Panduan Menggunakan Aplikasi PMP

Panduan Menggunakan Aplikasi PMP. Sobat operator dapodik, aplikasi penjaminan mutu pendidikan (PMP) memang cukup membuat banyak pihak penasaran. Sebab sampai pada saat ini, pihak LPMP sebagai penanggungjawab aplikasi ini belum juga mengeluarkan manual aplikasi yang akan menjadi pedoman pengisian data.

Hal ini memang sangat wajar, mengingat pengisian data PMP sangat berbeda jauh dengan Dapodik. Meskipun keduanya saling terintegrasi satu sama lain. Artinya, aplikasi PMP hanya bisa digunakan ketika diinstal ke dalam PC yang juga digunakan untuk aplikasi Dapodik.

Panduan Menggunakan Aplikasi PMP
Panduan Menggunakan Aplikasi PMP.

Jika dalam dapodik, operator hanya perlu menginput data yang diminta dalam sistem maka di Aplikasi PMP tidak begitu. Semua komponen responden PMP harus mengerjakan dan mengisi setiap kuesioner. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung, mencapai sekitar 500 pertanyaan.

Mengapa sampai sebanyak itu? Sebab aplikasi ini memang dibuat untuk menilai mutu di satuan pendidikan. Mutu pendidikan sendiri baru bisa nilai ketika semua hal yang menyangkut kegiatan pendidikan di sekolah sudah dipenuhi. Semua hal tersebut, meliputi Kurikulum, Kegiatan Siswa, Sarana Prasarana, Kualitas Guru hingga Budaya Sekolah.

Banyaknya data dan belum diluncukannya manual aplikasi, membuat banyak operator kebingungan. Ini bisa dilihat dari berbagai forum operator di berbagai media sosial. Terutama di FB, banyak dari kawan-kawan pahlawan data yang bertanya berbagai hal terkait dengan aplikasi PMP ini.

Apa sih yang membuat banyak operator kebingungan? Kegalauan tema-teman operator sebenarnya cukup banyak, namun di antara yang paling sering ditanyakan adalah mengenai cara pengisian kuesioner Aplikasi PMP. Sebab banyak sekali kuesioner yang harus diisi oleh masing-masing responden.

Untuk menjawab kebingungan teman-teman operator, sembari menunggu rilisnya manual penggunaan aplikasi saya akan menjelaskan sedikit tentang cara menggunakan PMP. Harus difahami terlebih dahulu, ada 5 komponen responden yang harus mengisi kuesioner PMP di setiap sekolah. Mereka adalah Pengawas Sekolah, Komite Sekolah, Kepala Sekolah, Guru dan Peserta Didik.

Semua responden harus mengisi data kuesioner. Ketika sedang mengisi setiap butir pertanyaan, para responden wajib memahami aturan dan tata cara pengisian yang benar. Supaya data yang dijawab ke dalam kuesioner benar-benar valid. Untuk memberi pemahaman kepada anda semua, berikut ini saya menuliskan Panduan Menggunakan Aplikasi PMP:

1. Instal Aplikasi Dapodik 2016a di PC anda. Jika aplikasi yang digunakan masih versi lama maka harus segera diupdate

2. Instal Aplikasi PMP versi 1.2 di PC yang anda gunakan untuk instalasi Dapodik. Mengapa demikian? sebab aplikasi PMP dan Dapodik memang terintegrasi. Apabila PMP diinstal pada PC tersendiri maka otomatis tidak akan bisa berjalan.

3. Update Aplikasi PMP ke versi 1.3. Saat ini aplikasi PMP versi terbaru adalah 1.3. untuk bisa megupdate ke versi ini anda perlu menginstal versi 1.2 dahulu. Sebab untuk versi terbaru ini hanya tersedia updater saja

4. Salin Data Peserta Didik dan PTK. Setelah berhasil diinstal, hal yang pertama kali wajib dilakukan adalah Menyalin data Peserta Didik dan PTK. Caranya silahkan masuk ke Tabulasi Menu Manajemen Pengguna

5. Tambah Data Pengguna. Untuk jenis responden Pengawas dan Komite anda harus melakukan penambahan data secara manual. Caranya masuk ke Tabulasi Menu, klik Tambah Pengguna kemudian isi data pengguna baru tersebut.

