Aturan Seleksi Calon Peserta Didik Baru 2017


Sebentar lagi masa penerimaan Calon Peserta Didik baru untuk Tahun Pelajaran 2017/2018 akan segera diselenggarakan. Untuk itu, calon peserta didik dan orang tua/wali harus mengerti berbagai ketentuan terkait penerimaan siswa baru.

Salah satunya adalah mengenai Aturan Seleksi Calon Peserta Didik Baru 2017. Khusus untuk sekolah negeri, tahap seleksi wajib dilakukan. Semua calon siswa harus mengikuti tahapan seleks yang telah ditentukan di dalam juknis.

Aturan Seleksi Calon Peserta Didik Baru 2017
Image Source: Pixabay.com.


Lalu bagaimana Aturan Seleksi Calon Peserta Didik Baru 2017? Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Jenjang Pendidikan SD/Sederajat


Aturan Seleksi calon peserta didik baru Tahun 2017 untuk kelas 1 (satu) SD atau bentuk lainnya yang sederajat itu harus mempertimbangkan berbagai kriteria dengan mempergunakan urutan prioritas yang sesuai dengan daya tampung masing-masing sekolah, berdasarkan dari ketentuan rombelnya adalah sebagai berikut:

  • Usia calon peserta didik paling rendah 6 Tahun pada tanggal 1 juli. Apabila calon siswa berusia 7 tahun maka wajib diterima. Hal ini sesuai dengan ketentuan pada Juknis tepatnya dalam Pasal 5 ayat (1)
  • Jarak antara tempat tinggal calon peserta didik menuju ke Sekolah sesuai dengan ketentuan zonasi yang berlaku.

Di dalam proses seleksi calon peserta didik baru untuk kelas 1 (satu) jenjang pendidikan SD atau bentuk lainnya yang sederajat tidak perlu dilaksanakan berbagai tes masuk, mulai dari tes membaca, menulis, dan berhitung.

Jenjang Pendidikan SMP/Sederajat

Untuk Seleksi calon peserta didik baru kelas 7 (tujuh) jenjang pendidikan SMP atau bentuk lainnya yang sederajat harus mempertimbangkan berbagai kriteria dengan menggunakan urutan prioritas yang sesuai dengan daya tampung masing-masing sekolah berdasarkan dari ketentuan rombongan belajar adalah sebagai berikut:

  • Jarak antara tempat tinggal menuju ke sekolah sesuai dengan aturan ketentuan zonasi yang ada
  • Usia peserta paling tinggi adalah 15 tahun. Hal ini sesuai dengan ketentuan didalam Juknis sebagaimana yang tertera di dalam Pasal 6 huruf a
  • Nilai hasil ujian ketika berada di jenjang SD atau bentuk lainnya  yang sederajat
  • Prestasi calon peserta didik, baik di bidang akademik maupun non-akademik yang diakui oleh pihak Sekolah berdasarkan kewenangan di daerahnya masing-masing.

Jenjang Pendidikan SMA, SMK/Sederajat

Untuk seleksi calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) jenjang pendidikan SMA, SMK, atau bentuk lainnya yang sederajat harus mempertimbangkan berbagai kriteria dengan mengacu pada urutan prioritas yang sesuai dengan daya tampung berdasarkan dari ketentuan rombongan belajar adalah sebagai berikut:

  • Jarak antara tempat tinggal menuju ke sekolah sesuai dengan aturan ketentuan zonasi yang ada
  • b. Usia calon peserta didik baru paling tinggi adalah 21 tahun. Hal ini sebagaimana yang tertera pada Juknis dalam Pasal 7 ayat (1) huruf a
  • SHUN ketika berada di jenjang pendidika SMP atau bentuk lainnya  yang sederajat
  • Prestasi calon peserta didik, baik di bidang akademik maupun non-akademik yang diakui oleh pihak Sekolah .

Jarak antara tinggal tempat calon peserta didik menuju ke Sekolah sesuai dengan ketentuan zonasi yang berlaku, sebagaimana yang ada pada ayat (1) huruf a, kecuali bagi para calon peserta didik baru pada jenjang pendidikan SMK atau bentuk lainnya yang sederajat.

Khusus untuk calon peserta didik pada jenjang pendidikan SMK atau bentuk lainnya yang sederajat, selain mengikuti proses seleksi yang sudah tertera, Sekolah juga dapat melakukan seleksi dalam hal bakat dan minat sesuai dengan bidang keahlian/program keahlian/kompetensi keahlian yang dipilih oleh masing-masing calon peserta didik.

Tentunya tes bakat dan minat tersebut harus menggunakan berbagai kriteria yang telah ditetapkan oleh Sekolah dan institusi pasangan/asosiasi profesi dari pihak SMK tersebut.

