Panduan Penggunaan Aplikasi Vicon Cisco Webex SMK


Sobat sekalian, sudah tahukah anda bahwa Ditjen PSMK telah mengeluarkan sebuah buku panduan mengnai penggunaan Aplikasi Vicon Cisco Webex? Apabila sobat belum tahu segeralah buka website psmk segera.

Bagi sebagian kalangan, Aplikasi Vicon Cisco Webex memang terasa asing didengar. Aplikasi ini memang terhitung baru digunakan dalam dunia pendidikan Indonesia.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah melakukan pelatihan mengenai Aplikasi Vicon Cisco Webex pada Senin, 8 Agustus 2016 lalu.

Pelatihan yang diikut oleh semua Unit Utama di lingkungan Kemendikbud berutujuan untuk pengenalan terhadap salah satu apalikasi yang bisa digunakan untuk melakukan Video Conference.

Anda sekalian pasti masih bertanya-tanya, apa sih yang dinamakan Aplikasi Vicon Cisco Webex itu? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simaklah penjelasan ini baik-baik.

Panduan Penggunaan Aplikasi Vicon Cisco Webex SMK

Apa itu Aplikasi Vicon Cisco Webex?


Aplikasi Vicon Cisco Webex adalah salah satu aplikasi yang digunakan untuk melakukan video conference yang berbasis website service.

Para pengguna (user) nantinya dapat melakukan kegiata teleconference hanya dengan mengunjungi website Cisco Webex di alamat https://www.webex.com/

Aplikasi Vicon Cisco Webex menyediakan layanan yang cukup bagus, anda bisa melakukan video conference hingga 100 orang dalam sebuah pertemuan, membagikan berbagai macam file hingga melakukan perekaman terhadap jalannya pertemuan.

Fitur yang terdapat dalam Aplikasi Vicon Cisco Webex ini bisa dikombinasikan dengan audio, gambar, video. Hal ini menjadikan sebuah jarak tak menjadi masalah lagi untuk melakukan tatap muka, kapanpun dan di manapun.

Satu lagi kelebiha Aplikasi Vicon Cisco Webex adalah bisa diintegrasikan dengan handpone dan telepon yang dihubungkan dengan tampilan layar komputer.


Syarat Menggunakan Aplikasi Vicon Cisco Webex


Ada beberapa hal yang harus anda penuhi jika ingin melakukan Video Conference menggunakan Aplikasi Vicon Cisco Webex. Adapun syarat-syarat tersebu adalah:

1. Mempunyai petugas Operator Video Conference (ia harus bisa mengoprasikan komputer dan internet)

2. Mumpunyai sebuah ruangan khusus Video untuk melakukan Conference (alat yang digunakan tidak boleh dipindah-pindah)

3. Mempunyao Koneksi Internet yang bagus, minimal 512 Kbps

4. Memilik sebuah nomor WhatsApp yang aktif (diperlukan untuk melakukan koordinasi PSMK dengan sekolah)

5. Memiliki sebuah alamat email yang masih aktif

6. Mempunyai sebuah Personal Komputer/Notebook/Laptop

7. Mempunya sebuah Webcame, speaker eksternal dan Microphone untuk digunakan komunikasi selama mengikut video conference


Fitur Utama yang Harus Dikuasai


Supaya proses video conference berjalan dengan lancar, anda harus menguasai beberapa fitur utama dalam Aplikasi Vicon Cisco Webex, yaitu:

1. Fitur Join atau Bergabung ke Aplikasi Vicon Cisco Webex

2. Mengaktifkan Fitur Audio

3. Mengakktifkan Kamera

4. Melakukan Mute/Unmute terhadap Microphone yang digunakan

5. Menguasai Fitur Chat, yang digunakan untuk urutan bertanya

Bergabung/Join Ke Aplikasi Webex


Untuk bergabung ke dalam Aplikasi Webex, anda bisa melakukan dua cara. Anda bisa memilih salah satu di antaranya, yang terpenting adalah anda benar-benar menguasainya.