6. Isi Data kuesioner PMP.  Anda bisa memulai dari data Kepala Sekolah, Siswa, Guru Pengawas dan Komite Sekolah. Data responden yang diinput harus memenuh standar minimal yang telah ditentukan.

Catatan Penting. Untuk mengakses pengguna jenis responden Kepala sekolah harus  login menggunakan akun operator PMP ataupun Dapodik. Untuk guru bisa menggunakan fasilitas Tukar pengguna atau memasukkan email dan password masing-masing. Sementara bagi responden siswa, dapat login juga melalui menu Tukar Pengguna atau dengan memasukkan username dan password dengan menginput NISN.

Demikianlah informasi mengenai Panduan Menggunakan Aplikasi PMP yang bisa sayya sampaikan pada saat ini. Semoga bisa membantu anda dalam mengerjakan dan mengisi semua data kuesioner PMP. Ingat!!! Isilah setiap data dengan baik dan benar, sebab validitas data itulah yang nantinya akan diteliti dengan benar oleh pusat.

Cara Entri Data PMP dengan Banyak Komputer

Cara Entri Data PMP dengan Banyak Komputer . Sahabat Operator Dapodik sekalian, tentu anda semua sudah sangat mengenal tentang Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP). Sebuah aplikasi yang terhitung masih baru, sebab diluncurkan beberapa hari yang lalu. Bagi banyak operator sekolah, aplikasi ini sungguh sangat merepotkan sebab banyak data yang harus di entri.

Selain itu, lambannya loading setiap kuesioner membuat waktu pengerjaan 1 instrumen saja bisa mencapai hampir 2 jam. Sebuah waktu yang sangat lama bukan? Mengingat batas pengisian data PMP akan cut off sebentar lagi. Bayangkan saja jika waktu tersebut dikalikan dengan jumlah instrumen yang perlu di entri. Tentu butuh waktu berminggu-minggu.

Cara Entri Data PMP dengan Banyak Komputer
Cara Entri Data PMP dengan Banyak Komputer.

Banyak para operator dapodik bertanya, bisakan entri data PMP dilakukan bersamaan dengan banyak komputer atau laptop? Supaya data segera terselesaikan dengan cepat dan tepat. Nah saya rasa pertanyaan ini menjadi doa para Operator Dapodik di seluruh Indonesia. Agar tugas PMP yang menumpuk itu cepat terselesaikan.

Mengenai pertanyaan apakah entri data PMP bisa dilakukan bersama dengan banyak komputer/laptop? Tentu jawabannya bisa. Aplikasi ini memang dirancang untuk bisa digunakan secara bersama. Terutama oleh PTK, dengan login menggunakan akun GTK yang telah di entri melalui Aplikasi Dapodik.

Untuk dapat menggunakan banyak komputer, simaklah dengan seksama langkah-langkah berikut ini. Sangat mudah memang, namun membutuhkan ketelitian untuk menerapkan setiap tahapannya supaya tidak terjadi kesalahan. Sehingga aplikasi PMP bisa dikerjakan secara bersama dengan menggunakan banyak komputer atau laptop.

Cara Entri Data PMP dengan Banyak Komputer 

1. Pastikan menggunakan jaringan internet yang sama (bisa menggunakan mifi, wifi, hp ataupun line. Yang terpenting koneksi internet lancar)

2. Untuk komputer atau laptop yang menjadi server utama, silahkan Masuk ke menu pencarian di komputer/laptop anda kemudian ketik command prompt