Sedangkan bagi sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat sendiri, bisa melaksanakan seleksi selain yang tertera pada penjelasan di atas atau menggunakan tes bakat skolastik atau tes potensi akademik dari masing-masing calon peserta didik.

Demikianlah informasi mengenai Aturan Seleksi Calon Peserta Didik Baru 2017 yang dapat kami sampaikan.

3 Media Sosial yang Wajib Dimiliki Operator Dapodik


Media Sosial yang Wajib Dimiliki Operator Dapodik - Peran Operator Dapodik dalam dunia pendidikan sangat vital sekali. Semua pendataan sekolah mulai dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Program Indonesia Pintar (PIP) hingga sertifikasi berada di tangan operator.

Maka dari itu, operator dapodik harus selalu up to date dengan beragam informasi terbaru. Supaya tidak ketinggalan kabar-kabar teranyar.

Perlu diketahui bahwa arus informasi saat ini bukan lagi dilakukan secara manual, melainkan secara online, dengan memanfaatkan website dan media sosial.

3 Media Sosial yang Wajib Dimiliki Operator Dapodik
Image Source: Pixabay.com.


Media sosial dipilih lantaran keberadaannya bisa mengakomodir kebutuhan dari para operator. Mereka bisa saling berkomunikasi dan menyebarkan informasi kepada operator lain di seluruh Indonesia melalui media sosial.

Sebab dengan menggunakan media sosial, komunikasi dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Untuk itu, memiliki media sosial bagi para operator dapodik bagi saya hukumnya adalah WAJIB.

Berikut ini 3 Media Sosial yang Wajib Dimiliki Operator Dapodik:

1. Facebook


Media Sosial yang Wajib Dimiliki Operator Dapodik pertama adalah Facebook (FB). Media sosial yang satu ini menjadi sarana komunikasi utama para operator.

Adanya fitur untuk membuat Grup khusus menjadikan FB menjadi sarana yang pas untuk bertukar informasi. Coba saja anda ketik kata ‘Dapodik’ di kolom pencarian FB anda, pasti seketika akan keluar berbagai macam Grup Operator Dapodik.

Silahkan anda bergabung di salah satu atau semua Grup FB tersebut. Di situ menjadi tempat diskusinya para master operator. Jika ada informasi terbaru, mereka akan langsung membagikannya ke dalam grup. Sehingga semua anggota bisa mengetahuinya.

Artikel Terkait: 7 Alasan Kenapa Kamu Beruntung Jika Memiliki Pasangan Seorang Operator Dapodik

Selain itu, jika anda memiliki masalah atau pertanyaan seputar aplikasi dapodik dan yang lainnya, anda juga bisa menanyakannya ke dalam grup FB. Pasti, kawan-kawan operator lain akan memberi penjelasan sampai anda faham. Yang penting anda jangan malu untuk bertanya, pasti teman-teman operator akan berbagi ilmunya.

Tak hanya grup, di FB juga ada banyak Fanpage Dapodik, salah satunya ialah “Info Operator Dapodikdasmen”, Fanpage resmi blog panduandapodik.id ini. Di Fanpage tersebut, anda akan memperoleh berbagai informasi terbaru mengenai Aplikasi Dapodikdasmen. Silahkan saja di like ya.

2. Whatsaap


Media Sosial kedua adalah Whatsaap (WA). Media sosia yang satu ini sangat cocok digunakan oleh operator di suatu daerah tertentu. Misalnya anda berada di Kota Semarang, maka silahkan gunakan WA sebagai media berkomunikasi dengan sesama operator di Semarang.

Apa kelebihan menggunakan WA untuk Operator Dapodik?

Pada umumnya tugas operator dapodik bukan hanya mengurus dapodik saja, tetapi juga mengurus hal lain di sekolah. Nah, jika anda mempunyai grup WA maka segala informasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat bisa disebarkan secara cepat dan tepat.

Di daerah tempat saya bekerja, segala info dari dinas melalui Grup WA, misalnya Rapat. Nah jika anda tidak mempunyai WA, maka akan ketinggalan informasi sendiri.

Kelebihan WA adalah anda tidak perlu membuat akun dulu. Sebab WA itu cukup menggunakan nomor HP saja. Ketika anda sedang offline, pesan yang masuk juga akan tersimpan. Sehingga bisa dibuka saat sudah online.


3. Telegram


Telegram adalah sebuah aplikasi chatting yang dapat membuat para penggunanya mengirimkan berbagai pesan rahasia dienkripsi sebagai bentuk keamanan tambahan.

Dengan menggunakan telegram anda bisa memberikan berbagai informasi, baik berupa chat maupun dokumen.