A. CaraBergabung Aplikasi Webex dengan Menggunakan Number Meeting


Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Bukalah Aplikasi Web browser Google Crome

2. Masukkan alamat webex pada jendela web browser Google Chrome tersebut (www.webex.com)

3. Klik Menu “Join” yang berada di kanan atas. Fungsinya untuk bergabung ke aplikasi

4. Masukan data Number Meeting dan Password yang telah diberikan oleh admin dari PSMK. Ada 4 data yang harus anda isi, yaitu Number Meeting, Nama SMK, Email dan Password. Isi semua data dengan benar. Kemudian klik tombol Join di bawahnya.

Data Number meeting dan password nantinya akan diberikan oleh admin dari PSMK melalui sebuah Grup WhatsApp dan grup Facebook yang bernama Vicon SMK Rujukan Nasional anda bisa mencarinya sendiri grup facebook ini.

Perlu anda diketahui bahwanya setiap data number meeting yang nanti diberikan akan selalu berbeda di masing-masing sesi video conference yang akan dilakukan.

5. Kemudian Install plugin cisco webex, caranya dengan klik Klik “Add WebEx to Chrome”

6. Klik sebuah menu yang bertuliskan “Tambahkan ekstensi”, ini dilakukan untuk menambahkan sebuah plugin cisco webex

7. Selanjutnya masuklah ke dalam Area Room Video Conference

8. Area Room Video Conference selanjutnya siap digunakan

B. Cara Bergabung Aplikasi Webex dengan Menggunakan “Link Room Webex”


Dengan cara yang kedua ini, nantinya admin dari PSMK akan memberikan sebuah link room webex, misalkan link tersebut adalah sebagai berikut:  https://apj27.webex.com/apj27/j.php?MTID=m4f5f69f888821e9ef045f1a84f3c9752 maka tahap selanjutnya anda harus melakukan beberapa langkah berikut ini:

1. Bukalah aplikasi web browser Google Chrome di PC anda

2. Salin link room webex tadi ke jendela web browser Google Chrome tadi

3. Masukanlah data nama dan email SMK anda

4. Masuklah ke dalam Room Video Conference

5. Selesai, Area Room Video Conference siap digunakan

Cara Mengaktifkan Audio Aplikasi Webex


Ketika anda berada di dalam room video conference, menu audio wajib diaktifkan agar bisa melakukan komunikasi dengan para peserta lain. Menu audio ini memiliki dua fitur utama yaitu speaker fungsinya untuk mendengarkan (output) suara yang berasal dari peserta lain. Serta fitur microphone fungsinya untuk masukan (input) suara atau berbicara yang bisa di dengarkan oleh para peserta lain.

1. Cara mengaktifkan Audio Video Conference di Aplikasi Webex adalah: di tampilan Area Room Video Conferen Klik menu Quick Start > selanjutnya pilih Call Using Computer

2. Cara Mengatur Speaker dan Microphone Video Conference, yaitu  Klik Menu Audio > Klik Tombol Computer Audio Settings

Cara Mengaktifkan Kamera Aplikas Webex


Ketika melakukan aktivitas video conference anda harus menggunakan kamera ekternal, tentunya yang memiliki kualitas bagus sehingga bisa dilihat secara jelas oleh peserta lainnya. Caranya mengaktifkannya, anda tinggal klik Ikon Kamera yang berada di sebelah kanan atas. Secara otomatis kamera akan aktif.

Saat kegiatan video conference berlangsung, kamera yang anda gunakan harus diaktifkan, dan video yang muncul harus terlihat dalam satu ruangan video conference (jangan hanya terlihat muka pesertannya saja).

Maka dari itu, gunakanlah kamera eksternal yang memiliki kualitas bagus standar video conference yang bisa menjangkau satu ruangan penuh dan dapat berputar sampai dengan 180 derajat. Tujuananya agar setiap orang yang berada dalam satu ruangan bisa terlihat dan dijangkau oleh satu kamera di depan. Tanpa harus anda berpindah-pindah tempat.

Cara Mute dan Unmute Aplikasi Webex


Fitur microphone aplikasi webex adalah fungsi yang paling penting dalam melakukan video conference. Sebab digunakan oleh peserta dengan narasumber untuk melakukan komunikasi.

