihat dari berbagai grup operator maupun guru di media sosial.

Banyak sekali keluhan dari para sahabat operator dapodikdasmen tentang beberapa hal yang muncul pada laman validitas tunjangan profesi guru untuk mengecek SKTP pada semester2 tahun 2017.

Salah satu pembahasan yang ramai dibicarakan ialah ketika melakukan Login muncul sebuah informasi yang menyatakan bahwa data tidak ditemukan.

Problem tersebut, banyak dialami oleh para operator. Saya sendiripun juga pernah mengalami gagal melakukan Login info GTK. Dengan disertai informasi error bahwa data tidak ditemukan.

Lantas bagaimana Cara Mengatasi Data Tidak Ditemukan Ketika Login Info GTK? Tentu sahabat semua pasti bertanya-tanya mengenai hal ini.

Apabila ketika anda melakukan login di website info GTK dan berakhir dengan kegagalan lantaran mengalami masalah data GTK tersebut tidak ditemukan seperti yang bisa anda lihat pada gambar di atas.

Maka solusinya ialah lakukan Login ulang dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan entri data pada Aplikasi dapodik.

Perlu anda ketahui, bahwa untuk bisa melakukan Login ke website info GTK harus memasukkan username dan password berupa NUPTK/NIK dan Tahun, bulan serta tanggal lahir.

Dikarenakan saat login info GTK menggunakan NUPTK gagal dilakukan, maka cobalah untuk mengulanginya. namun gantian dengan memakai NIK GTK tersebut.

Berdasarkan pengalaman saya, hal itu bisa berhasil. Saya tidak tahu secara detil penyebab masalah itu terjadi. Yang jelas, Login dengan menggunakan NIK berhasil dilakukan.

Masalah Lain yang Kerap Muncul di Info GTK beserta Solusinya


Selain masalah gagal login karena data tidak ditemukan, ada beberapa masalah baru lainnya yang saat ini kerap muncul dan membuat banyak operator dapodik menjadi resah.

Hal ini telah menjadi pembahasan hangat dan sering ditanya dikalangan operator sekolah melalui beberapa grup media sosial.

Cara Mengatasi Data Tidak Ditemukan Ketika Login Info GTK


Seperti yang bisa anda lihat pada gambar kedua di atas. Ada beberapa data yang belum valid dan itu harus segera di atasi supaya tunjangan profesi guru bisa cair.

Berikut ini Masalah Lain yang Kerap Muncul di Info GTK beserta Solusinya

  • Kelulusan data sertifikasi dinyatakan tak memenuhi syarat oleh pihak dinas setempat


(Solusinya adalah dengan menghubungi admin operator simtun di dinas pendidikan tingkat kabupaten/kota di wilayah kerja anda masing-masing. Atau juga bisa mengecek Jumlah jam Mengajar (JJM) di Aplikasi dapodik apakah sudah linier atau tidak serta sesuaikan juga dengan Gaji pokok pada riwayat gaji berkala di dapodik sekolah)

  • NIP GTK belum ditemukan pada data badan Kepegawaian Nasional (BKN) 


Solusinya adalah dengan mengcek NIP di dalam Aplikasi dapodik apakah sudah sesuai dengan data yang ada di BKN atau belum. Slahkan anda Login melalui aplikasi epupns kemudian cek data anda tersebut. Anda perlu juga segera menghubungi pihak admin epupns BKN di wilayah kerja anda masing-masing.

Sesuaikanlah data NIK yang ada pada aplikasi dapodik dengan data di BKN. Maksudnya ialah dengan mengubah NIK GTK yang sahabat entri di dalam Aplikasi dapodik dan menyesuaikannya dengan yang di entri di dalam aplikasi epupns.

Demikianlah informasi mengenai Cara Mengatasi Data Tidak Ditemukan Ketika Login Info GTK yang bisa saya sampaikan kepada anda sekalian.

Alur Sertifikasi Guru melalui PLPG



Sahabat Guru Indonesia semuanya, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi informasi kepada anda sekalian mengenai Alur Sertifikasi Guru melalui PLPG.

Nah bagi anda sekalian yang sudah dinyatakan lulus dalam tes PLPG, maka harus memahami mekanisme sertifikasi melalui jalur ini.