Artikel Terkait: Gaji Operator Dapodik sesuai Juknis

Telegram ini bisa digunakan oleh semua orang, asalkan dia sudah menginstalnya. Dengan memakai telegram anda bisa memindahkan secara mulus percakapan yang berada di dalam smartphone, web, tablet hingga dekstop.

Kelebihan lain dari telegram adalah anda bisa membuat sebuah grup khusus dengan anggota mencapai ribuan. Sehingga lebih banyak orang yang bisa gabung ke dalam grup.

Penutup


Semua media sosial di atas, saran saya harus anda miliki supaya tidak ketinggalan informasi. Dengan menggunakan media sosial anda tidak hanya bisa berbagi informasi chat saja, melainkan juga gambarm dokumen hingga video.

Tentu di antara ketiga media sosial di atas mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun saya rasa dengan adanya media sosial sangat bermanfaat sekali bagi operator.

Agar kinerja operator dapodik lancar, tentunya dibutuhkan dukungan dana dari pihak sekolah. Sebab membuka media sosial juga membutuhkan data internet. Maka penuhilah keperluan operator anda.

Demikian informasi mengenai 3 Media Sosial yang Wajib Dimiliki Operator Dapodik yang dapat saya sampaikan.

Aturan Terbaru Jumlah Responden Aplikasi PMP Versi 2017

Aturan Terbaru Jumlah Responden Aplikasi PMP Versi 2017 -  Seperti yang telah diumumkan secara resmi dalam websiten Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan yang beralamat di pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id bahwa untuk input dan pengiriman data kuesioner Aplikasi PMP 2016 sudah ditutup sejak tanggal 02 mei 2017 lalu.

Adapun proses input dan pengiriman data PMP akan kembali dibuka setelah keluarnya Rilis Aplikasi PMP 2017 (silahkan anda buka link tersebut untuk mengetahui detail informasinya.

Maka dari itu, silahkan anda persiapkan segala sesuatunya sebaik mungkin agar dalam proses input data bisa berlangsung dengan baik dan lancar.

Aturan Terbaru Jumlah Responden Aplikasi PMP Versi 2017


Mudah-mudahan dengan adanya rilisnya aplikasi PMP versi terbaru 2017, tidak akan ada lagi hambatan teknis yang ditemui, baik dalam hal pengisian data kuesioner, infrastruktur penunjang hingga proses pengiriman data. 

Seperti yang diketahui, dalam Aplikasi PMP sebelumnya, proses pengiriman data menjadi hambatan yang tidak kunjung bisa diselesaikan. Masalahnya data tidak bisa dikirim padahal koneksi internet sangat bagus sekali. Semoga saja semua persoalan itu bisa terselesaikan. amiin

Pembaruan Aplikasi PMP Versi 2017


Setiap ada rilis aplikasi terbaru, hal utama yang perlu diketahui adalah daftar pembaruan yang terdapat di dalamnya. Kira-kira apakah ada perbedaan yang signifikan di Aplikasi PMP Versi 2017 dengan aplikasi versi sebelumnya? 

Jelas ada perbedaan. Namun perbedaan yang paling menonol berada pada jumlah responden yang harus mengisi kuesioner PMP.

Jika dalam Aplikasi PMP versi sebelumnya, jumlah peserta didik yang menjadi responden wajib adalah 10 orang untuk setiap kelas, maka dalam Aplikasi PMP Versi 2017 jumlah responden peserta didik yang wajib mengisi kuesioner hanya 5 anak dalam setiap kelas. 

Lalu bagaimana dengan responden lain?

Sesuai dengan Draf Perangkat Instrumen Pemetaan PMP Versi 2017, jumlah responden  yang wajib mengisi instrument kuesioner PMP adalah sebagai berikut:
  • Kepala sekolah 
  • Guru/Perwakilan dari Guru,  dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Minimal 1 orang guru per tingkat kelas untuk jenjang pendidikan SD 
  2. Minimal 1 orang guru mapel Pendidikan Agama dan Guru Mapel pendidikan jasmani dan kesehatan  jenjang pendidikan pada SD 
  3. Minimum 1 orang guru per mata pelajaran (Mapel) untuk jenjang pendidikan SMP/SMA/SMK 
  4. Total seluruh perwakilan guru minimal adalah 8 - 10 guru

  • Peserta didik, dengan ketentuan sebagai berikut: 
  1. Minimal 5 peserta didik per tingkat kelas (khusus peserta didik jenjang pendidikan SD hanya untuk kelas 4 – 6). 
  2. Total perwakilan responden peserta didik minimal minimal adalah 15 siswa untuk tiap sekolah. 