Fitur Microphone ditandai dengan ikon mic yang berada di bawah gambar vide anda.

Mute maksudnya adalah Microphone tidak aktif. Sedangkan Unmute maksudnya adalah Microphone aktif.

Ketika video conference sedang berlangsung, seorang Host (Admin) akan bertindak sebagai moderator. Ia bertugas mengatur jalannya proses video conference. Apabila Host menyuruh agar microphone di “mute” maka para peserta wajib mute microphone dan juga sebaliknya.

Menggunakan Fitur Chat Aplikasi Webex


Saat anda sedan video conference, seorang Host/moderator akan memberikan sebuah sesi tanya jawab.  Untuk bertanya, anda harus menuliskan nama SMK anda di fitur Chat. Setiap kesempatan bertanya didasarkan pada urutan nama SMK yang telah muncul pada fitur chat.

Fitur chat ini ditandai dengan ikon surat yang berada di bagian kanan atas Aplikasi Webex.

Aturan Sertifikasi Bagi Guru yang Diangkat Sebelum Tahun 2016

Sobat Guru Indonesia, sudahkah anda sekalian membaca Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 29 Tahun 2016? Jika belum saya anjurkan agar sesegera mungkin sobat mengunduh salinan Permendikbud tersebut.

Mengapa saya sangat mengajurkan sekali? Sebab Permendikbud Nomor 29 Tahun 2016 itu berisi tentang Sertifikasi Bagi Guru yang Diangkat Sebelum Tahun 2016. Khususnya bagi sobat guru yang masuk dalam kategori tersebut maka segeralah membaca peraturan ini. Sehingga sobat bisa mempersiapkan segala keperluan sesuai penjelasan di dalamnya.


Permendikbud Nomor 29 Tahun 2016 dikeluarkan untuk mengganti peraturan sebelumnya, yaitu pada Permendikbud Nomor 5 Tahun 2012 yang berisi tentang penjelasan Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan.

Untuk mengetahui bagaimana Aturan Sertifikasi Bagi Guru yang Diangkat Sebelum Tahun 2016, silahkan sobat baca penjelasan berikut ini dengan seksama.


Apa itu Sertifikasi Guru?


Sertifikasi Guru adalah sebuah proses pemberian sertifikat pendidik kepada para guru di Indonesia yang belum memiliki sertifikat pendidik yang diangkat sebelum tahun 2016.

Sertifikasi Guru ini dimaksudkan untuk pemenuhan syarat bagi para guru untuk memenuhi 4 kompetensi wajib, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Sesuai dengan aturan yang tertuang dalam dalam Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Pelaksanaan Program Sertifikasi Guru dilakukan melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) yang nanti akan diakhiri dengan pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG).

Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) sendiri akan dilaksanakan hingga tahun 2019 nanti. Program ini diselenggarakan oleh lembaga pendidikan dan tenaga kependidikan yang sudah ditetapkan oleh kementerian yang membidangi dalam pendidikan tinggi (Kalau sekarang Menristek Dikti).

Sedangkan Uji Kompetensi Guru (UKG) yang dilakukan pada akhir pelaksanaan PLPG sebagaimanaakan dilaksanakan hingga tahun 2021. Penyelenggaranya adalah lembaga pendidikan dan tenaga kependidikan yang sudah ditetapkan oleh kementerian yang membidangi dalam pendidikan tinggi (Menristek Dikti).

Istilah-Istilah yang Terkait dengan Sertifikasi Guru


Supaya seorang guru bisa ditetapkan sebagai penerima Program Sertifikasi, maka ia akan melalui berbagai macam tahap terlebih dahulu. Ada beberapa kegiatan yang sifatnya wajib diikuti oleh semua calon guru penerima sertifikasi.

Untuk bisa memahami tentang mekanisme Sertifikasi Guru, ada beberapa istilah yang perlu sobat fahami terlebih dahulu. Istilah-istilah ini merupakan nama program kegiatan yang harus dilalui guru agar bisa memperoleh sertifikasi.