Perlu anda ketahui bahwa Alur pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2017 sesuai dengan Peraturan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Permendikbud) Nomor 29 Tahun 2016 yang membahas tentang Sertifikasi bagi Guru yang Diangkat Sebelum Tahun 2016 kami sajikan melalui Gambar yang ada di bawah ini:

Alur Sertifikasi Guru melalui PLPG


Adapun Penjelasan alur sertifikasi guru yang tersaji pada Gambar di atas adalah sebagai berikut:
  • Guru yang bisa mengikuti proses sertifikasi guru melalui PLPG ialah para guru yang sudah memenuhi beberapa ketentuan sebagai berikut ini:
  1. Guru diangkat sebelum tanggal 31 Desember 2005 yang sudah mempunyai kualifikasi pendidikan S-1/D-IV yang sudah terdaftar di dalam DAPODIK dan AP2SG, memenuhi berbagai syarat administrasi, dan sudah mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) pada Tahun 2015.
  2. Diangkat sejak 31 Desember 2005 sampai dengan 30 Desember 2015 yang telah terdaftar pada APLIKASI DAPODIK dan AP2SG serta sudah memenuhi berbagai syarat administrasi dan syarat UKG dengan skor minimal ialah 55.

Baca juga: Kisi-Kisi Materi PLPG 2017 Semua Jenjang (TK, SD, SMP, SMA/SMK

  • PLPG akan diselenggarakan oleh pihak LPTK Rayon dan Subrayon yang sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) Nomor 296 Tahun 2016.
  • Guru yang ditetapkan sebagai para peserta PLPG pada Tahun 2017 wajib melaksanakan prakondisi selama 3 (tiga) bulan guna untuk mengkaji dan mengerjakan berbagai latihan soal dari sumber belajar (bidang studi) yang sudah diunggah melalui laman sertifikasiguru.id. Bukti sudah mengkaji dan mengerjakan latihan berbagai soal tersebut, para peserta wajib membuat laporan prakondisi sesuai dengan format yang sudah ditentukan di dalam bentuk tulisan tangan. Adapun Laporan prakondisi tersebut harus diserahkan kepada panitia sertifikasi guru pada waktu datang ke lokasi tempat PLPG guna untuk dipresentasikan kepada para instruktur dan menjadi salah satu komponen penilaian dalam PLPG.
  • Waktu pelaksanaan PLPG akan ditentukan oleh pihak LPTK Rayon dan Subrayon sesuai dengan ketentuan yang tertuang di dalam Rambu-Rambu Penyelenggaraan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (Ada pada Buku 3).
  • Penyelenggaraan PLPG meliputi beberapa hal yaitu, pertemuan tatap muka untuk pendalaman materi, pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student-centered learning), praktik mengajar/bimbingan di kelas, dan ujian akhir PLPG.
  • Guru yang sudah mempunyai nilai ujian akhir PLPG minimal “baik” (adapun mengenai ketentuan kelulusan diatur pada Buku 3) dinyatakan lulus dalam PLPG dan bisa mengikuti UKG/UTN.
  • Bagi Peserta yang belum memenuhi kriteria kelulusan dalam ujian akhir PLPG akan diberi kesempatan sebanya 2 kali untuk mengulang. Para Peserta yang belum lulus pada ujian akhir PLPG ulangan yang ke-2 akan diberikan  kesempatan 4 kali untuk mengulang pada tahun berikutnya selama waktu 2 tahun secara mandiri tanpa melalui proses PLPG lagi. Peserta yang sudah mengikuti ujian akhir ulang supaya mempersiapkan dirinya dengan belajar secara mandiri.
  • Guru yang mempunyai nilai UKG pada awal PLPG minimal ialah 80 dan mendapatkan nilai PLPG minimal “baik” bisa diberikan sertifikat pendidik langsung oleh pihak lembaga pendidikan tenaga kependidikan penyelenggara tanpa mengikuti proses UKG/UTN
  • Peserta yangn sudah lulus dalam PLPG dan mempunyai skor UKG < 80 wajib mengikuti proses UKG/UTN dengan standar kelulusan minimal ialah 80. UKG/UTN ulang akan diselenggarakan di tempat uji kompetensi (TUK) yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah.
  • Peserta yang sudah dinyatakan lulus dalam UKG/UTN apabila mendapatkan nilai paling rendah 80 bisa diberikan sertifikat pendidik.
  • Bagi Peserta yang tidak memenuhi standar minimal kelulusan dalam UKG/UTN akan diberi kesempatan untuk mengulang secara mandiri paling banyak ialah 4 (empat) kali dalam jangka waktu 2 (dua) tahun. Keikutsertaan UKG/UTN akan dilaksanakan satu kali pada setiap semester terhitung sejak tahun berikutnya sesudah mengikuti proses PLPG.
  • UKG/UTN akan dilaksanakan melalui ujian dalam jejaring atau tes tertulis yang bertempat di Rayon, Subrayon atau di tempat lain yang sudah ditetapkan oleh pihak Rayon.
  • Bagi para peserta yang mengikuti UKG/UTN ulang supaya mempersiapkan dirinya  dengan belajar secara mandiri.