  • Responden dari Perwakilan komite sekolah, dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Minimal 1 orang dari perwakilan pimpinan komite sekolah
  2. Minimal 2 orang dari perwakilan orang tua peserta didik

  • Responden Pengawas yang bertugas menjadi pengawas pembina/manajerial sekolah terkait 

Itu adalah data pembaruan pada aplikasi PMP Versi 2017 yang berhubungan dengan jumlah responden yang harus mengisi kuesioner.

Adakah pembaruan lain?

Ada. Pembaruan lainnya berada pada Instrumen kuesioner. Di mana instrumen yang dipakai untuk menilai mutu sebuah sekolah mengalami perubahan dan penyempurnaan.

Salah satunya, terdapat penambahan pertanyaan yang berhubungan dengan Standar Sarana dan Prasarasana Sekolah. Semua itu masuk dalam Indikator Penyusunan Instrumen PMP 2017.

Adapun bagan Indikator Penyusunan Instrumen PMP Versi 2017 bisa anda lihat pada gambar di bawah ini:

Aturan Terbaru Jumlah Responden Aplikasi PMP Versi 2017


Sahabat dikbud sekalian, dalam postingan kali ini saya belum bisa membagikan pedoman penggunaan maupun Aplikasi PMP Versi 2017 kepada anda semua. Sebab, sampai dengan saat ini Aplikasi PMP Versi terbaru itu masih dalam tahap diujicobakan pada  aplikasi pmp_2.0.rc2.002. 

Aplikasi PMP ini masih bersifat beta, maka dari itu belum bisa disebarluaskan kepada semua. Setelah aplikasi siap dirilis, pasti nanti akan diumumkan secara resmi melalui website PMP di alamat http://pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/. 

Oh iya, sekedar mengingatkan saja bahwa untuk pengumpulan data dan informasi melalui Aplikasi PMP Versi 2017 diharapkan semua selesai selama kurang lebih 4 bulan dimulai dari Bulan Juni sampai dengan September 2017.

Secara teknis tidak ada yang berbeda jauh mengenai penggunaan Aplikasi PMP Versi 2017. Namun setelah aplikasi ini resmi dirilis, lebih baik anda membaca pedomannya terlebih dahulu.

Sekian informasi mengenai Aturan Terbaru Jumlah Responden Aplikasi PMP Versi 2017 yang dapat saya sampaikan.


Pengumuman Hasil Seleksi Administratif PPG Pra Jabatan Bersubsidi Terbaru Tahun 2017



Sahabat Guru di seluruh Indonesia, terimakasih anda telah mau mengunjungi blog panduandapodik.id ini. Sebuah blog yang saya dedikasikan membahas tentang dunia Dapodik khususnya dan pendidikan pada umumnya.

Pada kesempatan yang lalu, saya telah menyampaikan informasi mengenai Syarat Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi dalam Jabatan untuk Guru PNS, Tetap dan Honorer. Bagi anda yang sudah memenuhi semua persyaratan silahkan saja langsung mendaftar.

Menindaklanjuti informasi sebelumnya itu, kali ini saya akan membagikan informasi kepada anda semua mengenai Pengumuman Hasil Seleksi Administratif PPG Pra Jabatan Bersubsidi Terbaru Tahun 2017.

Pengumuman Hasil Seleksi Administrati PPG Pra Jabatan Bersubsidi Terbaru Tahun 2017


Bagaimana hasil pengumuman seleksi administrasi PPG Pra Jabatan Bersubsidi tersebut?

Inti dalam pengumuman baru PPG adalah seputar Hasil Seleksi Administratif dan Jadwal Ujian bagi Para Peserta PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahun 2017.

Untuk itu, diberitahukan kepada semua peserta PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahun 2017, mengenai pengumuman hasil seleksi administratif dan juga jadwal, tempat, pelaksanaan ujian tes online, serta Cetak Kartu Pendaftaran para peserta PPG Pra Jabatan Bersubsidi akan diumumkan secara  resmi mulai hari Senin pada tanggal 22 Mei 2017 pukul 12.00 WIB.

Maka, supaya anda tidak ketinggalan informasi mengenai hasil seleksi dan berbagai rangkaian pelaksanaan tes PPG, silahkan anda update terus informasinya.

Di manakah kita bisa melihat hasil seleksi tersebut?

Anda bisa melihat hasil seleksi PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahun 2017 di website resmi PPG yang beralamat di ppg.ristekdikti.go.id. anda bisa membuka website tersebut kapanpun baik dengan menggunakan laptop/komputer dan juga smartphone.

Syarat yang Harus Dilengkapi Peserta yang Lolos Seleksi Administrasi

Bagi anda yang sudah mengecek hasil seleksi PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahun 2017 dan dinyatakan lolos, maka saya ucapkan selamat.

Namun perlu diketahui jika semuanya belum selesai. Para peserta yang sudah lolos seleksi harus mempersiapkan diri sebaik mungkin guna untuk mengerjakan tes online.