Adapun Istilah-Istilah yang Terkait dengan Sertifikasi Guru adalah sebagai berikut:

1. Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG)


Konsorsium Sertifikasi Guru atau yang biasa disingkat dengan KSG adalah sebuah tim pengendali mengenai mutu pelaksanaan sertifikasi guru. Jadi setiap pelaksanaan sertiifikasi guru nanti, mutunya akan dikendalikan oleh Tim KSG.


2. Pendidikan dan Latihan Profesi Guru yang selanjutnya (PLPG)


Pendidikan dan Latihan Profesi Guru yang selanjutnya (PLPG) adalah salah satu pola pelaksanaan sertifikasi guru di Indonesia yang diangkat sebelum Tahun 2016 yang telah memenuhi berbagai macam persyaratan yang sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 29 Tahun 2016.


3. Uji Kompetensi Guru (UKG)


Uji Kompetensi Guru (UKG) adalah sebuah uji kompetensi yang bertujuan untuk melakukan pengujian penguasaan guru terhadap kompetensi profesional dan pedagogik guru yang dilaksanakan pada awal dan akhir penyelenggaraan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru yang selanjutnya (PLPG).

Syarat Sertifikasi Guru


Perlu sobat ketahui jika tidak semua guru otomatis bisa mengikuti sertifikasi. Hanya guru-guru yang memenuhi syarat yang sudah ditentukan saja yang bisa mengikuti program ini. Adapun syarat Sertifikasi Guru adalah sebagai berikut:

a. Mempunyai kualifikasi akademik atau ijazah sarjana (S1) atau diploma empat (DIV)

b. Guru tersebut harus berstatus sebagai guru CPNS, PNS, atau guru tetap yayasan bagi guru sekolah swasta.

c. Mempunyai Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan atau yang biasa disebut dengan NUPTK

d. Guru bersangkutan terdaftar pada Daftar Pokok Pendidikan (Dapodik) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

e. Sudah pernah mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) sebelum PLPG. Sementara itu,  khusus bagi guru yang diangkat sesudah adanya Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen resmi diberlakukan sampai dengan 31 Desember 2015 mempunyai hasil UKG sebelum PLPG dengan nilai yang dimiliki paling rendah adalah 55.

Pelaksanaan PLPG


Dalam Penyelenggaran PLPG meliputi beberapa hal berikut ini:

a. Pendalaman terhadap materi

b. Pembelajaran yang dilakukan harus berpusat pada peserta didik (student-centered learning);

c. Praktik mengajar di kelas

d. Terakhir adalah mengenai uji kinerja

PLPG ini dapat diselenggarakan di dalam atau di luar kampus yang nanti akan ditetapkan oleh lembaga pendidikan penyelenggara program ini. Jadi PLPG bisa dilaksanakan di suatu tempat tertentu sesuai dengan yang telah ditentukan pihak kampus.

Adapun Penilaian dalam PLPG mencakup 4 kompetensi dasar gur, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, serta profesional. Tentu sebagai gur, sobat sudah sangat faham sekali dengan keempat kompetensi ini.

Bagi Guru yang mengikuti PLPG akan dinyatakan telah memenuhi kompetensi yang sudah ditentukan apabila mendapatkan nilai paling rendah yaitu “baik”. Guru yang memperoleh nilai minimal baik akan diberi sertifikat pendidik langsung oleh lembaga pendidikan tenaga kependidikan penyelenggara PLPG tanpa harus perlu mengikuti UKG lagi pada akhir pelaksanaan PLPG.

Pelaksanaan UKG


UKG yang dilakukan pada akhir PLPG akan diikuti oleh para guru yang memenuhi ketentuan nilai terendah minimal baik. Apabila ada guru yang belum mendapatkan nilai minimal tersebut maka harus mengikuti lagi Ujian Ulang PLPG paling banyak dilakukan 4 (empat) kali dalam jangka waktu selama 2 (dua) tahun sesudah melaksanakan proses belajar mandiri tanpa melalui proses PLPG lagi.