Baca juga: Jadwal Tahapan Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2017 Lengkap

Demikianlah informasi mengenai Alur Sertifikasi Guru melalui PLPG yang bisa kami sampaikan kepada anda semuanya.

Kisi-Kisi Materi PLPG 2017 Semua Jenjang (TK, SD, SMP, SMA/SMK)



Kisi-kisi Materi PLPG 2017 – Sahabat Guru, pastinya anda semua sudah mengetahui bahwa pada tahun 2017 akan kembali diadakan PLPG.

Bagi anda semua yang sudah memenuhi syarat mengikuti PLPG dan sudah terdaftar, tentunya ini menjadi kabar gembira tersendiri. Sebab dengan lulus PLPG, anda akan bisa memperoleh Tunjangan Profesi berupa Sertifikasi Guru.

Berkaitan dengan hal tersebut, kali ini saya akan membagikan informasi mengenai Kisi-Kisi Materi PLPG 2017 Semua Jenjang (TK, SD, SMP, SMA/SMK).

Kisi-kisi ini disusun dengan tujuan untuk menjadi bahan persiapan diri dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG).

Maka dari itulah sangat perlu bagi kita semua untuk mempelajari setiap kisi-kisi materi dalam PLPG yang sudah disediakan lengkap oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Baca juga: Jadwal Tahapan Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2017 Lengkap

Seperti yang telah anda ketahui bersama bahwa sesuai dengan Surat Edaran dari Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), pelaksanaan UTK akan diselenggarakan mulai bulan Maret sampai dengan Bulan April Tahun 2017.

Untuk itulah, bagi anda yang terdaftar sebagai peserta sertifikasi guru alangkah lebih baiknya untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin mulai dari sekarang agar nanti mendapatkan hasil terbaik.

Salah satu persiapan wajib yang harus dilakukan adalah mempeajari Kisi-kisi Materi PLPG yang dibuat Kemendikbud. Kisi-kisi yang dibuat sudah sangat spesifik karena disesuaikan dengan tingkat dan bidang studi yang diampu oleh guru bersangkutan.

Perlu anda semua ketahui, sampai saat ini Dirjen GTK sudah mempersiapkan ratusa kisi-kisi PLPG untuk jenjang pendidikan TK, SD, SMP, SMA/SMK. Semuanya sudah tersedia lengkap. Anda hanya tinggal memilih materi yang sesuai dengan keinginan.

Seluruh kisi-kisi mapel tersebut bisa anda unduh dengan mudah melalui website resmi di alamat http://kemdiknas.swin.net.id/pub/index.php?pg=detail.

Untuk lebih jelasnya mengenai Kisi-Kisi Materi PLPG 2017 Semua Jenjang (TK, SD, SMP, SMA/SMK) dan bagaimana cara mengunduhnya, simaklah penjelasan berikut ini dengan baik.

Download Kisi-Kisi Materi PLPG 2017 Semua Jenjang (TK, SD, SMP, SMA/SMK)


Kisi-kisi ini bisa anda unduh secara gratis. Adapun langkah-langkah untuk mendownloadnya adalah sebagai berikut:

Kisi-Kisi Materi PLPG 2017 Semua Jenjang (TK, SD, SMP, SMA/SMK)


  • Buka Browser di Laptop/PC anda (Saya anjurkan untuk menggunakan Google Chrome atau Mozila Firefox saja)
  • Buka jendela browser anda dana masukkan alamat URL berikut: http://kemdiknas.swin.net.id/pub/index.php?pg=kisikisi 
  • Anda akan dibawa menuju ke Halaman Kisi-kisi Materi PLPG Sertifikasi Guru Tahun 2-17
  • Pilih Materi PLPG yang sesuai dengan keinginan atau bidang studi anda, (misalnya adalah dengan memilik kode 154 kikisi PPKn). Untuk memilih materi caranya ialah dengan Klik Panah ke Bawah pada bagian Pilih Materi. (Lihatlah pada gambar pertama)

Kisi-Kisi Materi PLPG 2017 Semua Jenjang (TK, SD, SMP, SMA/SMK)



  • Maka akan muncul jendela yang menampilkan isi dari kisi-kisi materi PLPG yang anda pilih tadi
  • Di sebelah kanan atas akan ada pilihan Tombol “Buka” dan “Unduh” serta kapasitas atau besar file kisi-kisi PLPG. Silahkan dipilih sesuai dengan keinginan anda masing-masing. Tombol Buka berfungsi untuk membuka file kisi-kisi yang anda pilih. Sedangkan Tombol Unduh berfungsi untuk mengunduh file kisi-kisi tersebut.