Selain itu ada beberapa dokumen yang haru anda bawa sebagai persyaratan mengikuti tes online. Tanpa syarat-syarat tersebut anda tidak akan bisa mengikuti tes online yang diselenggarakan oleh pihak panitia PPG.

Apa saja syarat yang di bawa ketika tes online PPG?


Ada 3 syarat utama yang harus dibawa oleh para peserta PPG yang dinyatakan lolos pada tahap seleksi administrasi dan akan mengikuti tes online. Syarat tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL) peserta PPG
  2. Kartu Pendaftaran PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahun 2017 yang harus anda cetak sendiri, dengan menggunakan tinta berwarna
  3. Kartu Identitas pendaftaran bisa menggunakan KTP/SIM atau identitas lain sesuai yang dipakai ketika melaukan proses pendaftaran

Ketiga syarat tersebut harus anda penuhi dan dibawa ketika melaksanakan tes online. Apabila ada satu saja syarat yang tidak dilengkapi maka anda tidak akan bisa mengikuti tes online.

Sayang sekali rasanya, jika hanya karena tidak memiliki syarat yang terbilang mudah di atas anda tidak bisa mengikuti proses seleksi PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahun 2017 selanjutnya. Padahal sudah dinyatakan lolos dalam seleksi administrasi.

Lokasi Tes Online PPG


Selanjutnya, yang harus anda ketahui ialah mengenai tempat pelaksanaan tes online PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahun 2017.

Lokasi tes online bagi para peserta yang dinyatakan lolos dalam tahap seleksi administratif akan menyesuaikan dengan pilihan dari masing-masing peserta.

Nanti akan ada beberapa pilihan, silahkan anda pilih tempat yang sesuai dengan keinginan anda. Usahakan yang terdekat dengan rumah.

Adapun mengenai Ruang tes dan Sesi Ujian Tes nanti akan dicantumkan pada Kartu Pendaftaran anda. Untuk lebih jelasnya silahkan anda menghubungi para Penanggung Jawab Ruang Tes masing-masing, supaya lebih jelas memperoleh informasinya.

Demikianlah informasi mengenai Pengumuman Hasil Seleksi Administratif PPG Pra Jabatan Bersubsidi Terbaru Tahun 2017 yang bisa kami sampaikan untuk anda semuanya.

Juknis PPDB Tahun Pelajaran 2017/2018 SD, SMP, SMA/SMK

Tahun Pelajaran 2016/2017 akan segera berakhir. Itu artinya Tahun Pelajaran bar 2017/2018 akan segera datang.

Salah satu kegiatan utama menjelang tahun pelajaran baru adalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Untuk itulah kali ini kami akan memberi informasi Juknis PPDB Tahun Pelajaran 2017/2018 SD, SMP, SMA/SMK.

Supaya proses PPDB 2017 di sekolah anda berjalan dengan baik, maka harus memperhatikan segala hal yang tertera di dalam Juknis PPDB yang di keluarkan oleh Kemendikbud.

Juknis PPDB Tahun Pelajaran 2017/2018 SD, SMP, SMA/SMK
Image Source: Pixabay.com,


Hal ini berlaku bagi sekolah negeri maupun swasta, tujuannya untuk menetapkan strategi terbaik untuk memperoleh siswa baru. Strategi ini sangat penting agar bisa menarik minat calon siswa baru dan target PPDB yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai harapan.

Di dalam Permendikbud nomor 17 tahun 2017 yang membahas tentang Juknis PPDB tahun pelajaran 2017/2018 jenjang pendidikan TK, SD, SMP, SMA/SMK sederajat memiliki tujuan untuk menjamin terlaksananya PPDB agar berjalan secara objektif, akuntabel, terbuka/transparan, tanpa adanya diskriminasi. Sehingga diharapkan dapat mendorong peningkatan akses terhadap layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik untuk tercapainya pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia.

Bagi Sekolah yang digelar oleh pihak pemerintah daerah dalam proses penerimaan peserta didik baru wajib menyesuaikan dengan aturan yang terdapat di dalam juknis PPDB 2017 baik yang dilakukan secara online dalam jejaring (daring) maupun yang diselenggarakan secara off line di luar jejaring (luring). Proses penerimaan peserta didik baru tersebut harus dilaksanakan dengan memperhatikan pada Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2017/2018 yaitu dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan Juli tahun 2017.

Artikel Terkait: Syarat Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi untuk Guru PNS dan Honorer

Pihak Sekolah memiliki kewajiban untuk mengumumkan secara terbuka adanya proses pelaksanaan maupun informasi mengenai PPDB 2017 diantaranya meliputi persyaratan, proses seleksi dan daya tampung yang sesuai dengan ketentuan rombongan belajar, biaya pendidikan, serta hasil dari penerimaan siswa baru menggunakan papan pengumuman sekolah , media masa atau website resmi sekolah Apabila memiliki.