UKG yang dilakukan pada akhir PLPG dilaksanakan dengan melalui sebuah ujian dalam jejaring atau tes tertulis. Sementara itu, penyelenggaraan UKG ketika akhir PLPG bertempat di lembaga pendidikan tenaga kependidikan atau di tempat lain yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Seorang Guru bisa dinyatakan lulus dalam UKG pada akhir PLPG jika mendapatkan nilai paling rendah 80 (delapan puluh).

Hasil UKG yang dilakukan pada akhir PLPG akan diumumkan secara terbuka oleh lembaga pendidikan tenaga kependidikan penyelenggara program sertifikasi masing-masing. Jika semua sudah terpenuhi maka guru tersebut berhak memperoleh sertifikat pendidik yang diterbitkan oleh lembaga pendidikan tenaga kependidikan penyelenggara UKG.

Sedangkan bagi Guru yang tak lulus dalam pelaksanaan UKG yang dilakukan pada akhir PLPG bisa  mengikuti ujian kembali saat tahun berikutnya paling banyak empat kali dalam jangka waktu dua  tahun.

Adapun Keikutsertaan guru dalam UKG pada akhir PLPG dilakukan satu kali setiap semester, dihitung semenjak tahun berikutnya sesudah mengikuti PLPG.

Lantas bagaimana dengan biaya PLPG? Biaya penyelenggaraan PLPG bisa dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kecuali mengenai biaya transportasi pulang pergi peserta PLPG yang itu menjadi tanggungjawab peserta sendiri.

Sementara itu, Biaya penyelenggaraan UKG yang dilakukan pada akhir bisa dibebankan pada APBN kecuali biaya-biaya personal.


Cara Mengedit Penilaian di e-Rapor SMK

Cara Mengedit Penilaian di e-Rapor SMK. Sobat admin semua, penilaian adalah aspek penting dalam pengelolaan pendidikan. Penilaian ini menjadi dasar penetuan tingkat ketuntasan proses pembelajaran yanag dilakukan peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran di kelas.

Dalam e-Rapor SMK, penilaian menjadi aspek penting yang harus diperhatikan. Sebab pada dasarnya penilaian menjadi inti dari adanya aplikasi ini. Seorang guru atau admin e-Rapor SMK harus bisa mengelola data penilaian dengan benar. Sehingga rapor yang nanti dicetak bisa sesuai dengan aturan yang berlaku.

Ada 3 jenis penilaian yang ada di dalam e-Rapor SMK. Ketiganya adalah penilaian sikap, penilaian pengetahuan dan penilaian ketrampilan. Kesemua penilaian ini dibentuk untuk dapat memperoleh hasil penilaian menyeluruh mengenai kemampuan peserta didik.

Cara Mengedit Penilaian di e-Rapor SMK

Agar para guru dan admin bisa mengelola penilaian di e-Rapor SMK dengan benar. Maka pada kesempatan kali ini saya akan membahas satu per satu mengenai jenis-jenis penilaian tersebut. Simaklah baik-baik:


A. Penilaian Sikap Peserta Didik


Penilaian Sikap peserta didik adalah penilaian terhadap tingkah laku atau akhlak setiap peserta didik selama berada di dalam maupun di luar kelas. Penilaian sikap ini dilihat dari kebiasaan masing-masing peserta didik

Pada jenis penilaian sikap, di dalam aplikasi e-rapor versi awal ini hanya bisa mengakomodir penilaian sikap utama saja yaitu melalui observasi. Masing-masing guru bisa melakukan penilaian sikap pada seluruh peserta didik dengan menggunakan jurnal sikap yang tersedika di dalam aplikasi e-Rapor SMK.

Apabila anda ingin menambah atau melakukan pengeditan terhadap penilaian sikap, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Klik Menu Penilaian-Penilaian sikap di halaman utama e-Rapor SMK

2. Di halaman daftar penilaian sikap nanti akan muncul seluruh daftar penilaian sikap yang sudah pernah dilakukan oleh para user atau pengguna.