Apabila anda menekan tombol Buka, maka secara otomatis akan keluar slide kisi-kisi materi PLPG. Di dalam silde tersebut, anda bisa melihat secara lengkap setiap bagian dari kisi-kisi. Mulai dari Kompetensi Utama (berisikan pedagogik dan profesional), Standar Kompetensi Guru yang terdiri dari 3 Kompetensi, yaitu Kompetensi Inti (KI), Komptensi guru mata pelajaran atau Mapel (KD), dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK). Lihatlah pada gambar kedua di atas.

Baca juga: Jadwal UTN Ulang Tahun 2017

Ketika anda memilih untuk menekan Tombo Unduh maka secara otomatis file kisi-kisi materi PLPG akan tersimpah (download) ke dalam PC/Laptop dalam bentuk file PDF. Sehingga bisa anda buka setiap saat tanpa perlu menggunakan koneksi internet lagi.

Penutup


Bagi anda yang sudah mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) yang memperoleh Skor minimal 80 ke atas, maka anda tidak perlu lagi mengikuti proses UTN kembali. Namun tetap harus mengikuti berbagai rangkaian kegiatan PLPG dan lulus semua komponen yang terdapat dalam PLPG meliputi kehadiran, peerteaching, penilaian sejawat, dan UTL.

Demikianlah informasi yang bisa saya sampaikan terkait dengan Kisi-Kisi Materi PLPG 2017 Semua Jenjang (TK, SD, SMP, SMA/SMK).


Cara Menyimpan dan Mencetak Halaman Info GTK


Cara Menyimpan dan Mencetak Halaman Info GTK - Website Info Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) merupakan sebuah halaman internet yang berisi tentang informasi tunjangan para guru.

Halaman tersebut bisa anda kunjungi melalui alamat web http://info.gtk.kemdikbud.go.id/ di dalamnya terdapat berbagai macam informasi terkait dengan data GTK di sebuah sekolah.

Perlu anda ketahui bahwa halaman Info GTK ini berhubungan dengan data yang di entri di dalam Aplikasi Dapodik masing-masing sekolah.

Jadi, anda perlu mengentri data setiap GTK secara benar dan valid, supaya data yang masuk di dalam website Info GTK benar dan valid pula.

Banyak kasus terjadi, karena salah dalam proses input data di dalam Dapodik, maka data pada Info GTK dinyatakan TIDAK VALID. Akibatnya, tunjangan profesi tida bisa dicairkan.

Tentu anda semua tidak ingin peristiwa itu terjadi pada anda bukan? Maka dari itu cek kembali data di Dapodik.

Terkait dengan hal tersebut, kali ini saya akan berbagi informasi mengenai Cara Menyimpan dan Mencetak Halaman Info GTK

Ini sangat penting, dengan menyimpan dan mencetak data anda, maka semua data tersebut bisa dicek secara offline, tida perlu online dan login ke website kembali.

Semua data yang disimpan atau dicetak akan sama persis dengan yang tercantum pada info GTK. Sehingga anda tida perlu meragukan mengenai kebenaran data tersebut.

Cara Menyimpan dan Mencetak Halaman Info GTK


Cara Menyimpan dan Mencetak Halaman Info GTK


Agar bisa menyimpan dan mencetak halaman info GTK, anda harus melakukan beberapa cara berikut ini:

  1. Pastikan laptop atau PC anda terkoneksi dengan internet.
  2. Kunjungi website Info GTK di alamat http://info.gtk.kemdikbud.go.id/
  3. Masukkan username dan password anda. Username diisi dengan NUPTK/NIK. Sementara password isi dengan Tahun lahir/bulan lahir/tanggal lahir. Misalnya 1987/04/02 kemudian tekan Login
  4. Jika sudah, maka data anda akan muncul secara otomatis.


Cara Mencetak Halaman Info GTK


Untuk mencetak Halaman Info GTK bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu memakai Tombol Cetak PDF/Printer dan Menggunakan Fitur Cetak Langsung dari Halaman Website

1. Mencetak Halaman Info GTK dengan Tombok Cetak PDF/Printer


Saat anda sekalian sudah berhasil Login ke dalam website Info GTK silahkan cek terlebih dahulu semua data. Sudahkah benar-benar valid sesuai dengan kondisi riil terbaru yang ada.