Persyaratan Calon Peserta Didik Baru Tahun 2017


Adapun Syarat PPDB Tahun 2017 untuk masing-masing jenjang pendidikan adalah sebagai berikut:

A. Syarat PPDB TK Tahun 2017


Telah berusia 4 (empat) hingga 5 (lima) tahun khusus untuk kelompok A, dan berusia 5 (lima) hingga 6 (enam) tahun khusus untuk kelompok B

B. Syarat PPDB SD Tahun 2017


Berusia paling rendah adalah enam tahun terhitung pada tanggal 1 Juli 2017, kecuali khusus bagi calon peserta didik yang mempunyai kecerdasan atau bakat istimewa sementara yang berusia 7 (tujuh) tahun wajib untuk diterima dengan harus mempertimbangkan batas daya tampung sekolah tersebut sesuai dengan juknis dan ketentuan mengenai aturan rombongan belajar yang berlaku yakni di dalam satu rombel harus berjumlah paling sedikit adalah 20 (dua puluh) dan paling banyak adalah 28 (dua puluh delapan) peserta didik baru.

Adapun prioritas utama peserta didik baru ialah usia, jarak/zonasi rumah dengan sekolah, bukannya berdasarkan kemampuan membaca siswa, berhitung ataupun juga menulis.

C. Syarat PPDB SMP Tahun 2017


Berusia paling tinggi ialah 15 (lima belas) tahun, mempunyai ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar jenjang pendidikan SD sederajat, adapun ketentuan rombel  minimalnya ialah 20 sampai dengan 32 peserta didik.

Prioritas peserta didik baru diberlakukan berdasarkan ketentuan yang meliputi zonasi, usia siswa, nilai ujian ketika SD, prestasi akademik / non akademik yang dimiliki oleh peserta didik.

D. Syarat PPDB SMA/SMK 2017


Berusia maksimal ialah 21 (dua puluh satu) tahun, mempunyai ijasah/STTB jenjan pendidikan SMP sederajat, mempunyai SHUN jenjang pendidikan sebelumnya. Jumlah peserta didik baru untuk SMA paling sedikit ialah 20 (dua puluh) dan paling banyak ialah 36 (tiga puluh enam) siswa di dalam satu rombel.

Adapun prioritas PPDB akan dilihat berdasarkan dari jarak tempat tinggal peserta didik menuju ke sekolah sesuai dengan ketentuan zonasi, usia siswa, SHUN ketika SMP dan prestasi dalam bidang akademik/non-akademik yang dmiliki siswa dan diakui oleh sekolah.

Dalam juknis PPDB 2017 khusus PPDB SMK, prioritas mengenai zonasi tidak berlaku. Panitia PPDB SMK dapat melaksanakan seleksi bakat dan minat peserta didik sesuai dengan bidang keahlian masing-masing; program keahlian, kompetensi keahlian yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh sekolah dan institusi pasangan/asosiasi profesi SMK tersebut.

Proses PPDB Tahun 2017 ini, semua pembiayaan pelaksanaan PPDB dan pendataan ulang peserta didik bagi sekolah yang menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) akan dibebankan ke dalam anggaran BOS.

Segala aturan yang tertera di dalam Juknis PPDB 2017 wajib dilakukan oleh sekolah supaya memenuhi standar PPDB  tahun ajaran 2017/2018 yang telah ditentukan. Sesudah proses PPDB dilaksanakan maka sekolah wajib melakukan kegiatan pengisian, pengiriman, dan pemutakhiran data para peserta didik baru dan rombongan belajar melalui aplikasi dapodikdasmen semester 1 secara berkala paling sedikit ialah 1 kali di dalam satu semester.

Demikian informasi singkat mengenai Juknis PPDB Tahun Pelajaran 2017/2018 SD, SMP, SMA/SMK yang bisa kami sampaikan.

Syarat Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi untuk Guru PNS dan Honorer


Sahabat Guru Indonesia, Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi dalam Jabatan untuk Guru PNS, Guru Tetap dan Honorer yang mengajar di sekolah negeri maupun swasta telah resmi dibuka.

Waktu pendaftaran akan dimulai pada tanggal 21 Mei 2017 hingga 1 Juni 2017 melalui website resmi PPG yang beralamat di ppg.ristekdikti.go.id.

Itu artinya, ada 12 hari bagi anda yang ingin mengikuti program PPG 2017 bersubsidi dalam jabatan ini. Untuk itu jika anda merasa telah memenuhi berbagai persyaratan yang diminta segera untuk mendaftar, mumpung waktunya masih panjang.