3. Klik Tombol Tambah Data, fungsinya agar guru bisa melakukan penambahan terhadap data penilaian.

4. Selanjutnya peserta didik sesuai dengan rombel masing-masing kemudian Klik Tambah Data.

5. Silahkan isi kolom Tanggal Kejadian, pilihan butir sikap dan catatan perilaku.

6. Klik tombo simpan untuk menyimpan perubahan.


B. Penilaian Pengetahuan Peserta Didik


Penilaian Pengetahuan adalah penilaian terhadap pengetahuan peserta didik mengenai materi pelajaran yang diberikan selama proses pembelajaran di kelas. Penilaian ini menyangkut semua mapel yang diajarkan oleh guru.

Untuk melakukan penambahan dan pengeditan terhadap penilaian pengetahuan, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Klik Menu Penilaian-Penilaian Pengetahuan di halaman utama e-Rapor SMK.

2. Penilaian pengatahuan dari guru bisa dilakukan dengan cara memilik aktivitas sesuai dengan rombongan belajar masing-masing.

3. Para Guru harus melakukan penilaian pengetahuan sesuai dengan kompetensi dasar.

4. Nilai yang dimasukkan di dalam penilaian pengetahuan adalah rentang 0-100 tanpa ada koma.

5. Nilai jumlah atau total per penilaian akan dihitung berdasarkan dengan rerata nilai-nilai pada kompetensi dasar.

6. Lakukan penilaian per aktivitas penilaian.

7. Klik Tombol Simpan untuk menyimpan data penilaian pengetahuan.

C. Penilaian Keterampilan Peserta Didik


Penilaian Ketrampilan adalah penilaian terhadap kemampuan skil peserta didik. Skil yang dimiliki peserta didik adalah bagian dari proses pembelajaran yang perlu dinilai dengan obyektif dan terencana.

Untuk melakukan pnambahan dan pengeditan terhadap penilaian keterampilan, silahkan lakukan langkah-langkah berikut ini:

1. Klik Menu Penilaian-Penilaian Keterampilan di halaman utama e-Rapor SMK.

2. Penilaian keterampilan dari guru bisa dilakukan dengan cara memilih aktivitas penilaian berdasarkan rombongan belajar masing-masing.

3. Guru melakukan penilaian ketrampilan berdasarkan kompetensi dasar yang ditetapkan.

4. Nilai yang dimasukkan dalam penilaian ketrampilan adalah n rentang 0-100 tanpa ada koma.

5. Lakukan penilaian ketrampilan per aktivitas penilaian.

6. Klik tombol Simpan untuk menyimpan data penilaian ketrampilan.

D. Deskripsi Setiap Mata Pelajaran


Usai para guru melakukan entri terhadap data penilaian, selanjutnya mereka harus mengentri data deskripsi per mata pelajaran. Deskripsi per mata pelajaran adalah salah satu sarana yang bisa digunakan guru untuk memberikan penjelasan tentang kompetensi dasar (KD) apa yang paling menonjol pengusaannya dari peserta didik serta kompetensi dasar apa yang perlu segera ditingkatkan penguasaannya (artinya paling rendah tingkat pemcapaiannya).

Agar bisa mengetahui penguasaan kompetensi apa saja yang paling bagus dari peserta didik, sistem e-Rapor SMK akan memberikan sebuah opsi bantuan pada guru untuk menulis deskripsi tersebut. Opsi bantuan ini tak hanya bisa digunakan untuk sekedar menyalin dari aplikasi saja melainkan juga sebagai referensi awal dalam melakukan penyusunan terhadap deskripsi per individu peserta didik yang lebih sederhana.

Untuk melakukan penambahan dan pengeditan terhadap deskripsi per mata pelajaran, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Pilih Menu Penilaian-Deskripsi Per Mapel di halaman utama aplikasi e-Rapor SMK.

2. Deskripsi per mata pelajaran dari guru bisa dilakukan dengan memilih rombongan belajar masing-masing.

3. Klik Tombol Lamu yang berada di samping deskripsi pengetahuan agar guru bisa memperoleh referensi deskripsi.

4. Masukkanla deskripsi per Mata Pelajarn.

5. Klik Tombol Simpan