Jika sudah dipastikan benar, maka anda bisa mencetaknya. Adapun caranya adalah:

  • Pastikan web browser yang anda gunakan adalah Google Chrome atau Mozila Firefox
  • Klik Tombol Cetak PDF/Printer yang berada di sebelah kanan atas data GTK anda (lihatlah pada gambar di atas)
  • Maka akan muncul pop up pilihan printer 
  • Pilihlah salah satu jenis printer yang terinstal pada laptop atau PC anda tersebut
  • Pastikan laptop/PC sudah terhubung dengan printer yang akan anda gunakan untuk mencetak data GTK
  • Klik OK. Maka printer akan mencetak data GTK sesuai yang tertera pada Info GTK anda masing-masing.
  • Jika anda ingin menyimpan data GTK tersebut, maka pilih saja tombol SIMPAN
  • Simpanlah data tersebut di tempat yang anda inginkan


2. Mencetak Halaman Info GTK dengan Memakai Fitur Cetak Langsung dari halaman Website

Cara kedua ini terbilang lebih mudah dan simpel. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Ketika data GTK anda sudah muncul, silahkan Klik Tombol Ctrl+P pada keyboard anda
  • Selanjutnya akan keluar jendela baru pada Google Chrome anda
  • Klik Print jika anda ingin mencetak dokumen GTK tersebut
  • Jika anda ingin menyimpan, silahkan pilih SIMPAN Sebagai PDF
  • Selanjutnya, Klik Tombol SIMPAN PDF, maka secara otomatis data akan tersimpan ke dalam PC anda dengan format PDF
  • Selesai dokumen GTK berhasil disimpan/dicetak

Berikut ini video tutorial Cara Menyimpan Data Info GTK




Penutup


Sebelum bapak/ibu guru ingin menyimpan atau mencetak dokumen GTK, pastikan terlebih dahulu bahwa data yang muncul sudah valid. Utamanya pada bagian Validasi Data Guru yang berada pada data individu yang didasarkan pada data Dapodik.

Sebab rasanya percuma saja jika anda menyimpan/mencetak data GTK sedangkan datanya sendiri belum valid.

Namun jika ingin menjadikannya sebagai bahan latihan untuk menyimpan/mencetak data GTK saya rasa bukan menjadi masalah.

Demikianlah informasi mengenai Cara Menyimpan dan Mencetak Halaman Info GTK  yang bisa saya sampaikan kepada anda semuanya.


Jadwal Tahapan Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2017 Lengkap


Bagi sahabat guru di Indonesia ada kabar gembira, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan telah resmi mengeluarkan informasi tentang Jadwal Tahapan Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2017.

Informasi tersebut tertuang di dalam Surat Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) dengan Nomor 09709/B-B4/GT/2017 yang isinya membahas tentang Sertifikasi Guru Tahun 2017.

Dalam Surat tersebut juga disertai dengan Lampiran dari Surat Dirjen GTK dengan Nomor 09709/B-B4/GT/2017 tersebut yang membahas tentang Jadwal Uji Kompetensi Guru (UKG) Ulang 1 Tahun 2017.

Serta disertai pula mengenai  Jadwal Tahapan Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2017 yang ditujukan bagi para kepada Kepala Dinas Pendidikan di tingkat Provinsi dan Kepala Dinas di tingkat Kabupaten/Kota yang berada di seluruh Indonesia.

Isi Surat Dirjen GTK dengan Nomor 09709/B-B4/GT/2017 yang isinya membahas tentang Sertifikasi Guru Tahun 2017


Dalam Surat tersebut Dirjen GTK dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah memulai berbagai rangkaian kegiatan mengenai sertifikasi guru tahun 2017.

Maka dalam waktu dekat ini, akanada 2 (dua) kegiatan sertifikasi guru yang wajib dilakukan, yakni Uji Kompetensi Guru (UKG) Ulang I dan pelaksanaan penetapan para peserta sertifikasi guru pada tahun 2017.

Perlu dipahami, para peserta UKG Ulang I ialah peserta PLPG yang saat ini belum lulus dalam UKG sesudah melaksanakan PLPG pada tahun 2016.

Sedangkan Peserta sertifikasi guru tahun 2017 ialah:

  1. Para guru yang sudah memenuhi syarat, sudah melalui berbagaiproses verifikasi, dan sudah mempunyai status disetujui A1 pada tahun 2016
  2. Para guru peserta dan pendampingan dari program keahlian ganda pada tahun 2016 yang sudah memenuhi syarat.

Berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, dimohonkan kerjasamanya bagi semua guru terutama dalam beberapa hal berikut ini:

  • Menyampaikan informasi kepada para guru mengenai proses penyelenggaraan sertifikasi guru pada tahun 2017 dan UKG Ulang.
  • Melakukan verifikasi atas kelengkapan berkas dari peserta sertifikasi guru tahun 2017.
  • Mengirimkan semua berkas peserta sertifikasi guru pada tahun 2017 kepada pihak LPMP.
  • Mencetak dan menandatangani Format A1 yang disedikakan.
  • Mengirimkan berbagai dokumen/berkas dari para peserta sertifikasi guru pada tahun 2017 dan Format A1 kepada pihak LPMP.

Adapun mengenai jadwal pelaksanaan UKG Ulang tahap I akan diselenggarakan pada tanggal 25-29 April 2017. Sementara sertifikasi guru tahun 2017 akan dimulai pada bulan Mei Tahun 2017 dengan rincian tahapan-tahapannya akan saya sampaikan di bawah.

Mengenai informasi lengkapnya terkait dengan proses penetapan para peserta sertifikasi guru tahun 2017 tercantum pada Buku 1 mengenai Pedoman Penetapan Peserta Tahun 2017.

Informasi tentang peserta sertifikasi guru tahun 2017 dan para peserta UKG Ulang tahap I bisa anda lihat di laman berikut  www.kemdiknas.swin.net.id.

 Jadwal Tahapan Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2017 Lengkap


Jadwal Tahapan Pelaksanaan UKG Ulang I Tahun 2017


Berikut ini Jadwal Tahapan Pelaksanaan UKG Ulang I Tahun 2017


  1. Informasi Pelaksanaan UKG Ulang I diselenggarakan pada tanggal 16-18 Maret 2017
  2. Pemetaan sebaran peserta  dan penetapan TUK oleh LPMP diselenggarakan pada tanggal 17-18 Maret 2017
  3. Koordinasi LPMP dan Dinas Pendidikan diselenggarakan pada tanggal 21-24 Maret 2017
  4. Penempatan peserta ke TUK oeh LPMP diselenggarakan pada tanggal 27 Maret-29 April 2017
  5. Pencetakan Kartu UTN oleh peserta diselenggarakan pada tanggal 10-18 Apri 2017
  6. Sinkronisasi Data  oleh Ditjen GTK diselenggarakan pada tanggal 19-21 April 2017
  7. Pelaksanaan UKG Ulang I  di TUK diselenggarakan pada tanggal 25-29 April 2017
  8. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan UKG ulang I oleh LPTK dan Ditjen GTK diselenggarakan pada tanggal 25-29 Apri 2017


Baca juga: Jadwal UTN Ulang Tahun 2017

Jadwal Tahapan Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2017 Lengkap


Berikut ini Jadwal Tahapan Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2017 Lengkap:

A. Tahap Persiapan


  1. Koordinasi penetapan peserta sertifikasi guru dilaksanakan pada tanggal 16-18 Maret 2017
  2. Publikasi data guru oleh Ditjen GTK dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2017
  3. Perbaikan data di LPMP dan Dinas Pendidikan dilaksanakan pada tanggal 21 Maret – 6 April 2017

B. Tahapan Pengumpulan Berkas


  1. Verifikasi berkas administrasi dilaksanakan pada tanggal 21 Maret-6 April 2017
  2. Pengumpulan berkas administrasi  yang diperbaiki dilaksanakan pada tanggal 21 Maret-6 April 2017
  3. Perbaikan berkas administrasi dilaksanakan pada tanggal 21 Maret-6 April 2017
  4. Mencetak format A1 oleh Dinas Pendidikan dilaksanakan pada tanggal 21 Maret-6 April 2017

C. Tahap Penyerahan Data dan Dokumen


  1. Mencetak format B1 dilaksanakan pada tanggal 7-10 April 2017
  2. Pengiriman data peserta ke ASG dilaksanakan pada tanggal 10-13 April 2017
  3. Pengiriman berkas dokumen peserta ke LPTK oleh LPMP dilaksanakan pada tanggal 14-19 April 2017

D. Tahap Pelaksanaan Sertifikasi Guru


  1. Prakondisi dilaksanakan pada tanggal 1 Mei-30 Juli 2017
  2. Pelaksanaan PLPG di LPTK dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus – 30 November 2017

Baca juga: Cara Mudah Cek Data Peserta Sertifikasi

Untuk lebih jelasnya silahkan anda simak pada gambar di atas.

Demikianlah yang dapat saya sampaikan mengenai Jadwal Tahapan Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2017 Lengkap.

Jadwal UTN Ulang Tahun 2017


Bagi para guru yang belum lulus Ujian Tulis Nasional (UTN)  PLPG pada tahun 2016 lalu perlu mengikuti UTN ulang agar bisa memperoleh sertifikat pendidik.

Maka dari itulah kali ini saya akan berbagi informasi mengenai Jadwal UTN Ulang Tahun 2017. Simaklah baik-baik supaya anda semua dapat memahaminya.

Ujian Tulis Nasional (UTN) adalah sebuah ujian sebuah ujian yang dilaksanakan secara online dan diikuti oleh para peserta yang telah dinyatakan lulus dalam PLPG.

Bagi mereka yang dinyatakan lulus dalam UTN dengan mendapatkan batas nilai yang telah ditentukan akan memperoleh sertifikat pendidik.

Baca juga: Cek Mudah Cek Data Peserta Sertifikasi Guru Terbaru Tahun 2017

Jadi jika anda ingin memperoleh sertifikat pendidik, maka harus lulus ketika mengikuti pelaksanaan Ujian Tulis Nasional.

Pada tahun 2016 lalu, UTN juga telah diselenggarakan di berbagai LPTK dan Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang telah ditentukan.

Hasilnya ada para guru yang dinyatakan lulus karena memperoleh nilai ≥ 80. Namun ada juga yang sebagian guru yang dinyatakan tidak lulus.

Adapun bagi mereka yang dinyatakan tidak lulus dapat mengikuti ulang pada Tahun 2017 ini. Diharapkan pada UTN ulang kali ini mereka bisa lulus sesuai batas minimal nilai yang ditetapkan.

Jadwal UTN Ulang  Tahun 2017


Jadwal UTN Ulang  Tahun 2017


Pelaksanaan UTN ulang akan diselenggarakan dalam beberapa tahap. Untuk penyelenggaraan UTN Ulang 1 saat ini masih dalam proses persiapan terutama dalam tempat dan jadwal pelaksanaan.

Namun untuk melakukan pencetakan kartu peserta ujian bisa dilakukan oleh para guru yang terkait melalui halaman http://kemdiknas.swin.net.id/ apabila jadwal pelaksanaan telah selesai ditetapkan.

Cara Cek Jadwal UTN Ulang  Tahun 2017


Informasi mengenai pengaturan Jadwal UTN Ulang bisa anda cek sendiri. Adapun caranya adalah sebagai berikut:

  1. Kunjungilah website Informasi Sertifikasi Guru pada halaman berikut http://kemdiknas.swin.net.id/pub/index.php?pg=home
  2. Geserlah ke bawah kursor anda, dan klik pada tautan yang bertuliskan Peserta UTN Ulang, tempat dan Jadwal pelaksanaan
  3. Selanjutnya anda akan di bawa pada laman Informasi Detail Peserta UTN 1 Ulang (Bisa anda lihat pada gambar di atas)
  4. Masukkan data Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) anda secara benar
  5. Klik cari, maka akan keluar Jadwal UTN Ulang Tahun 2017


Ujian TulisNasional


Untuk menambah informasi berikut ini kami sampaikan berbagai ketentuan yang menyangkut tentang Ujian Tulis Nasional (UTN):

  1. UTN diselenggarakan secara daring (online) dan akan diikuti oleh para peserta yang sudah dinyatakan lulus dalam PLPG
  2. Soal yang terdapat dalam UTN dikembangkan secara nasional di bawah kendali dari KSG
  3. Soal UTN akan disusun daam bentuk sebuah tes objektif pilihan ganda (PG) dengan 4 opsi dengan mempertimbangkan pada level C4 dan mengacu pada kisi-kisi UTN yang sudah ditetapkan
  4. Durasi waktu penyelenggaraan UTN adalah seama 120 menit dengan jumlah butir akan menyesuaikan dengan durasi waktu tersebut.
  5. UTN bisa diselenggarakan di LPTK Penyelenggaran atau juga bisa dilaksanakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK)sesudah para peserta dinyatakan lulus ujian akhir PLPG
  6. Nilai minimal batas kelulusan dalam UTN ialah 80 
  7. Para peserta yang sudah memenuhi batas minimal kelulusan dalam UTN berhak memperoleh sertifikat pendidik
  8. Para peserta yang belum memenuhi batas minimal kelusan UTN akan diberikan kesempatan mengulang UTN pada tahun selanjutnya maksimal sebanyak 4 kali dalam waktu 2 tahun sesudah menjalankan peningkatan kompetensi secara mandiri
  9. Ujian ulang untuk UTN/UKG akan diselenggarakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang telah ditetapkan oleh pemerintah
  10. Para guru yang sudah dinyatakan lulus dalam PLPG dan mempunyai skor UKG 2015 ≥ 80, tidak perlu menempuh UTN/UKG dan akan langsung diberikan sertifikat pendidik

Demikian informasi mengenai Jadwal UTN Ulang  Tahun 2017 yang bisa saya sampaikan kepada anda semuanya

Cara Mudah Cek Data Peserta Sertifikasi Guru Terbaru Tahun 2017


Sahabat Guru, pada bulan Maret ini pengumuman mengenai peserta Sertifikasi Guru Tahun 2017 sudah dikeluarkan.