Syarat Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi untuk Guru PNS dan Honorer


Seleksi Administrasi

Untuk menjadi peserta PPG Bersubsidi 2017, anda harus lulus seleksi terlebih dahulu. Untuk Seleksi administrasi dilakukan pada tanggal 22 Mei sampai dengan 4 Juni.

Bagi para peserta yang dinyatakan lolos dalam seleksi administrasi ini akan diumumkan secara resmi pada tanggal‎ 5 Juni 2017.

Kemudian Para peserta yang lolos akan mengikuti proses seleksi akademik melalui Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Kompetensi Bidang (TKB), dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) yang digelar secara daring pada tanggal 10-12 Juni 2017.

Hasil dari Tes Akademik ini akan diumumkan secara resmi pada tanggal 15 Juni 2017. Terdapat 2500 kuota yang sudah dipersiapkan untuk program PPG 2017 bersubsidi ini.

Para peserta yang dinyatakan lolos kedua tahapan seleksi tersebut akan mulai mengawali perkuliahan pada tanggal 4 Juli 2017 di berbagai Perguruan Tinggi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah sebagai tempat pelaksanaan PPG.

Baca juga: Dokumen yang WAJIB Diupload Bila LULUS UJIAN TULIS/CBT PPG Bersubsidi

Program PPG dalam Jabatan 2017 sudah dirancang secara sistematis dan akan menerapkan prinsip menjaga mutu, mulai dari proses seleksi, proses pembelajaran, penilaian sampai dengan uji kompetensi.

Dengan proses penjagaan mutu mulai dari tahap awal sampai akhir, diharapkan dari program ini dapat menghasilkan guru-guru masa depan yang sangat professional di bidangnya.

Program Studi yang Dibuka


Banyak sekali program studi yang dibuka dalam PPG Bersubsidi dalam Jabatan 2017. Namun apabilah dilihat secara seksama Program Studi yang akan dibuka seperti yang sudah dirilis melalui wbsite  ppg.ristekdikti.go.id,  Program PPG ini memberi peluang yang sangat besar bagi para Guru SMK, baik Negeri maupun Swasta.

Apa benar demikian?

Iya, sangat benar sekali. Adapun Program Studi yang dibuka dalam PPG dalam Jabatan Bersubsidi Tahun 2017 adalah sebagai berikut:

  • Teknik Elektronika
  • Teknik Mesin
  • Teknik Kimia
  • Teknik Elektro
  • Teknik Otomotif
  • Teknologi Penangkapan Ikan
  • Agribisnis Produksi Ternak 
  • Agribisnis Produksi Tanaman
  • Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian & Perikanan
  • Kepariwisataan

Untuk lebih jelasnya silahkan anda lihat pada gambar di bawah ini:

Syarat Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi untuk Guru PNS dan Honorer

Syarat Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi dalam Jabatan 

Adapun Syarat Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi dalam Jabatan adalah sebagai berikut:

  1. Calon peserta PPG harus terdaftar di dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sekolah masing-masing
  2. Mempunyai masa kerja mengajar minimal adalah 5 (lima) tahun secara berturut-turut yang harus dibuktikan dengan menggunakan Surat Keterangan Mengajar dari Kepala Sekolah. Bagi guru yang sudah mengikuti program Talentscouting atau Sarjana Mengajar harus dibuktikan dengan menyertakan sertifikat program tersebut
  3. Berusia setinggi-tingginya ialah 34 tahun terhitungan pada tanggal 31 Desember 2017
  4. Program studi S1/D4 yang linier dengan bidang studi yang ada pada program PPG (lihat pada daftar di atas)
  5. IPK minimal adalah 2,75

Dokumen yang Harus Dibawa

Adapun berbagai dokumen yang WAJIB dibawa dan ditunjukkan oleh para pendaftar ketika melakukan SELEKSI BAKAT dan MINAT adalah sebagai berikut:

  1. Bebas dari Napza, yang harus dibuktikan dengan menunjukkan surat keterangan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) atau pihak lain yang berwenang
  2. Dalam keadaan sehat yang harus dibuktikan dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter pemerintah (Bekerja di Rumah Sakit Pemerintah)
  3. Selalu berkelakuan baik yang harus dibuktikan dengan surat menujukkan keterangan dari pihak kepolisian setempat.

Nah, bagaimana? Sudahkah anda memahami semua persyaratn untuk mengikuti program ini? Jika sudah segeralah untuk mendaftarkan diri. Persiapkan semua hal sebaik mungkin supaya bisa lolos pada tahapan seleksi, sehingga anda akan menjadi guru yang professional.

Demikianlah informasi mengenai Syarat Pendaftaran PPG 2017 Bersubsidi untuk Guru PNS dan Honorer yang dapat kami sampaikan.


Ingin Jadi Duta Rumah Belajar? Berikut Ini Caranya


Sahabat dikbud di seluruh Indonesia, sudah tahukah anda jika saat ini ada sebuah program bernama Duta Rumah Belajar?

Jika sahabat belum mengetahuinya, alangkah baiknya menyimak baik-baik informasi berikut. Barangkali nanti sahabat tertarik untuk mengikuti. Sebab banyak manfaat dan keuntungan yang dapat diperoleh.

Saya sendiri mengetahui informasi adanya program Duta Rumah Belajar melalui fanpage resmi Pustekkom Kemdikbud.

Duta Rumah Belajar


Apabila anda ingin mengecekanya secara langsung boleh saja, silahkan ketikkan Pustekkom Kemdikbud di fitur pencarian Facebook, nanti akan muncul berbagai informasi terkait dengan dunia pendidikan. Salah satunya pemberitahuan tentang Duta Rumah Belajar.

Apa itu Program Duta Rumah Belajar?


Pastinya anda bertanya-tanya mengenai apa itu Program Duta Rumah Belajar. Hal ini sangat wajar mengingat program ini termasuk gagasan baru dari Pustekkom Kemdikbud.

Duta Rumah Belajar adalah sebuah program di mana nanti para guru akan dipilih oleh pihak Pustekkom Kemdikbud guna menjadi agen sosialisasi mengenai pemanfaatan Rumah Belajar kepada para guru lain, peserta didik, dan  masyarakat yang berada di daerahnya masing-masing.

Jadi dari pengertian tersebut dapat dipahami bahwa para Duta Rumah Belajar mempunyai tugas utama untuk mengajak semua stakeholder pendidikan untuk memanfaatkan Rumah Belajar.

Tentunya ini menjadi sebuah terobosan yang patut diapresiasi oleh semua pihak, karena dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Apa sih tujuan adanya program Duta Rumah Belajar?

Program Duta Rumah Belajar ini mempunyai tujuan utama untuk meningkatkan kompetensi TIK Guru yang berbasis pada multimedia & WEB di 34 Provinsi.

Apa Keuntungan Menjadi Duta Rumah Belajar?

Adanya program Duta Rumah Belajar memberikan banyak keuntungan bagi mereka yang terpilih. Adapun keuntungan-keuntungan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Memperoleh program peningkatan kompetensi dalam bidang TIK
  • Mengikuti Kegiatan Seminar Pemanfaatan TIK yang dilaksanakan di Jakarta
  • Memperoleh Piagam Penghargaan
  • Semua nama guru yang menjadi Duta Rumah Belajar akan diumumkan melalui Website resmi Rumah Belajar yang beralamat di http://belajar.kemdikbud.go.id
  • Akan diikutsertakan untuk menjadi seorang Trainer Rumah Belajar, ketika ada pelatihan mengenai Pemanfaatan Rumah Belajar di lokasi yang menjadi tempat Duta Rumah Belajar berada
Nah banyak sekali kan keuntungannya? Pastinya ini sangat bermanfaat sekali buat anda di masa mendatang.

Cara Mendaftar Duta Rumah Belajar

Jika anda ingin menjadi salah satu Duta Rumah Belajar, maka terlebih dahulu harus melakukan pendaftaran diri.

Proses pendaftaran dilakukan secara online di alamat website http://belajar.kemdikbud.go.id/pelatihan yang berada di kolom ToT Duta Rumah Belajar.

Adapun syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi Duta Rumah Belajar adalah sebagai berikut:

  1. Pendaftar adalah seoraang Guru mata pelajaran atau  Guru kelas
  2. Telah terdaftar di Program Rumah Belajar
  3. Telah terdaftar di SIM Pelatihan Rumah Belajar
  4. Telah melakukan sosialisasi mengenai Pemanfaatan Rumah Belajar kepada para guru lainnya minimal berasal dari 10 Sekolah lainnya dengan dengan mempergunakan SIM Pelatihan
  5. Mengirimkan bahan belajar yang berasal dari hasil pemanfaatan Rumah Belajar di bagian Karya Guru

Itu saja syarat yang harus anda penuhi untuk menjadi seorang guru Duta Rumah Belajar. Apabila semua syarat tersebut sudah terpenuhi maka segeralah untuk mendaftar.

Namun jika ada beberapa syarat yang belum terpenuhi, maka sesegeralah dilengkapi semuanya supaya anda lolos pada tahap pendaftaran.

Marilah kita sama-sama  bersemangat untuk menyebar luaskan konten-konten pembelajaran yang inovatif untuk kemajuan pendidikan di Indonesia yang lebih baik.

Demikianlah informasi mengenai program Duta Rumah Belajar yang dapat kami sampaikan kepada anda semuanya.