3. Setelah ketemu command prompt, selanjutnya klik satu kali

4. Ketikkan ipconfig setelah kata user, kemudian enter (yang diligkari merah di bawah ini)


5. Setelah data muncul lihat di ip adressnya (yang dilingkari warna biru di atas)

6. Kemudian kopi ip adres tersebut ke komputer/laptop lain yang ingin anda gunakan secara bersama dalam pengisian PMP dan tambahkan titik dua dan angka1745 (:1745 setelah ip adres yang merupakan alamat localhost Aplikasi PMP)

7. Selesai. Aplikasi PMP bisa digunakan secara bersama (lihat alamat login yang digunakan



Catatan: banyak kasus terjadi, setelah mendapatkan ip adres Aplikasi PMP tidak bisa digunakan. Hal ini disebabkan Windows Firewall masih aktif. Untuk itu, Pastikan windows firewall anda dinonaktifkan, caranya adalah:Cari menu windows firewall pada kolom pencarian di laptop anda. Kemudian klik turn  windows firewall on or off. Selanjutnya pilik turn of windows firewall dan tekan ok.

Ingat ya, anda harus menggunakan satu jaringan internet yang sama. Mengapa harus demikian? Sebab nanti akan diambil IP adress PC yang terkoneksi dengan internet tersebut. Komputer lain yang digunakan untuk mengerjakan kuesioner PMP hanya bisa terkoneksi dengan aplikasi PMP asalkan sinyal internet yang digunakan sama.

Maka dari itu, anda perlu memilih jaringan internet yang paling stabil di daerah anda. Sebab, masing-masing wilayah memiliki kualitas jaringan internet yang berbeda-beda. Saya sendiri menggunakan mifi, sebuah wifi mini dari salah satu perusahaan telekomunikasi khusus CDMA di Indonesia. Hasilnya terbilang sangat lumayan, sebab bisa digunakan untuk 30an PC.

Ketika mengerjakan kuesioner PMP secara bersama-sama, seorang operator sekolah memiliki peran yang sangat penting. Ia harus mampu menjadi pengarah terhadap para responden yang akan mengisi PMP. Sebab dapat dipastikan, terutama bagi peserta didik cukup kebingungan mengenai mekanisme menjawab setiap butir kuesioner.

Usahakanlah, setiap responden selesai menjawab semua data kuesioner PMP dalam waktu itu juga. Apabila hanya setengah-setengah saja akan menyulitkan, karena harus melakukan input data pada keesokan harinya.

Setiap selesai mengisi kuesioner pada setiap poin, jangan lupa harus anda simpang. Jika tidak, maka data yang diinputkan secara otomatis akan terhapus oleh sistem. Tentu anda semua tidak ingin mengalami hal ini. Sudah lama-lama bekerja tapi pada akhirnya data harus terhapus.


Pekerjaan sebagai operator dapodik sebenarnya tidaklah cukup memberatkan asal kita tahu cara mengerjakan setiap tugas dengan cerdas. Salah satunya adalah pengisian data PMP ini. Jika hanya menggunakan 1 PC saja tentu membutuhkan waktu yang sangat lama dan juga melelahkan sekali.

Pastinya semuanya juga tergantung dengan kerjasama yang baik antara semua pihak di dalam sekolah. Apabila semua komponen tersebut mau salih bahu membahu mengerjakan PMP secara bersama, maka bukan mustahil jika aplikasi ini bisa diselesaikan hanya dalam waktu 1 hari saja.

Demikian Cara Entri Data PMP dengan Banyak Komputer. Semoga dapat mebantu kerja para Operator Dapodik semuanya.

Aturan Jumlah Responden dalam PMP

Aturan Jumlah Responden dalam PMP. Sahabat Operator Dapodik di manapun anda semua, tentu anda sudah mengetahui tentang adanya sebuah aplikasi bari bernama Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan atau PMP. Dengan adanya aplikasi tersebut, tugas operator sekolah bertambah satu lagi yaitu mengelola PMP.

Bagi anda yang belum mengenal, saya jelaskan singkat. Aplikasi PMP adalah sebuah aplikasi yang diperuntukkan menilai sejauh mana tingkat kualitas Mutu di sebuah satuan pendidikan. Aplikasi ini digunakan oleh semua sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan mulai dari tingkat SD sampai dengan SMA sederajat.