Maka dari itulah dalam kesempatan kali saya akan membagikan informasi tentang Cara Mudah Cek Data Peserta Sertifikasi Guru Terbaru Tahun 2017.

Ini sangat penting sekali supaya anda semua bisa mengetahui apakah pada tahun ini sudah masuk dalam kategori guru yang sudah di sertifikasi atau belum.

Semuanya pasti berharap agar bisa segera bisa disertifikasi. Dengan begitu dia akan bisa memperoleh Tunjangan Profesi Guru yang selama ini diidam-idamkan.

Hal ini sangat wajar sekali mengingat sampai sekarang, masalah kesejahteraan guru masih cukup memprihatinkan.

Cara Mudah Cek Data Peserta Sertifikasi Guru Terbaru Tahun 2017


Banyak dari para guru yang harus mengajar dengan imbalan/gaji yang jauh dari kata cukup. Untuk itulah mereka sangat berharap bisa memperoleh tunjangan profesi.

Kembali lagi pada judul artikel. Berdasarkan dari Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) yang bernomor 296/M/KPT/2016  yang membahas tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan Melalui Program Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), untuk Cara Mudah Cek Data Peserta Sertifikasi Guru Terbaru Tahun 2017 adalah sebagai berikut:

  1. Masuklah ke website Informasi Sertifikasi Guru yang bisa anda lihat pada link berikut ini http://kemdiknas.swin.net.id/pub/index.php?pg=home
  2. Di daam Menu Home silahkan anda klik pada tautan yang berjudul Pilih Daftar Peserta atau Calon Peserta. (Lokasinya berada di bawah)
  3. Setelah itu anda akan di bawa ke daam Menu Pilih Daftar Peserta atau Calon Peserta. Untuk mengecek data anda, silahkan masukkan NUPTK secara benar dan lengkap. Ingat jumlah angka dalam NUPTK itu ada 16 digit. Masukkanlah semua digit dengan benar jangan sampai ada yang salah. (Bisa anda lihat pada gambar di atas)
  4. Sesudah anda memasukkan data NUPTK secara benar kemudian klik ikon search logo lup yang berada di samping kanannya. Lihatlah hasil yang dimunculkan dalam data tersebut.
Nah sangat mudah sekali bukan? Kuncinya adalah pada NUPTK. Jika anda memasukkan datanya dengan benar maka data akan keluar.

Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2017


Untuk penetapan peserta sertifikasi guru Tahun 2017 akan menggunakan hasil verifikasi dari calon peserta pada tahun 2016. Calon peserta sertifikasi ini akan dibagi menjadi dua kelompok yaitu:

  1. Calon peserta sertifikasi guru dengan status verifikasinya tahun 2016 adalah telah disetujui A1, diambil sesuai dengan kuota. Selanjutnya status verifikasi sekarang bagi guru yang berada kelompok ini disebut peserta.
  2. Peserta tidak lulus Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) dengan status akhir selain TL (tidak lulus) dan GTA (gugur tanpa alasan). Status verifikasi sekarang guru yang berada di dalam kelompok ini disebut calon peserta.

Khusus bagi kelompok status verifikasi peserta, diharap segera memastikan berkas yang masih lengkap di LPMP.

Sedangkan bagi mereka kelompok status verifikasi silahkan calon peserta untuk melengkapi ulang berbagai berkas dokumen untuk sertifikasi ke Dinas Pendidikan yang berada Kabupaten/Kota masingmasing dan Dinas Propinsi bagi guru pada jenjang Pendidikan Menengah (Dikmen) seperti SMA/SMK sederajat.

Sertifikasi Bagi Guru yang Diangkat sebelum Tahun 2016


Dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 29 Tahun 2016 yang membahas tentang Sertifikasi Bagi Guru yang Diangkat sebelum Tahun 2016 ada beberapa ketentuan khusus bagi guru yang masuk dalam kategori ini.

Pada  Pasal 6 ayat (5)  Permendikbud tersebut dijelaskan bahwa Bagi para Guru yang dinyatakan lulus Uji Kompetensi Guru (UKG) pada akhir PLPG Jika ia telah memperoleh nilai paling rendah 80”

Adapun ketentuan tersebut ialah:

  • Guru bersangkutan telah terdaftar dalam DAPODIK
  • Guru terkait sudah memenuhi semua syarat adminsitrasi
  • Skor UKG minimal adalah 55 (bagi para guru yang diangkat mulai dari tahun 2006)


Demikianlah informasi mengenai Cara Mudah Cek Data Peserta Sertifikasi Guru Terbaru Tahun 2017 yang bisa saya sampaikan kepada anda sekalian.