Aturan Jumlah Responden dalam PMP
Aturan Jumlah Responden dalam PMP.
Berbeda dengan Dapodik, aplikasi PMP mengharuskan semua komponen sekolah mengisi kuesioner yang telah ditetapkan. Jika dijumlah ada sekitar 500 pertanyaan yang harus diisi oleh setiap responden. Jumlah yang sangat fantastis memang, dan tentunya membutuhkan waktu pengerjaan yang sangat lama. Maka dari itu saya menganjurkan agar dalam pengerjaan PMP dilakukan secara kolaboratif.

Siapa saja yang harus mengisi data responden PMP? Ada 5 komponen utama, yang meliputi Kepala Sekolah, Komite Sekolah, Pengawas, Gur dan Peserta Didik. Semua komponen tersebut harus mengisi kuesioner. Jika ada satu saja jenis responden yang tidak mengisi maka data PMP anda tidak bisa dikirim ke server pusat

Bagi responden jenis peserta didik dan Guru (PTK) tak perlu mengisi kuesioner semua. Hanya cukup beberapa saja asalkan sudah memenuhi batas minimal yang ditentukan. Kendati demikian, tidak masalah apabila semua siswa dan PTK mengisi kuesioner karena itu akan semakin baik.

Pertanyaan selanjutnya adalah berapakah jumlah minimal data responden yang harus mengisi kuesioner PMP? Masing-masing jenis responden memiliki aturan tersendiri. Di bawah ini akan saya jelaskan secara detail mengenai hal tersebut.

Aturan Jumlah Responden dalam PMP

Responden mewakili pemangku kepentingan sekolah antara lain:

1. Responden Kepala Sekolah

Untuk kepala sekolah kuesioner harus diisi oleh Kepala Sekolah sendiri, kode kuesionernya adalah KS. Responden untuk Kepsek hanya 1, sebab setiap satuan pendidikan hanya ada 1 Kepala Sekolah.

2. Responden Guru

Bagi responden guru kode kuesionernya adalah GS. Ada perbedaan responden guru di setiap jenjang satuan pendidikan. Bagi Guru SD responden PMP adalah masing-masing guru kelas. Pada tiap tingkat kelas minimal harus diwakili oleh 1 orang responden guru. Selanjutnya, untuk jenis responden guru di tingkat jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) responden guru adalah setiap guru mata pelajaran. Setiap kelas minimal ada satu responden guru mapel. Artinya, jumlah minimal responden guru tergantung dengan jumlah kelas yang ada di sebuah sekolah.

 3. Responden Siswa

Responden jenis siswa memili kode kuesioner SS. Perlu diingat, untuk responden siswa di tingkat SD responden adalah siswa yang berada di kelas 4, 5 dan 6. Pada tiap kelas diwakili minimal 10 responden siwa. Sementara untuk jenjang SMP, SMA dan SMK responden adalah siswa di seluruh tingkat kelas. Pada setiap kelas, minimal harus diwakili 10 siswa. Anda tinggal mengalikannya saja berapa jumlah kelas di sebuah sekolah.

4. Responden Komite Sekolah

Responden Komite Sekolah memiliki kode kuesioner MT. Responden ini mewakili dari para orang tua atau wali siswa. Pada tiap tingkat kelas, minima harus ada satu responden dari Komite Sekolah anda.

5. Responden Pengawas Pembina

Terakhir, responden Pengawas Sekolah memiliki kode kuesioner PS. Jumlah responden Pengawas Sekolah hanya 1, sebab setiap sekolah hanya terdapat 1 Pengawas saja.

Semua itu harus dipenuhi terlebih dahulu agar data PMP bisa dikirim ke server pusat. Setiap sekolah memiliki batas minimal jumlah responden masing-masing. Tergantung pada jumlah tingkat kelas yang ada. Demikian informasi tentang Aturan Jumlah Responden dalam PMP yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini.